Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Membagi Jatah Untuk Ipar dan Mertua

Keputusan menampung ibu mertua tiri dan ipar yang baru kembali dari luar negeri membawa petaka besar bagi rumah tangga sang protagonis. Alih-alih hanya menjadi beban finansial biasa, kehadiran mereka justru mengacaukan segalanya dengan menuntut hak yang seharusnya menjadi milik sang istri. Di tengah situasi yang kian kalut dan penuh tekanan, sebuah kiriman foto tak dikenal tiba di ponselnya, memperlihatkan sosok yang sangat mirip dengan istrinya dalam kondisi tanpa busana bersama pria lain.
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku tak pernah menyangka, menampung ipar dan mertua tiri yang baru kembali dari luar negeri justru membuka ‘neraka’ baru dalam rumah tanggaku. Awalnya kupikir mereka hanya akan menambah beban biaya, tapi kenyataannya mereka menuntut bagian lebih dari yang mereka terima—jatah yang seharusnya hanya milik istriku. Dan saat pikiranku sudah kalut, sebuah foto tiba-tiba masuk ke ponsel: sosok yang mirip istriku, terbaring polos tanpa busana, jelas tengah dinikmati orang lain.

: Kejutan Tak Diharapkan

Raymond si pria muda tampan berbodi bagus ini senyum ceria, malam ini adalah malam sakral baginya dan Rahma, istrinya. Ulang Tahun ke 4 mereka sebagai suami istri.

Raymond hanyalah sales sebuah dealer mobil yang dikatakan sulit laku, karena jual mobil-mobil asal negeri Tiongkok.

Sial…masih separuh jalan lagi sampai rumah, Raymond terpaksa berteduh, hujan yang tadi sudah gerimis, kini turun dengan derasnya.

Tiba-tiba ponsel jadulnya bunyi, ada chat masuk. Raymond pikir istrinya yang ngontak karena ini sudah pukul 21.00 lewat, tapi saat di buka, ternyata dari nomor tak di kenal.

“Hmm…siapa pengirimnya, kok ada lampiran fotonya,” batin Raymond, kaget saat membuka kiriman tiga buah foto tersebut.

Matanya melotot, jantungnya berdegup kencang. Foto itu perlihatkan seorang wanita cantik dengan rambut panjangnya dan gaun malamnya yang berwarna merah menyala sangat seksi, sampai perlihatkan pakaian dalamnya yang membayang.

Siapapun laki-laki normal pasti tergoda!

Walaupun gambar ini sedikit buram, karena di ambil secara sembunyi-sembunyi dan tempatnya seperti-nya sebuah pub atau klub malam, tapi wajahnya masih bisa di kenali.

Si wanita ini tak sendirian, ada seorang pria setengah tua yang terlihat merangkul si wanita seksi ini dan mengecup pipinya dengan mesra.

Wanita itu mirip sekali dengan…Rahma istrinya.

Raymond…serasa tak menjejak bumi, tubuhnya seketika mematung.

Benarkah itu Rahma…kenapa dia begitu dekat dan akrab dengan pria setengah tua necis dan terlihat sangat kaya raya itu?

Jadi…isu-isu miring yang selama ini dia dengar, sejak karir istrinya melejit dan kalahkan dirinya, di peroleh Rahma dengan cara selingkuh…apakah benar adanya?

Saking marahnya, Raymond letakan begitu saja kue berharga 145 ribu di sebuah halte tempatnya berteduh tadi. Dan tak peduli hujan deras, ia tancap gas pulang ke rumah mereka.

Raymond tak melihat mobil istrinya di garasi, artinya Rahma belum pulang!

Hatinya yang emosi kini dia redam, dengan berpikir positif, paling wanita di foto itu hanya mirip.

Tapi…kenapa 3 foto itu dikirim ke dia…apa maksudnya? Pikirnya dengan galau.

Pukul 23.45 menitan terdengar mobil datang, Rahma istrinya membuka pintu dan langsung menuju kamar.

Mereka berdua memang bawa kunci rumah masing-masing.

Melihat Raymond sudah ‘tidur’ dengan memunggunginya, Rahma hanya hela nafas, dia lalu ke toilet dan hapus make up cetar-nya.

Padahal Raymond aslinya belum tidur, hatinya masih galau dan panas dengan foto itu.

Tak sampai 15 menitan usai merebahkan diri di sisinya, dengkur halus Rahma terdengar. Raymond berbalik dan melalui siluet lampu tidur dia melihat wajah istrinya seperti orang yang sangat kelelahan…!

“Hmm…dia lupa dengan ulang tahun ke 4 pernikahan? Tapi…kenapa dia begitu terlihat lelah..?” kembali batin Raymond berkata, rasa curiga makin menjadi-jadi.

Paginya di meja makan…

Raymond masih terngiang-ngiang dengan kiriman 3 foto yang belum ia hapus, saat melihat istrinya kini terlihat makin cantik dengan blouse warna krimnya.

Di tambah rambut panjang yang sengaja dikritingin dan diberi warna coklat melewati bahunya, plus parfum mahal, cantik sekali Rahma ini di tambah kulit tubuhnya yang putih dan mulus serta semampai.

Rahma memang terlahir blasteran, ayahnya asli Australia, ibunya Sunda.

Mulut Raymond sudah gatal ingin bertanya, kemana saja istrinya hampir pukul 00.00 baru pulang tadi malam.

Tapi mulutnya kalah start, bibir Rahma yang di lapisi lipstick merah menyala duluan bicara.

“Bang, siang nanti mama tiriku dan kakak perempuanku datang dari Australia, mereka akan nginap di tempat kita selama di Jakarta. Katanya rumah mereka sedang di renovasi, jadi sementara pulang ke tanah air dulu, sekalian travelling,” cetus Rahma, sambil memotong roti dan memakannya perlahan.

Raymond diam saja, dia menunggu, apakah istrinya ingat hari ini genap 4 tahun mereka jadi suami istri?

Tapi…sampai Rahma pamit duluan ngantor, tidak ada sama sekali ucapan istrinya tentang ultah itu. Raymond hanya hela nafas panjang.

Padahal ini hari Minggu, tapi Rahma tetap kerja!

“Oh ya…aku mungkin pulang malam lagi, soalnya aku menemani bos di kantor metting dengan klien kakap, yang akan bangun pusat perbelanjaan di Kalimantan,” cetus Rahma lagi sebelum berlalu dari hadapan Raymond.

Si lelaki tak berdaya karena kalah karir dan penghasilan.

Dan kali ini Rahma tidak bawa mobil, tapi di jemput sebuah mobil….mewah!

Raymond hanya bisa mengangguk dan tidak ada ‘kuasa’ melarang. Ia tahu diri, saat ini, 90 persen kebutuhan rumah tangga mereka uangnya dari kantong Rahma.

Sejak karir Rahma melejit, mereka naik pangkat dari keluarga sederhana ke keluarga kelas menengah elit.

Kebutuhan hidup mereka pun otomatis menyesuaikan…mau tak mau, Rahma lah yang dominan keluar biaya!

Raymond bersihkan bekas makanan mereka, hal kecil yang dulunya dilakukan Rahma, kini dialah yang melakukannya, mereka memang tak memiliki pembantu.

Sesaat ia merasa harga dirinya jatuh ke titik rendah…!

**

BERSAMBUNG

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Chasing Your Love
9.4
Carissa kabur dari rumah demi menghindari perjodohan paksa dengan duda oleh ayahnya, tanpa tahu itu muslihat ibu dan adik tirinya untuk merebut warisan. Di tengah kemalangan saat pelarian, ia diselamatkan oleh Fabian. Pria itu meminta Carissa berpura-pura menjadi tunangannya guna menghindari perjodohan dari sang ibu. Namun, Fabian terkejut saat tahu calon aslinya adalah mantan kekasihnya. Kini Carissa jatuh hati, sementara ia harus berjuang merebut kembali haknya.
Sampul Novel Cinta Menjadi Dendam
8.4
Nimas rela menahan rasa sakit luar biasa demi mendonorkan dua per tiga hatinya untuk sang kekasih, Bima Arya, yang divonis kanker. Namun, pengorbanan tulus itu hancur saat ia mendengar kebenaran pascaoperasi. Bima rupanya sengaja memanfaatkan momen ini sebagai aksi balas dendam atas kegagalan ujian Vivi yang terpaksa kuliah di luar negeri. Begitu Vivi pulang sebulan lagi, Bima berencana mencampakkan Nimas sepenuhnya setelah merampas organ tubuhnya demi dendam.
Sampul Novel Ciuman Ular Berbisa: Balas Dendam Seorang Istri
8.6
Leo nyaris tewas terpanggang di mobil, namun Bramantyo justru lebih peduli pada kendaraan klasiknya daripada nyawa putranya. Pengkhianatan terungkap saat sang istri tahu dirinya hanya alat untuk memicu kecemburuan Saskia. Meski telah menggugat cerai, ia terus disiksa hingga perusahaan dicuri dan nyawanya terancam oleh gigitan ular berbisa. Kini, amarahnya meluap. Ia bangkit dari ambang maut untuk menuntut balas atas segala kekejaman suami dan saudara tirinya.
Sampul Novel Fatimah Perjuangan TKW Indonesia
8.7
Demi meraih impian kuliah tanpa membebani orang tuanya, Fatimah mengambil langkah berani setelah lulus SMA. Meski merupakan anak tunggal, keterbatasan ekonomi keluarga mendorongnya untuk bekerja ke luar negeri sebagai TKW. Tekadnya yang sangat kuat menjadi bahan bakar utama dalam berjuang mandiri secara finansial. Kisah ini mengikuti pengorbanan Fatimah yang rela merantau jauh demi mengangkat derajat hidup dan masa depan pendidikannya sendiri.
Sampul Novel Gadis Jaminan Tuan Max
7.8
Hera mengira penderitaannya sudah mencapai batas, namun kemalangan lebih besar justru datang menghampiri. Ibunya terjerat utang pada Max, seorang lintah darat kejam, dan kini Hera yang harus menanggung konsekuensinya. Ia dijadikan tawanan sebagai jaminan hingga utang tersebut lunas sesuai tenggat waktu. Jika sang ibu gagal membayar, Hera harus bersiap menghadapi kemungkinan terburuk dalam hidupnya. Akankah ia mampu bertahan di bawah kendali penuh Max?
Sampul Novel Mempelai kedua
9.2
Suasana sakral pernikahan Rihanna berubah menjadi nestapa saat para tamu telah berkumpul. Di balik pintu, ia menangis pilu setelah melihat unggahan media sosial sepupunya. Foto itu menampilkan Vero, calon suaminya, sedang tidur memeluk wanita yang masih kerabatnya sendiri. Di tengah pengkhianatan yang menghancurkan hati, Rihanna terjepit dalam dilema besar. Haruskah ia tetap menanti kedatangan Vero atau membatalkan pesta demi harga dirinya meski harus mempermalukan keluarga?