Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Keputusan menampung ibu mertua tiri dan ipar yang baru kembali dari luar negeri membawa petaka besar bagi rumah tangga sang protagonis. Alih-alih hanya menjadi beban finansial biasa, kehadiran mereka justru mengacaukan segalanya dengan menuntut hak yang seharusnya menjadi milik sang istri. Di tengah situasi yang kian kalut dan penuh tekanan, sebuah kiriman foto tak dikenal tiba di ponselnya, memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan istrinya dalam kondisi tanpa busana bersama pria lain.
Bab
Bagikan

Bab 4

: Bayangan yang Terus Menggoda

Raymond pun duduk melamun di kamar, dia masih pakai handukan, tubuh kekarnya masih basah usai mandi tadi.

Bayangan foto dan video yang mirip Rahma silih berganti dengan bayangan Tante Melly dan Indri.

Tak sadar Raymond hela nafas, sejak pacaran dan menikah, dia tak pernah sekalipun khianati kepercayaan Rahma.

Tapi kini…godaan bukan dari luar, tapi dari dalam!

Rahma, istrinya dulunya juga sama dengannya, awalnya hanyalah seorang sales perumahan biasa, meniti karir dari nol.

Keduanya memang menikah karena saling cinta dan pacaran sejak semester 3 sampai wisuda dan akhirnya menikah, keduanya di sebut pasangan couple saat di kampus, kemana-mana selalu bersama dan mesra.

“Kita melangkah dari nol sayang, aku yakin kita akan bisa kayak orang-orang,” kata Rahma kala itu, mereka juga sepakat menunda memiliki momongan, ingin hidup mapan dulu.

Namun satu setengah tahun terakhir ini, karir Rahma melonjak tajam.

Berkat istrinya juga, mereka yang semula nyewa rumah bidakan kecil, kini miliki sebuah rumah bagus bertipe 45 di kompleks perumahan kelas menengah.

Bahkan kini ada mobil SUV kompak yang hiasi garasi mereka dan jadi tunggangan Rahma ke kantor.

Seiring karirnya meningkat, penampilan Rahma juga berubah drastis, istrinya makin rajin ke salon dan Rahma yang memang mantan bintang kampus, makin jelita dan telah berubah jadi sosialita baru dan jadi idola kaum pria di kantornya.

Raymond…4 tahun jadi sales, karirnya segitu-gitu saja, mocin jualannya sulit laku dan kalah bersaing dengan produk yang sudah familiar di negeri ini, yang berasal negeri matahari terbit atau Eropa.

Akibatnya, alih-alih dapat bonus, ganti motor saja dia belum bisa!

Tapi Raymond punya harga diri tinggi, dia malu minta uang ke istrinya buat sekedar ganti motot atau mobil.

Namun semakin keras dia berusaha mengalihkan hatinya, semakin hebat pula godaan itu terus muncul di otaknya.

Bentuk tubuh Tante Melly dan Kak Indri yang begitu menggoda terus menempel pikirannya, makin membuat Raymond tak sadar, tubuhnya ikut merespons tanpa kendali.

“Sial… ini efek dari lama tak dapat jatah dari Rahma. Argghhh…tolol, kenapa aku malah membayangkan Tante Melly dan kak Indri,” batinnya.

Lalu Raymond mulai berpakaian, setelah pakai deodorant dan parfum kesenangannya yang dulu bikin Rahma tak tahan dan biasanya berakhir dengan desahan panjang.

**

Malam ini rumah Raymond dan Rahma beda dari biasanya, kedatangan ibu tirinya dan kakak iparnya dan saat ini sedang bercanda dengan Rahma di ruang keluarga membuat Raymond sesekali nguping, dia saat ini di ruang tamu sambil nonton TV.

Rahma tak terlalu malam pulangnya, rupanya dia tak enak ada ibu tiri dan kakak tirinya sehingga pukul 20.10 Rahma sudah sampai rumah.

Tak sengaja telinga Raymond mendengar candaan ketiganya yang sebut-sebut namanya.

“Miliknya itu loh… tapi hebat juga si Ray yaah, masih mau pakai pengaman dulu,” ceplos Indri tertawa berderai.

Ray yang dengar obrolan ini hanya bisa geleng-geleng kepala. “Segala diomongin, dasar si Rahma ini,” batinnya.

Namun Rahma sempat terdiam saat tante Melly mengingatkan anak tirinya ini agar jangan terlalu ‘merendahkan’ Raymond, mentang-mentang karirnya kini lagi naik tajam dan jadi kepercayaan si bos di kantornya.

“Kasihan Ray, kalau terlalu lama dibiarkan, laki-laki bisa saja mencari pelarian lain,” ujar Indri sambil terkekeh, membuat suasana semakin canggung.

Saat makan malam berempat, yang di pesan Rahma dari sebuah restoran, karena Rahma sejak ‘naik pangkat’ jarang masak.

Raymond terlihat kadang agak canggung menatap mertua dan iparnya.

Apalagi saat Rahma bilang besok mau ke Kalimantan menemani bosnya, untuk meninjau proyek pembangunan mal terbesar di Banjarmasin.

“Duehhh…kamu harus siapkan penutup kuping Indri, malam ini akan terjadi gempa lokal!” olok Tante Melly, hingga Indri dan Rahma kompak terbahak. Wajah Ray malah bak udang rebus.

Alasan untuk pergi dari meja makan ini tertolong saat ponselnya bunyi dan Rahma sempat melirik ponsel Raymond, yang menelpon suaminya ternyata adalah 'bos' di kantornya.

“Sayang, mami, ka Indri aku ke depan dulu mau angkat telpon dari pimpinan cabang di kantor,” lalu Raymond pun buru-buru permisi setelah Rahma mengangguk.

Raymond ke teras depan dan hanya bilang siap-siap saja, saat si Pincab ini bilang besok mereka metting penting jam 9 pagi. Terkait klien kakap mereka yang akan batalkan pembelian 100 buah mobil dengan alasan tak masuk akal.

“Kalau sampai gagal, benar-benar hancur kita ini nanti,” cetus si Pincab, lalu tutup telponnya, saat akan masuk ke rumahnya lagi, Raymond kaget ketika melihat seseorang yang seolah menatap rumahnya dari kejauhan, lalu bayangan itu hilang secara misterius.

Tapi Raymond tak begitu gubris itu, pikirannya sedang banyak masalah, bertubi-tubi masalah datang silih berganti.

Dan yang paling berat…godaan Tante Melly dan Indri!

Paginya…

Raymond terbangun di pagi hari, bersiap untuk ke kantor. Rahma sudah sejak pukul 4.00 subuh di jemput…lagi-lagi mobil mewah! Dan langsung ke Bandara Soetta tujuan ke Kalimantan.

Alih-alih tadi malam bercinta dan beri jatah ke Raymond, Rahma malah tidur cepat, dengan alasan besok pagi-pagi dia harus ke bandara, karena penerbangan pukul 6.30 pagi.

Hasrat Raymond pun makin lama puasanya...!!!

**

BERSAMBUNG

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Chasing Your Love
9.4
Carissa kabur dari rumah demi menghindari perjodohan paksa dengan duda oleh ayahnya, tanpa tahu itu muslihat ibu dan adik tirinya untuk merebut warisan. Di tengah kemalangan saat pelarian, ia diselamatkan oleh Fabian. Pria itu meminta Carissa berpura-pura menjadi tunangannya guna menghindari perjodohan dari sang ibu. Namun, Fabian terkejut saat tahu calon aslinya adalah mantan kekasihnya. Kini Carissa jatuh hati, sementara ia harus berjuang merebut kembali haknya.
Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam
8.4
Nimas rela menahan rasa sakit luar biasa demi mendonorkan dua per tiga hatinya untuk sang kekasih, Bima Arya, yang divonis kanker. Namun, pengorbanan tulus itu hancur saat ia mendengar kebenaran pascaoperasi. Bima rupanya sengaja memanfaatkan momen ini sebagai aksi balas dendam atas kegagalan ujian Vivi yang terpaksa kuliah di luar negeri. Begitu Vivi pulang sebulan lagi, Bima berencana mencampakkan Nimas sepenuhnya setelah merampas organ tubuhnya demi dendam.
Sampul Novel Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
8.6
Leo nyaris tewas terpanggang di mobil, namun Bramantyo justru lebih peduli pada kendaraan klasiknya daripada nyawa putranya. Pengkhianatan terungkap saat sang istri tahu dirinya hanya alat untuk memicu kecemburuan Saskia. Meski telah menggugat cerai, ia terus disiksa hingga perusahaan dicuri dan nyawanya terancam oleh gigitan ular berbisa. Kini, amarahnya meluap. Ia bangkit dari ambang maut untuk menuntut balas atas segala kekejaman suami dan saudara tirinya.
Sampul Novel Fatimah Perjuangan TKW Indonesia
8.7
Demi meraih impian kuliah tanpa membebani orang tuanya, Fatimah mengambil langkah berani setelah lulus SMA. Meski merupakan anak tunggal, keterbatasan ekonomi keluarga mendorongnya untuk bekerja ke luar negeri sebagai TKW. Tekadnya yang sangat kuat menjadi bahan bakar utama dalam berjuang mandiri secara finansial. Kisah ini mengikuti pengorbanan Fatimah yang rela merantau jauh demi mengangkat derajat hidup dan masa depan pendidikannya sendiri.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira penderitaannya sudah mencapai batas, namun kemalangan lebih besar justru datang menghampiri. Ibunya terjerat utang pada Max, seorang lintah darat kejam, dan kini Hera yang harus menanggung konsekuensinya. Ia dijadikan tawanan sebagai jaminan hingga utang tersebut lunas sesuai tenggat waktu. Jika sang ibu gagal membayar, Hera harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidupnya. Akankah ia mampu bertahan di bawah kendali penuh Max?
Sampul Novel Mempelai kedua
9.2
Suasana sakral pernikahan Rihanna berubah menjadi nestapa saat para tamu telah berkumpul. Di balik pintu, ia menangis pilu setelah melihat unggahan media sosial sepupunya. Foto itu menampilkan Vero, calon suaminya, sedang tidur memeluk wanita yang masih kerabatnya sendiri. Di tengah pengkhianatan yang menghancurkan hati, Rihanna terjepit dalam dilema besar. Haruskah ia tetap menanti kedatangan Vero atau membatalkan pesta demi harga dirinya meski harus mempermalukan keluarga?