Sampul Novel Klinik Khusus Pramugari Seksi

Klinik Khusus Pramugari Seksi

9.8 / 10.0
Demi memenuhi standar postur tubuh pramugari, sang kekasih merekomendasikan sebuah klinik perawatan khusus. Namun, kecurigaan muncul saat terdengar suara rintihan dan jeritan kesakitan dari balik ruang dokter. Saat berniat mundur dan pergi, sang protagonis justru diseret paksa masuk oleh seorang dokter bertubuh tinggi. Di dalam ruangan, ia diikat dalam posisi yang memalukan sementara sang dokter mulai menggunakan berbagai peralatan medis khusus untuk memulihkan kekencangan tubuhnya.

Klinik Khusus Pramugari Seksi Bab 1

Demi mencapai standar postur tubuh pramugari, kekasihku memperkenalkanku ke sebuah klinik khusus perawatan tubuh. Namun, di balik pintu ruang dokter, terdengar suara memelas dan jeritan kesakitan yang meningkatkan imajinasi.

Saat aku hendak menyerah, aku diseret masuk oleh seorang dokter bertubuh tinggi.

Dia mengikatku dengan pose memalukan, lalu mengambil peralatan, mulai membantuku memulihkan kekencanganku.

Demi mencapai standar postur tubuh pramugari, kekasihku memperkenalkanku ke sebuah klinik khusus perawatan tubuh. Namun, di balik pintu ruang dokter, terdengar suara memelas dan jeritan kesakitan yang meningkatkan imajinasi.

Saat aku hendak menyerah, aku diseret masuk oleh seorang dokter bertubuh tinggi.

Dia mengikatku dengan pose memalukan, lalu mengambil peralatan, mulai membantuku memulihkan kekencanganku.

Namaku Alora Landari. Aku adalah seorang pramugari unggul.

Makna dari namaku adalah cantik, sama seperti diriku yang begitu cantik.

Aku memiliki tinggi badan 172 sentimeter dengan kedua mata berkilauan dan kaki indah yang putih panjang. Buah dada yang memukau dan wajah indahku bisa membuat semua pria terpana kepadaku.

Berhubung aku sangat mengejar yang namanya kecantikan, aku berharap kecantikanku bukan hanya bisa menyenangkan diriku saja, tetapi juga lebih menyenangkan pasanganku, Fedro Amara.

Dengan begitu, aku menjalani banyak operasi untuk meningkatkan tubuh, termasuk pembesaran payudara, peningkatan sensitivitas ….

Namun, aku tidak hanya puas dengan perubahan di permukaan tubuhku, aku juga berharap bagian anuku semakin kencang. Dengan begitu, aku bisa merasakan rangsangan yang lebih bagus, membuat dirinya bagai terbang di atas langit.

“Fedro, apa rumah sakit yang kamu katakan itu bisa dipercaya? Resmi nggak? Masalah bagian bawah tubuh nggak boleh teledor. Kalau nggak hati-hati, nanti kebahagiaan kita berdua akan hancur,” gumamku sembari menumbuk dada kekasihku dengan penuh rasa ragu.

“Astaga, tenang saja, rumah sakit ini dibuka oleh temanku, kualitasnya pasti bagus dan juga resmi. Aku itu kekasihmu, mana mungkin aku akan mencelakaimu? Apa kamu ingin semakin puas lagi? Kita segera ke sana. Kamu tenang saja.”

Fedro menatapku dengan tatapan penuh harapan. Tangannya juga tidak berhenti menepuk dadanya untuk menjamin.

Ketika kepikiran saat operasi, teman dari kekasihku akan masuk ke …. Bahkan hanya memikirkannya saja, sekujur tubuhku mulai merasa membara. Aku menggigit bibirku dan mengangguk tanda aku menantikannya.

Dengan demikian, aku dan Fedro datang ke rumah sakit.

Hanya saja begitu memasuki rumah sakit, aku merasa sangat aneh. Tirai ranjang malah ditutup rapat di siang bolong, begitu pula dengan pintu klinik. Terkadang terdengar suara yang membuat orang berkhayal tinggi dari dalam sana.

“Dok, ah! Aku nggak tahan lagi. Aku mohon yang pelan.”

“Tahan. Baru begini saja. Air … sebanyak ini. Tutup mulutmu. Dasar genit.”

Ketika mendengar suara peralatan yang tidak berhenti bergesekan dan suara air yang deras, wajahku spontan merona. Bahkan Fedro juga merasa canggung. Dia mengusap hidungnya untuk menghiburku.

“Uhuk … setiap hari ada begitu banyak orang yang datang melakukan pemeriksaan. Wajar kalau temperamennya agak buruk. Kamu bersabar sedikit, Istriku.”

Tidak lama kemudian, pintu klinik terbuka. Teman baiknya, Dimas Genaldi, berjalan keluar.

Jantungku spontan berdetak kencang ketika melihat pria di depanku dengan alis tegas, mata berbentuk seperti bunga persik, bibir tipis, tubuh tinggi dan kekar.

Di benakku spontan membayangkan seandainya tadi bokongku yang dipukul kuat di dalam klinik, lalu dihina mati-matian, rasanya pasti sangat nyaman.

Kepikiran hal ini, aku mulai merasa haus. Bagian bawah tubuhku juga mulai terasa berbeda.

“Halo, Bu Alora, aku adalah sahabat baik Fedro, Dimas. Sekarang kamu bisa masuk untuk melakukan pemeriksaan. Fedro, kamu tunggu sebentar di luar.”

Begitu melihatku, Dimas langsung mendesakku untuk masuk. Aku pun merasa curiga. Hanya saja, di bawah bujukan Fedro, aku pun menuruti apa katanya untuk masuk ke ruangan.

Pasien yang baru melakukan pemeriksaan tadi sedang mengenakan pakaiannya. Wajahnya kelihatan merona. Bulir-bulir keringat kelihatan membasahi rambut di ujung keningnya. Ketika melihat aku dan Dimas memasuki ruangan, dia pun menunjukkan ekspresi bercanda. “Dik, nanti kamu turuti apa kata dokter. Aku jamin kamu pasti datang lagi lain kali.”

Ucapan dengan makna candaan wanita membuatku kebingungan. Hanya saja, ketika melihat bekas air di bangku pemeriksaan dan juga rak yang berjatuhan, aku spontan berpikir kebanyakan. Apa operasi seperti ini akan terasa ketagihan? Jangan-jangan memang ….

“Sudahlah, buka celanamu, lebarkan pahamu, lalu berbaring di atas ranjang pemeriksaan.”

Namun, belum sempat aku berpikir, Dimas sudah memerintahku dengan raut dingin. Dia sungguh berbeda dengan sosok ramah tadi. Hanya saja, aku tidak berani berbicara apa-apa, hanya mendengar apa katanya saja, aku pun melepaskan celanaku dengan wajah merona.

“Kalau semua orang selambat kamu, aku cuma bisa punya berapa pasien dalam sehari? Biar kubantu.”

Sepertinya gerakanku terlalu pelan. Dia pun merasa tidak puas, langsung menindihku di atas bangku pemeriksaan dengan kening berkerut. Setelah itu, dia melepaskan semua celanaku, bahkan celana dalamku juga dijatuhkan ke pergelangan kaki.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Klinik Khusus Pramugari Seksi

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Dewi Pendendam
9.3
Dikhianati oleh tunangan dan saudara angkatnya setelah kembali dari desa, Sabrina membalas dendam dengan mendekati paman sang mantan, Charles. Meski awalnya Charles menolak ikatan emosional setelah malam penuh gairah, Sabrina justru memancing harga dirinya hingga mereka terikat selamanya. Kini sebagai bibi mantan kekasihnya, Sabrina yang dianggap remeh ternyata menyimpan kekayaan miliaran dolar, membuktikan bahwa dia bukan sekadar pemburu harta, melainkan pemilik takhta sesungguhnya.
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel KARENA MANTANMU, KUNIKAHI ADIKMU
8.6
Randika dan mentornya, Charli, mengelola ekspansi bisnis keluarga Baskoro di Bali. Di sana, Randika jatuh hati pada Andini Wijaya, seorang wanita mandiri pemilik sekolah. Namun, asmara mereka terancam saat Junot, mantan Andini, mendadak kembali. Di sisi lain, adik Andini yang bernama Lily berambisi merebut Randika demi mendapat pengakuan sang ayah, Sigit Wijaya. Terjebak dalam dilema masa lalu dan ambisi keluarga, mampukah cinta Randika dan Andini bertahan?
Sampul Novel Kekayaan Besar: Aku Adalah Seorang Miliarder
9.2
Niat hati memberi kejutan ulang tahun, aku justru menyaksikan pengkhianatan kekasihku dengan pria kaya. Dihina karena miskin, hidupku berubah saat pelayan keluarga terkaya mengungkap identitas asliku sebagai pewaris Grup Nelson. Kini dengan kekayaan tak terbatas, aku kembali untuk membalas dendam. Mantan kekasihku bersujud memohon ampun, namun aku hanya berlalu menuju kemewahan. Bagiku, uang hanyalah angka dan aku sangat menikmati cara menghabiskannya.
Sampul Novel KhaRisma
9.0
Penyesalan mendalam menghantui setelah perpisahan yang tak terelakkan terjadi. Kesadaran yang datang terlambat hanya menyisakan duka, karena tangisan tak mampu mengubah kenyataan. Kehadiran sosokmu sebelumnya telah memberi warna dan mengajarkan arti kesetiaan serta pengorbanan yang tulus. Meski mengenalmu membawa rasa sakit dan kesedihan, di sana pula kutemukan kebahagiaan sejati. Kini, andai waktu bisa diputar kembali, aku hanya ingin mengulang setiap detik bersamamu.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan