Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan

Dua tahun berlalu sejak putus, Cica yang kini berusia dua puluh tahun harus menghadapi kenyataan pahit bertemu kembali dengan Soleh, mantan kekasihnya saat SMA. Pertemuan mereka jauh dari kata romantis karena Cica terperosok ke selokan berlumpur akibat asyik bermain ponsel. Alih-alih langsung menolong, Soleh justru menggoda Cica dengan gombalan receh yang memancing emosi. Tak terima, Cica menarik Soleh hingga mereka berdua sama-sama kotor oleh lumpur busuk itu.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Kenalan lagi dong, Ca. Biar lebih akrab."

Usai drama di selokan, kini mereka berdua bersih-bersih di sungai dekat rumah kosong. Agak lumayan jauh dari rumah Cica.

"Sabar. Yang cuekin gue semoga jodohnya gue," imbuhnya lagi.

Cica menyipratkan air langsung ke wajahnya Soleh, "Berisik. Sadar, ini masih sore. Nggak usah kebanyakan halu,"

"Zaman sekarang banyakin halu, Ca. Supaya jadi kenyataan,"

"Btw, nomor WhatsApp gue dibuka dong blokirannya," Cica mengabaikan ocehan Soleh.

Selesai membersihkan celana tidurnya, dia bergegas berdiri ingin segera hengkang meninggalkan Soleh. Bukan hatinya cenat-cenut lagi sehingga menimbulkan getaran cinta. Perempuan itu belum membeli pesanan Bapaknya yakni kopi juga rokok di warung.

"Ca? Demen amat cuekin gue?" Soleh tidak menyerah. Dia ikut menyusul Cica dan ... hap.

Kena sasaran.

Soleh membalikkan tubuh Cica agar menghadap ke dirinya, "Rumah onoh kosong lho, Ca,"

Cica mengangguk singkat, "Tau kok,"

"Cica dulu sama sekarang beda. Gue gak takut setan, karena elo udah jadi setan menurut gue?!"

Sakit banget loh. Sampe tembus empedu, batin Soleh.

"Ada buaya, Ca, awas," seru Soleh sambil modus memeluk erat tubuh Cica.

Nyaman.

Satu kata terucap dalam benak lelaki itu.

Kapan ya, terakhir dirinya memeluk Cica yang pelukable?

***

"Ke warung, Ca? Beli apaan dah? Roti Jepang?" Soleh bertanya secara beruntun.

"Bang Soleh??" pekik anak penjaga warung. Bocah bernama Yuna menghamburkan tubuhnya ke pelukan Soleh.

Fyi, Soleh amatlah terkenal di daerahnya Cica. Mungkin keseringan apel kali, ya, dulunya? Ada lah seminggu tiga kali. Kesayangannya bocah plus idaman emak-emak. Yah, Cica mengakui bahwasanya Soleh semacam kembar identik dengan Lee Min Hoo. Kulit putih bersih, hidung mancung macem perosotan anak TK, alis tebal, bulu mata lentik, serta mempunyai postur tubuh tinggi dan punya ABS alias six pack. Serius. Cica tidak mengada-ngada. Apalagi soal roti sobeknya. Gak sengaja dia liat perut kotak nya Soleh itu ketika cowok tersebut tengah ganti baju di dalam kelas. Nah, dia mengira tidak ada siapa-siapa. Lah dalah, rupanya Soleh sedang berganti dari baju osis ke kaus olahraga.

"Hey, kids. How are you?"

Cuih, sok Inggris. Cica mendengkus kasar, lebih baik dirinya masuk warung setelah mengucapkan salam.

Soleh udah pulang?

Alhamdulillah sih. Jadinya Cica gak darah tinggi karena sikap lelaki itu berubah. Pas dulu emang friendly, tetapi sekarang murah senyum. Tebar pesona sama murah senyum beda gak sih?

"Heiii, melamun mulu dah kerjaan elu, Ca?"

Waduh, Cica tidak sadar udah di depan pagar rumahnya. Efek memikirkan mantan jadinya ya ... wait? Suara tadi kok tidak asing ya di telinga perempuan itu?

Mendongakan kepala, dirinya hampir terpesona seketika kala Soleh membuka pintu pagar seraya tersenyum lembut.

Alamak, Pak. Tolonglah anakmu ini supaya enggak terjerat kembali oleh pesona sang mantan. Bahaya. Harus warning.

"Iya, gue ganteng, Ca. Segitu terpesona ya lo dengan wajah bak oppa Korea ... aduh,"

Soleh mengaduh kesakitan karena Cica mencubit perut six pack nya. Sakit sih tapi, nikmat dalam waktu bersamaan kalau Cica yang melakukan hal tersebut.

"Ngapain lu ke sini lagi, Soleh?!" geramnya.

"Slow, Ca. Gue mau silaturahmi sama calon mertua. Gak aneh-aneh,"

"Oh satu lagi. Bapak lo batuk-batuk terus sewaktu gue ngucap salam--- "

"Lah, gue ditinggal masa," gumam Soleh.

Apa Bapak kambuh lagi sakitnya? Batin Cica sambil berjalan cepat menuju rumah.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Benih Lain di Kandungan Istriku
8.9
Kian dikejutkan oleh penemuan sebuah alat uji kehamilan dengan dua garis merah di bawah meja samping ranjangnya. Temuan ini memicu kecurigaan besar terhadap sang istri, Aurelie. Namun, sebuah kenyataan pahit menghantui pikirannya; Kian menyadari bahwa dirinya mandul dan mustahil bisa memberikan keturunan. Teka-teki mengenai pemilik asli benda tersebut mulai mengusik batinnya. Benarkah Aurelie sedang mengandung benih pria lain di dalam rahimnya?
Sampul Novel Bertahun-tahun Terpisah, Hati Terbangun
9.2
Identitas Nyonya Marshall terbongkar dan memicu skandal besar. Dituduh mencelakai kekasih gelap suaminya, ia dipenjara hingga dikabarkan tewas bersama seorang bayi. Namun, enam tahun kemudian, Callie muncul kembali sebagai sosok baru yang mempesona. Saat bertemu Pak Marshall, ia tak lagi tunduk. Dengan senyum anggun, Callie menegaskan bahwa dirinya telah menikah bahagia dan meminta mantan suaminya itu untuk menjaga jarak demi menghormati kehidupan barunya yang sekarang.
Sampul Novel CEO in My Bed
8.6
Mahesa, pria kaya yang skeptis terhadap cinta akibat masa lalu kelam, mengajukan tawaran gila kepada Athalia. Ia berjanji membiayai pengobatan adik Athalia asalkan gadis itu bersedia menjadi teman tidurnya selama satu bulan. Di tengah tuntutan dingin sang CEO yang kerap merendahkan wanita, Athalia bertahan dengan ketulusan hatinya. Akankah pengabdian dan kasih sayang Athalia mampu meruntuhkan dinding keangkuhan Mahesa dan membuatnya percaya pada cinta?
Sampul Novel Dikejar Jodoh
8.0
Elena terdesak tuntutan menikah hingga dikhianati kekasihnya sendiri. Saat trauma menghantui, Rasky yang ia benci justru hadir mengejarnya tanpa henti. Meski pertahanan Elena goyah oleh perhatian Rasky, masa lalu yang belum usai menjadi ganjalan besar. Elena mendadak meminta pisah di tengah kemesraan mereka, menyimpan rahasia kelam yang mengejutkan. Akankah Rasky tetap bertahan mengejar cintanya, atau rahasia Elena akan menghancurkan segalanya?
Sampul Novel En-PD168
8.1
Lucas berkhianat dengan sahabatnya, Sarah, tepat di pesta bujang mereka. Saat dikonfrontasi, Lucas justru meremehkan rasa sakit hati tunangannya, sementara Sarah mengejek statusnya sebagai yatim piatu. Muak dengan perilaku kotor itu, sang wanita membuang cincin tunangannya dan pergi. Mereka mengira dia akan kembali memohon, namun mereka salah besar. Tiga hari kemudian, dia datang bersama ayahnya, pemimpin pasukan serigala yang membawa lima puluh ribu prajurit.
Sampul Novel Gairah Tanpa Akhir
8.8
Suasana hangat menyelimuti ruang tamu rumah sederhana itu saat Renata tak mampu menahan desahan ketika Eka mendaratkan ciuman mesra di lehernya. Di atas sofa tua yang mulai bergoyang, gairah muda mereka membuncah. Tangan Eka dengan nakal meremas tubuh Renata di balik kaos oblongnya, menciptakan getaran yang memenuhi ruangan sempit tersebut. Dalam dekapan pria itu, Renata hanya bisa memanggil namanya saat sentuhan intens Eka mulai memilin seluruh raganya.