Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Seorang ibu yang kesepian kehilangan kendali di ambang jendela pada suatu malam. Teman sekelas anaknya dari sekolah olahraga merobek stoking hitamnya dengan kasar dan menjamah tubuhnya. Remaja itu berbisik menggoda, mempertanyakan apakah anaknya mengetahui sisi liarnya. Ketegangan memuncak ketika ayah dari remaja tersebut tiba-tiba masuk ke kamar. Bukannya menghentikan aksi sang anak, pria dewasa itu justru memutuskan untuk turun tangan dan mengajarkan hal yang belum dipahami putranya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Berhenti! Apa aku sudah gila? Daren itu seumuran dengan anakku!

Hatiku dipenuhi rasa malu dan bersalah, tapi tubuhku tidak bisa dikendalikan. Aku bahkan sengaja menggesekkan tubuhku padanya dan mengangkat pinggulku lebih tinggi.

Diam-diam aku melirik ke arahnya, aku ingin tahu apakah Daren menyadari maksud tersembunyiku. Ternyata dia juga diam-diam sedang menatapku.

Begitu tatapan kami bertemu, wajahnya langsung memerah, Daren buru-buru memalingkan muka dan pura-pura mencuci sayur.

Aku pun berpikir, mungkinkah tadi dia juga membayangkan sesuatu yang tidak pantas diucapkan? Bahkan, gerakan terakhirnya yang tampak tidak disengaja itu, bisa jadi dilakukan dengan sengaja?

Makan malam selesai dengan cepat. Daren mengatakan masakanku sangat enak dan berterima kasih atas jamuanku.

Seusai makan, anakku tiba-tiba menunjuk sebotol arak putih di lemari dan bertanya apakah boleh minum dua gelas kecil.

Arak itu sebenarnya hadiah dari poin belanja di supermarket. Arak itu belum pernah dibuka karena di rumah ini hanya ada aku dan anakku.

Melihat wajah mereka berdua penuh harap, aku pun tidak tega menolaknya dan menyetujui.

Namun, aku berpesan, hanya boleh minum sedikit, tidak boleh berlebihan, apalagi sampai mabuk.

Tidak kusangka, mereka malah mengeluarkan tiga gelas. Melihat ajakan mereka yang begitu antusias, akhirnya aku pun ikut minum bersama.

Entah kenapa, aku mulai merasa bahwa alkohol juga bisa membuat orang ketagihan seperti rokok. Makin diminum, makin terasa memabukkan. Yang semula hanya berniat minum sedikit, perlahan berubah menjadi seolah-olah tidak akan berhenti sebelum benar-benar mabuk.

Makin lama minum, anak-anak pun jadi makin banyak bicara.

Kami saling terbuka dan bicara banyak hal. Mata anakku memerah, dia mengatakan bahwa semua ini salahnya hingga aku harus berjauhan dengan ayahnya.

Melihat anakku begitu pengertian, aku sangat terharu dan memeluknya erat-erat.

Saat itu, Daren yang duduk di samping tiba-tiba mulai terisak.

Aku langsung bertanya kenapa.

Daren mengatakan, dia sangat iri pada anakku. Dia juga ingin dipeluk oleh ibunya.

Ternyata, saat Daren masih kecil, ibunya meninggalkannya karena menganggap ayahnya miskin, lalu menikah dengan pria asing dan pindah ke luar negeri.

Katanya, dia sering memimpikan ibunya. Di dalam mimpinya, sosok sang ibu secantik dan selembut diriku.

Makin Daren bercerita, makin dia larut dalam kesedihan. Pemuda setinggi seratus delapan puluh sentimeter itu menangis seperti anak kecil.

Melihatnya begitu menyedihkan, naluri keibuanku pun tidak bisa kutahan, aku pun tanpa sadar memeluknya erat.

"Selama kamu nggak keberatan, kamu boleh sering datang ke rumah Tante. Mulai sekarang anggap saja Tante sebagai ibumu. Tante juga akan menyayangimu seperti adiknya Bima."

Mereka berdua menangis tersedu dalam pelukanku.

Terutama Daren, tubuhnya terguncang, wajahnya menempel erat di dadaku, dan cambang halusnya yang menyentuh kulitku justru menimbulkan rasa yang tidak biasa.

Alih-alih mendorongnya menjauh, aku malah memeluknya makin erat. Bahkan keberadaan anakku pun sempat kulupakan.

Akhirnya, kami menghabiskan sebotol penuh arak itu sampai habis.

Tengah malam, aku bermimpi. Adegan dalam mimpi itu persis seperti saat siang tadi di dapur.

Kami sama-sama paham tanpa perlu bicara. Dalam sekejap, suasana berubah menjadi panas. Daren mendorongku ke meja dapur, lalu menundukkan wajahnya ke dadaku dan menghisapnya dengan liar.

Aku membuka lebar kakiku. Aku sepenuhnya menjadi wanita jalang yang tidak tahu malu...

Namun, tepat di saat yang paling genting, aku tiba-tiba terbangun.

Dalam kegelapan, nafsuku masih belum terpuaskan. Gatal yang tidak tertahankan membuatku secara refleks ingin mengatupkan paha, tapi ada sesuatu yang menghalangi. Aku pun menunduk.

Tepat pada saat itu, pandanganku bertemu dengan sepasang mata hitam yang berkilat.

"Ah!"

Seketika aku menjerit karena terkejut. Ternyata itu Daren!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Rudi sangat yakin bahwa Rindu merupakan cinta pertama sekaligus terakhir dalam hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat sahabat karibnya, Jaka, justru merebut sosok wanita tersebut. Meski hatinya hancur, Rudi mencoba tegar dan mengikhlaskan keadaan. Walaupun banyak wanita baru yang silih berganti hadir mencoba mengisi hatinya, bayang-bayang masa kecil bersama Rindu tetap tak tergantikan. Akankah kesetiaan Rudi berujung manis? Simak perjuangan cinta Rudi dalam novel ini.
Sampul Novel Cinta wanita kutubuku
8.6
Elia menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah gedung perkantoran megah tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, segalanya berubah saat ia dipertemukan dengan Edward, putra dari pemilik perusahaan tersebut. Keduanya mulai menjalin kedekatan intens karena harus mengelola sebuah proyek besar yang sama. Tanpa disadari, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Elia terhadap Edward, dan ternyata sang pewaris kaya itu pun merasakan hal yang sama.
Sampul Novel Dibiarkan Mati: Dosa Gembong Mafia
8.6
Suamiku, pemimpin mafia Jakarta, menolak memiliki anak sebelum aku mengungkap rahasia gelapnya: seorang putra dari wanita musuh bebuyutan kami. Kekejamannya memuncak saat dia mencelakaiku hingga keguguran, sementara selingkuhannya membuangku ke jurang. Namun, aku bertahan hidup. Saat aku muncul di TV sebagai arsitek kelas dunia, sang bos mafia kini bersujud di kakiku, memohon pengampunan dari sosok yang dulu ia hancurkan dan biarkan mati begitu saja.
Sampul Novel Elegi of Rosr
9.1
Pasca gagal menikah, hidup Ayu Suwarjo hancur hingga ayahnya terpaksa menjaminkan dirinya pada Roy Punda demi menyelamatkan bisnis keluarga. Lewat kontrak enam bulan, Ayu terikat pernikahan paksa dengan pria sombong tersebut demi kebahagiaan ibunya. Meski awalnya menolak, Ayu harus berjuang menjaga sikap di depan suami barunya. Di tengah rahasia dan petualangan yang menguji kesetiaan, akankah sandiwara pernikahan sementara ini berubah menjadi ikatan cinta yang abadi?
Sampul Novel Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
9.7
Lima tahun menikah, aku mengira Christoper Wijaya telah berubah. Namun, saat ayahku butuh donor sumsum tulang, dia justru asyik bersama simpanan barunya, Iris, hingga ayahku wafat. Christoper berulang kali mengorbankanku demi melindungi gadis itu dalam berbagai insiden maut, bahkan mencuri warisanku untuknya. Saat aku memilih pergi dan menggugat cerai, dia yang tak tahu ayahku telah tiada justru mengirim pesan tentang donor baru. Pengkhianatannya sudah tak termaafkan.
Sampul Novel Hasrat Kedua
9.7
Senja Malini berjuang keras menghidupi dua putrinya sebagai janda sebelum akhirnya dipersunting pengusaha kaya, Dafa Suryaningrat. Meski awalnya hidupnya membaik dan diterima keluarga mertua, kebahagiaan itu sirna saat rahasia Dafa terungkap. Suaminya ternyata mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah kemelut rumah tangga yang hampir hancur, Bagas sang kakak ipar justru jatuh hati padanya. Senja kini terjebak antara mempertahankan pernikahan atau berpaling pada Bagas.