Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ketika Karma Berbicara

Ketika Karma Berbicara

Setelah delapan tahun menempuh pendidikan di Jerman, kepulanganku untuk memimpin Cakra Group justru disambut kekacauan. Di lobi perusahaan keluarga, seorang wanita tiba-tiba menyerangku secara fisik dan menuduhku menggoda kekasihnya, Bakti Rahadi, yang kini menjabat sebagai direktur di sana. Tak hanya mempermalukanku di depan umum, ia bahkan merusak tas edisi terbatas serta segel berharga dari ayahku, sambil meremehkan barang-barangku sebagai barang palsu. Mereka tidak menyadari bahwa ganti rugi atas seluruh barang asli milikku itu tak akan pernah sanggup mereka bayar seumur hidup.
Bab
Bagikan

Bab 3

Suasana jadi hening selama beberapa saat, lalu terdengar tawa penuh ejekan setelahnya.

"Apa aku nggak salah dengar? Dia berani berbohong dengan mengaku kalau dia putri presdir!"

"Apa kamu tahu sekaya apa presdir Cakra Group? Keberadaannya nggak akan bisa disamai oleh orang-orang seperti kamu bahkan dalam sepuluh kali kehidupan."

Bakti mengangkat alisnya ketika mendengar hal ini. Dia berjalan mendekat, memberi isyarat kepada Kinan untuk menyudahi semua ini.

"Lucia, ada batas kalau kamu ingin berbohong. Meskipun nama belakangmu Cakra, bukan berarti kamu jadi bagian dari Cakra Group."

Aku mencengkeram ujung rokku dengan erat dan berbicara dengan acuh, "Aku putri Ayah dan itu fakta. Aku nggak perlu bohong sama orang lain."

"Boleh saja kalau mau bohong sama orang lain, tapi jangan bohong sama diri sendiri."

Tatapan Bakti sedikit menunduk. Dia menunjuk ke arah Kinan, lalu bertanya padaku, "Katamu kamu putri presdir, jadi kamu kenal Kinan?"

Aku tidak tahu apa yang ada di kepala mereka, jadi aku berkata jujur, "Kalian temanku saat SMA."

Ekspresi Bakti langsung mengendur. "Kamu nggak kenal sepupumu sendiri, beraninya kamu bilang kamu putri Keluarga Cakra! Lain kali siapkan semuanya dulu dengan matang sebelum membohongi orang lain."

Aku terdiam. Ibuku anak tunggal, mana mungkin punya sepupu?

Mata Kinan sedikit berkilat, mencoba menghindar.

Seketika, aku paham segalanya.

Kinan berpura-pura tenang, menggenggam tangan Bakti dan berkata, "Bakti, jangan dengarkan omong kosongnya. Apa kamu lupa, ibunya itu tukang sapu jalan, kita lihat sendiri waktu itu."

Sejak tadi, Kinan sangat yakin kalau ibuku seorang tukang sapu. Jadi, aku bertanya, "Kenapa kalian seyakin itu kalau aku anak tukang sapu?"

Kinan mendengkus dingin dan melanjutkan sikap sombongnya.

"Saat liburan kelas 11, aku dan Bakti melihatmu di jalan sedang membantu ibumu menyapu jalan."

"Dia memanggilmu Nak, khawatir kamu akan kelelahan, nggak tega kalau kamu membantu menyapu jalan."

"Kalau bukan ibumu, mana mungkin dia akan sebaik itu kepadamu?"

Kelas 11?

Aku ingat, saat itu adalah tahun dimana ibu mengatakan bahwa aku sudah masuk SMA dan bisa terlibat dalam beberapa kegiatan perusahaan.

Setiap tahun, ibu melakukan kegiatan amal atas nama perusahaan, menyantuni para janda dan yatim piatu, mensponsori anak-anak yatim piatu untuk bersekolah, serta memberikan sarapan dan makan siang gratis kepada para petugas kebersihan.

Hari itu, angin berembus sangat kencang. Ibu-ibu tukang sapu kewalahan dalam menyapu jalan. Aku melihatnya belum makan, jadi aku memintanya untuk makan dulu.

Namun, dia sangat khawatir karena tugasnya membersihkan jalan masih belum selesai, jadi dia belum mau makan.

Jadi, aku mengambil sapu untuk menyapu agar dia bisa makan dulu, sementara aku menggantikannya menyapu jalan.

Awalnya ibu-ibu itu merasa tidak enak. Dia makan dengan lahap, ingin cepat-cepat menghabiskan makannya dan mengambil sapu dari tanganku. Dia juga berkata dengan sedih, "Nak, sudah, jangan diteruskan lagi, taruh saja sapunya di sana. Nanti bajumu kotor."

Sepertinya Kinan dan Bakti melihat kejadian ini, jadi mereka menganggapku sebagai anak tukang sapu.

Aku tertawa marah dan balik bertanya, "Meskipun aku anak tukang sapu, kalian nggak berhak menyerangku secara fisik.”

Tatapanku begitu tajam, menatap lurus ke arah Bakti. "Beginikah caramu bekerja sebagai direktur di Cakra Group? Kamu meremehkan orang miskin, menganggap orang miskin bisa diganggu sesuka hati?"

Dia sedikit lemas saat melihat tatapanku. Namun, dia menjawab dengan ledakan amarah.

"Kamu cuma anak tukang sapu jalanan, beraninya menceramahiku!"

Kinan mengeluarkan alat untuk merapikan alis dari dalam tas. "Beraninya kamu menceramahi pacarku. Hari ini aku akan membuatmu merasakan akibatnya."

"Laki-laki sebaik bakti itu hadiah dari surga."

Setelah mengatakan itu, dia mengedipkan mata memberi isyarat. Beberapa teman-temannya pun melangkah maju dan memegangiku.

"Gores tasnya, lalu gores wajahnya. Dengan begitu, dia nggak akan berani bertemu orang lain lagi."

Dia melangkah ke arahku dengan memegang alat untuk merapikan alis di tangan. Aku ditahan oleh beberapa orang, membuatku tidak bisa bergerak.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "B11448" di goodnovel para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi NovelShort untuk melanjutkan membaca.
B11448
Salin

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Kembar Rahasia Milyader
9.2
Ivy Anderson terjebak dalam nasib buruk setelah melakukan kesalahan kecil di hadapan Ben Clayton, CEO berkuasa di New York. Ben yang terobsesi mulai menggunakan taktik licik untuk menjerat Ivy, termasuk mendekati anak kembarnya, Terra dan Terry. Demi keselamatan buah hatinya, Ivy dipaksa tunduk pada ancaman Ben yang kejam. Akankah Ivy mampu meloloskan diri dari cengkeraman pria berbahaya ini, atau justru terperangkap selamanya dalam dominasi Ben yang gelap?
Sampul Novel BABY CEO 21+
8.6
Vanya terjebak dalam pusaran gairah saat Ares menciumnya dengan intens hingga ia sulit bernapas. Meski Vanya mengerang gelisah, Ares terus mengeksplorasi tubuhnya dengan sentuhan lembut dan kecupan yang membakar sensasi di area sensitifnya. Di tengah pergulatan hasrat yang menyiksa, Vanya terus memanggil nama Ares seolah memohon sesuatu yang lebih. Namun, Ares justru memintanya untuk tidak terburu-buru, membiarkan ketegangan romansa dewasa ini semakin memuncak.
Sampul Novel Cintamu Dibayar Dengan Surat
8.3
Rio terpaksa menikahi Sintia Wijaya setelah sebuah insiden fatal merenggut kesucian gadis itu. Tiga tahun berlalu tanpa cinta, Rio justru memilih menikahi mantan kekasihnya, Clara. Ia membenci Sintia yang dianggapnya licik karena memanfaatkan hartanya demi biaya medis sang ibu. Rio bahkan menolak mengakui Dika sebagai putra kandungnya. Namun, dinamika rumah tangga mereka mulai bergejolak saat istri keduanya datang membawa sebuah perjanjian rahasia yang tak terduga.
Sampul Novel ISTRIKU YANG MENGGAIRAHKAN(IYM)
9.2
Isabell Fernandez, model ternama sekaligus istri CEO Damian Devardo, jatuh miskin akibat kelicikan ibu mertuanya. Setelah dilecehkan dan dibuang ke jurang, ia terbangun di New York tanpa ingatan. Kini, Isabell bekerja sebagai penari erotis di bar kasino demi bertahan hidup. Di sisi lain, Damian yang frustrasi terus mencarinya hingga seorang bawahan menemukan sosok yang sangat mirip sang istri. Akankah cinta mereka bersatu kembali saat Isabell telah berubah status?
Sampul Novel My Sugar Daddy
8.7
Demi membiayai pengobatan sang ibu dan sekolah adiknya, seorang gadis miskin rela memikul beban berat sebagai tulang punggung keluarga. Terdesak kebutuhan ekonomi, ia terpaksa terjun ke dunia sugar baby yang penuh risiko. Di tengah peliknya perjuangan hidup dan konflik batin yang menguras emosi, ia justru menemukan cinta sejati. Meski harus melewati rintangan berat seorang diri, keteguhan hatinya akhirnya berbuah kebahagiaan yang abadi.
Sampul Novel Obsesi Mister Daniel
7.9
Daniel, CEO Walmart di San Francisco, sangat terobsesi pada Elena, seorang pramusaji yatim piatu. Karena terus ditolak, Daniel nekat menculik dan merenggut kesucian gadis itu secara paksa. Ia bahkan mengancam keselamatan keluarga Elena agar sang gadis bersedia menikahinya. Elena akhirnya menyerah dengan satu syarat: pernikahan harus digelar di masjid dengan paman sebagai walinya. Akankah sang CEO memenuhi permintaan Elena demi ambisi memilikinya?