Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Menantu Yang Tak Diinginkan

Menantu Yang Tak Diinginkan

Anara Alfhatunnisa Zayba terpaksa menjalani pernikahan pahit dengan pria mapan yang justru meninggalkannya sendirian di malam pertama demi alasan pekerjaan. Harapan akan kebahagiaan sirna saat ia harus menghadapi mertua yang cerewet serta saudara ipar yang egois. Ditambah lagi, dugaan perselingkuhan sang suami semakin memperkeruh suasana. Merasa frustrasi dengan perlakuan keluarga barunya, Anara akhirnya bertekad kuat untuk mengubah arah hidupnya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Sebelum menikah, aku selalu berdoa agar terhindar dari mertua dan ipar yang cerewet, tapi Tuhan berkata lain. Mungkin ini bisa kuanggap sebagai karma. Karena dulu, sebelum ibu tiada, aku sering membangkang, membantah dan tak patuh padanya.

Seandainya ibu masih ada, aku tak akan terombang-ambing seperti sekarang. Tak memiliki sandaran, tak memiliki orang untuk berkeluh kesah membuatku seakan hidup sebatang kara. Padahal, aku memiliki suami, masih punya seorang ayah dan bahkan mempunyai saudara perempuan. Ayah yang ikut dengan kakakku di kota yang berjarak cukup jauh dariku membuatku tak bisa berkunjung, kecuali di hari libur lebaran. Mengingat suamiku juga berprofesi menjadi seorang dosen.

Entah bagaimana caranya, mengatur jadwal kerja yang menurutku terlalu padat. Memiliki usaha di bidang properti sekaligus dosen di kampus bergengsi. Pantas saja, guratan lelah setiap hari menghiasi wajahnya.

Aku membuka koper, memasukkan barang-barangku ke dalam lemari. Hari ini kami resmi pindah ke rumah Mas Agung. Rumah yang tak terlalu besar, tapi membuatku lebih nyaman dibanding rumah mewah yang berisikan orang-orang toxic.

Aku memilih tak satu kamar dengan Mas Agung. Meski awalnya ia menolak, tetapi aku bersikeras untuk tidur di kamar terpisah. Ia mengikuti mauku dengan terpaksa. Setelah mengetahui tentang hubungannya dengan Lidya, aku merasa jijik jika harus tidur bersama dengannya.

Selama empat bulan menikah, dia tak pernah menciumku, apalagi meniduriku. Kami tak pernah melakukan kegiatan suami istri pada umumnya.

Aku yakin, ia mendapat kepuasan dari Lidya. Siapa yang akan menolak, jika wanita sejenis Lidya menggodanya? Wanita dengan kulit putih dan halus bak porselen, memiliki body bagai gitar Spanyol. Apalah dayaku yang memiliki tubuh bak kecapi, lurus tak ada lekukan. Bahkan lemak pun enggan menetap di tubuhku.

“Aku lapar.” Mas Agung tiba-tiba menjulurkan kepalanya di pintu kamarku. Nada bicaranya yang terdengar manja membuat keningku berkerut.

Mengapa jika denganku dia berbeda? Kata kerabat yang sering berkunjung ke rumah mertuaku, Mas Agung terkenal cuek dan tak ekspresif. Lalu mengapa lelaki jangkung itu selalu manja padaku?

Aku segera berdiri dan beralih ke dapur. Untung saja kami sudah berbelanja bahan makanan sebelum ke sini. Rumah Mas Agung cukup bersih meski tak dihuni, sebab setiap hari Minggu ada pekerja yang selalu datang untuk membersihkan rumah. Peralatan rumah yang lengkap membuatku bersemangat untuk memasak.

“Aku akan membantumu mencuci beras.” Ia memotong ujung karung dan mengambil beras menggunakan gelas besar.

Aku menggeleng. “Mas, cara buka karung beras nggak dipotong seperti itu, cukup tarik benangnya saja.” Aku mengambil potongan karung dan menarik benangnya untuk memberinya contoh.

“Sama-sama terbuka, kan? Malah lebih cepat jika dipotong atau digunting,” ujarnya, membuatku memutar bola mata jengah.

Aku mendecakkan lidah. “Kan, karungnya bisa dipakai lagi buat simpan sampah kering.”

“Ya, kan, kita punya kantong sampah, Ra. Ngapain pakai karung bekas?” tanyanya dengan air muka heran.

“Iyain aja, deh, Mas. Nggak akan ada kata lumayan di otak Mas yang terlahir dengan sendok emas.”

Seperti pasangan yang harmonis, bukan? Aku pun kerap heran melihat tingkah kami. Kadang seperti pasangan sesungguhnya, kadang pula bagai pasangan palsu.

Aku bingung dengan sifat Mas Agung, kadang baik, kadang manja, kadang pula memberiku banyak perhatian. Sering kali aku dibuat terlena dan terbuai akan segala bentuk perhatiannya. Namun, lagi-lagi realita menamparku. Kenyataan bahwa ia sering bertemu dengan Lidya menyadarkanku bahwa Mas Agung bukanlah milikku seutuhnya. Apakah ia baik padaku hanya untuk menebus dosa yang telah ia lakukan?

“Bagaimana skripsimu?” tanyanya sambil memasukkan panci ke dalam rice cooker.

“Besok aku akan ke kampus untuk merevisi lagi,” balasku tanpa melihat wajahnya.

“Lagi? Sudah berapa kali kau merevisi skripsimu?” Akhirnya aku menoleh menatapnya, ia juga menatapku iba.

“Dua kali,” sahutku singkat, dan fokus ke sayuran yang sedang kupotong.

“Aku akan memeriksanya nanti.” Finalnya tanpa menunggu persetujuanku.

“Tidak usah, Mas,” tolakku yang mendapat pelototan mata darinya.

“Tak ada penolakan!” Suara tegasnya membuatku terdiam. Sifat otoriternya terlalu mendominasi, sehingga aku tak sanggup mengeluarkan kata-kata dan membalas perkataannya.

Ia selalu saja seperti itu, tak mau terkalahkan dan tak mau dibantah. Bukannya takut, aku hanya tak ingin berdebat panjang lebar dan akan menguras energiku yang selama ini ku simpan.

Bukankah menahan emosi adalah kunci agar wajah tetap awet muda, meski tanpa bantuan skincare sekalipun? Ya, anggaplah seperti itu.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Air Force Skadron7
7.9
Yudi Juliansyah, pemuda asal Bandung anak seorang dokter dan model Prancis, nekat mengejar mimpi menjadi tentara meski ditentang orang tuanya. Setelah terusir dari rumah, ia berjuang mandiri berjualan gorengan demi membiayai sekolah di AAU Yogyakarta. Kerja kerasnya membuahkan gelar Adi Makayasa sebagai lulusan terbaik Angkatan Udara. Kini, Yudi pulang berseragam untuk membuktikan baktinya. Akankah orang tuanya luluh dan mengakui pilihannya sebagai prajurit?
Sampul Novel Istri Dari Desa
8.5
Asmi sering dihina oleh keluarga suaminya karena penampilannya yang gemuk dan asal-usulnya dari desa. Bahkan, sang ibu mertua menolak kehadirannya karena menganggapnya miskin serta tidak memiliki ayah. Namun, sebuah rahasia besar perlahan terungkap. Sang suami baru menyadari bahwa istrinya sebenarnya adalah pengusaha kaya raya dengan aset di mana-mana. Kini, saat identitas aslinya terbongkar, mampukah keluarga tersebut berhenti merendahkan sosok Asmi?
Sampul Novel Mahasiswi Piaraan Dosen Muda
8.2
Kehidupan kampus Jiyya mendadak riuh saat Silvana berambisi menaklukkan Sir Leon, dosen muda seksi mereka, untuk kencan satu malam. Tak ingin berjuang sendiri, Silvana juga mencoba menjodohkan Jiyya dengan Sir Joan, dosen lain yang ternyata masa lalu Jiyya. Silvana berharap rencana ini bisa membantu sahabatnya melupakan cinta pertama. Di tengah obsesi nakal Silvana pada Sir Leon, mampukah Jiyya menghadapi kembali Sir Joan dan memulai lembaran baru?
Sampul Novel Pengantin Pengganti Yang Buruk Rupa
8.0
Angela menjalani hidup penuh penolakan. Dianggap buruk rupa dan tidak berharga, ia tidak pernah merasakan kasih sayang. Takdirnya kian kelam saat dipaksa menjadi pengantin pengganti bagi kakak tirinya. Ia harus menikahi sosok misterius yang sangat ditakuti, Dimitri LaRocca. Sebagai pemimpin mafia yang terkenal kejam, buas, dan posesif, Dimitri membawa Angela masuk ke dunianya yang gelap. Kini, Angela terjebak dalam pernikahan penuh dominasi dan gairah berbahaya.
Sampul Novel Perih Dicintai yang Tak Direstui
8.1
Lima tahun menjalin kasih, Luna yakin Arman adalah masa depannya. Namun, takdir berputar kejam saat ia justru menikah dengan Reza, tunangan sepupunya, demi menjaga kehormatan ayahnya yang sakit. Di balik pengorbanan Luna, terungkap pengkhianatan pahit: Arman dan Nadia ternyata menjalin hubungan gelap hingga memiliki anak. Kini Luna terjebak dalam pernikahan tanpa cinta bersama Reza yang pengangguran, sembari meratapi luka masa lalu yang menghancurkan impiannya.
Sampul Novel Sang Anak Konglomerat
8.6
Dewi ditugaskan merawat William, putra konglomerat yang mengalami kelumpuhan dan depresi berat. Kecelakaan tragis yang merenggut nyawa istri serta calon anaknya mengubah William menjadi sosok arogan, kasar, dan sangat sensitif. Sifat buruknya membuat tidak ada satu pun perawat yang mampu bertahan lebih dari tiga hari di sisinya. Kini, Dewi harus menghadapi tantangan besar tersebut. Akankah keteguhan hatinya sanggup melampaui batas waktu yang gagal dilewati orang lain?