Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Setelah delapan tahun menempuh pendidikan di Jerman, kepulanganku untuk memimpin Cakra Group justru disambut kekacauan. Di lobi perusahaan keluarga, seorang wanita tiba-tiba menyerangku secara fisik dan menuduhku menggoda kekasihnya, Bakti Rahadi, yang kini menjabat sebagai direktur di sana. Tak hanya mempermalukanku di depan umum, ia bahkan merusak tas edisi terbatas serta segel berharga dari ayahku, sambil meremehkan barang-barangku sebagai barang palsu. Mereka tidak menyadari bahwa ganti rugi atas seluruh barang asli milikku itu tak akan pernah sanggup mereka bayar seumur hidup.
Bab
Bagikan

Bab 2

Aku berteriak dengan sedikit cemas, mencoba membuktikan bahwa aku tidak bersalah.

"Aku nggak kenal mereka dan mereka menyebarkan rumor nggak berdasar!"

Kinan melangkah maju dan tidak mau kalah. "Mana mungkin ada wanita simpanan yang mau ngaku!"

Kinan menatapku dengan sombong, seolah-olah dia berada di tempat yang tinggi dan paling benar dalam menghakimiku.

"Semuanya, kalian dengar sendiri. Wanita simpanan akan dibenci oleh semua orang! serang dia!"

Di belakangnya, ada seorang perempuan yang melangkah maju dan menampar wajahku.

Aku menghindar secara refleks, tetapi perutku ditinju oleh Kinan.

Rasa sakitnya membuatku membungkuk dan mataku berkunang-kunang.

"Berani sekali kamu menghindar! Kenapa kamu nggak menghindar saat dirayu laki-laki?"

Aku menutupi perutku dan bertumpu pada lutut. "Pasti ada kesalahpahaman di sini. Hari ini aku datang ke Cakra Group karena ...."

Plak!

Kinan menjambak rambutku dan menampar sisi kanan wajahku.

"Nah, gini baru simetris! Puas sekali!"

Cengkeramannya pada rambutku cukup keras, memaksaku untuk menatapnya. "Hari ini kamu datang ke Cakra Group karena Bakti, 'kan? Sekarang, Bakti sudah jadi direktur di Cakra Group."

Matanya yang penuh amarah tertuju pada kalung yang melingkar di leherku.

"Sepertinya kamu bukan cuma wanita yang nggak tahu diri, tapi kamu juga wanita mata duitan."

Setelah itu, dia menarik kalung safir dari leherku dengan paksa.

"Pacarku nggak pernah kasih hadiah semahal ini untukku, tapi dia kasih kamu ini!"

Bakti memalingkan wajahnya dengan kikuk, tidak mencoba menjelaskan apa pun.

Tetesan darah keluar dari sudut mulutku dan pakaianku acak-acakan.

"Ini hadiah ulang tahun dari ibuku ...."

Kinan mendengkus marah, "Mana mungkin Ibumu yang tukang sapu jalanan itu mampu membelikanmu hadiah semahal ini ...."

Tubuhku terluka, aku bahkan tidak memiliki kekuatan untuk berdebat.

Petugas keamanan merasa khawatir akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, jadi dengan hati-hati menarik Bakti ke pojok, mencoba membujuknya, "Pak Bakti, kalau sampai terjadi sesuatu yang nggak diinginkan di dalam gedung Cakra Group, Bapak juga akan repot sendiri nanti."

Bakti mengerutkan kening, hendak mengatakan sesuatu. Namun, Kinan memeluk lengannya dan bersikap manja.

"Sayang, jangan bilang kamu masih suka sama wanita sialan ini?"

"Kemarin kamu sudah janji sama ibuku kalau kamu hanya akan bersikap baik padaku seumur hidupmu."

Mata Bakti bergerak pelan saat mendengar ini, lalu menenangkan Kinan dengan lembut, "Jangan khawatir, sayang, aku nggak akan melupakan janjiku sama Bu Ratna."

"Kalau begitu kamu harus bilang sama Ibu, biar aku bisa naik dua tingkat lagi."

Kinan langsung menyetujuinya tanpa pikir panjang, lalu menatapku dengan bangga setelah mendapatkan janji dari Bakti.

Bakti berkata kepada petugas keamanan di sampingnya, "Ini pasanganku yang asli. Kalau lain kali ada yang ngaku-ngaku, dia hanya iri dan mengada-ngada."

"Selain itu, apa kamu lupa siapa ibunya?"

Mendengar itu, petugas keamanan tidak bisa berkata-kata lagi.

Kinan berjalan ke arahku dengan bangga, "Nggak ada yang bisa menyelamatkanmu sekarang."

Tiba-tiba, pandangannya tertuju pada tas Chanel kecil yang tersampir di tubuhku. "Kamu beruntung karena aku nggak mempermalukanmu lebih dari ini."

"Ternyata kamu bawa tas palsu."

Tanpa sadar aku membalas, "Ini asli."

Kinan menengadahkan kepalanya dan tertawa, mengejekku sambil melihat teman-temannya di belakang, "Dia bilang ini asli, apa aku nggak salah dengar?"

"Mana mungkin anak tukang sapu jalan bisa punya uang buat beli Chanel."

Wajahnya berubah muram, lalu dia berspekulasi dengan jahat, "Kalaupun asli, kamu pasti bisa punya karena jadi simpanan laki-laki lain yang membelikannya untukmu."

Setelah mengatakan ini, dia hendak mengambil tasku. "Hari ini aku akan membuatmu mendapatkan karma. Aku akan membantu para wanita di luar sana mendapatkan hak mereka kembali karena kamu menggoda laki-laki mereka."

Di dalam tasku ada dokumen, serta hadiah untuk orang tuaku. Jadi, aku berusaha keras untuk melindungi tas itu.

Kinan yang tidak bisa merebut tas itu dariku pun menjadi marah. "Kalian, pegangi dia."

"Tas semahal ini, pasti ini satu-satunya tas mahal yang kamu punya."

"Kita rusak saja, jadi dia nggak akan bisa merayu laki-laki lain."

Sat mengatakan itu, matanya berbinar, seperti serigala lapar yang melihat mangsanya. Dia terlihat kalap.

Aku sendirian, jadi tidak bisa mengalahkan beberapa orang dari mereka, apalagi jumlah mereka sekitar belasan. Tiga orang memegangiku, membuatku hanya bisa melihat tasku direbut tanpa bisa melakukan apa pun.

Sekarang, aku tidak peduli lagi kalaupun bisa membuat ayah malu. Aku berteriak dengan keras.

"Aku putri presdir perusahaan ini."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Ivy Anderson terjebak dalam nasib buruk setelah melakukan kesalahan kecil di hadapan Ben Clayton, CEO berkuasa di New York. Ben yang terobsesi mulai menggunakan taktik licik untuk menjerat Ivy, termasuk mendekati anak kembarnya, Terra dan Terry. Demi keselamatan buah hatinya, Ivy dipaksa tunduk pada ancaman Ben yang kejam. Akankah Ivy mampu meloloskan diri dari cengkeraman pria berbahaya ini, atau justru terperangkap selamanya dalam dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Vanya terjebak dalam pusaran gairah saat Ares menciumnya dengan intens hingga ia sulit bernapas. Meski Vanya mengerang gelisah, Ares terus mengeksplorasi tubuhnya dengan sentuhan lembut dan kecupan yang membakar sensasi di area sensitifnya. Di tengah pergulatan hasrat yang menyiksa, Vanya terus memanggil nama Ares seolah memohon sesuatu yang lebih. Namun, Ares justru memintanya untuk tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa ini semakin memuncak.
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya setelah sebuah insiden fatal merenggut kesucian gadis itu. Tiga tahun berlalu tanpa cinta, Rio justru memilih menikahi mantan kekasihnya, Clara. Ia membenci Sintia yang dianggapnya licik karena memanfaatkan hartanya demi biaya medis sang ibu. Rio bahkan menolak mengakui Dika sebagai putra kandungnya. Namun, dinamika rumah tangga mereka mulai bergejolak saat istri keduanya datang membawa sebuah perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model ternama sekaligus istri CEO Damian Devardo, jatuh miskin akibat kelicikan ibu mertuanya. Setelah dilecehkan dan dibuang ke jurang, ia terbangun di New York tanpa ingatan. Kini, Isabell bekerja sebagai penari erotis di bar kasino demi bertahan hidup. Di sisi lain, Damian yang frustrasi terus mencarinya hingga seorang bawahan menemukan sosok yang sangat mirip sang istri. Akankah cinta mereka bersatu kembali saat Isabell telah berubah status?
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi membiayai pengobatan sang ibu dan sekolah adiknya, seorang gadis miskin rela memikul beban berat sebagai tulang punggung keluarga. Terdesak kebutuhan ekonomi, ia terpaksa terjun ke dunia sugar baby yang penuh risiko. Di tengah peliknya perjuangan hidup dan konflik batin yang menguras emosi, ia justru menemukan cinta sejati. Meski harus melewati rintangan berat seorang diri, keteguhan hatinya akhirnya berbuah kebahagiaan yang abadi.
Sampul Novel Obsesi Mister Daniel
7.9
Daniel, CEO Walmart di San Francisco, sangat terobsesi pada Elena, seorang pramusaji yatim piatu. Karena terus ditolak, Daniel nekat menculik dan merenggut kesucian gadis itu secara paksa. Ia bahkan mengancam keselamatan keluarga Elena agar sang gadis bersedia menikahinya. Elena akhirnya menyerah dengan satu syarat: pernikahan harus digelar di masjid dengan paman sebagai walinya. Akankah sang CEO memenuhi permintaan Elena demi ambisi memilikinya?