Sampul Novel KEMBALINYA RATU MAFIA

KEMBALINYA RATU MAFIA

9.3 / 10.0
Dalam KEMBALINYA RATU MAFIA, Diandra Safaluna harus bertahan hidup setelah dikhianati keluarga suaminya. Menyamar sebagai ART demi merebut kembali hartanya, aksi balas dendam ini menjadi mafia novel yang penuh intrik. Simak perjuangannya di web novel penuh ketegangan ini.
Ringkasan KEMBALINYA RATU MAFIA
Pasca wafatnya Aderald Ibrahim, Diandra Safaluna mewarisi seluruh kekayaannya. Namun, ketiga anak Aderald yang murka berusaha melenyapkan Luna demi harta tersebut. Beruntung, Luna diselamatkan oleh rival mafianya. Kini ia kembali dengan identitas baru sebagai Diana, seorang ART di rumah suaminya sendiri. Sambil menyembunyikan cintanya yang mendalam, Luna memulai misi balas dendam. Akankah Sayudha menyadari bahwa sang istri berada di dekatnya?
Baca Selengkapnya

KEMBALINYA RATU MAFIA Bab 1

"Aku tak terima semua ini berakhir, Mbak!"

"Tapi memang begitu, Demian. Wanita itu mengambil alih semua warisan orang tuanya. Lebih tepatnya, ayah yang memindahkan hak kepemilikan padanya. Mau bilang apa, semua sudah menjadi bubur. Masih untung aku diberikan rumah reot ini," keluh Ratih memijit pelipisnya.

Carla bangkit dari sofa premium jebolan toko ternama di supermall.

"Ayah yang membesarkan semua bisnis itu, Mbak! Kok ujug-ujug jadi gini sih?!"

Tas brandednya diletakkan kasar oleh wanita paruh baya itu.

"Terus aku harus gimana? Kamu tak mengenal wanita itu. Dia bukan wanita biasa. Sampai sekarang aku masih trauma. Bagiku, dia bukan menantuku!"

Demian mondar-mandir sembari meremas pelan dagunya.

"Bagaimana kita bisa kehilangan suntikan dana dari keuntungan bisnis ayah dengan begitu saja?! Ini tidak bisa! Aku tak bisa hidup tanpa berjudi dan pesta!" garang laki-laki parlente itu.

"Apalagi aku, Mas! Bisa disisihkan aku dari geng sosialitaku kalau sampai aku tak mengganti tasku dengan keluaran terbaru setiap meet up!"

Ratih manatap tajam pada kedua adiknya.

"Diam! Aku tambah pusing kalian di sini! Kalian tak tahu, seberapa liarnya wanita itu sebenarnya. Aku tak tahu, ternyata sebenarnya adalah mafia kelas kakap. Lihat saja, tangan Nindi! Sampai tak bisa lurus sempurna karena dihajar. Menantu tak tahu diri!"

"Suruh Sayudha menceraikan dia, Mbak!"

"Ciiih ... dia sudah terkurung di ketiak istrinya. Makin benci aku, Carla! Aaarghh! Aku tak betah di sini. Uang bulananku benar-benar dipangkas habis oleh mereka. Bagaimana aku bisa cukup dengan 50 juta perbulan?!"

Demian menarik tangan kakaknya. Matanya menyala. Nafasnya tak beraturan.

"Kita singkirkan wanita itu, Mbak. Dia tak boleh menguasai bisnis dan aset yang telah ayah kelola sepanjang hidupnya."

Carla berbinar seperti bersemangat sekali.

"Aku setuju, Mbak. Kita buat dia menghilang dari permukaan bumi ini. Selamanya!" seringai Carla sehingga terlihat gigi taringnya.

Ratih mengusap wajahnya yang tampak kusut. Sejak dia tak lagi menjadi Nyonya Besar di rumah istana, wanita itu menjadi sangat tak terurus. Ambisinya untuk kembali merebut harta yang ia klaim milik ayahnya membuat jantungnya selalu berdegub kencang dan tidurnya tak pernah nyenyak.

"Bagaimana caranya? Aku pernah mencobanya dan gagal. Sampai sekarang aku sangat trauma meskipun dia bersikap wajar padaku. Kamu tak tahu, wanita itu psikopat berkedok hijab! Aku merasa tak punya harga diri di hadapannya."

"Jangan menyerah, Mbak. Pasti ada jalan. Kita pikirkan caranya. Bagaimanapun, kita harus kembali merebut yang menjadi milik kita! Meskipun yaaa ... ayah mengaku bekerja dan digaji Nyonya Zanna dan Tuan Luis, tapi kan mereka sudah jadi tulang belulang. Semua aset dan bisnis itu harus menjadi milik kita lagi walaupun harus menyingkirkan anak mereka selamanya," desis Carla di telinga Ratih. Sorot mata kedua wanita itu menunjukkan ambisi yang sangat kuat.

Ketiga anak Aderald itu seperti berpikir keras. Suara detik jam di dinding menjadi musik pengiring ketika ketiga manusia itu mendiskusikan sebuah rencana. Rencana yang menakutkan untuk dibayangkan, mengerikan untuk dilakukan.

POV 1 (YUDHA)

Sore ini sangat menyegarkan, menyesap teh hangat buatan istri jelitaku sembari menatap langit sore. Tampak burung-burung kecil sedang membentuk tranformasi beraneka macam. Aku menggenggam tangan Luna.

"Dek, kamu kok agak pucat ya?" tanyaku menatapnya yang lesu.

"Iya Mas, mungkin karena belum datang bulan sudah telat 2 minggu jadinya badmood," jawab Luna santai.

Sedetik kemudian, kami seketika saling pandang seperti menyadari sesuatu. Aku langsung meremas tangan Luna.

"Jangan-jangan?!" seruku berbinar.

Luna tersenyum.

"Bisa jadi," lirihnya.

"Ayo kita ke dokter sekarang, Dek!" ajakku antusias.

"Besok pagi ajalah, Mas. Aku benar-benar tak mood. Entahlah. Rasanya dadaku penuh. Seperti sebuah firasat akan terjadi sesuatu yang besar," ucap Luna dengan suara yang begitu pelan. Aku mengusap kepalanya.

"Kamu jangan mikir yang aneh-aneh. Kalau begitu, gimana kalau aku pergi beliin tespack?" tawarku.

Luna mengernyitkan dahi. Aku jadi kikuk.

"Kenapa? Tatapanmu itu, Dek! Bikin aku takut ish!"

"Naaah lo kamu Mas?! Tau tespack kamu, ya. Jago ya," sindirnya dengan mata genit.

Aku mengusap wajahnya kasar. Istriku ini menggemaskan.

"Aku beliin sekarang yah!" seruku bersemangat.

Luna menggeleng. Dia merenggangkan kedua tangannya.

"Kenapa sih? Biasanya kamu gak suka tunda-tunda," ucapku memeluknya.

"Entahlah. Aku hanya tak ingin berpisah darimu, Mas, " bisiknya pelan, menyandar di dadaku.

"Ya sudah, besok kita ke dokter ya sayang," ujarku pelan. Wanitaku mengangguk.

"Semoga kita diamanahi anak. Kalau perempuan pasti secantik kamu, kalau laki-laki pasti setampan aku, tak mungkin seperti babon," godaku yang disambut sebuah cubitan di pinggangku. Aku tersenyum lebar.

Keesokan harinya, aku pulang lebih awal. Luna sudah bersiap-siap. Saat kami akan berangkat, tampak mobil ibuku memasuki area parkir.

"Buat apa ya, Mama datang siang-siang begini?" tanyaku mematikan mesin mobil.

Aku lalu turun dan meminta Luna menunggu.

"Mau kemana Dha? Kamu gak ngantor?"

"Pulang cepat, Ma. Mau ke dokter kandungan. Luna sudah telat 2 minggu," ujarku menyalim tangan ibuku.

"Maaf ya, Ma. Luna tetap di mobil soalnya kondisinya lagi kurang fit," lanjutku dengan santun. Meskipun aku belum sepenuhnya memaafkan ibuku atas apa yang telah dia lakukan pada istriku, aku berkewajiban tetap baik padanya.

"Kebetulan dong! Mama juga mau ke RS mau medical cek up. Mama sama Nindi temanin kalian ya, Dha. Biar sekalian. Mama harap, Luna benar-benar hamil, jadi Mama bisa cepat dapat cucu," ujar ibuku dengan senyum merekah di mulutnya.

Aku mengangguk cepat. Tiba-tiba ponselku berdering.

"Serius Kom? Ada yang akan investasi sebesar itu? Oke. Oke. Aku segera datang!"

Hatiku menyeruak senang.

"Ma, sepertinya aku belum bisa ke rumah sakit sekarang soalnya ada investor kuat yang mau nanam modal. Aku tak ingin buat dia menunggu."

Ibuku tersenyum.

"Mama doain kamu makin sukses, Dha! Gak usah khawatir, biar Luna sama Mama perginya. Kamu fokus aja sama urusan kantor!"

Aku mengangguk. Terlihat Luna juga mengangguk di balik cadarnya. Kuantarkan istriku ke mobil ibuku.

"Nanti kalau lama dan aku dah kelar meeting sama investor, aku jemput ya sayang," ucapku.

Luna mencium tanganku. Dia duduk di samping Nindi yang menyetir. Adikku itu tersenyum. Aku lega dan percaya, rasa sakit karena peristiwa kemarin akan hilang oleh waktu. Aku percaya, ibu dan adikku sudah berubah.

Kulambaikan tanganku pada mobil yang meninggalkan halaman rumahku. Semoga nanti, mereka memberi kabar baik bahwa aku akan segera menjadi ayah.

Gruduuuuk!!!

Aku kaget. Seperti suara benda jatuh berkali-kali. Tapi suaranya dari belakang. Kucoba berlari ke belakang, mungkin Babon sedang makan ayamnya.

"Astagfirullah!" pekikku.

King kobra itu menggeliat-geliat seperti ingin menjebol kandang besinya. Tubuh besar mengkilap naik lalu turun dengan begitu cepat, melesat, mencari celah.

"Babon! Kenapa? Kamu yang tenang dong. Kan sudah tadi pagi dikasih makan! Biasanya kamu juga puasa seminggu. Aku ke kantor dulu. Buru-buru ini. Jangan nakal oke!"

Aku hanya mengelus kulit tubuhnya dari luar kandang. Ular itu menempel, gelisah seperti ingin keluar. Ia mendesis, berdiri membentuk payung. Tatapannya persis ketika saat pertarungan itu.

"Ada apa Babon? " lirihku pelan. Tiba-tiba saja jantungku berdebar kencang. Ya Allah, apa yang akan terjadi? Jangan lagi ...

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi KEMBALINYA RATU MAFIA

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Beracun: Jatuh Cinta Pada Kekasihku yang Kejam
9.0
Brynn terjebak dalam hubungan toksik dengan Lawrence, pria yang kerap menghina sekaligus memanjakannya. Saat Lawrence mengumumkan pernikahannya, Brynn merasa bebas dan mencoba memulai hidup baru melalui kencan buta. Namun, di tengah hinaan keluarga calonnya, Lawrence tiba-tiba muncul dan mengklaim Brynn sebagai miliknya di depan semua orang. Brynn pun tertegun; mengapa pria itu ada di sini dan membelanya padahal hari ini adalah jadwal pernikahannya?
Sampul Novel Di Balik Kenangan
9.1
Selama tiga tahun, Evelyn setia merawat Aidan yang mengaku amnesia hingga menjadi kekasih rahasianya. Namun, kenyataan pahit terungkap bahwa ingatan Aidan sebenarnya utuh. Evelyn hancur saat mengetahui Aidan dan kekasihnya adalah dalang kematian ayahnya. Dengan tekad bulat, Evelyn mengumpulkan bukti dan menjebloskan mereka ke penjara tepat di hari pernikahan. Meski Aidan akhirnya menyadari cintanya, bagi Evelyn, penyesalan itu sudah tidak berguna lagi.
Sampul Novel Dunia Rinduku Adalah Dirimu
8.5
Dalam suasana mencekam, Ammad tiba-tiba memeluk tubuhku dari belakang dan membungkam mulutku dengan telapak tangannya. Aroma cendana yang khas dari bajunya tercium sangat kuat saat dia melarangku bersuara. Meski aku berusaha memanggilnya, Ammad justru semakin merapatkan dekapannya hingga tubuh kami bersentuhan tanpa jarak. Aku pun bertanya-tanya dalam hati, apakah tindakan mendadak ini dilakukan dengan sengaja atau murni karena situasi yang panik.
Sampul Novel Perjanjian Takdir: Suami Miliarderku
8.1
Pasca dikhianati kekasihnya, Katherine nekat menikahi Esteban, pria yang ia anggap miskin dan hampir bangkrut. Meski tampan, Esteban tampak biasa saja hingga Katherine menyadari semua masalah hidupnya mendadak tuntas dengan mudah. Esteban berdalih ini hanya faktor keberuntungan. Katherine yang menjadi tulang punggung keluarga pun percaya, sampai rahasia besar terungkap bahwa suaminya adalah miliarder kaya raya. Kini, Katherine harus menghadapi realitas baru di balik pelukan hangat suaminya.
Sampul Novel Scandal Married With CEO
8.9
Pernikahan Sean Gibert dan Qiena William tampak sempurna sebagai penyatuan dua dinasti bisnis besar. Sean adalah pemimpin ambisius, sementara Qiena dikenal sebagai direktur cerdas sekaligus ibu yang berbakti. Namun, di balik citra ideal itu, tuntutan Sean memicu keretakan. Qiena justru menemukan cinta sejati untuk pertama kalinya pada sosok Jack. Kini, ia terjebak dalam dilema besar: tetap setia demi keutuhan keluarga atau mengejar kebahagiaan bersama pria lain.
Sampul Novel SENANDUNG RINDU
8.2
Pasca pulih dari depresi, Anika Larasati berjuang melawan kerinduan mendalam pada anak dan pria idamannya. Di sisi lain, Gafi Beryl akhirnya berani melawan arus keinginan keluarga demi mengejar cintanya yang hilang. Sementara itu, Citra Larasati memilih menyembunyikan sang buah hati dari suaminya yang telah berpaling. Di tengah ambisi Noah Berto mengejar kembali cintanya, takdir mempertemukan mereka semua dalam sebuah perjalanan mencari pengampunan yang tulus.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan