Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Melupakan Pria Berengsek

Melupakan Pria Berengsek

Tepat sebelum hari pernikahan, sebuah kecelakaan tragis yang didalangi oleh teman masa kecil tunanganku hampir merenggut nyawaku. Ironisnya, tunanganku dan kekasih sahabatku—seorang selebritas terkenal—justru mengabaikan kami demi merawat wanita yang sama. Setelah berhasil melewati masa kritis di rumah sakit, kami berdua sepakat untuk membatalkan rencana pernikahan kami. Keputusan sepihak ini seketika membuat kedua pria yang mengkhianati kami kehilangan akal sehat mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Malam sehari sebelum pernikahan, aku mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan pendarahan hebat hingga nyawaku terancam. Kecelakaan tersebut direncanakan oleh teman wanita masa kecil tunanganku.

Sahabatku mencoba menelepon tunanganku, tetapi tidak diangkatnya.

Dia hanya mengirimkan sebuah pesan.

"Gita sedang flu, jadi aku sedang sibuk."

Sahabatku kemudian menelepon tunangannya, seorang selebritas papan atas yang memiliki banyak koneksi.

Panggilan tersambung, tetapi hanya terdengar pacarnya berkata, "Gita sedang sakit, dia sangat butuh aku menemaninya di saat-saat seperti ini."

Tindakan penyelamatan dilakukan semalaman dan aku berhasil melewati masa kritis.

Di kamar inap, aku dan sahabatku saling memandang dan berkata serempak.

"Aku nggak ingin nikah."

Tidak ada yang menyangka apa yang akan terjadi setelah kami mengambil keputusan itu.

Masing-masing pasangan kami menjadi gila setelah menerima pemberitahuan pembatalan pertunangan.

Tunanganku, Brian Candra, yang tidak muncul selama seminggu penuh, akhirnya meneleponku.

Begitu kuangkat panggilan itu, yang terdengar hanyalah pertanyaan-pertanyaan yang menyalahkanku.

"Adel, kamu ingin membuat drama apa lagi? Tempat dan waktu pernikahan kita sudah ditentukan oleh keluarga kita! Kamu kira bisa dibatalkan sesuka hatimu? Apa sih sebenarnya mau kamu?"

Aku hendak membalasnya, tetapi dia mendahului dengan rentetan kemarahannya.

"Aku sudah bilang berkali-kali, tubuh Gita lemah, sekali flu saja bisa membuat kondisinya kritis. Aku harus berada di sisinya untuk memastikan keselamatannya. Kenapa kamu selalu cemburu nggak jelas dan nggak memikirkan nyawa orang sama sekali!"

Mendengar kata "nyawa orang" membuatku tersenyum pahit.

Dalam perjalanan pulang setelah mengurus persiapan pernikahan semalam, aku ditabrak oleh truk yang melaju kencang.

Pada saat itu, aku berusaha menelepon Brian sebelum kesadaranku hilang sepenuhnya, tetapi hanya terdengar nada sibuk.

Dua kali panggilan teleponku ditolaknya.

Ketika kesadaranku sudah sepenuhnya hilang dan layar ponselku berlumuran dara, sebuah notifikasi pesan masuk.

Brian mengirim pesan WhatsApp dengan kesal.

"Ada apa? Langsung ke intinya!"

Karena tidak mendapatkan balasanku, dia pun mengirim pesan lain.

"Kamu sengaja, ya? Mengganggu aku saat sedang menenangkan Gita? Apa kamu nggak tahu, kalau suasana hati Gita buruk, itu akan mengancam nyawanya!"

Sebelum dan sesudah aku sadarkan diri, Brian tidak berhenti menyalahkanku.

Pada saat ini, ponselku tiba-tiba dirampas oleh sahabatku, Melisa Davini, yang baru masuk ke kamar inap rumah sakit.

"Brian, apa otakmu sudah nggak bekerja? Semalam, Adel mengalami kecelakaan mobil! Sopir itu sengaja menabraknya dua kali! Kalau dia terlambat dilarikan ke rumah sakit, dia pasti sudah nggak ada di dunia ini sekarang! Kamu nggak bisa membedakan mana yang lebih parah antara flu dan kecelakaan mobil?"

Setelah mendengar itu pun, Brian hanya mencibir.

"Kamu berbohong padaku yang merupakan seorang dokter profesional, Melisa, kalian berdua sungguh melebih-lebihkan kecerdasan otak kalian!"

Setelah mengatakan itu, dia langsung menutup telepon.

Begitu mendengar panggilan terputus, urat nadi di telapak tangan Melisa yang memegang ponselku mencuat.

Saat aku ingin menenangkannya, terdengar suara dering ponsel. Kali ini, ada panggilan masuk di ponselnya.

Yang menelepon adalah David Fabian, merupakan tunangan Melisa dan juga merupakan teman masa kecil Brian.

"Melisa, apa sebenarnya rencana kalian? Apa kalian nggak tahu, gara-gara kalian berbohong karena cemburu nggak jelas, Gita jadi tertekan dan penyakitnya hampir kambuh lagi!"

"Kalau bukan karena ada aku dan Brian di sisinya hari ini, pasti akan terjadi sesuatu pada Gita! Apa kalian nggak bisa memikirkan sedikit keselamatan nyawa orang? Keluargaku, keluarga Fabian, nggak akan membiarkan wanita sepertimu menjadi bagian keluarga! Pernikahan kita, terserah kamu mau lanjut atau tidak!"

Melisa sangat marah setelah mendengar itu. Namun, ketika dia hendak menelepon untuk mengumpat balik, dia mendapati David telah memblokirnya.

"Sialan! Seluruh keluarganya pun berengsek!"

Aku berusaha keras untuk meraih tangan Melisa.

"Jangan marah, Melisa. Nggak penting buang-buang pikiran dan tenaga untuk mereka."

Melihat tubuhku yang dipenuh dengan instrumen medis, mata Melisa mulai berkaca-kaca.

"Adel, masih sakit?"

Aku tersenyum dan menggelengkan kepalaku.

Tidak sakit lagi.

Sejak Brian menutup teleponku, sudah cukup rasa sakit yang kurasakan.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Yang Di hina Miskin Jadi Kaya
8.0
Nur sering dipandang sebelah mata oleh keluarga suaminya, Andi, karena latar belakangnya yang sederhana. Luka hati akibat hinaan tersebut memicu tekad kuat dalam diri Nur untuk membangun bisnis sendiri dari nol. Kerja kerasnya membuahkan hasil hingga ia menjadi pengusaha sukses yang bergelimang harta. Namun, di puncak kejayaan materi yang telah ia raih, Nur justru harus menghadapi kenyataan pahit berupa pengkhianatan dari orang yang ia percayai.
Sampul Novel Mahasiswi dan Jebakan Klub Mewah
9.8
Demi melanjutkan pendidikan di luar negeri, seorang mahasiswi terpaksa mencari penghasilan tambahan karena himpitan biaya hidup yang tinggi. Keputusan ini menuntunnya bekerja paruh waktu di sebuah tempat hiburan malam mewah di Aurelion. Namun, sebuah peristiwa mengerikan terjadi pada suatu malam, meninggalkan trauma psikologis yang mendalam. Kini, setiap kali terbangun di kegelapan malam, bayang-bayang ketakutan dari kejadian misterius itu terus menghantui pikirannya tanpa jeda.
Sampul Novel Mahasiswi Simpanan Dosen Liar
9.0
Zeya Scopuso merasa curiga saat sesi bimbingan skripsinya dialihkan ke dalam kamar pribadi. Ketika ia mempertanyakan alasan di balik lokasi yang tidak lazim tersebut, Delson Weather selaku dosen pembimbing memberikan jawaban yang mengejutkan. Sambil membelai paha mahasiswinya dengan gerakan lembut namun penuh maksud, Delson menegaskan bahwa ia akan memberikan bimbingan tambahan khusus bagi Zeya yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Messy LOSY
9.3
Keenan adalah pria munafik yang kerap menyiksa Dilara secara fisik dan mental. Meski terus disakiti, Dilara awalnya bertahan dalam hubungan toksik yang penuh pengkhianatan serta perselingkuhan ini. Saat rasa lelah memuncak dan ia berniat pergi, Keenan justru terus mengekang dan memaksanya menetap. Di tengah luka dan air mata yang jauh dari ekspektasi indahnya cinta, mampukah Dilara bangkit melawan rasa sakit demi menemukan kebahagiaan sejatinya?
Sampul Novel Partner di Atas Ranjang
8.0
Kasih adalah wanita ramah yang hidupnya berubah drastis setelah ibunya mengalami kecelakaan tragis. Di tengah beban biaya rumah sakit yang besar, suaminya justru menghilang tanpa kabar di perantauan. Terdesak kebutuhan ekonomi, Kasih menerima tawaran pekerjaan dari seorang teman tanpa berpikir panjang. Namun, keputusan itu menjadi penyesalan terdalam saat ia terjebak menjadi pemuas nafsu bagi pria bernama Gilang demi bertahan hidup di tengah kemalangan.
Sampul Novel Pernikahannya, Makam Rahasianya
8.1
Maya Prameswari terjebak dalam pernikahan beracun dengan miliarder Bima Wijaya. Bima menghina Maya sebagai wanita mata duitan, tanpa tahu dialah penyelamat rahasia hidupnya. Hasutan jahat Sarah Hartono membuat Bima makin membenci Maya. Demi keadilan ibunya dan keselamatan Bima dari musuh tak terlihat, Maya nekat memalsukan kematiannya. Namun, kepergian Maya justru memicu duka mendalam dan bahaya baru bagi Bima yang masih dibutakan oleh kebohongan.