Sampul Novel Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Manis di Bibir, Pahit di Takdir

9.7 / 10.0
Novel romantis Manis di Bibir, Pahit di Takdir menceritakan perjuangan Viona menghadapi pengkhianatan berulang Devan, suaminya yang terikat aliansi dengan keluarga mafia. Setelah dikhianati berkali-kali hingga madunya hamil, Viona memilih pergi. Temukan kisah lengkapnya dalam novel mafia ini.
Ringkasan Manis di Bibir, Pahit di Takdir
Devan Atmadja dikenal sebagai suami sempurna, namun Viona harus menerima kenyataan bahwa pria itu telah mengkhianatinya tiga kali. Devan menikahi Keira Maheswari, kekasih mendiang sahabatnya, dengan alasan tanggung jawab dan aliansi kekuasaan keluarga mafia. Meski Viona berulang kali memaafkannya, pengkhianatan terakhir berupa kehamilan Keira menyadarkannya bahwa janji suaminya palsu. Viona kini memutuskan untuk pergi dan meninggalkan hubungan tanpa masa depan tersebut.
Baca Selengkapnya

Manis di Bibir, Pahit di Takdir Bab 1

Devan Atmadja, pria yang katanya mencintaiku sepenuh hati.

Di mata orang lain, dia adalah suami teladan… pria idaman.

Namun, dia telah mengkhianatiku tiga kali.

Pertama kali, tiga tahun lalu.

Sahabatnya, Dion Prasetya, meninggal demi menyelamatkannya.

Devan menyembunyikan semuanya dariku, lalu diam-diam menikah dengan pacar Dion, Keira Maheswari.

Hatiku saat itu hancur. Aku sudah bersiap pergi.

Namun, malam itu juga, dia mengirim wanita itu ke luar negeri, lalu berlutut di hadapanku, memohon dengan penuh kesedihan.

“Viona… Dion mati demi aku. Aku harus menjaga istrinya. Surat nikah itu hanya jaminan untuk Keira. Setelah membalaskan dendam Dion, aku akan menceraikannya. Satu-satunya wanita yang kucintai… hanya kamu!”

Dan bodohnya… aku memaafkannya.

Setahun kemudian, Devan justru mengumumkan status Keira sebagai nyonya besar keluarga di depan semua media.

Dia kembali memberiku penjelasan.

“Keira adalah putri tunggal Keluarga mafia Maheswari. Pernikahan ini adalah bentuk aliansi demi membalas dendam untuk Dion! Kami sudah sepakat, setelah semua selesai, aku akan menceraikannya… lalu menikahimu!”

Lagi-lagi aku percaya padanya.

Kemudian setahun lalu, di sebuah pesta, Devan dijebak dan menghabiskan malam bersama Keira. Dia menutupinya dariku. Sampai dua minggu lalu, ketika aku melihatnya sendiri, dia menemani wanita itu melakukan pemeriksaan kehamilan di rumah sakit.

Dengan tatapan yang tak sanggup bertemu denganku, dia berbisik, “Viona, ini cuma kecelakaan. Setelah dia melahirkan, aku akan mengirimnya pergi. Anaknya akan diasuh orang tuaku, dan seumur hidup mereka tak akan pernah muncul di hadapanmu.”

Dengan dalih cinta, Devan membuatku terus mengalah.

Tapi hari ini… aku sadar.

Tak ada lagi masa depan untuk kami.

Sudah saatnya… aku pergi.

“Devan…”

Suara teriakan panik Keira terdengar dari belakang. Dia menekan perutnya, wajahnya meringis menahan kesakitan.

Tubuh Devan menegang. Tanpa pikir panjang, dia refleks mendorongku menjauh, lalu berbalik menggendong Keira.

Aku yang lengah seketika terdorong hingga terhuyung, bahuku membentur dinding. Rasa nyerinya membuat air mataku langsung mengalir.

“Viona, keadaan Keira mendesak. Aku harus segera membawanya ke dokter. Kamu pulang dulu, nanti aku akan jelaskan semuanya,” ucap Devan tergesa, bahkan tanpa menoleh.

Dia berlari masuk ke ruang medis sambil memanggil dokter, mendekap Keira erat.

Aku bersandar di dinding, air mata mengalir semakin deras.

Hutang nyawa, status sebagai nyonya besar yang sudah diumumkan ke publik, ditambah anak yang akan menjadi milik mereka… Devan, kamu takkan pernah bisa melepaskan Keira seumur hidupmu.

Masih mungkinkah kita memiliki masa depan?

Menahan sakit di bahu, aku melangkah keluar rumah sakit dan naik ke mobil.

“Nyonya, apa kita kembali ke vila Keluarga Atmadja?” tanya sopir hati-hati.

Aku bersandar lemah di kursi.

“Nggak… antar aku ke Kantor Imigrasi lebih dulu.”

Dua jam kemudian, paspor dan berkas aplikasi visa Negara Nusavara sudah di tanganku.

“Permohonan visanya butuh antrean, tujuh hari lagi baru bisa diambil,” kata petugas.

“Tujuh hari lagi… tujuh hari lagi, aku takkan punya hubungan apa pun lagi dengan Devan,” gumamku lirih.

Sesampainya di vila Keluarga Atmadja, aku langsung mulai mengemas barang.

Benda-benda milikku tak terhitung banyaknya.

Karena pekerjaannya, Devan sering bepergian ke berbagai tempat, dan ke mana pun dia pergi, selalu membelikanku tas mewah, perhiasan, serta barang-barang mahal lainnya.

Di vila ini ada tiga ruangan penuh—semuanya untuk menyimpan hadiah darinya.

Setiap sudut rumah menyimpan kenangan kami.

Setiap bulan kami selalu berfoto di bilik stiker dan menempelkannya hingga memenuhi dinding.

Setiap hari anniversary di tiap tahunnya, dia selalu memberiku cincin berlian—kotak-kotak penyimpannya kini sudah penuh sampai tiga lapis.

Ada juga boneka edisi terbatas dan figur langka yang sudah tak diproduksi lagi.

Semua itu menjadi bukti betapa dia memanjakanku tanpa batas.

Sebelum Keira muncul, aku sungguh percaya kami akan menua bersama.

Aku mengusap air mata. Foto-foto di dinding kucabut satu per satu, lalu kuhempaskan ke tempat sampah.

Semua hadiah darinya kubungkus ke dalam kardus.

Sebelum pergi, aku akan mengembalikan semuanya.

Saat tengah mengemas barang, tiba-tiba terdengar suara ramai dari lantai bawah.

Dari koridor lantai dua, aku mengintip ke ruang tamu. Para pelayan mengangkut kotak-kotak perhiasan yang tampak berat.

Keira berdiri di sana, menggeleng lembut pada Devan.

“Ini terlalu banyak. Aku cuma bilang suka, tapi kamu hampir memborong semua barang di tempat lelang,” ujarnya manja.

“Aku hanya ingin kamu senang. Kalau kamu senang, proses persalinan juga akan lancar,” balas Devan dengan tatapan lembut.

Lalu dia mendongak dan melihatku berdiri di lantai dua, di balik pegangan balkon. Wajahnya langsung menegang.

“Maaf, Viona… barusan setelah periksa dokter, Keira mood-nya buruk, jadi aku membawanya ke tempat lelang. Ada sesuatu yang kamu suka? Nanti aku belikan untukmu.”

Aku terdiam sejenak sebelum akhirnya berkata pelan.

“Hadiah darimu sudah terlalu banyak. Belikan saja untuk Keira.”

Devan tampak hendak bicara, tapi Keira lebih dulu menarik lengannya.

“Aku ngantuk… mungkin bayi ini ingin tidur. Bisa antarkan aku ke kamar?”

Devan langsung panik, lalu menopangnya dengan hati-hati.

“Pelan-pelan, jangan sampai jatuh! Kalau ngantuk kenapa nggak bilang dari tadi? Kalau sampai tertidur tiba-tiba dan terjatuh, gimana?”

Dia tak lagi sempat bicara padaku, merangkul Keira dan membawanya menuju kamar utama.

Hatiku seperti tertusuk—nyerinya samar, tapi terasa begitu menusuk jiwa.

Kamar itu dulunya adalah kamar pengantin kami. Devan menghabiskan banyak waktu dan tenaga untuk menatanya, bahkan dengan sungguh-sungguh pernah berkata, “Tak seorang pun boleh masuk sebelum hari pernikahan. Aku ingin jadi orang pertama yang menuntunmu masuk ke sini.”

Namun nyatanya… kamar pengantin yang dulu dia siapkan dengan sepenuh hati, kini telah diberikan pada wanita lain.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Manis di Bibir, Pahit di Takdir

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3 Ch. 4 Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Ikhlasku dengan takdirku
9.7
Kisah ini mengikuti duka seorang wanita yang dikhianati kekasihnya di tengah impit kesulitan ekonomi dan tanggung jawab membesarkan anak. Melalui penyerahan diri kepada Allah, ia menemukan kedamaian. Di sisi lain, perjuangan seorang gadis meraih mimpi justru membawanya pada jodoh yang tak terduga. Kedua insan ini belajar tentang makna kesabaran serta keikhlasan yang religius, membuktikan bahwa ketulusan akan menuntun pada akhir yang indah setelah badai pengkhianatan.
Sampul Novel Ilusi Cinta: Mengungkap Topeng Kekasihku yang Licik
8.9
Karlee merasa hancur setelah dikhianati tunangannya hingga ia bertemu Brian Olson yang karismatik. Mereka sepakat menjalani pernikahan kontrak secara impulsif setelah menghabiskan malam bersama. Brian tampak sangat perhatian, namun semua itu ternyata hanyalah bagian dari rencana liciknya. Saat mengetahui dirinya hamil, Karlee yang murka langsung menuntut cerai. Brian yang penuh penyesalan kini memohon pengampunan agar mereka tidak berpisah selamanya.
Sampul Novel Istri Balas Dendam
8.7
Eleanor tewas dalam kecelakaan tragis tepat sebelum hari pernikahannya. Sang kekasih, miliarder Kieran Lancaster, diselimuti dendam terhadap putri sopir truk penyebab tragedi itu, Vivianne. Di bawah ancaman hukum bagi ayahnya, Vivianne terpaksa menikahi Kieran sebagai pengganti Eleanor. Hidupnya berubah menjadi neraka karena kebencian dan perlakuan dingin suaminya. Namun, seiring waktu, Kieran mulai goyah saat menyadari bahwa Vivianne hanyalah korban yang tidak bersalah.
Sampul Novel Jangan salahkan aku minta cerai
8.1
Elsa menyadari Thomas memiliki keluarga rahasia dengan mantan kekasihnya. Meski berjuang keras menjaga pernikahan dari pihak ketiga, Elsa akhirnya sadar bahwa cinta yang pudar tak bisa dipaksakan. Ia pun memilih mundur dan melepaskan suaminya demi ketenangan batin. Di tengah kesendirian, seorang pria baru hadir mengusik hatinya. Kini Elsa bimbang, haruskah ia memulai lembaran baru atau menerima kembali suaminya yang tiba-tiba menyesal dan ingin bertobat?
Sampul Novel TERPAKSA MENIKAHI ANAK BOS
9.7
Michael Dharsono sangat membenci orang bertubuh gemuk, namun takdir memaksanya menikahi Regina Larasati melalui kontrak. Sebagai musuh lama sejak SMA, pernikahan mereka penuh pertengkaran hebat. Situasi memanas saat cinta pertama Mike kembali dan menuntut perceraian. Namun, Mike mulai ragu ketika kakak tirinya, Darren, terang-terangan ingin merebut Regina. Akankah Mike memilih cinta lamanya, atau justru berjuang mempertahankan Regina di sisinya selamanya?
Sampul Novel Tuan Arogan dan Pelayan Hati
9.1
Terbebani rasa bersalah yang mendalam, Nara memilih menyamar sebagai pelayan demi menebus dosa masa lalunya. Ia bekerja untuk Jaden Luther, CEO arogan yang kini lumpuh dan menutup diri dari dunia setelah kehilangan segalanya. Meski awalnya dingin, kehadiran Nara perlahan meruntuhkan dinding pertahanan Jaden. Namun, saat benih cinta mulai tumbuh, rahasia kelam masa lalu terungkap dan mengancam hubungan mereka. Akankah kasih sayang tulus Nara berubah menjadi dendam yang menghancurkan?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan