Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Kelahiranku, Kematian Ibuku, Dan Kebencian Ayahku

Disiksa kejam oleh penculik demi melindungi sang ayah, seorang gadis meregang nyawa dalam kesendirian. Di momen terakhirnya, panggilan teleponnya justru ditolak dengan penuh kebencian oleh ayahnya yang sedang merayakan ulang tahun putri adopsinya. Sang ayah mengutuk kelahirannya yang merenggut nyawa ibunya. Jasadnya kemudian ditemukan tragis di depan kantor polisi. Ironisnya, sang ayah yang bekerja sebagai ahli otopsi memimpin penyelidikan tanpa menyadari bahwa korban mutilasi keji tersebut adalah putri kandung yang sangat ia benci.
Bab
Bagikan

Bab 1

Demi melindungi Ayah, aku disiksa oleh penculik selama sejam. Namun, Ayah malah sibuk merayakan ulang tahun putri adopsinya yang ke-18.

Sebelum meninggal, aku menelepon Ayah. "Tapi, Ayah, hari ini juga ulang tahunku. Ini terakhir kalinya, Ayah. Bisa nggak Ayah mengucapkan selamat ulang tahun untukku?"

"Kamu benar-benar nggak punya hati! Karena ulang tahun, kamu membunuh ibumu! Kamu masih mau merayakan ulang tahun? Kenapa kamu nggak mati saja?"

Usai berbicara, dia langsung mematikan panggilan.

Keesokan hari, jenazahku ditempatkan di pot bunga depan kantor polisi.

Ayah bertanggung jawab atas otopsi. Dia bisa melihat bahwa pembunuhnya sangat kejam dan tidak takut pada polisi. Namun, dia sama sekali tidak tahu bahwa korban adalah putri yang paling dibencinya.

Setelah dibunuh dan dimutilasi, potongan tubuhku dimasukkan ke beberapa pot bunga. Malam harinya, penculik menaruh pot bunga di depan kantor polisi.

Ketika seorang polisi muda mengambil pot pertama, dia langsung berlari ke samping untuk muntah, lalu berteriak histeris.

Setelah dilakukan pengujian, dipastikan bahwa yang ada di dalam pot itu adalah potongan tubuh manusia. Tony segera menelepon ayahku, Dani.

Dani adalah dokter forensik paling hebat di kota ini. Dia telah membantu polisi memecahkan banyak kasus sulit.

Dani datang dengan terburu-buru. Wajahnya bahkan masih ada krim kue karena tidak sempat dibersihkan. Sambil memakai sarung tangan, dia bertatapan dengan Tony.

Tony berkata, "CCTV sudah diperiksa. Sayangnya, cuaca buruk membuat CCTV rusak. Kita malah melewatkan petunjuk paling penting. Pelaku menaruh potongan tubuh di depan kantor polisi. Ini adalah penghinaan untuk para polisi!"

Keangkuhan penjahat membuat para polisi gusar. Wajah mereka sangat murung sekarang.

"Aku tahu kamu cuti karena Candice ulang tahun. Tapi, kasus ini sangat penting. Kalau bukan kamu, kita harus cari siapa lagi?"

Ketika mendengar namaku, ekspresi ayahku menjadi sangat suram. Dia menyahut, "Mana mungkin aku merayakan ulang tahun untuk anak itu. Dia nggak pantas."

Hatiku sungguh getir mendengarnya. Sejak ibuku meninggal, aku menjadi anak yatim piatu. Ayahku tidak menginginkanku lagi, bahkan mengadopsi anak yang hari ulang tahunnya sama denganku.

Dia melarangku memanggilnya ayah, hanya anak itu yang boleh memanggilnya ayah. Kamarku juga menjadi milik anak itu. Aku hanya diizinkan tidur di ruang bawah tanah.

Jelas-jelas kami sama-sama berusia 18 tahun, tetapi ayahku hanya merayakan ulang tahun untuknya. Sementara itu, aku disiksa dan dibunuh dengan kejam.

Aku rasa saat aku menderita, Ayah pasti sedang memasang mahkota untuk anak itu. Meskipun demikian, aku sama sekali tidak membenci ayahku. Aku hanya berharap dia bisa memaafkanku sebelum aku mati. Sayangnya, aku gagal.

Demi tidak merusak petunjuk yang ada, mereka memutuskan untuk tidak memindahkan jenazah ke ruang otopsi dan langsung memeriksa di tempat.

Rohku melayang di sekitar ayahku. Ketika melihat potongan tubuhku, rasa sakit kembali meliputiku.

Supaya ayahku bisa memeriksa dengan tenang, Tony mengosongkan seluruh aula. Sepanjang malam, Tony membantu ayahku. Mereka memang sangat kompak.

Ayahku tidak beristirahat. Dia sampai diinfus supaya imunnya tidak turun. Pada akhirnya, tubuhku berhasil disatukan.

Ayahku menyeka keringat di dahi, lalu menghela napas. "Ada bekas ikatan pada pergelangan tangan dan pergelangan kaki korban. Tubuhnya penuh luka. Kepalanya dipukul beberapa kali dengan benda tumpul. Tengkoraknya sampai pecah dan berubah bentuk. Dia pasti disiksa habis-habisan sebelum mati."

Begitu mendengarnya, para polisi kriminal di sekitar tampak murka. Tony pun mengumpat, "Sialan! Pelakunya benar-benar binatang buas!"

Ayahku menambahkan, "Selain itu, korban dalam keadaan sadar. Beberapa luka disebabkan karena korban nggak tahan dengan rasa sakitnya."

Suasana menjadi sunyi senyap. Para polisi kriminal mengepalkan tangan mereka dengan geram.

"Entah ada perselisihan apa, sampai pelaku tega sekejam ini. Benar-benar nggak punya hati nurani!"

"Pembunuhan kali ini kejam sekali!"

Tatapan Tony dipenuhi amarah. Yang mereka bilang benar, ini adalah pembunuhan dan pembalasan dendam yang sangat sadis.

Jika dipikir kembali, rasa sakit yang tajam itu masih membuatku ketakutan hingga gemetaran. Aku masih ingat orang itu membuka perutku dengan pisau. Aku kesakitan sampai mengejang.

Sayangnya, aku tidak bisa berteriak karena orang itu telah memotong lidahku. Mulutku sangat perih dan nyeri, seolah-olah disiram minyak panas.

Selain itu, agar aku tidak kehilangan kesadaran, orang itu selalu berjeda setelah memotong tubuhku. Aku seperti hewan percobaan yang hanya bisa melihat perutku dibelah. Pada akhirnya, orang itu mengambil tongkat dan terus memukul kepalaku. Aku sampai bisa mendengar suara retakan tulang.

Untungnya pada pukulan ketiga, aku tidak bisa merasakan sakit apa pun lagi karena sudah mati.

Saat ini, ayahku mengernyit dan memeriksa telingaku. Jantungku sontak berdetak kencang. Apa dia akan mengetahui sesuatu?

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta yang Menghanyutkan
9.4
Dalam novel modern bergenre misteri horor ini, sebuah hukuman kejam berujung maut. Sang suami yang murka karena kekasih lamanya terjebak di lift, tega mengunci istrinya sendiri di dalam koper sempit dan menyimpannya di lemari. Meski sang istri menangis dan memohon ampun hingga kehabisan napas, jeritannya diabaikan. Setelah lima hari berlalu, sang suami akhirnya memutuskan untuk membuka kunci koper tersebut demi memberi pengampunan. Namun, ia tidak menyadari bahwa di dalam sana, tubuh istrinya telah membusuk dan hancur tak bersisa.
Sampul Novel Disekap Wanita Yang Menginginkan Suamiku
8.9
Upaya Laras melarikan diri dari rumah berubah menjadi mimpi buruk saat ia dan ketiga buah hatinya diculik oleh seorang sopir travel. Di dalam penyekapan yang penuh siksaan, Laras harus menelan pil pahit kehilangan salah satu anaknya. Tragedi ini memicu dendam membara dalam dirinya. Ia bertekad mengungkap dalang serta motif keji di balik penderitaan mereka. Mampukah Laras menyelamatkan anak-anaknya yang tersisa dan lolos dari jeratan maut yang mengancam nyawa?
Sampul Novel Escape
8.1
Emily Watson, model cantik yang terancam bahaya, berada dalam lindungan Ethan Davis, pemilik perusahaan keamanan elite di London. Dr. Watson menyewa jasa Ethan demi menjaga rahasia besar putrinya, sebelum ia ditemukan tewas mengenaskan tanpa kepala. Di tengah pelarian dan ancaman pembunuhan, Ethan dan Emily harus menghadapi trauma masa lalu mereka yang kelam. Akankah cinta yang lahir dari kegelapan ini mampu menyelamatkan mereka dari intrik mematikan yang mengintai di setiap sudut kota?
Sampul Novel Hari Ketika Aku Mati dan Bangkit Kembali
9.8
Nindi nyaris tewas akibat syok anafilaksis saat suaminya, Bram, justru mengabaikan nyawanya demi Clara. Tragedi memuncak ketika putra mereka, Leo, tewas tertabrak saat mencari bantuan. Namun, takdir berputar balik. Nindi terbangun di masa lalu sebelum petaka itu terjadi. Dengan ingatan tentang pengkhianatan Bram dan kematian Leo, ia bertekad melindungi sang putra. Kesempatan kedua ini menjadi ajang pembalasan bagi mereka yang menghancurkan hidupnya di masa depan.
Sampul Novel Kuyang Kalimantan
9.1
Teror mistis menghantui tanah Kalimantan melalui legenda kuno yang haus darah. Fokus utama ancaman gaib ini mengincar para ibu hamil serta mereka yang tengah berjuang dalam proses persalinan. Di tengah suasana mencekam, hukum adat menjadi perlindungan terakhir yang mutlak. Siapa pun, termasuk anggota suku asli, dilarang keras melanggar pantangan suci yang telah ditetapkan secara turun-temurun. Pelanggaran kecil sekalipun dapat berujung pada petaka yang sangat fatal.
Sampul Novel Misteri Desa Purnama
8.8
Demi melepas penat dari dunia perkuliahan, Aldi memilih berlibur ke Desa Purnama yang tenang. Namun, kedatangannya justru memicu bangkitnya kekuatan supranatural tersembunyi dalam dirinya. Di tengah suasana desa yang terpencil, Aldi terjebak dalam serangkaian peristiwa mistis yang mencekam dan sulit dinalar. Mampukah ia bertahan menghadapi teror gaib tersebut, ataukah liburan impiannya akan berubah menjadi mimpi buruk yang tak berujung?