Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Kukira Dia Cinta, Ternyata Pemberi Luka

Saat keluarga Riko Fosa sibuk menjaga persalinan Erni Lousa demi menghalangi Nisa, sang istri justru memilih tidak hadir. Riko mengira Nisa hanya kekanak-kanakan dan berniat memaafkannya jika Nisa bersedia mengasuh anak tersebut. Riko tidak tahu bahwa Nisa telah mengajukan keberangkatan ke PBB untuk menjadi dokter lintas batas. Dalam seminggu, Nisa akan mencabut kewarganegaraannya dan pergi selamanya, memutus semua hubungan dengan Riko tanpa ada kesempatan bertemu lagi.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Aku benar-benar nggak mengerti kenapa dulu aku mengizinkan Riko menikah dengan pembawa sial sepertimu! Kamu berhenti kerja, apa kamu berencana hidup santai, malas, dan menunggu Riko menanggung semua bebanmu?" ucap ayah mertuaku dengan suara yang keras.

"Bahkan pekerjaan sebaik itu saja tidak bisa kamu pertahankan. Apa lagi yang bisa kamu lakukan? Kalau dari awal kami tahu kamu seburuk ini, sudah pasti kami nggak akan membiarkanmu masuk ke keluarga ini!"

"Sekarang Erni sedang lemah dan perlu banyak biaya untuk dirinya dan anak itu. Bukannya membantu meringankan beban Riko, kamu malah menambah masalah. Apa pantas istri bersikap seperti itu?" timpalnya lagi.

Mendengar semua itu, aku hanya merasa konyol.

"Lalu bagaimana dengan Riko? Saat aku sedang studi lanjut, dia justru menghamili perempuan lain. Apa suami seperti itu pantas disebut baik?" sahut aku.

"Nisa, cukup! Semua ini juga demi kebaikanmu!" bentak Riko.

Riko mengernyitkan alisnya dan menatapku dengan pandangan yang dingin.

"Karena kamu nggak bisa melahirkan, aku meminta Erni melahirkan anak untukmu. Aku cuma mau kamu merasakan bagaimana menjadi seorang ibu. Kenapa kamu nggak bisa mengerti ketulusanku?"

"Lagian, ini cuma bayi tabung. Bukankah ini hal yang saling menguntungkan? Keinginan Erni untuk menjadi seorang ibu terpenuhi sebelum dia meninggal, dan kamu pun bisa memiliki anak tanpa harus merasakan sakit. Aku benar-benar nggak tahu apa yang membuatmu marah!"

"Kalau bukan karena Erni dua tahun lalu menyelamatkanku dalam kecelakaan mobil, aku sudah mati. Orang tuanya juga sudah tiada dan sekarang dia divonis kanker stadium akhir. Dalam waktu dekat, nggak akan ada lagi orang yang mengingatnya."

"Sebagai sesama perempuan, apa nggak seharusnya kamu bersimpati padanya? Kenapa terus menyalahkannya? Atau di matamu aku cuma lelaki kotor dan keji?"

Erni menggenggam tangan Riko dengan wajah penuh rasa iba, lalu menatapku sambil berkata,

"Kak Nisa, tolong jangan marah lagi, ya. Semua ini salahku. Aku janji, mulai sekarang aku nggak akan lagi muncul dalam hidup kalian. Tapi, kumohon, jangan sampai hubungan kalian rusak karena aku."

Melihat keempat orang di hadapanku yang jelas sudah berdiri di pihak yang sama, aku hanya bisa tertawa dalam hati. Ternyata, inilah yang disebut keluarga sejati.

Saat itu, Riko tiba-tiba berbicara dengan suara dingin dan tegas, "Nisa, kesabaranku juga ada batasnya. Kalau kamu berani menyakiti Erni tanpa alasan lagi, jangan salahkan aku kalau aku bersikap keras!"

"Kalau kamu masih mau hidup bersamaku, berhentilah membuat keributan. Di pesta syukuran satu bulanan bayi minggu depan, aku akan mengakui di depan seluruh keluarga dan teman kalau kamu adalah ibu dari anak ini."

Minggu depan?

Aku melirik sekilas bayi yang sedang tertidur di kereta dorong. Minggu depan aku akan berangkat ke luar negeri. Namun, sebelum pergi, aku tidak keberatan memberi mereka sebuah kejutan yang tidak akan pernah mereka lupakan seumur hidup.

Aku menatap mereka tanpa ekspresi, lalu mengangguk sambil berseru, "Baiklah."

Setelah itu, tanpa memedulikan reaksi mereka, aku berbalik menuju kamar untuk mulai berkemas. Lantaran sudah memutuskan pergi untuk selamanya, aku tidak ingin meninggalkan sedikit pun jejakku di rumah ini.

Suara tawa dari ruang tamu terdengar samar di balik pintu. Tanganku yang sedang melipat pakaian sempat terhenti sejenak.

"Erni, anak ini kita beri nama Rierni Fosa saja, ya? Nama ini bisa selalu mengenang Erni. Jadi, meskipun nanti dia memanggil orang lain sebagai ibu, dia nggak akan melupakanmu, ibu kandungnya yang sebenarnya."

Meskipun aku tidak melihatnya langsung, aku bisa membayangkan wajah Riko yang penuh kasih saat mengucapkan kalimat itu. Sementara hatiku sudah lama dibuat hancur olehnya.

Aku teringat bulan lalu, saku buru-buru pulang membawa oleh-oleh yang kubeli khusus untuknya dari luar negeri. Namun, di depan pintu rumah, aku justru melihat Riko berjalan beriringan sambil bergandengan tangan dengan Erni.

Berbeda dengan wajah panik Riko, Erni justru menatapku dengan bingung, lalu bertanya seolah-olah aku orang asing yang sedang tersesat, "Apakah kamu nggak salah rumah? Ini rumahku."

Aku tidak mengatakan sepatah kata pun, hanya menatap perutnya yang sudah membesar dengan pandangan kosong. Sepuluh bulan aku pergi, tetapi suamiku membawa kekasih lamanya tinggal di rumah kami dan perempuan itu bahkan sedang mengandung.

Apa yang telah terjadi selama waktu itu sudah terlihat jelas tanpa perlu dijelaskan. Hingga akhirnya, Riko yang tampak panik berdiri di depan Erni dan berkata, "Ini istriku, Nisa Yusad."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel Cinta di Tengah Bahaya
8.5
Saat hamil, sang istri terharu menyerahkan seluruh tabungannya pada Arif yang berjanji berubah. Namun, ia justru menyaksikan para penagih utang bersikap hormat pada suaminya yang ternyata bos mafia kaya. Di dalam mobil mewah, Arif dan sahabat kecilnya, Lina, sepakat melanjutkan sandiwara kemiskinan ini untuk menguji kesetiaannya melahirkan anak mereka. Menyadari cintanya selama ini hanya dipermainkan lewat ujian kejam, ia pun menangis dan bertekad menolak cinta penuh kebohongan tersebut.
Sampul Novel Dibuang, Bangkit, Menang!
8.1
Tiga tahun Cindy berbakti sebagai istri, namun sang suami menceraikannya demi wanita lain hingga ia jadi bahan hinaan kota. Pasca perpisahan, Cindy bangkit menunjukkan bakat terpendamnya hingga meraih sukses besar. Saat mantan suaminya menyesal dan mengemis ingin kembali, Cindy tegas menolaknya. Di tengah momen itu, seorang pria tampan yang kini menjadi suaminya muncul melindungi Cindy, memperingatkan sang mantan agar tidak lagi mengganggu hidup mereka.
Sampul Novel Istri Dekilku Anak Sultan
7.9
Penyesalan mendalam menghampiri Alif setelah menceraikan Shinta, wanita yang dahulu ia anggap dekil namun rupanya merupakan pewaris tunggal dari konglomerat pemilik tempatnya bekerja. Shinta kini harus memimpin perusahaan sembari menghadapi ancaman pembunuhan dari para musuh yang mengincar takhtanya dalam perebutan kekuasaan. Di tengah bahaya yang mengintai, Shinta berjuang mempertahankan hidupnya sekaligus menemukan cinta sejati pada sosok Raka, pria setia yang selalu menyelamatkannya.
Sampul Novel Istri Gelap Tuan Arrogant
9.0
Kinanti tidak pernah menduga nasibnya akan berakhir sebagai istri siri dari majikannya sendiri, Adam. Padahal, pria itu telah memiliki istri bernama Renata yang sangat dicintainya. Keadaan menjadi semakin rumit saat Kinanti mengandung anak Adam. Kini, rahasia besar tersebut berada di ambang kehancuran. Bagaimana reaksi Adam saat mengetahui kehamilan Kinanti? Dan apa yang akan terjadi jika Renata mengetahui bahwa suaminya diam-diam memiliki istri gelap?
Sampul Novel Kejahatan Termanis
7.9
Nevilla melakukan kesalahan fatal saat mengejar ambisi jabatan di perusahaan dengan mendekati Adero. Keputusannya berpaling dari Aron justru membangkitkan bayang-bayang kelam dari enam tahun silam. Saat ikatan mereka kian erat, Nevilla terjebak tanpa celah untuk melarikan diri. Kini, ia harus berhadapan dengan sosok pria berbahaya yang mengancam akan menghancurkan seluruh hidupnya, menyeretnya ke dalam konflik masa lalu yang sangat mematikan.