Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kau Pilih Dia Saat Aku Mengandung Anakmu

Kau Pilih Dia Saat Aku Mengandung Anakmu

Hati Sarah hancur ketika Dimas, suaminya, justru lebih peduli pada Citra daripada dirinya yang tengah mengandung. Di tengah masa sulit itu, sang sahabat mulai menunjukkan ambisi licik untuk merebut posisi Sarah. Kini, Sarah berdiri di persimpangan jalan yang menyakitkan. Haruskah ia tetap bertahan dalam pernikahan yang retak demi calon bayinya, atau memilih pergi demi menjaga harga diri serta kedamaian hidupnya? Inilah perjuangan batin seorang istri.
Bab
Bagikan

Bab 1

"Aku cuma butuh kamu ada di sisiku sekarang, Mas..."

Suara Sarah bergetar, kedua tangannya gemetar memegangi perutnya yang mulai membuncit. Ia berdiri di depan pintu apartemen, wajahnya pucat, nafasnya pendek-pendek.

Dimas menoleh sambil menaruh ponselnya. "Aku baru aja anterin Citra ke dokter. Dia lagi kambuh asmanya, Sar. Kamu tahu dia tinggal sendirian."

Sarah menelan ludah. Hatinya terasa diremas.

"Aku juga lagi hamil tujuh bulan. Aku pendarahan tadi siang dan kamu malah pergi ke rumah dia?"

Dimas mendekat, tapi Sarah mundur selangkah.

"Kamu marah karena aku bantuin Citra? Bukannya kamu selalu bilang dia udah kayak saudara kita sendiri?" Dimas mengerutkan dahi, terlihat bingung dan tersinggung sekaligus.

"Saudara? Dia sahabatku, bukan istrimu. Tapi kamu lebih banyak habiskan waktu sama dia sekarang. Kenapa, Mas? Ada yang kamu sembunyikan?"

Dimas terdiam. Satu detik. Dua detik. Terlalu lama untuk disebut wajar.

"Aku capek bahas ini terus, Sar. Aku nggak ada hubungan apa-apa sama Citra. Kamu aja yang terlalu sensitif akhir-akhir ini."

Sarah tertawa hambar. "Ya, mungkin aku terlalu sensitif. Wajar kan? Aku hamil. Sendirian. Ditinggal suami tiap malam. Karena 'sahabatnya' butuh ditemani."

Tiba-tiba suara notifikasi ponsel Dimas berbunyi. Sarah menoleh. Nama 'Citra' terpampang di layar. Hatinya tenggelam makin dalam.

Dimas buru-buru menyembunyikan layar ponsel. Terlambat.

"Kamu tahu, Mas? Aku udah curiga dari awal. Tapi aku bodoh. Aku pikir kamu cuma kasihan sama dia. Tapi ternyata... dia lebih dari sekadar sahabat buat kamu, ya?"

Dimas tidak menjawab.

"Jawab, Mas!" bentak Sarah, matanya berkaca-kaca.

"Aku nggak pernah berniat ninggalin kamu. Tapi Citra... dia butuh aku. Dia sendiri. Dia nggak punya siapa-siapa."

"Dan aku? Aku ini apa buat kamu? Penjaga rumah? Pengasuh bayi?"

Tangis Sarah pecah. Dimas ingin memeluknya, tapi Sarah mengibaskan tangan suaminya.

"Kalau kamu memang mencintainya, bilang sekarang. Aku akan pergi. Aku nggak mau anakku lahir dalam kebohongan."

"Jangan gitu, Sar... aku bingung. Aku-"

"Kamu bingung karena kamu udah buka hati buat dua perempuan sekaligus. Tapi aku cuma punya satu pilihan. Anak ini." Sarah menatapnya dalam-dalam. "Aku akan pilih harga diriku. Dan anakku."

Dengan langkah berat, Sarah menuju kamar, meninggalkan Dimas berdiri di ruang tengah yang terasa dingin dan sepi.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Cinta Beda Usia
9.0
Kisah dalam novel modern Cinta Beda Usia ini berpusat pada kehidupan seorang janda. Suatu malam, saat terbangun setengah sadar untuk ke kamar mandi, ia mendapati pintu kamar putranya yang berusia 18 tahun sedikit terbuka. Dari dalam kamar yang remang-remang itu, sayup-sayup terdengar suara napas terengah-engah yang misterius. Keberadaan suara asing tersebut seketika mengubah keheningan malam dan memicu rasa penasaran yang mendalam mengenai apa yang sebenarnya terjadi.
Sampul Novel Cinta Sedalam Doa
9.2
Penyesalan mendalam menghantui hidupku setelah mencampakkan Naira demi Qirani, yang justru mengkhianatiku usai lulus kuliah. Meski mencoba meniti karier di Pekanbaru untuk melupakan luka, hatiku tetap tertambat pada Naira. Saat mendengar pernikahan Naira batal, aku berjuang keras memperbaiki diri dan memohon doa agar hatinya melunak. Setelah setahun penuh perjuangan dan kesabaran, Naira akhirnya membuka hati. Kami pun menikah dan hidup bahagia bersama putri kecil kami.
Sampul Novel Gelora Panas Sekretaris Seksi
8.4
Pasca dikhianati dan ditinggal kekasihnya, Kayla bertekad membalas dendam kepada Miranda yang menjadi pemicu perpisahannya dengan Bisma. Di tengah luka hati, ia melamar sebagai sekretaris pribadi Jason, seorang pria tampan yang langsung terpikat oleh pesona fisik dan kecantikan Kayla. Demi ambisinya, Kayla berjanji memberikan kepuasan yang jauh melampaui apa pun yang pernah Jason dapatkan dari Miranda sebelumnya dalam hubungan profesional yang provokatif.
Sampul Novel Hubungan Gelap Sekretaris dan Suami Pembawa Petaka
7.8
Sebuah foto viral memperlihatkan Charlie bersama sekretarisnya di hotel. Saat dikonfirmasi, Charlie justru memarahi istrinya sebelum memblokir panggilannya. Tragedi mengerikan terjadi ketika sang putra ditemukan tewas dengan menggenggam kartu identitas sekretaris tersebut. Bukannya peduli, Charlie yang dibutakan oleh bisnis malah balik memarahi sang istri karena membawa pergi anak mereka yang dibutuhkan untuk penandatanganan kontrak. Kehilangan segalanya, sang istri kini bertekad menggunakan kekuasaannya untuk menghancurkan seluruh masa depan suaminya.
Sampul Novel Ibu Meninggal, Suami Sibuk dengan Mantan
9.5
Saat ibu mertunya mengalami serangan jantung, Nova panik menghubungi suaminya yang berprofesi sebagai dokter spesialis kardiologi. Namun, pria itu justru menuduh Nova berbohong dan memilih memasak untuk kucing sang mantan kekasih, Melda, lalu pergi menonton konser bersamanya. Akibat kelalaian tersebut, ibu mertua Nova meninggal di meja operasi. Ketika sang suami pulang keesokan harinya dan melihat Nova memeluk kotak abu, dia malah marah dan memuji perhatian Melda yang membelikan baju baru untuk ibunya.
Sampul Novel Janjinya, Penjaranya
9.6
Kebebasan yang dinanti justru menjadi awal derita baru bagi sang protagonis. Tujuh tahun mendekam di penjara demi menanggung dosa Keysha, kakak angkatnya, ia justru dibuang oleh orang tua kandung dan tunangannya, Dion. Alih-alih disambut hangat, ia diasingkan ke gudang berdebu demi kenyamanan Keysha. Namun, sebuah email rahasia berisi tawaran kerja dan identitas baru muncul sebagai penyelamat. Tanpa ragu, ia memilih pergi demi membalas segala pengkhianatan.