Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Makmum Kedua Suamiku Sahabat Baik ku

Hati Aisyah hancur saat suaminya meminta izin untuk menikahi sahabat baiknya sendiri. Meski terluka, ia memilih bertahan dan mengizinkan poligami tersebut demi keutuhan rumah tangga. Namun, kehidupan barunya justru penuh penderitaan karena sang imam bersikap dingin dan enggan memberikan kasih sayang padanya. Di tengah perlakuan kasar dan kata-kata menyakitkan, Aisyah harus menguji kesabarannya. Sanggupkah ia tetap bertahan dalam pernikahan yang tidak adil ini?
Bab
Bagikan

Bab 1

Seorang wanita cantik berhijab syar'i bernama Khadijah Aisyah, atau yang sering disapa Aisyah tengah menyiram tanaman di halaman rumahnya. Terlihat dia sangat bahagia melihat semua tanamanya tubuh subur. Tiba-tiba saja Aisyah dikejutkan oleh kedatangan sang sahabat baik.

"Assalamualaikum Aisyah!" Difa mengucapakan salam dengan lembut, sembari tersenyum manisnya dan menghampiri wanita muda itu.

"Waalaikumsalam," jawab Aisyah dengan nada lembut, dan senyuman berbinar-binar dari wajahnya.

Difa menghampiri Aisyah. Kemudian, diam seribu bahasa. Sebab, ia sedikit ragu mengungkapkan sesuatu yang akan sangat menyakiti ibu beranak satu tersebut.

Aisyah merasa tidak enak hati. Karena, tidak seperti biasanya Difa gugup di hadapannya. Namun, ia masih berpikir positif bahwa tidak akan terjadi apa-apa.

"Aisyah, bisa kita berbicara di dalam? Apakah di dalam ada suamimu?" tanya Difa dengan ragu-ragu. Sebab, takut Aisyah marah.

Namun, Aisyah tersenyum sambil menganggukan kepala tetap berpikir positif kalau semua baik-baik saja. Kemudian, mereka bergegas masuk ke dalam dan duduk di ruang tamu. Pada saat itu juga suaminya Aisyah datang dan duduk bersama mereka.

Tiba-tiba saja jantung Aisyah berdetak dengan kencang, saat melihat tatapan suaminya untuk sang sahabat. Wanita itu berpikir apa yang sebenarnya terjadi?

"Aisyah maafkan aku," ucap Putra dengan tutur kata yang lembut.

Sontak saja membuat Aisyah langsung menatap wajah Putra. Kemudian, dia melirik sekilas ke arah Difa. Hatinya benar-benar kacau, pikirannya terbang melayang karena mendengar kata maaf dari sang suami.

"Ma-maaf untuk apa, Mas?" tanya Aisyah gugup.

Sebab, dia tidak sanggup jika yang ada di dalam pikirannya terjadi. Aisyah benar-benar gelisah ingin segera mendapatkan jawaban dari sang suami.

Putra berpindah posisi mendekati Difa, membuat Aisyah susah bernapas, seperti kehilangan oksigen dan menerka-nerka mereka memiliki hubungan spesial. Bulir-bulir bening mulai menghiasi kelopak matanya yang indah.

"Kami akan segera menikah," ungkap Putra sambil memegang tangan Difa dengan sangat mesra, di hadapan sang istri.

Aisyah langsung menitihkan air mata, dia tidak percaya apa yang ia dengar barusan dari mulut sang suami yang ingin menikah Difa. Wanita itu kesulitan bernapas saat ini seperti kehilangan oksigen.

Putra langsung menghampiri sang istri. Kemudian, memeluk Aisyah dengan lembut. Sedangkan wanita itu sudah terisak-isak mendengar suaminya ingin menikahi Difa sang sahabat baik. Padahal, usia pernikahan mereka baru menginjak dua tahun.

Namun, Putra sudah izin untuk menikah lagi. Apakah alasannya. Mengapa mereka tega mengkhianati dirinya seperti ini?

"Mengapa Mas?" tanya Aisyah lirih, dengan nada bergetar menahan tangisannya.

Putra terdiam. Karena, dia tidak mungkin berucap jujur. Sebab ia takut Aisyah semakin sedih mendengar kejujurannya .

"Katakan Mas!" pinta Asiyah lirih, air matanya mulai mengalir deras membasahi seluruh wajahnya yang cantik.

Putra menghela napas panjang. Karena, perkataannya ini akan sangat menyakiti hati Aisyah. Kemudian, dia melirik ke arah Difa yang sejak tadi hanya diam seribu bahasa.

"Maaf, aku ingin merasakan kesucian wanita," ungkap Putra lirih.

Seperti disambar petir di siang bolong, Aisyah tidak menyangka suaminya akan menikah karena kekurangannya itu. Padahal, Putra tahu ia kehilangan kesucian karena jebakan seseorang sebelum pernikahan mereka.

"Kamu tau Mas, aku menikah sama kamu memang tidak suci lagi. Tetapi, semua itu sudah menjadi keputusanmu. Lalu, mengapa sekarang mempermasalahkan itu?" tanya Aisyah dengan nada bergetar, dan bulir-bulir bening mulai menghiasi kelopak matanya yang indah.

Putra dan Difa masih terdiam. Karena, mereka merasa bersalah sudah mengkhianati Aisyah sejak dua tahun ini.

"Aku juga tidak ingin pria itu merenggut kesucianku Mas. Tetapi, semua sudah terjadi. Aku di dijebak!" tambah Aisyah dalam isak tangisnya.

Aisyah semakin terisak-isak, mengingat kembali kejadian malam kelam tiga tahun lalu, saat dirinya dijebak orang yang tidak ia kenali. Bahkan, tidak dapat melihat wajah pria itu.

Yang ada di dalam ingatan Aisyah, hanya dia di kamar hotel tanpa sehelai benang dan bercak darah kesucian miliknya yang sudah direnggut.

"Maafkan kami Aisyah, ini semua salahku yang sudah membuat suamimu jatuh cinta padaku," ujar Difa pelan, dengan menundukkan pandangannya.

Aisyah langsung menatap sahabat baik yang selama ini menjadi teman curhat. Namun, wanita itu malah masuk ke dalam mahligai rumah tangganya bersama sang suami.

Tidak sanggup lagi melihat suaminya bersama wanita lain, Aisyah memilih masuk ke dalam kamar untuk menenangkan diri sebentar, agar dia tidak salah mengambil keputusan.

"Mas, aku pergi dahulu. Kamu bicaralah dengan Asiyah," ujar Difa pelan, merasa bersalah atas kesedihan yang dirasakan sang sahabat.

Putra menganggukkan kepala. Kemudian, dia bergegas masuk ke dalam kamar dan melihat Aisyah menangis tersedu-sedu. Jujur hatinya sakit melihat wanita yang ia cintai menangis seperti ini.

Namun, dia juga tidak bisa berbuat apa-apa. Sebab, sangat yakin ingin menikahi Difa. Wanita yang masih segel belum disentuh orang.

"Aisyah, aku minta maaf," ujar Putra lirih sambil mendekati sang istri.

Aisyah langsung menatap wajah suami yang sangat ia cintai. Sebab, mereka sudah lama bersama. Namun, sang suami akan menikahi wanita lain yang menjadi sahabat baiknya.

"Aku tidak menginginkan malam kelam itu. Tetapi, semua sudah terjadi! Bahkan, kita sama-sama tidak tahu siapa pria itu," ungkap Aisyah lirih.

Putra hanya diam. Karena, dia juga sangat hancur saat mengetahui kesucian Aisyah direnggut oleh seseorang yang tidak mereka kenal.

"Sampai saat ini, aku tidak tahu siapa pria itu. Bahkan, melihat wajahnya saja tidak! Apakah ini penyebab kamu tidak mau menyentuhku?" tanya Aisyah dengan nada bergetar, menahan air mata agar tidak tumpah.

Bulir-bulir bening mengalir deras membasahi seluruh wajah cantik Aisyah, wanita itu mencoba mengatur napasnya. Sebab, tidak sanggup mendengar jawaban dari sang suami.

Putra diam. Kemudian, dia menganggukan kepala. Hal itu membuat Aisyah semakin terisak-isak. Karena, sang suami tidak pernah memberikan dia surga dunia sejak anak mereka terlahir ke dunia.

Bersambung.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Masih Bocil, Om
9.5
Ulang tahun ke-18 yang seharusnya indah berubah menjadi kenyataan pahit bagi seorang gadis muda. Ia terpaksa menikah dengan David, pria dewasa yang asing baginya. Alih-alih romantis, interaksi mereka justru diwarnai perdebatan konyol soal kartu kredit versus uang tunai untuk membeli jajanan. Di tengah ketidakpastian masa depan pernikahannya, sosok Dinar muncul dan terang-terangan menanti status jandanya. Akankah ia menemukan bahagia atau justru terjebak sengsara?
Sampul Novel Balas Dendam Putri Konglomerat
8.2
Aluna hancur saat memergoki suaminya, Dian, menemani Ratnasari di rumah sakit ketika ia sedang berjuang untuk program bayi tabung. Pengkhianatan memuncak saat Aluna dikurung dan dipaksa menggugurkan kandungannya akibat sabotase obat. Setelah kehilangan bayinya dan diusir dari rumah, identitas asli Aluna terungkap sebagai putri konglomerat media yang hilang. Kini, sang pewaris telah kembali untuk menuntut balas pada semua orang yang telah menghancurkan hidupnya.
Sampul Novel Be Your Pet
9.2
Demi membiayai pengobatan sang ibu di rumah sakit, Erick yang berusia dua puluh tahun terpaksa mengambil keputusan drastis. Ia setuju menjadi 'peliharaan' bagi Jason, seorang pria penyuka sesama jenis dengan kecenderungan BDSM yang sangat dominan. Kehidupan Erick pun berubah drastis saat ia terjebak dalam dinamika penuh kekerasan, kata-kata kasar, dan penghinaan. Mampukah Erick bertahan dalam hubungan ekstrem yang penuh dengan konten dewasa ini demi sosok ibunya?
Sampul Novel Benih Satu Milyar
8.0
Nara harus menelan pil pahit saat ibu kandungnya menjual kesuciannya di usia delapan belas tahun demi melunasi utang. Niat hati merantau ke kota demi mencari sang ibu yang menghilang sejak ia kecil, Nara justru terjebak dalam nasib kelam. Pertemuan yang ia dambakan malah menghancurkan masa depannya secara total. Kini, tiga tahun telah berlalu sejak kejadian tragis tersebut, dan Nara terpaksa menjalani kehidupan yang tak pernah ia bayangkan sebagai seorang sugar baby.
Sampul Novel Cacat Sebagai Penebus Jasa
8.5
Bagi sang anak, dilahirkan ke dunia dianggap sebagai beban utang yang harus dibayar kepada ibunya. Demi menebus segala jasa tersebut, ia rela mengorbankan raga hingga mengalami kecacatan fisik yang permanen. Pengorbanan tragis ini dilakukan hanya demi satu tujuan, yaitu menyentuh nurani sang ibu agar mau memberikan pengampunan tulus. Sebuah kisah pengabdian menyakitkan yang menguji batas antara bakti dan penderitaan dalam hubungan keluarga.
Sampul Novel Istri Sah Hanya Dianggap Pembantu
9.2
Aluna Maheswari menderita akibat sikap dingin Renandio serta pengkhianatan keluarga besarnya. Usai menggugat cerai, ia bertemu Dion Ardianata, duda kaya yang membesarkan putranya, Elvano, sendirian. Hubungan mereka bermula saat Aluna menyelamatkan Elvano dari kecelakaan. Bocah yang merindukan kasih sayang ibu itu pun mulai melekat padanya. Meski benih cinta tumbuh, masa lalu yang kelam dan orang-orang yang iri menjadi penghalang besar bagi kebahagiaan baru mereka.