Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Membawa Kabur Benih Presdir

Membawa Kabur Benih Presdir

Kebahagiaan Aurora Winters berubah menjadi dilema besar saat ia menyadari dirinya tengah mengandung. Di sisi lain, sang suami, Julian Ryder, telah menegaskan bahwa ia tidak menginginkan kehadiran seorang anak dalam pernikahan mereka. Terjepit di antara cinta pada janinnya dan sikap dingin suaminya, Aurora menolak keras ide untuk menggugurkan kandungannya. Kini, ia harus menyusun rencana rahasia demi melindungi sang buah hati dari pengetahuan Julian.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aurora Winters berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya, pikirannya berputar liar, mencari jalan keluar dari situasi ini. Julian Ryder, suaminya, memang telah pergi bekerja seharian, tetapi bukan berarti dia bebas begitu saja. Mansion ini seperti penjara dengan dinding emas, dan dia adalah tahanannya.

Bagaimana aku bisa keluar dari sini?

Semua gerak-geriknya selalu diawasi. Ke mana pun dia pergi, selalu ada mata yang mengawasi. Entah itu pelayan, penjaga keamanan, atau bahkan kamera tersembunyi yang mungkin dipasang oleh Julian.

Aurora mengepalkan tangan, frustrasi. Dia harus keluar. Harus segera. Waktu terus berjalan, dan semakin lama dia tinggal di sini, semakin sulit untuk menyembunyikan kehamilannya.

Dia mencoba keluar dari kamar, tetapi baru saja melewati pintu, seorang pelayan langsung menghampirinya.

"Nona, apa yang Anda inginkan?" suara pelayan itu lembut, tetapi matanya penuh kewaspadaan.

Aurora menarik napas dalam. Tenang. Jangan panik.

"Aku ingin sup panas," katanya, berpura-pura santai. "Tetapi aku ingin makan bersama sahabatku."

Pelayan itu tampak terkejut. "Maaf, Nona. Tuan tadi berpesan bahwa Anda sedang sakit dan tidak diperbolehkan keluar."

Sial! Apakah pria itu mulai curiga?

Aurora menahan amarahnya. Julian memang selalu mengontrol hidupnya, tetapi belakangan ini, pria itu semakin paranoid. Apa dia mulai mencurigai sesuatu?

Tidak. Dia tidak boleh panik. Dia harus tetap tenang dan mencari cara lain.

"Aku hanya ingin udara segar," katanya, mencoba menekan suaranya agar tetap terdengar manja. "Aku merasa sesak di dalam kamar sepanjang hari."

Pelayan itu ragu-ragu. "Saya akan meminta izin kepada Tuan Ryder terlebih dahulu."

Tidak! Jangan biarkan dia menelepon Julian!

Aurora segera tersenyum, berusaha tampak lembut dan tak berdaya. "Tidak perlu. Dia sedang sibuk, aku akan kembali ke kamar saja."

Pelayan itu menundukkan kepala, tampak lega karena tidak perlu berdebat. Aurora kembali ke kamarnya, tetapi pikirannya masih bekerja.

Aku harus keluar malam ini. Saat semua orang lengah.

---

Malam ini suasana tenang di luar mansion, tetapi di dalam mansion, keamanan tetap ketat. Aurora mengintip dari balik jendela. Dua penjaga berdiri di pintu depan, sementara kamera pengawas terus bergerak, memantau setiap sudut rumah.

Tidak akan mudah, tapi aku tidak punya pilihan lain.

Dia harus menghindari rute utama. Berjalan melewati pintu depan jelas bunuh diri.

Aurora memeriksa lemari pakaian Julian. Di dalamnya, dia menemukan mantel panjang milik suaminya. Ini bisa menyamarkan tubuhku.

Dia menarik napas dalam-dalam dan mengenakan mantel itu, menyembunyikan tubuhnya yang mulai berubah. Kemudian, dia berjalan ke kamar mandi dan membuka jendela kecil di sana.

Hanya ada satu masalah. Jendela itu berada di lantai dua.

Aku harus melompat.

Tangannya berkeringat. Jika dia jatuh dengan cara yang salah, bisa-bisa dia melukai dirinya sendiri-atau lebih buruk untuk bayinya.

Dia menggigit bibir, ragu sejenak. Tetapi suara Julian menggema di kepalanya.

"Aku tidak menginginkan bayi ini!"

Aurora mengepalkan tangan. Tidak. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyakiti anakku.

Dengan keberanian yang tersisa, dia naik ke jendela dan mulai menuruni dinding, menggunakan pipa air sebagai pegangan. Tangan dan kakinya gemetar saat dia merayap turun perlahan.

Setengah jalan ke bawah, tangannya terpeleset.

"Aah!"

Aurora jatuh, tetapi untungnya, dia mendarat di semak-semak. Dadanya naik turun, jantungnya berdebar kencang. Dia segera bangkit, menahan rasa sakit di lututnya. Tidak ada waktu untuk merengek.

Dia berlari menuju pagar belakang. Itu adalah satu-satunya bagian dari mansion yang tidak terlalu diawasi. Namun, pagar itu tinggi dan terbuat dari besi kokoh.

Aurora menggigit bibir. Dia melihat sekitar, lalu menemukan tong sampah besar di dekat tembok.

Dengan cepat, dia mendorong tong itu ke dekat pagar dan memanjatnya. Saat dia mencoba naik, suara langkah kaki terdengar dari belakang.

"Hei! Siapa di sana?"

Aurora menahan napas. Sial! Mereka melihatku!

Dia memaksa dirinya untuk melompat, dan saat dia mendarat di sisi lain, rasa sakit menjalar di pergelangan kakinya. Tetapi tidak ada waktu untuk berhenti.

Dia bangkit dan berlari ke dalam kegelapan, meninggalkan mansion dan kehidupan yang telah mengekangnya selama ini.

---

Aurora terus berlari sampai dia mencapai jalan utama. Nafasnya terengah-engah, dadanya naik turun.

Di kejauhan, dia melihat taksi melintas. Dengan cepat, dia melambaikan tangan.

Taksi itu berhenti.

"Ke mana, Nona?"

Aurora ragu sejenak. Dia tidak bisa kembali ke apartemen lamanya-Julian pasti akan mencarinya di sana.

"Apa ada hotel di sekitar sini?"

"Ada nona," jawab sopir.

"Antar aku ke hotel yang paling jauh."

Taksi melaju, meninggalkan bayangan mansion Julian di kejauhan.

Aurora menyandarkan kepalanya ke jendela, air matanya jatuh tanpa suara. Aku berhasil keluar. Aku bebas.

Dia bisa menyelamatkan anaknya itulah yang dia pikirkan saat ini.

Tetapi tanpa disadari sebuah mobil hitam mengikuti taksi yang digunakan oleh Aurora winters untuk pergi dari mansion Julian.

Aurora melihat kebelakang, mereka terlihat sangat marah dengan sikap yang dilakukan Aurora saat ini.

Mobil hitam itu terus berjalan tanpa ragu.

"Sial! Mereka tak boleh menemukanku!" Aurora tampak marah ketika pelariannya mulai ditemukan.

Jantungnya berdetak kencang, dia takut jika sampai dia akan tertangkap.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Di Hari Nikah, Aku Pergi
9.4
Liana Tandra mengambil langkah ekstrem demi lepas dari Hansen Gunadi. Melalui kerja sama rahasia, sebuah jasad tiruan yang sangat mirip dirinya telah disiapkan untuk dikirim tepat di hari pernikahan mereka. Setelah memastikan detail rencana pelarian ini berjalan mulus tanpa kecurigaan, Liana mencoba bersikap tenang saat kembali ke ruang VIP yang mendadak hening. Kisah romansa modern penuh misteri ini membawa pembaca dalam ketegangan takdir Liana yang mempertaruhkan segalanya.
Sampul Novel Ditinggal Nikah, Aku Langsung Menikahi Putra Mahkotan
9.3
Hari pernikahan impianku hancur saat tunanganku kabur bersama asistennya, sementara sahabat masa kecilku justru mempermalukanku di depan umum demi menyenangkan wanita itu. Mereka mengira aku tidak akan berani pergi dan menerima penghinaan ini begitu saja. Namun, mereka salah besar. Di tengah kekacauan itu, adik mantan tunanganku mengajakku ke kantor catatan sipil. Tanpa ragu, aku langsung menghubungi putra mahkota Keluarga Lessy untuk meresmikan pernikahan kami di hari yang sama dengan mereka.
Sampul Novel Hasrat Kakak Tiri
9.6
Bryan Alexander, CEO playboy yang berkuasa, telah menghabiskan dua belas tahun di New York demi melupakan Deanisa Melody, adik tirinya yang menjadi obsesi terbesarnya. Namun, takdir justru mempertemukan mereka kembali saat Nisa ditunjuk menjadi asisten pribadinya. Bryan yang masih terjerat perasaan mendalam kini memperingatkan Nisa untuk menjaga sikap di kantor. Di tengah batasan profesional, mampukah Bryan menahan hasratnya pada gadis yang tetap menjadi candu baginya?
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek
8.5
Demi membatalkan pertunangan dengan pria yang tidak setia, Viona menyamar menjadi wanita buruk rupa dan nekat tidur dengan Daniel, paman dari tunangannya sendiri. Setelah malam panas itu berlalu, Daniel yang sangat dihormati di kota justru enggan melepaskannya. Meski rumor tentang kehidupan asmaranya beredar luas, Daniel membuktikan pengabdiannya. Ia bahkan tertangkap kamera bersedia berlutut memasangkan sepatu Viona hanya demi mendapatkan satu kecupan manis.
Sampul Novel HOT DUDA
9.6
Taran merupakan pengusaha sukses yang ingin mendukung karier musik adiknya, Kejora, setelah viral di YouTube. Ia pun mempekerjakan Resti sebagai manajer. Awalnya, hubungan mereka tegang karena Taran merasa Resti terlalu ikut campur. Namun, berkat Kejora, keduanya justru semakin akrab. Meski ada Ben yang mencoba menghalangi, benih cinta antara Taran dan Resti kian tumbuh kuat, terutama saat mereka menghabiskan waktu bersama selama berada di Bali.
Sampul Novel Ikatan Cinta yang Unik
9.6
Yvonne hancur saat memergoki tunangannya berkhianat dengan saudarinya sendiri. Dalam pelarian rasa sakit, ia tak sengaja bermalam dengan pria asing hingga hamil. Diusir sang ayah, ia pun merantau demi kesuksesan. Enam tahun berlalu, Yvonne kembali sebagai dokter hebat bersama Aiden, putra jeniusnya yang mahir meretas. Saat Aiden berniat mencarikan jodoh, sosok pria misterius muncul mengklaim sebagai ayahnya. Perjuangan Aiden menyatukan mereka pun dimulai.