Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya

Menggerebek Suami Dan Selingkuhannya

Maura tak tinggal diam saat mendapati suaminya berkhianat. Alih-alih meratap, ia justru memanggil warga untuk menggerebek dan memaksa pasangan gelap itu segera menikah. Sang suami dan selingkuhannya merasa sangat bahagia karena impian mereka bersatu terwujud dengan mudah. Namun, mereka tidak menyadari bahwa semua itu adalah bagian dari rencana cerdik Maura untuk menghancurkan hidup mereka lewat cara yang paling mematikan dan tak terduga.
Bab
Bagikan

Bab 3

Semuanya telah pergi, tinggal Mawar yang berada di rumah. Ia mendengar suara tukang sayur langsung keluar, karena Maura memerintahkan dia belanja bahan makanan. Rasa kesal masih bersemayan di hati, wanita itu tidak terima saat akan diperkenalkan sebagai pembantu saja.

"Mang, tunggu!" pekik Mawar. Dia berlari mengejar tukang sayur yang tak mau berhenti, lalu dia berteduh saat ada beberapa Ibu-Ibu memanggilnya.

"Ish, Mamang nih apa-apaan sih! Sudah Mawar panggil malah nyelonong terus," cecar Mawar. Dia bergabung dengan Ibu-Ibu yang memilih bahan pangan, mereka langsung bergeser menjauh saat ada di dekat Mawar membuat wanita itu mengeryit heran.

"Maaf, Neng, disuruh istri Mamang. Jangan deket-deket ama Neng, Neng pelakor soalnya. Harus jauh-jauh kalau enggak, bisa kagak dikasih jatah Mamang," sahut Kang sayur.

"Mamang ini apa-apaan sih, mana mau Mawar ama Mamang. Inget umur, Mang!" ledek Mawar lalu menjulurkan lidah.

"Gak sopan kamu ngomong sama orang yang lebih tua, ternyata sikapmu yang asli seperti ini. Sangat menjijikan!" hina salah satu Ibu-Ibu yang memakai daster bercorak bunga.

"Apaan sih, Bu. Sewot aja, Mawar, kan, cuma bercanda. Iya, kan, Mang," ujar Mawar ingin membela dirinya tetapi tidak didukung kang sayur itu.

"Cantik-cantik kok pelakor, menyedihkan sekali, kasihan ibunya yang berusaha agar anaknya sukses di Jakarta," seru salah satu yang bertetangga dengan Mawar di kontrakan Ce Idah.

"Mah, Rania pengen sayur bayem nanti pulang sekolah," pinta Rania yang terbalut seragam SMP mendekati Ce Idah.

"Iya sayang, yang pinter ya belajarnya," balas Ce Idah sambil menyodorkan tangan agar Rania cepat pergi tanpa menyapa Mawar.

"Hai, Kak Mawar," sapa Rania membuat Ce Idah merasa kecewa. Ia langsung menarik tangannya agar Rania tidak mencium punggung tangan Mawar.

"Nia, jangan deket-deket Kak Mawar! Dia itu jahat, udah nyakitin Tante Maura," seloroh Ce Idah membuat Mawar kesal.

"Ce ini, apa-apaan sih?" Mawar tak terima.

"Emang bener, kan, kamu tuh pelakor. Sampah masyarakat!" hina Ce Idah sambil menunjuk wajah Mawar.

"Ce ... Anda tak sopan menunjuk-nunjuk seperti itu!" Mawar menepis tangan Ce Idah.

"Kamu memang pantas diperlakukan bak sampah, cepat pergi dari kontrakanku! Barang-barangmu sudah diluar," usir Ce Idah membuat Mawar melotot, ia langsung bergegas berjalan menuju kontrakan.

"Astaga," pekik Mawar terkejut. Barang-barang berantakan, pakaian berserakan di lantai.

"Cepat pergi sana, Pelakor! Jangan di sini, bikin malu aja, apa profesi lo pelacur," ucap seseorang yang melihatnya Mawar. Beberapa penghuni kontrakan langsung keluar saat mendengar suara makian seseorang yang tau bertuju ke siapa.

Perempuan itu tak berdaya, tidak mungkin bukan! Jika dia melawan mereka. Bisa-bisa bonyok wajahnya kalau berantem, dengan kilat ia memasuki pakaian ke koper lalu berjalan keluar. Tetapi langkahnya terhenti saat banyak penghuli kontrakan melemparkan sampah ke arahnya.

"Pergi jauh sana, Pelakor! Beruntung Mbak Maura baik, tidak mengarak kau yang bugil semalam," hardik salah satu yang lalu melemparkan telur membuat pecah di kepala Mawar dan menyerbak bau amis.

"Iya, dasar tak tau diri! Pelakor begini harus di basmi," sahut yang lain.

Dengan langkah cepat Mawar berlari, menghindar dari perlakukan mereka. Tubuh kotor, semua memperlakukan dia sangat tak berperikemanusiaan. Apakah kesalahannya terlalu besar sampai diperlakukan seperti itu, Mawar hanya mengejar cinta pertama saja.

"Apa salahku, padahal aku hanya menjalin hubungan dengan pria yang kucintai, kami juga sama-sama mencintai," ucap Mawar lirih seraya mengusap air mata yang menetes.

Jangan lupa baca ceritaku yang lain. Seperti

SAHABATKU MADUKU

Terpaksa mendua: memilih dimadu dari pada hamil

Malam pertama dengan kakak ipar

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KZA" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KZA
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Seroja
8.2
Seroja Wijaya adalah kembang desa rupawan anak petani di tanah Sunda. Meski banyak pria desa hingga kota ingin meminangnya, ia selalu menolak demi menunda pernikahan. Suatu hari, sang abah menjodohkannya dengan juragan sayur dari kampung tetangga. Sayangnya, pernikahan itu berakhir cerai karena Seroja hanya merasa kecewa. Di tengah luka, ia bertemu Alzidan, teman masa kecil yang sempat pindah ke kota. Pertemuan itu membawa mereka ke pelaminan dan hidup bahagia.
Sampul Novel Cinta Yang Terenggut
7.9
Sepuluh tahun menikah, rumah tangga Jonathan dan Theresia hancur karena depresi akibat kemandulan. Jonathan yang lelah disiksa secara fisik dan mental akhirnya menggugat cerai. Di tengah proses itu, ia jatuh hati pada Karin, sekretarisnya yang lembut dan kontras dengan sang istri. Namun, Theresia berusaha keras mempertahankan hubungan mereka. Akankah Jonathan berhasil pergi, ataukah ada niat tersembunyi di balik ketulusan Karin yang tampak naif?
Sampul Novel Cintaku Bagai Layangan Putus
8.1
Delapan tahun pernikahan Bella hancur setelah mengetahui suaminya, mafia Alvaro Winata, berselingkuh dengan saudara tirinya, Cindy Martadina. Alvaro mengkhianati Bella demi memperkuat posisinya di keluarga, menganggap sang istri hanya alat pelindung. Alih-alih menangis, Bella memilih bertindak senyap. Lewat kesepakatan rahasia di pasar ilegal, ia bersiap menghilang selamanya dari dunia dalam dua minggu, meninggalkan semua pengkhianatan di belakangnya.
Sampul Novel Gadis Tanpa Ayah
8.8
Suci didera guncangan batin hebat setelah mengungkap rahasia kelam di balik kelahirannya. Kenyataan pahit bahwa dirinya adalah buah dari tindakan pemerkosaan membuatnya hancur dan kehilangan arah. Di tengah krisis identitas tersebut, sang kekasih yang berprofesi sebagai polisi datang membawa lamaran pernikahan. Namun, luka masa lalu itu memicu keraguan besar dalam hati Suci untuk melangkah ke pelaminan dan membangun masa depan bersama pria pilihannya.
Sampul Novel KANDAS!
9.4
Segala pengorbanan dan upaya keras yang telah dikerahkan demi mempertahankan hubungan asmara selama ini ternyata harus menemui jalan buntu. Meskipun seluruh tenaga dan perasaan telah dicurahkan untuk menjaga keutuhan cinta tersebut, takdir berkata lain. Kisah romansa yang diperjuangkan dengan penuh kesungguhan itu akhirnya terhenti di tengah jalan dan hancur berantakan. Harapan yang dulu dipupuk kini sirna saat jalinan kasih itu resmi dinyatakan kandas.
Sampul Novel Kematian Berujung Perceraian
8.0
Setelah memohon 99 kali, sang ibu akhirnya membujuk Rizald Pratama untuk membawa putri mereka berkemah saat ulang tahunnya. Namun esoknya, sang anak ditemukan tewas di kaki gunung sambil memegang erat foto keluarga. Di tengah duka, sang ibu melihat unggahan media sosial suaminya bersama teman masa kecilnya dan seorang bocah lain. Foto bahagia menikmati matahari terbenam itu rupanya dipotret oleh mendiang putrinya sendiri sebelum meninggal, menyisakan misteri dan pengkhianatan yang memilukan.