Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menikahi Taipan Misterius

Menikahi Taipan Misterius

Bertahun-tahun Amelia mengejar cinta Jako, namun pria itu justru memintanya berlutut demi wanita lain. Muak dengan penghinaan tersebut, Amelia melepaskan cincin tunangannya dan memilih berpaling. Tak disangka, ia segera menikah dengan seorang miliarder misterius hingga fotonya viral. Jako yang terbakar cemburu menuduhnya hanya ingin balas dendam. Namun, sang taipan justru membela Amelia dengan tegas dan menyebut peran sebagai pelindungnya adalah sebuah kehormatan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Di dalam bangsal VIP Rumah Sakit Pusat Kota.

Amelia berbaring di atas seprai putih, perhatiannya tertuju pada video yang diputar di komputer tablet dan sarkasme tampak jelas di matanya.

Dia harus dirawat di rumah sakit karena demam tinggi, tapi tunangannya, Jako Morrison, sedang sibuk menghabiskan malam bersama wanita lain di sebuah hotel mewah.

Klip video tersebut menangkap bayangan buram lorong hotel, namun Amelia dapat mengenali wanita yang berada dalam pelukan Jako. Dia baru menyadari bahwa adik tirinya Tina, telah berselingkuh dengan tunangannya.

Amelia meletakkan komputer tablet dan berbalik untuk menatap pria di hadapannya. Dia bertanya dengan ekspresi acuh tak acuh. "Bagaimana jika aku menolak untuk ditato?"

Sandy adalah asisten Jako dan dia tampak tidak terkejut dengan reaksi Amelia. Seandainya Sandy berada di posisi yang sama, dia juga akan kesulitan menerima keadaan.

Pria macam apa yang bermalam di hotel bersama seorang wanita, lalu meminta tunangannya untuk berpura-pura menjadi wanita itu?

Grup Waritono sedang berada dalam kondisi kritis dan skandal mengenai pewaris telah memengaruhi harga saham perusahaan.

Karena ingin memperbaiki kerusakan demi kepentingan keluarga, Jako meminta Amelia untuk memberikan pernyataan publik sebagai tunangannya.

Meski wajah Tina di video terlihat kabur, tato dengan inisial Jako di pinggangnya terlihat sangat jelas.

Sandy bertindak sesuai dengan instruksi Jako, dia membujuk Amelia agar menerima tato yang sama dengan milik Tina.

Dengan begitu, mereka dapat mengubah narasi di dunia maya dan mengubur skandal yang tersebar luas.

Sandy menatap Amelia dengan penuh simpati dan rasa kasihan, namun tetap menjalankan perintah bosnya, "Nona Amelia, saya hanya menjalankan perintah Pak Jako. Jika Anda tidak mau bekerja sama, mungkin akan ada masalah dengan perawatan nenek Anda minggu depan ...."

Dia tidak menyelesaikan kalimatnya, tapi Amelia segera memahami maksudnya. Jako sedang mengancamnya.

Jako sengaja menggunakan Misha agar Amelia menuruti perintahnya.

Misha membutuhkan perawatan khusus setiap minggu dan di seluruh Kota Cinjang, hanya Dokter Ronny yang dapat membantunya.

Amelia tidak tahu cara apa yang digunakan Jako agar Ronny bersedia merawat neneknya, tapi dia tidak punya pilihan selain menuruti keinginan pria itu.

Beberapa menit berlalu sebelum Amelia berbalik untuk berbaring tengkurap.

Di dekatnya, seniman tato menata peralatan dengan efisiensi yang terlatih.

Amelia memiliki kondisi tubuh yang khusus, sehingga anestesi yang disediakan tidak bekerja pada dirinya.

Saat seniman tato itu menyelesaikan karyanya, keringat membasahi kulit Amelia, sehingga membasahi gaun tipis rumah sakit, sementara wajahnya tampak pucat.

"Nona Amelia, saya minta maaf karena Anda harus menderita."

Sandy berjalan mendekat dan dia dengan cepat mengambil foto tato baru di pinggang Amelia. Kemudian, dia mengirim foto itu ke Jako.

Setelah menerima balasan Jako, Sandy akhirnya capat menghela napas lega.

Dia mengangguk ke arah seniman tato dan pria itu segera meninggalkan ruangan tanpa suara.

"Cobalah untuk beristirahat, Nona Amelia. Saya akan menjemput Anda di malam hari." kata Sandy.

Dia bergegas meninggalkan ruangan tanpa menunggu jawaban.

Amelia membuka matanya ketika mendengar suara pintu ditutup.

Rasa nyeri berdenyut di bagian pinggangnya saat dia berjuang untuk berdiri dan berjalan ke kamar mandi.

Saat melihat tato baru yang sama persis dengan milik Tina di cermin, mata Amelia berubah menjadi dingin dan dadanya terasa berat.

Beberapa jam kemudian, Sandy menjemput Amelia pada pukul tujuh malam dan mengantarnya ke konferensi pers Grup Waritono.

Ketika tiba di lokasi, dia melihat Jako sudah ada di sana.

Sorotan lampu menyoroti fitur wajah Jako yang tampan, postur tubuhnya yang sempurna dan setelan jas yang dia kenakan.

Saat pandangan Amelia tertuju pada setelan itu, rasa sedih melintas di matanya.

Dia butuh waktu sebulan untuk menciptakan karya itu. Dua tahun lalu, dia menjahit dan mengerjakan setiap detail jas tersebut dengan tangan, untuk menunjukkan ketulusannya kepada Jako.

Dia masih ingat wajah bahagia Jako saat menerimanya.

Namun hanya dalam kurun waktu dua tahun, setelannya masih sama, tapi hati Jako telah berubah.

"Nona Amelia, bagaimana tanggapan Anda terhadap skandal yang baru-baru ini menimpa Pak Jako? Apakah Anda ingin memberikan komentar mengenai hal ini? Anda ...."

Rasa terkejut membuat wartawan itu terdiam saat perhatiannya tertuju pada pemandangan di hadapannya.

Tanpa peringatan, Jako menarik Amelia mendekat dan mengangkat bajunya sedikit untuk memperlihatkan tato di pinggangnya.

Lampu kamera menyala saat para wartawan melihat tato yang identik dengan tato di dalam video.

Amelia merasa jijik ketika sentuhan Jako menyentuh kulitnya. Saat mendongak, dia bahkan bisa melihat bekas ciuman di leher Jako.

Rasa jijik membuat perut Amelia terasa mual dia menggigit bibirnya agar tidak muntah.

"Amelia, mohon ceritakan kejadian semalam pada semua orang."

Suara Jako terdengar lembut, tapi tatapannya penuh dengan ejekan.

Rasa frustrasi memenuhi hati Amelia, tapi dia menahan diri ketika teringat neneknya.

Dia memaksakan senyum sopan dan berkata, "Semua ini hanyalah sebuah kesalahpahaman. Wanita yang sedang bersama Jako di video adalah aku."

Seorang wartawan berkata, "Oh, ternyata video itu merupakan video kalian berdua. Sepertinya, hubungan kalian berdua cukup stabil. Apakah kita akan mendengar suara lonceng pernikahan dalam waktu dekat?"

Pertanyaan itu mendorong Jako untuk memeluk Amelia, matanya bersinar cerah dan dia berpura-pura bersikap lembut di hadapan kamera.

Tidak lama kemudian, ponsel Jako berdering dan nama Tina muncul di layar. Jako segera melepaskan Amelia ketika melihatnya.

Untungnya, para wartawan sudah mulai bubar. Jika tidak, tindakan Jako pasti akan menimbulkan kecurigaan.

Dari kejauhan, Amelia dapat mendengar suara Tina yang sedih, sementara Jako sibuk membujuknya.

Amelia menolak tumpangan dari Sandy, dia meninggalkan tempat itu dan berjalan menuju apartemennya sendirian.

Di kegelapan malam, dia duduk sendirian di dekat jendela.

Setelah beberapa saat, dia mengambil ponselnya dan menghubungi sebuah nomor.

Nada sambung berbunyi tiga kali sebelum panggilan telepon tersambung, tapi hanya ada keheningan di seberang telepon.

Jika tidak mendengar suara napas yang samar, Amelia mungkin akan mengira sambungan telepon terputus.

Setelah beberapa saat, dia menarik napas dengan gemetar dan akhirnya berbicara. "Apakah tawaranmu masih berlaku?"

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Asisten Pribadi CEO Dingin
9.7
Elena, desainer berbakat, terpaksa menunda mimpinya demi menjadi asisten Arion, CEO startup yang dingin. Meski awalnya sulit menghadapi sikap kaku sang atasan, Elena mulai menemukan sisi hangat Arion. Saat skandal besar mengancam perusahaan, Elena beraksi heroik membongkar pelaku sabotase. Kedekatan ini memicu perasaan cinta Arion, namun Elena terjebak dilema besar antara mengejar asmara atau mewujudkan ambisi agensi pribadinya yang sempat tertunda.
Sampul Novel Bukan Sekedar Bantuan, Tapi Menghancurkan Pernikahanku
9.5
Adara Paramitha dan Garen Wijaya hidup bahagia hingga kecelakaan tragis mengancam nyawa Garen. Di ambang keputusasaan, Adara bertemu konglomerat Rian Kusuma yang menawarkan bantuan dana medis. Namun, bantuan itu menuntut imbalan yang mempertaruhkan kesetiaan Adara. Sementara itu, Kirana Senja, kekasih Rian, mulai merasakan ancaman pada hubungannya. Kini, mereka terjebak dalam pusaran rahasia dan pengorbanan yang menguji keteguhan cinta serta keutuhan rumah tangga.
Sampul Novel DINIKAHI CEO TAMPAN
9.6
Luna adalah gadis desa sederhana yang mendadak beruntung saat dipertemukan dengan Damar, seorang CEO tampan nan kaya raya. Demi mengamankan takhta sebagai pewaris tunggal harta ayahnya, Damar terikat syarat mutlak untuk menikahi putri dari sahabat lama sang ayah semasa sekolah. Takdir pun menunjuk Luna sebagai calon pengantinnya. Akankah Damar bersedia menerima perjodohan ini demi harta, atau justru menolak Luna yang datang dari latar belakang berbeda?
Sampul Novel Jangan Hancurkan Hatiku
8.2
Evelyn Carter dianggap wanita paling beruntung saat dipersunting Victor Blake, pewaris aristokrat Beaumont yang berjanji melindunginya meski ia memiliki kekurangan fisik. Namun, kebahagiaan itu hancur saat Evelyn mengungkap fakta kelam bahwa suaminya sendiri yang menyebabkan cacat pada kakinya. Merasa dikhianati oleh pria yang sangat ia percayai, Evelyn kini bertekad bangkit dari keterpurukan dan memulai lembaran hidup baru demi membalas semua kepedihannya.
Sampul Novel Kecanduan Ciumanmu
8.6
Midori, gadis blasteran berusia 18 tahun bermata biru, tak sengaja berciuman dengan Kenzo Watanabe saat berlibur di pemandian air panas Jepang. Insiden itu memicu obsesi mendalam di hati Kenzo, meski ia telah dijodohkan dengan bangsawan bernama Ayumi Tokugawa. Hubungan mereka pun terbentur tembok tradisi serta jarak antara Tokyo dan Perth yang memisahkan. Akankah takdir menyatukan Midori dan Kenzo di tengah segala rintangan? Sebuah sekuel emosional dari kisah cinta miliarder.
Sampul Novel Lelaki Kedua
9.5
Dunia Arimbi Maulida hancur saat Nina, sepupunya, mengungkap pernikahan rahasia dengan Seno, tunangan Arimbi. Pengkhianatan ini terungkap tepat sebelum hari besar mereka akibat kehamilan Nina. Demi menutupi aib keluarga, ayah Arimbi menuntut Ganesha, kakak Seno yang dingin dan gila kerja, untuk menggantikan posisi mempelai pria. Meski Arimbi takut dan membenci Ganesha, ia terpaksa menikah. Kini, ia terjebak dalam rumah tangga tanpa cinta sementara Seno mencoba mengejarnya kembali.