Sampul Novel Kematian Palsu Suamiku

Kematian Palsu Suamiku

8.1 / 10.0
Setelah dituduh sebagai penyebab kecelakaan maut suaminya, seorang wanita diusir oleh mertuanya tanpa warisan hingga jatuh sakit akibat duka mendalam. Di detik-detik terakhir hidupnya akibat kanker, ia mengetahui kenyataan pahit bahwa kematian suaminya hanyalah rekayasa demi hidup bersama wanita lain. Dipenuhi murka, ia mengembuskan napas terakhir hanya untuk terbangun kembali di hari kecelakaan itu dilaporkan. Kini, ia siap menghadapi sandiwara kejam tersebut dari awal.

Kematian Palsu Suamiku Bab 1

Suamiku meninggal.

Di hari peringatan pernikahan kami, dia nekat keluar di tengah hujan lebat untuk membeli kue buatku, tetapi malah tertabrak truk besar.

Jasadnya hancur berkeping-keping, bahkan tidak bisa dikenali lagi.

Adik ipar menyalahkanku, katanya aku penyebab kematian kakaknya dan tidak layak mewarisi harta suamiku.

Mertuaku menangis dan menyebutku pembawa sial, lalu mengusirku dari rumah.

Aku tersiksa batin setiap hari, selalu membayangkan bahwa kalau saja aku menghentikannya hari itu, mungkin dia tidak akan meninggal.

Akhirnya aku jatuh sakit dan divonis kanker.

Di ambang hidup dan mati, mertuaku datang menemuiku.

“Dasar bodoh, percaya saja dengan apa yang dibilang orang!”

Ujarnya sambil melempar foto keluarga kecil berisi tiga orang.

Setelah melihat foto itu, aku langsung sesak napas dan mati dengan penuh amarah.

Ternyata, suamiku tidak hanya masih hidup, tetapi juga sudah punya anak dengan pujaan hatinya.

Begitu membuka mata lagi, aku kembali ke hari ketika pertama kali menerima kabar kematiannya.

“Maaf, suamimu, Felix mengalami kecelakaan sore ini dan sudah tiada.”

Petugas di rumah duka membungkuk hormat dan berkata, “Turut berduka cita!”

Menerima kabar kematian suamiku, aku sama sekali tidak merasa sedih, malah hatiku menjadi sangat tenang.

“Kalau benar sudah mati, aku mau melihat jasadnya. Biarkan aku melihatnya sekali lagi!”

“Bu Rora, aku mengerti perasaanmu, tapi jasadnya sudah hancur lebur dan nggak bisa dikenali lagi. Sebaiknya kamu nggak melihatnya.”

Belum sempat aku menjawab, ibu mertua dan adik iparku sudah tiba di lokasi.

“Bu, ini semua gara-gara dia! Dia yang minta kue itu sampai kakak harus menerobos hujan untuk membelikannya dan akhirnya ditabrak truk!”

“Rora, dasar pembawa sial! Kembalikan anakku!”

Mertuaku menangis dan langsung menamparku, tapi aku menahan tangannya dan mendorongnya keras-keras.

Dia terhuyung beberapa langkah ke belakang, lalu melontarkan kata-kata kasar padaku, “Dasar wanita jalang! Anakku mati karenamu dan kamu masih berani memukulku?! Betapa malangnya anakku!”

“Ibu, sebaiknya hentikan! Jangan sampai Felix benar-benar mati karena kutukanmu!”

Sindirku sambil tersenyum dingin. Wajah mertuaku langsung berubah tegang, dia tergagap menatapku dan berkata, “A … apa maksudmu? Anakku sudah terbaring di ruang jenazah! Kamu yang membunuhnya dan masih bisa nggak merasa bersalah sedikit pun!”

Aku tak meladeninya dan berbalik ke petugas rumah duka, berkata, “Jasadnya hancur berkeping-keping, jadi bagaimana kalian bisa memastikan bahwa dia suamiku?”

Petugas itu melirik ibu mertuaku, lalu mulai merasa kesal, “Aku bukan polisi. Kalau mau tahu, tanyakan saja pada pihak kepolisian!”

Aku tersenyum kecil, kini aku mengerti.

Orang ini pasti sudah dibayar oleh mertuaku!

Adik ipar takut aku melapor polisi, dia langsung melangkah ke depan untuk menghalangiku.

“Kakakku sudah meninggal karenamu, kamu bahkan nggak menitikkan air mata setetes pun! Masih mau pergi ke mana kamu?”

“Dia bahkan sudah mati, tentu saja aku harus mengurus pemakamannya!”

Di kehidupan yang lalu, begitu menerima kabar kematian Felix, aku langsung larut dalam kesedihan. Semua urusan pemakamannya diatur oleh ibu mertua dan adik ipar.

Aku tak sempat memeriksa berkas-berkas resmi dan menandatanganinya begitu saja tanpa berpikir panjang.

Kini, kalau dipikir-pikir, semuanya terasa janggal.

Aku mengulurkan tangan padanya dan melanjutkan, “Kalau benar sudah mati, harus ada surat kematian. Kalau nggak ada … berarti Felix belum mati!”

Adik ipar memberikan isyarat pada mertuaku. Mertuaku kemudian dengan cepat mengambil selembar kertas dari sakunya.

“Kamu sudah percaya kali ini?!”

Aku menunduk, menyembunyikan kebencian yang membara di tatapanku.

Di kehidupan lalu, aku begitu menyesal setelah mengetahui kematian Felix.

Di hari peringatan pernikahan kami, aku hanya berucap sekilas ingin makan kue mousse dari toko kue seberang jalan.

Tanpa berpikir panjang, Felix langsung mengambil jaket dan berlari keluar.

Pergi dan tak pernah kembali.

Dia ditabrak truk yang melaju kencang, tubuhnya hancur berkeping-keping, tak bisa disatukan lagi.

Saat menerima telepon dan tiba di lokasi, ibu mertua dan adikku sudah ada di sana.

Mertuaku menangis dan menuduhku sebagai pembawa sial yang menyebabkan kematian putranya, bahkan hendak mengusirku dari rumah.

Adik ipar juga menyalahkanku, katanya aku tak pantas mendapat harta warisan suamiku.

Aku terus-menerus dihantui rasa bersalah dan tak sanggup lagi menahan rasa sakit itu.

Aku terus menyiksa diri, berpikir kalau saja aku menghentikannya saat itu, mungkin dia takkan meninggal.

Jadi, saat ibu mertua dan adik ipar mengusulkan agar aku pergi tanpa membawa harta sepeser pun dan memindahkan perusahaan atas nama mertuaku, aku juga menyetujuinya begitu saja.

Aku pun pindah ke apartemen sempit, hidup dalam kemurungan yang tak berujung.

Akhirnya, aku jatuh sakit dan divonis mengidap kanker.

Menjelang kematian, ibu mertua datang menjengukku dan melemparkan sebuah foto keluarga.

Di foto itu, suamiku bersama Luna, pujaan hatinya. Mereka tampak tersenyum bahagia sambil merangkul seorang gadis kecil yang ceria.

Felix tidak mati!

Ini semua hanyalah rencana keluarganya untuk menipuku!

Saat aku larut dalam rasa bersalah, keluarga kecil itu menjalani hidup bahagia.

Setelah melihat foto itu, aku sesak napas dan mati karena amarah yang memuncak.

Untungnya, Tuhan memberiku kesempatan kedua.

Felix, bukankah kamu mau mati?!

Aku akan mengabulkan keinginanmu dan memastikan kamu benar-benar mati!

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Kematian Palsu Suamiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel ISTRI RASA SIMPANAN
9.5
Demi menyelamatkan kekasih Anthony Smith, Alicia Huang bersedia mendonorkan sumsum tulang belakangnya. Sebagai imbalan, ia memaksa Anthony menikahinya. Anthony setuju, namun dengan syarat identitas Alicia sebagai istrinya harus dirahasiakan dari publik. Menjalani peran sebagai istri yang disembunyikan layaknya simpanan, akankah ikatan kontrak ini bersemi menjadi cinta sejati atau justru berakhir dengan luka mendalam bagi keduanya?
Sampul Novel Mafia In The Night
8.0
William, putra mafia kejam, rela menempuh cara apa pun demi ambisinya. Namun, pengkhianatan fatal merenggut nyawa ayahnya, Ferdinand, dalam insiden tragis. Rosemary yang selama ini tidak tahu sisi gelap suaminya mulai menyadari rahasia tersembunyi. William kini bertekad membalas dendam dan membersihkan nama baik ayahnya dari fitnah keji. Meski seorang polisi wanita terus menghalangi langkahnya, William takkan berhenti hingga peluru terakhir menentukan segalanya.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.
Sampul Novel SETETES DARAH SUCI
8.6
Ramalan kuno mengungkap eksistensi gadis berdarah suci yang mampu memberikan keabadian dan kekuatan luar biasa. Setetes darahnya sanggup mencegah kepunahan klan serta menjamin kemudaan abadi bagi siapa pun yang memilikinya. Kelahirannya disambut pesta pora seluruh makhluk di alam semesta, ditandai awan gelap saat bulan purnama dan hawa dingin yang mencekam. Kini, nyawa dan darah sucinya menjadi incaran utama karena semua entitas mendambakan mukjizat yang ada dalam dirinya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan