Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kematian Anakku, Perceraianku!

Kematian Anakku, Perceraianku!

Kematian tragis Louis di bilik kamar mandi menghancurkan hidup ibunya. Alih-alih menolong putranya yang sekarat, Thomas, sang suami sekaligus kepala sekolah, justru membawa anak dari cinta pertamanya ke ambulans. Di sisa napasnya, Louis menenangkan sang ibu agar tidak menangis. Saat pemakaman tiba, Thomas yang tidak tahu anaknya telah tiada malah meluapkan amarah dan mengancam Louis demi membela anak lain. Kehilangan ini memantapkan tekad sang istri untuk mengakhiri pernikahan mereka.
Bab
Bagikan

Bab 1

Putraku meninggal di bilik kamar mandi yang sempit. Kepalanya pecah.

Ketika suamiku yang merupakan kepala sekolah datang, dia malah menggendong putra cinta pertamanya ke ambulans dan pergi begitu saja.

Sebelum meninggal, putraku menghiburku, "Mama, jangan nangis. Nggak apa-apa kalau Papa nggak percaya padaku. Aku sama sekali nggak sedih. Aku cuma butuh Mama percaya padaku ...."

Pada hari pemakaman putraku, aku menelepon Thomas.

Thomas malah membentakku, "Lengan Xander harus dijahit gara-gara dilukai putramu! Kalau terus buat masalah, aku bakal menghabisinya setelah pulang nanti!"

Putramu? Aku menatap kepala putraku yang berlubang dan tidak mengeluarkan darah lagi. Mata putraku terpejam.

Benar, Louis putraku. Jadi, Thomas, karena putraku sudah meninggal, aku dan kamu tidak punya hubungan apa-apa lagi.

"Louis, jangan takut. Mama sudah telepon ambulans. Bertahan sebentar lagi ya!"

Di lantai, terlihat noda darah yang panjang sampai bilik kamar mandi. Mataku sakit melihatnya. Itu adalah darah anakku saat melarikan diri ke kamar mandi.

Entah setakut dan sesakit apa anakku saat itu .... Aku menahan luka di kepala Louis, tetapi darah mengalir keluar tanpa henti. Aku tidak bisa menghentikan darahnya.

Di luar, terdengar sirene ambulans. "Louis, ambulans sudah tiba! Kamu bakal selamat!"

Pada saat yang sama, Thomas menggendong seorang anak laki-laki dan berlari ke arah ambulans dengan cepat. "Xander, jangan takut. Aku nggak bakal membiarkanmu kenapa-napa."

Ambulans datang dan pergi dengan cepat. Aku tidak bisa memercayai penglihatanku. Aku buru-buru berseru, "Jangan pergi! Aku yang panggil ambulans! Thomas, Louis nggak kuat lagi! Cepat kembali! Thomas, kumohon ...."

Tidak ada yang memperhatikan bahwa korban yang sesungguhnya sudah sekarat. Aku menelepon Thomas sekali dua kali, tetapi tidak ada jawaban.

Kali ketiga aku ingin menelepon, tangan Louis yang dipenuhi darah menggenggam pergelangan tanganku. "Mama, nggak usah telepon lagi .... Papa nggak bakal kembali ...."

Air mataku sontak berderai. "Mama nggak telepon dia. Mama telepon ambulans. Ambulans akan segera datang."

"Aku sudah sesak ...." Tangan Louis terasa dingin, lebih dingin daripada ubin. "Maafkan aku, Mama. Kelak aku nggak bisa melindungimu lagi. Di kehidupan selanjutnya, kamu harus jadi mamaku lagi ya? Tapi, aku nggak mau Papa lagi ...."

Usai berbicara, tangan Louis sontak terkulai lemas. Jantungku seolah-olah berhenti berdetak. Saat berikutnya, aku merasakan sakit yang dahsyat di hatiku.

Aku tidak memedulikan darah yang terus mengalir itu. Sambil menggendong Louis, aku berlari ke rumah sakit. Darah Louis mengalir mengenai leherku. Rasanya panas.

"Jangan takut, Louis. Kalau ambulans nggak menunggumu, Mama bakal gendong kamu ke rumah sakit."

Untungnya, ada orang baik yang mengantar kami ke rumah sakit. Aku berlutut dan memohon, tetapi dokter menggeleng kepadaku.

"Anakmu sudah meninggal sejak tadi. Aku turut berduka."

"Sembarangan! Dia nggak mungkin mati! Dia jelas-jelas bicara denganku tadi! Dokter, kumohon .... Selamatkan dia ...."

Pandanganku kabur. Hatiku terasa sakit. Sinar matahari jelas-jelas begitu terik, tetapi pandanganku tiba-tiba menggelap.

....

Pada hari pemakaman Louis, aku menelepon Thomas. Setelah tiga hari berlalu, panggilan akhirnya tersambung.

"Thomas, Louis ...."

"Jangan sebut nama itu di depanku! Anak sialan itu membuat Xander hampir kehilangan lengannya! Gimana Xander bisa main piano lagi? Raya sampai pingsan beberapa kali karena menangis. Entah gimana kamu mendidik anak ...."

Aku tidak ingin mendengar makian Thomas lagi, jadi langsung mengakhiri panggilan. Nyawa harus dibayar dengan nyawa. Aku akan membuat mereka merasakan penderitaan Louis berkali-kali lipat! Selain itu, Thomas, sudah saatnya pernikahan konyol ini diakhiri!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Antara Benci dan Cinta
8.3
Kematian tragis menyingkap kepalsuan dalam hubungan yang dibangun dengan pengorbanan. Di novel modern misteri Antara Benci dan Cinta, seorang wanita menghabiskan kekayaan dan energinya demi mengorbitkan sang kekasih yang terikat kontrak pacaran tiga tahun. Alih-alih membalas budi, pria itu berpaling pada wanita lain dan menyebutnya sekadar batu loncatan yang tidak menarik. Namun, setelah nyawa sang wanita melayang, penyesalan atau kegilaan misterius justru merasuki pria yang kini memeluk jasadnya.
Sampul Novel Bingkai Suami, Keadilan Sengit Istri
9.7
Baskara Aditama, jaksa ternama yang kupikir penyelamat, nyatanya dalang yang menjebloskanku ke penjara demi melindungi Valerie. Usai tiga tahun menderita di Lapas Cipinang, aku bebas hanya untuk dipermalukan di pesta mereka hingga nyaris tewas akibat pendarahan internal. Baskara justru memalsukan medisku demi menutupi kekejamannya. Kini, harapanku telah sirna, berganti ambisi balas dendam. Aku akan menghancurkan karier, reputasi, dan segala yang ia cintai tanpa sisa.
Sampul Novel Gadis yang Ternoda
7.9
Akibat insiden satu malam yang berujung pada kehamilan Leanna, Dean terpaksa membatalkan rencana pernikahannya dengan Trisha. Meski kini terikat dalam ikatan rumah tangga, api kebencian masih berkobar di hati Dean karena ia menganggap Leanna sebagai penghancur kebahagiaannya. Di tengah dinginnya sikap sang suami, mampukah Leanna meluluhkan kekerasan hati Dean? Perjuangan Leanna mencari cinta dalam pernikahan yang diawali dendam ini pun dimulai.
Sampul Novel HARMONI BULAN DAN MATAHARI
8.0
Hidup Arlyna Aira berubah gelisah sejak bertemu Gideon Bastian, pria blasteran tampan yang ternyata bukan orang sembarangan. Sebagai pewaris tunggal keluarga terpandang, Gideon telah jatuh hati pada Arlyna sejak awal. Namun, hubungan mereka tidaklah mudah karena rintangan rumit terus membayangi setiap langkah. Di tengah tekanan keadaan yang memaksa untuk menyerah, mampukah Arlyna dan Gideon mempertahankan ikatan cinta tulus mereka hingga akhir?
Sampul Novel Membalas Penkhianatan Istriku
8.3
Jannah merasa cemas saat perselingkuhannya dengan Thalib mulai terendus oleh Arief, suaminya. Namun, Thalib justru memprovokasi Jannah dengan menyebut Arief tidak lagi peduli karena tak mencoba mempertahankannya. Di tengah keraguan, Jannah kembali terbuai oleh rayuan dan nafsu terlarang bersama sang ustadz di bawah kucuran shower. Thalib yang sudah lama mengidamkan Jannah terus meyakinkannya untuk meninggalkan suaminya yang dianggap tidak berguna demi kenikmatan sesaat.
Sampul Novel Menikahi Bos Mafia yang Menghancurkanku!
8.4
Setelah dipenjara karena membela diri, Ellea kehilangan tunangan dan kariernya yang direbut sahabatnya sendiri. Di masa sulit, pemimpin mafia Edwin Guntoro menikahinya. Namun, kebahagiaan itu sirna saat Ellea mengetahui bahwa Edwin adalah dalang di balik tragedi masa lalunya demi wanita lain. Merasa dikhianati, Ellea segera menghubungi musuh bebuyutan Edwin, Cavin Nugroho, untuk merancang rencana kejatuhan suaminya.