Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Kisah Kejatuhan Seorang Ibu yang Kesepian

Seorang ibu yang kesepian kehilangan kendali di ambang jendela pada suatu malam. Teman sekelas anaknya dari sekolah olahraga merobek stoking hitamnya dengan kasar dan menjamah tubuhnya. Remaja itu berbisik menggoda, mempertanyakan apakah anaknya mengetahui sisi liarnya. Ketegangan memuncak ketika ayah dari remaja tersebut tiba-tiba masuk ke kamar. Bukannya menghentikan aksi sang anak, pria dewasa itu justru memutuskan untuk turun tangan dan mengajarkan hal yang belum dipahami putranya.
Bab
Bagikan

Bab 3

Begitu aku terbangun, dia menatapku dengan pandangan mengejek sambil melihat ke arah kakiku. "Tante, tadi bermimpi yang nggak-nggak, ya?"

Aku mengikuti arah pandangannya, bagian bawah tubuhku ternyata sudah basah kuyup. Rasa malu yang luar biasa membuat wajahku memerah. "Kamu, kamu jangan ngomong sembarangan! Kamu lagi mabuk. Cepat, cepat keluar!"

"Nggak mau! Tante tadi bilang akan menganggapku seperti anak sendiri, 'kan?"

"Kalau begitu, bukankah wajar kalau seorang anak memenuhi kebutuhan ibunya?"

Setelah mengatakannya, Daren tiba-tiba duduk dengan posisi berlutut. Dalam sekejap, otot dadanya yang kekar serta perut kotak-kotaknya yang menggoda tampak jelas di hadapanku.

Aku terkejut dan segera menutup mata dengan tangan. "Kamu, kamu gila, ya?"

Namun, aku tidak bisa menahan diri untuk mengintipnya lewat sela-sela jari. Aku melihat garis rambut yang cukup lebat di bagian bawah perutnya, membentang dari pinggang hingga ke pusar. Pemandangan itu, seketika membuat hasratku memuncak.

Tiba-tiba, terdengar suara tawa ringan yang menggoda. "Tante sedang memikirkan apa?"

Aku segera tersadar dan memalingkan wajah. "Kamu, kamu jangan macam-macam."

Namun, Daren malah menarik tanganku dan menekannya ke bagian terkuat di bawah perutnya. "Suka nggak? Hmm?"

Aku seperti tersengat dan langsung menjauh dengan panik. "Kamu benar-benar sudah mabuk! Anakku dengan baik hati mengundangmu, bagaimana bisa kamu berbuat seperti ini? Kalau kamu sungguh menganggap Tante ibumu, bagaimana bisa kamu melakukan hal seperti ini pada Ibu..."

Daren mencibir sambil mendekat. "Justru karena aku menganggap Tante sebagai ibuku, aku harus membantu Tante memenuhi kebutuhan. Aku nggak tega melihat Ibu menderita."

"Nggak! Nggak boleh! Cepat keluar, anakku ada di kamar sebelah, dia bisa mendengar..."

Aku panik dan mencoba lari ke ujung tempat tidur, tapi Daren menarikku kembali dengan mudah. "Ternyata Tante khawatir tentang itu?"

Setelah mengatakannya, Daren mengangkat tubuhku dengan mudah. Aku berusaha mendorongnya sekuat tenaga, tapi tenaganya terlalu besar. Usahaku melawannya terasa sia-sia. Sampai akhirnya, dia mendorong pintu terbuka dan menekanku berlutut di ambang jendela lorong, aku tetap tidak berhasil melepaskan diri.

Ini lorong apartemen, ada banyak penghuni yang tinggal di sini. Selain itu, juga ada kamera pengawas di pojok dinding.

Aku mulai panik, bahkan suaraku terdengar seperti hendak menangis. "Daren, Tante mohon, jangan. Tante sudah punya suami, Tante nggak mau mengkhianati ayahnya Bima."

Alih-alih sadar, Daren malah merobek stoking hitamku dengan kasar.

Tangannya mencengkeram rambutku, lalu berbisik di telingaku, "Pakai tangan nggak dianggap selingkuh, 'kan?"

Setelah mengatakannya, sepasang tangan kasar penuh kapalan itu menyelusup masuk.

Hanya dengan sekali sentuhan, pertahananku langsung runtuh. Aku mencoba merangkak menjauh, tapi tubuhku lemas tidak berdaya.

Aku menegakkan punggungku, berusaha sekuat tenaga untuk mengendalikan diri, tapi itu sia-sia. Pada akhirnya, seluruh tubuhku kehilangan tenaga dan jatuh lemas, hanya menyisakan pantat montokku yang terangkat tinggi.

Rupanya ini makin membangkitkan nafsu Daren. Dengan gerakan kasar, lima jarinya menyelam dalam-dalam.

Seketika, kepalaku seperti tersambar petir. Gelombang kenikmatan nyaris melenyapkan kesadaranku. Air mata dan air liurku mengalir tanpa bisa kutahan.

Dengan sisa kesadaran terakhir, aku merintih. "Nggak. Pakai tangan juga tidak boleh. Cepat keluarkan..."

Tidak kusangka, Daren benar-benar menghentikannya.

Akhir yang datang tanpa peringatan, justru membuatku hampa, seolah ada yang mengganjal.

Kemudian, aku mendengar suara resleting dibuka. "Tante sendiri yang bilang pakai tangan nggak boleh!"

Setelah itu, Daren mencengkeram pinggangku dengan kasar, lalu mendorong tubuhnya ke depan dengan penuh tenaga...

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B61474" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Goodnovel untuk melanjutkan membaca.
B61474
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta tanpa koma
9.2
Rudi sangat yakin bahwa Rindu merupakan cinta pertama sekaligus terakhir dalam hidupnya. Namun, takdir berkata lain saat sahabat karibnya, Jaka, justru merebut sosok wanita tersebut. Meski hatinya hancur, Rudi mencoba tegar dan mengikhlaskan keadaan. Walaupun banyak wanita baru yang silih berganti hadir mencoba mengisi hatinya, bayang-bayang masa kecil bersama Rindu tetap tak tergantikan. Akankah kesetiaan Rudi berujung manis? Simak perjuangan cinta Rudi dalam novel ini.
Sampul Novel Cinta wanita kutubuku
8.6
Elia menghabiskan hari-harinya bekerja di sebuah gedung perkantoran megah tanpa menarik perhatian siapa pun. Namun, segalanya berubah saat ia dipertemukan dengan Edward, putra dari pemilik perusahaan tersebut. Keduanya mulai menjalin kedekatan intens karena harus mengelola sebuah proyek besar yang sama. Tanpa disadari, benih-benih cinta mulai tumbuh di hati Elia terhadap Edward, dan ternyata sang pewaris kaya itu pun merasakan hal yang sama.
Sampul Novel Dibiarkan Mati: Dosa Gembong Mafia
8.6
Suamiku, pemimpin mafia Jakarta, menolak memiliki anak sebelum aku mengungkap rahasia gelapnya: seorang putra dari wanita musuh bebuyutan kami. Kekejamannya memuncak saat dia mencelakaiku hingga keguguran, sementara selingkuhannya membuangku ke jurang. Namun, aku bertahan hidup. Saat aku muncul di TV sebagai arsitek kelas dunia, sang bos mafia kini bersujud di kakiku, memohon pengampunan dari sosok yang dulu ia hancurkan dan biarkan mati begitu saja.
Sampul Novel Elegi of Rosr
9.1
Pasca gagal menikah, hidup Ayu Suwarjo hancur hingga ayahnya terpaksa menjaminkan dirinya pada Roy Punda demi menyelamatkan bisnis keluarga. Lewat kontrak enam bulan, Ayu terikat pernikahan paksa dengan pria sombong tersebut demi kebahagiaan ibunya. Meski awalnya menolak, Ayu harus berjuang menjaga sikap di depan suami barunya. Di tengah rahasia dan petualangan yang menguji kesetiaan, akankah sandiwara pernikahan sementara ini berubah menjadi ikatan cinta yang abadi?
Sampul Novel Harga Simpanan Sembilan Belas Tahunnya
9.7
Lima tahun menikah, aku mengira Christoper Wijaya telah berubah. Namun, saat ayahku butuh donor sumsum tulang, dia justru asyik bersama simpanan barunya, Iris, hingga ayahku wafat. Christoper berulang kali mengorbankanku demi melindungi gadis itu dalam berbagai insiden maut, bahkan mencuri warisanku untuknya. Saat aku memilih pergi dan menggugat cerai, dia yang tak tahu ayahku telah tiada justru mengirim pesan tentang donor baru. Pengkhianatannya sudah tak termaafkan.
Sampul Novel Hasrat Kedua
9.7
Senja Malini berjuang keras menghidupi dua putrinya sebagai janda sebelum akhirnya dipersunting pengusaha kaya, Dafa Suryaningrat. Meski awalnya hidupnya membaik dan diterima keluarga mertua, kebahagiaan itu sirna saat rahasia Dafa terungkap. Suaminya ternyata mencintai wanita lain bernama Lily. Di tengah kemelut rumah tangga yang hampir hancur, Bagas sang kakak ipar justru jatuh hati padanya. Senja kini terjebak antara mempertahankan pernikahan atau berpaling pada Bagas.