Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya

Mamaku yang Cantik dan Pengagum Misteriusnya

Pasca dikhianati dan dijebak dalam cinta satu malam, Alisa kembali ke kotanya membawa anak kembar. Ia bekerja di bawah Marvin, CEO brilian yang ternyata menjalani kehidupan ganda sebagai Primus untuk menyembunyikan jati dirinya. Takdir menjadi rumit saat Alisa menyadari Primus adalah pria dari masa lalunya. Kini ia terjepit di antara dua identitas pria yang sama. Akankah rahasia Marvin terbongkar? Bagaimana reaksi sang CEO saat tahu ia sudah memiliki dua anak?
Bab
Bagikan

Bab 2

Marvin Mulyadi tertegun.

Dia menatap gadis kecil yang menempel kepada kakinya.

Gadis kecil itu sangat cantik. Matanya yang bulat dan lucu terpaku kepadanya.

Marvin benar-benar terpikat sehingga dia tidak bisa mengalihkan pandangan darinya.

Dia belum pernah melihat seorang anak kecil selucu ini.

Sambil menatap mata gadis kecil itu, Marvin bertanya, "Hei, di mana ibumu?"

Pada saat ini, Alisa sedang mencari anak-anaknya dengan panik di bandara.

Tiba-tiba, dia mendengar suara seorang pria yang dikenalnya datang dari belakangnya.

"Alisa!"

Setelah berbalik, dia melihat seorang pria memegang sebuah buket mawar yang besar dan cerah, dan pria itu menatap tepat ke arahnya.

Dia kemudian melepas kacamata hitamnya dan akhirnya bisa melihat wajah pria itu dengan jelas.

Pria itu tidak lain dari Alfred.

"Alisa, apakah itu benar-benar dirimu?" tanya Alfred dengan suara yang gemetar namun penuh semangat.

Lima tahun yang lalu, dia secara tidak sengaja mendorong Alisa dari kapal pesiar dan membuatnya terjatuh, dan tidak pernah ada berita lain tentang dia yang terdengar sejak saat itu.

Selama lebih dari seribu hari dan malam terakhir, dia telah memaafkan Alisa atas pengkhianatannya, dan dia telah mulai berharap bahwa dia akan kembali kepadanya.

Alfred mengambil langkah lebih dekat ke Alisa, berusaha untuk memeluknya.

"Apa yang sedang kamu lakukan?"

Sebuah suara yang melengking datang dari dekat.

Ketika Alfred menyadarinya, dia segera menarik tangannya kembali.

Ketika Alisa melihat wanita yang baru saja berbicara, sebuah seringai licik muncul di wajahnya.

'Benar-benar suatu kebetulan! Semua musuhku telah berkumpul di satu tempat,' batinnya.

Wanita itu ternyata adalah Agnes.

"Dari mana asalmu, dasar jal*ng? Beraninya kamu merayu suamiku? Kamu—"

Agnes berhenti berbicara di tengah-tengah kalimatnya. Matanya melebar dengan ngeri ketika dia menunjuk ke arah Alisa dengan gemetar, hanya bisa terdiam dalam keterkejutannya.

Sepertinya dia terkejut dengan penampilan Alisa yang tiba-tiba. Wanita itu seharusnya sudah mati!

"Apakah kamu seorang hantu atau manusia?"

Alisa mengerutkan alisnya dengan heran. Kemudian, sudut bibirnya yang cerah melengkung dan membentuk sebuah senyuman. Sejujurnya, dia benar-benar terlihat seperti hantu yang cantik.

"Ada apa, Agnes? Apakah kamu tidak menyangka bahwa aku bisa memanjat keluar dari kedalaman neraka untuk mencarimu?"

Hanya dengan mendengarnya mengatakan kalimat itu saja sudah membuat hati Agnes menciut dan suatu rasa dingin yang menggigil menjalari tulang punggungnya.

Dia mengingat bagaimana dirinya telah merencanakan untuk membuat Alisa kehilangan keper*wanannya lima tahun yang lalu, yang menyebabkan dia berselisih dengan Alfred. Terlebih lagi, Alisa bahkan terjatuh ke laut dan ditelan oleh ombak.

'Apakah dia benar-benar sudah kembali untuk membalas dendam?'

Saat pikiran itu terlintas di dalam benak Agnes, dia mulai gemetar ketakutan.

Alfred, di sisi lain, tidak berpikir bahwa kemunculannya adalah suatu hal yang buruk. Untuk sesaat, dia melupakan fakta bahwa dia sudah menikah dengan wanita lain.

Hatinya diliputi dengan kegembiraan ketika dia melihat kekasih sejatinya telah datang kembali.

Dia tidak bisa menahan diri untuk tidak mengulurkan tangannya, ingin menyentuh wajah cantik yang dia telah rindukan setiap siang dan malam.

Tiba-tiba, Alisa menampar wajahnya dengan keras.

"Alisa, apa kamu sudah gila?"

Agnes memelototinya dan menyentuh pipi Alfred yang memerah, segera merasa kasihan kepadanya.

Tapi kemudian, Alfred mendorong Agnes untuk menjauh dan menatap Alisa dengan tatapan yang penuh kasih sayang.

"Alisa, aku tidak akan berusaha membuat alasan ... aku pantas mendapatkan tamparan darimu itu. Aku sudah memaafkanmu karena mengkhianatiku. Apakah ada kemungkinan bahwa kamu bersedia untuk kembali padaku?" tanyanya.

Kali ini, Alisa sudah terlalu muak dengan perilaku Alfred yang tidak tahu malu.

"Astaga ... pengakuan cintamu sangat menyentuh, ya? Jika aku belum pernah mati sekali, aku pasti sudah akan menangis dengan terharu sekarang. Maaf untuk memecahkan imajinasimu, tapi aku tidak butuh dimaafkan. Agnes yang mengatur segalanya agar dia bisa menikahimu!"

Alfred melirik Agnes dan bertanya, "Apa yang dimaksud oleh Alisa dengan itu?"

Tiba-tiba, wajah Agnes menjadi pucat pasi. "Jangan dengarkan omong kosong wanita itu!"

Sebuah pertunjukan yang menghibur akan segera terjadi. Pada saat itu, siaran bandara bergema di seluruh bandara.

"Pengumuman darurat bagi para pengunjung bandara. Jika ada seorang pengunjung yang kehilangan anaknya, mohon perhatikan pengumuman berikut. Kami telah menemukan dua anak di sini, satu perempuan dan satu laki-laki. Nama anak perempuan itu adalah Emilia Pohan, dan nama anak laki-laki itu adalah Efendi Pohan. Jika salah satu dari Anda adalah orang tua mereka, silakan datang ke aula layanan bandara sesegera mungkin. Saya ulangi, silakan datang ke..."

'Efendi dan Emilia!'

Alisa segera pergi dengan tergesa-gesa ke arah aula layanan dan meninggalkan Alfred dan Agnes.

Alfred ingin mengikutinya, tapi Agnes segera menghentikannya.

Dia berdiri di sana dan menyaksikan Alisa yang semakin menghilang ke kejauhan, tenggelam dalam pikirannya sendiri.

Setelah melihat reaksi suaminya, Agnes menggertakkan giginya dengan geram. Kebencian yang dalam segera memenuhi matanya.

Sekali lagi, Alisa telah berhasil mengalahkannya.

Dia sangat mencintai Alfred dan dia telah melakukan semua yang dia bisa lakukan hanya untuk menikahinya. Lima tahun telah berlalu sejak saat itu, tapi pria itu masih belum bisa melupakan Alisa. Dan sekarang, wanita jal*ng itu ternyata masih hidup dan telah muncul kembali ke dalam kehidupannya. Agnes hampir hancur.

Begitu Alisa tiba di aula layanan, dia melihat Emilia dan Efendi duduk di dua kursi dengan tenang.

"Oh, anak-anakku! Aku sangat ketakutan. Aku mengira bahwa aku akan kehilangan kalian berdua selamanya."

Dia buru-buru menghampiri untuk memeluk mereka. "Kalian berdua berlari ke mana?"

"Aku sedang pergi untuk mencari papa kita!" ucap Emilia dengan nada gembira dan polos.

"Papa kalian? Siapa dia?" Alisa tercengang mendengar jawaban itu.

"Ini semua adalah salah Emilia. Dia melihat seorang pria tampan tadi dan dia segera memanggilnya 'papa'," keluh Efendi.

Mendengar itu, Alisa menjadi khawatir dengan perilaku putrinya yang sembarangan.

"Emilia, tolong jangan lakukan itu lagi. Itu sangat berbahaya. Apakah kamu mengerti maksudku?"

Emilia mengangguk dengan patuh.

Alisa menghela napas dan membungkuk kepada staf di samping yang telah menjaga anak-anaknya.

"Maaf telah merepotkan kalian. Siapa yang mengirim mereka ke sini? Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kebaikannya."

Sang staf tersenyum kepadanya dan menjawab, "Anak-anak Anda sangat beruntung karena mereka telah bertemu dengan seorang pria terkemuka yang baik hati. CEO dari Grup Mulyadi adalah orang yang membawa mereka ke sini."

Jantung Alisa berdegup dengan kencang ketika dia mendengar itu. Dia meraih anak-anaknya dan berlari keluar, menyebabkan kedua anak kembarnya ketakutan.

Tetapi, pada saat dia berlari keluar, pria itu sudah pergi dan tidak dapat ditemukan. Satu-satunya hal yang bisa dia lihat hanyalah sebuah Maybach yang melesat melewati mereka.

Dia melihat ada seorang pria yang duduk di dalam mobil. Ketika dia melewati mereka, dia menaikkan jendela mobil.

Maybach itu segera menghilang, dan Alisa bahkan tidak dapat melihat wajahnya dengan jelas.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFTER THAT NIGHT (CEO)
8.8
Darren Hawk, CEO teknologi di New York, berencana melamar kekasihnya, Angela Rawllies, seorang desainer ternama di Paris. Namun, ambisi cintanya terhambat oleh perjodohan ibunya dengan Xavia Price, model papan atas dari kalangan elit. Meski Darren bertekad menjaga jarak, sebuah insiden dalam satu malam mengubah segalanya dan menjebaknya dalam dilema besar. Kini, ia harus memilih antara cintanya pada Angela atau tanggung jawabnya kepada Xavia yang mendesak.
Sampul Novel Air Mata di Antara Bunga
8.8
Setelah dikhianati oleh Bastian Wicaksono yang membatalkan pertunangan demi Sarah Laksmana, hidup Vanya Devara hancur total akibat kebangkrutan keluarga dan kematian ayahnya. Rangga Mahardika kemudian muncul menjadi penyelamat yang melunasi seluruh utang dan mendampinginya selama tiga tahun. Namun, tepat sebelum pernikahan mereka, Vanya tidak sengaja mendengar rahasia kelam. Rangga ternyata adalah sosok yang menghancurkan keluarganya. Vanya menyadari bahwa kebaikan sang miliarder hanyalah penebusan dosa atas konspirasi yang ia ciptakan sendiri.
Sampul Novel Pengantin Sempurna Sang CEO: Kesepakatan dengan Iblis yang Menyamar
8.1
Leyla sering dicap sebagai wanita licik yang pandai menggoda pria demi ambisinya. Namun, publik terkejut saat ia mendadak dinikahi oleh Colton, sang miliarder playboy, setelah pertemuan singkat. Meski awalnya dianggap sebagai kesepakatan bisnis tanpa rasa, dinamika mereka berubah drastis saat Colton menunjukkan kerapuhannya di sebuah pesta. Leyla akhirnya menyadari bahwa seluruh pertemuan dan pernikahan mereka adalah rencana matang yang telah disusun Colton sejak awal.
Sampul Novel Cinta Palsumu Menghancurkan Hidupku
9.4
Bagi Pratama, Dewi hanyalah persinggahan sementara sebelum ia kembali ke pelukan kekasih masa lalunya. Setelah mencampakkan Dewi, ia membiarkan wanita itu hancur dalam hinaan keluarganya. Di tengah kegelapan masa depan yang penuh luka akibat janji palsu, Dewi bertemu Reza. Pria ini menawarkan ketulusan yang sangat berbeda dari pengkhianatan sebelumnya. Kini, Dewi harus memilih antara menutup diri atau kembali membuka hati di bawah bayang-bayang trauma masa lalu.
Sampul Novel Gadis Tak Terlihat dan Sang Jutawan
9.7
Beatriz Sosa berjuang keras demi kesembuhan adiknya di Villa Esperanza yang kejam. Saat terdesak, Eduardo Moura, pewaris kaya yang angkuh, menawarinya kesepakatan rahasia sebagai mata-mata di kediamannya. Dengan imbalan uang dan perlindungan, Beatriz harus terjebak dalam intrik kekuasaan yang mengancam martabatnya. Di tengah kemewahan dan rahasia kelam, muncul gairah terlarang yang menantang batas kelas sosial serta menguji seberapa jauh Beatriz berani mempertaruhkan hatinya.
Sampul Novel Malam Pertama dengan CEO
9.7
Kehidupan Kara hancur saat suaminya menjualnya kepada Angkasa, seorang CEO kaya, di malam pernikahan mereka. Wajib melayani Angkasa selama sebulan, Kara justru hamil. Namun, Angkasa menolak mengakui janin itu karena salah paham dan mengusirnya. Di tengah tekanan mantan suami dan mertua, Kara berjuang sendiri hingga sukses jadi desainer. Saat Angkasa kembali untuk memohon maaf, akankah Kara bersedia membuka pintu hatinya yang telah terluka?