Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Kabar Buruk Kehamilanku

Kabar Buruk Kehamilanku

Kebahagiaan Rike saat menunjukkan hasil tes kehamilan kepada sang suami seketika sirna. Sebuah berita mengejutkan muncul, mengklaim bahwa kehamilan tersebut terjadi sebelum mereka resmi menikah. Hal ini memicu kekecewaan mendalam bagi ibunda Rike yang kemudian menuduhnya telah berzina. Kini, Rike harus berjuang memulihkan kepercayaan ibunya. Namun, apakah tuduhan memilukan itu memang sebuah fakta yang tersembunyi? Simak perjuangan Rike mengungkap kebenaran.
Bab
Bagikan

Bab 3

Part 3

Rumah Ibu Mertua

Dari dulu juga Bude selalu iri terhadap kehidupan keluargaku, terutama setelah Pakde meninggal dunia lima tahun lalu, makin kentara ketidaksukaannya pada pencapaian keluargaku.

Apalagi ketika Bapak yang hanya seorang buruh tani bisa mengantarkanku menuntut ilmu hingga ke jenjang perguruan tinggi, dan lulus dengan nilai yang amat memuaskan, terlihat Bude semakin merasa terkalahkan.

Dulu saat aku masih kuliah, setial aku pulang ke rumah, Bude selalu mengatakan banyak hal namun berulang ulang padaku.

"Rike, kamu itu loh harusnya jadi anak yang berbakti kepada orang tua, bukan malah jadi anak yang bisanya hanya membebani orang tua saja. Kamu nggak kasihan lihat Bapakmu pontang panting cari nafkah, hanya untuk kuliahin kamu. Memangnya nanti kamu bisa membalas semua yang orang tuamu lakukan dan berikan?! Paling juga sebelum lulus kamu sudah nikah gara gara hamil duluan. Jadi orang miskin itu harus tau diri, jangan sok kaya, mimpi kok kebangetan tingginya, kalau jatuh sakit banget loh nanti.

Lihat tuh Mas dan Mbak Ninik semua pinter cari uang to, jadi tak merepotkan orang tua, nggak kayak kamu itu. Bapak dan Ibumu juga itu ngeyel sih, mau saja membiayai kuliahmu. Ngapain juga buang buang uang percuma, kan mending disimpan buat beli sawah atau ternak. Lihat tuh gara gara sekolahin kamu, Bapak danp Ibumu jadi tambah miskin, kerja terus tapi tak punya tabungan. Nggak kayak aku, banyak simpanan sawah dan juga ternak. Harusnya kamu itu sebagai anak sulung itu ya mikir dong!!" Bude selalu berceramah panjang lebar kepadaku, dengan ekspresi yang tak suka.

Dan aku hanya diam saat Bude berceramah, karena jika aku menanggapinya, maka semua akan panjannngggg seperti kereta api yang sedang pawai.

"Bun, kok malah ngelamun sih. Nggak baik loh orang hamil itu sering ngelamun. Pamali kata orang tua," kata suamiku mengagetkanku.

"Nggak ngelamun kok, cuman lagi mikirin Bude Nur saja, hehehehe," jawabku sambil nyengir.

"Pasti lagi mikir yang jelek jelek ya tentang Bude, kebiasaan banget deh Bun kamu ini. Oh iya Bun, maaf aku tadi lupa mengatakan bahwa tadi waktu Bunda menelepon Ibu, Mama juga meneleponku lagi. Mama meminta kita kesana sekarang juga karena Mama akan memasak spesial untuk merayakan kehamilan Bunda ini. Tadi habis dari kamar mandi aku mau mengatakanya, namun saat melihat Bunda menangis, aku jadi lupa segalanya. Karena kau selalu mengalihkan duniaku, hehehe," katanya sambil mengedipkan sebelah matanya dan sambil tersenyum menggoda.

"Mulai deh ngegombalnya, ya sudah sekarang kita ke rumah Mama dulu saja Yah, nanti siang baru berangkat ke rumah Ibu. Yuk ah kita siap siap, aku pingin bantu Mama masak, sekalian belajar resep masakan yang kamu sukai Yah, biar jadi sedep dan enak seperti masakan Mama," jawabku sambil menatapnya.

"Semua masakan yang dibuat oleh Bunda, itu selalu enak buatku. Dulu hanya masakan Mama lah yang enak di dunia ini menurutku, sekarang tetnyata Mama mempunyai saingan seorang chef cantik yaitu kamu Bun," kata suamiku sambil menoel daguku.

Kami pun bersiap siap menuju rumah Mama mertuaku itu.

Akhirnya sampai juga kami dirumah Mama. Ternyata Farhan juga sedang ada dirumah saat itu, sebenarnya sih dia ada rencana main sama teman temannya tadi pagi, namun saat diberi tahu oleh Mama tentang kehamilanku dan kami akan makan siang disini, diapun tak jadi pergi, karena dia ingin ikut merasakan kebahagiaan kami. Farhan adalah seorang adik ipar yang sangat baik, namun dia sangat manja padaku dan kakaknya.

Mama pun menyambut kami dengan bahagia, beliau langsung memelukku dan menciumiku.

"Terima kasih ya sayang, kamu sudah hadir di kehidupan kami, dan terima kasih banyak karena kamu akan segera membawa seorang malaikat kecil di rumah ini," katanya lembut sambil memberikanku segelas susu, yang akhirnya kutahu itu adalah susu untuk Ibu hamil, dan beliau pun memintaku untuk langsung meminumnya, segera saja kuhabiskan susu dengan rasa coklat itu,  hemmm ternyata enak sekali rasanya.

"Sama sama Ma. Rike juga sangat berterima kasih karena Rike diterima dengan baik di keluarga ini. Semoga selamanya Rika bisa menjadi bagian dari keluarga ini," ucapku yang baru saja menaruh gelas di atas meja, yang isinya sudah kuminum hingga tak tersisa.

"Amiiin, pasti sayang, kamu adalah anugerah untuk kami. Dijaga baik baik ya kandungannya, jangan kecapekan. Kalau bisa sih kamu berhenti bekerja sayang, istirahat saja dirumah. Nanti Mama akan mengirim seorang pembantu untuk membantumu dirumah. Atau seperti kata Mama tadi, kamu dan Ferdi, tinggal disini saja, biar Mama bisa menjagamu, dan kamu pun tak kesepian saat Febry kerja. Gimana maukan sayang?" Tanya Mama sambil memegang kedua pundakku.

"Maaf Ma, seperti yang Rike bilang tadi, Rike ingin tinggal di rumah Rike sendiri saja dulu, aku dan Mas Ferdi ingin mandiri Ma. Dan kamipun tak ingin merepotkan Mama. Dan untuk soal kerjaan, seperti yang tadi aku katakan pada Mas Ferdi, untuk saat ini, aku belum bisa resign Ma, aku masih ingin bekerja, janji nanti kalau sudah usia tujuh bulan aku akan segera resign dan fokus pada kehamilanku Ma. Janji juga aku tidak akan kecapekan, aku akan menjadi dengan baik sekali calon cucu Mama ini," jawabku pada Mama. Sebenarnya sudah untuk menolak permintaan Mama, tapi itu semua memang keinginanku.

"Oke deh Sayang, Mama percaya padamu. Kamu pasti melakukan semua.yang  terbaik untuk keluarga ini. Dan kamu Fer, jaga dengan baik istri mu, jangan sampai dia kecapekan dan jangan buat perasaannya jadi sedih, awas saja kalau sampai kamu buat menantu cantik Mama ini menangis," ucap Mama yang kini sudah menatap Mas Ferdi.

"Siap delapan enam komandan," kata Mas Ferdi yang dibuat lucu hingga membuat kami berempat yang sedang duduk di ruang tamu jadi tertawa semua.

Kebersamaan di keluarga ini memang sangat terasa, dan membuatku sangat nyaman. Kedua anak laki laki ini sangat menghormati dan menyayangi Mamanya, karena Mamapun selalu memberi perhatian dan kasih sayang berlimpah pada mereka, di sela sela kesibukannya mengelola usaha peninggalan Papa. Mama selalu berusaha menjadi sahabat juga untuk anak anaknya, berusaha menjadi pendengar yang baik saat mereka mempunyai masalah apapun, jadi mereka tak mencari pelampiasan lain di luar.

Sesibuk apapun beliau pasti menyempatkan memasak, agar anak anaknya bisa makan di rumah bersama, terutama saat makan malam, kadang waktu makan malam itu menjadi moment curhat tentang kejadian yang di alami seharian. Aku sedikit banyak memang tahu dengan kondisi keluarga ini, karena selama dua tahun sebelum menikah, Mama seminggu sekali pasti mengundangku untuk makan malam. Semoga kelak aku juga bisa menjadi ibu yang baik untuk anak anakku, seperti Mama.

"Ya sudah kalian disini dulu ya, Mama mau membantu Mbok Darmi menyiapkan makan siang," pamit Mama sambil menuju dapur.

Tanpa beliau tau akupun membuntutinya dari belakang.

"Rike, kamu ngapain sih kesini, sana duduk manis di depan," ucap Mama mertua sambil menoleh ke belakang.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95NQX" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95NQX
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Arrogant Husband
8.4
Demi menyelamatkan aset berharga peninggalan sang ibu dari kebangkrutan total akibat utang miliaran, Alexa terpaksa menghadapi tawaran gila Damian. Pria arogan yang membenci wanita itu menuntut seorang anak sebagai syarat bantuan finansialnya. Meskipun saling membenci, Damian tidak bisa menepis obsesi gelapnya pada Alexa. Kini, Alexa yang keras kepala harus terjebak dalam dinamika panas bersama pria temperamental tersebut. Akankah hubungan penuh paksaan ini berakhir sesuai rencana?
Sampul Novel Bastard My Stepfather
7.9
Dave Eshan Mahendra akhirnya menyerah pada pernikahan enam tahunnya dengan Dara Caroline. Di balik perselingkuhan istrinya, Dave ternyata memendam rasa pada putri tirinya, Clara. Kabar perceraian ini mengejutkan Clara yang ceria hingga ia mendatangi kantor Dave. Tak disangka, Dave justru menyatakan cinta padanya. Setelah bimbang cukup lama, Clara menerima perasaan itu. Namun, hubungan rahasia ini membawa Clara pada fakta tersembunyi yang tak pernah ia bayangkan sebelumnya.
Sampul Novel Bertemu Kamu Saat Sudah Terikat
9.3
Rania berjuang keras menyelamatkan pernikahannya yang mulai retak dan berada di ambang kehancuran. Di tengah kepedihan itu, sosok dari masa lalunya hadir kembali membawa kenyamanan bagi hatinya yang gundah. Kini ia terjebak dalam dilema besar: tetap bertahan bersama Yoga, suami yang tidak pernah tulus mencintainya, atau membuka hati untuk Rendy, pria penyayang yang muncul saat ia sudah terikat. Keputusan sulit menanti di tengah konflik batinnya.
Sampul Novel Gadis Pemuas Tuan Grey
8.9
Demi membiayai pengobatan sang ayah yang sakit keras, Laura berusaha mencari pekerjaan tambahan sebagai pengasuh. Namun, niat tulus itu justru berujung petaka saat ia bertemu Greyson. Pria itu merampas kesuciannya dan memaksanya masuk ke dalam ikatan gelap sebagai pemuas hasrat. Kini, Laura terjebak dalam dilema moral yang menyiksa: apakah ia sanggup bertahan menjadi budak nafsu Grey demi mendapatkan uang yang sangat ia butuhkan untuk ayahnya?
Sampul Novel Ku hancurkan rumah tanggaku
8.6
Selama ini aku selalu berusaha berlapang dada memaklumi segala kesalahan suamiku demi menjaga pernikahan hasil perjodohan kami. Namun, pengkhianatan berupa perselingkuhan adalah batas akhir yang tidak mungkin kumaafkan. Kesetiaanku kini berubah menjadi tekad bulat untuk menuntut balas. Aku akan memastikan dia merasakan penyesalan terdalam karena telah menghancurkan kepercayaan ini dan mengkhianati komitmen suci yang telah kami bangun bersama.
Sampul Novel Love & Destiny
8.1
Mikaela Cassandra Djuanda harus menelan pil pahit saat suaminya pergi bersama wanita lain tepat di hari pernikahan mereka. Tiga tahun berlalu, takdir mempertemukannya kembali dengan Marcel Arya Buana yang kini telah hidup bersama wanita pilihannya. Marcel terkejut menyadari status pernikahan mereka masih sah dan ia memiliki seorang anak. Kini Marcel terjepit dalam dilema besar: akankah ia memilih cinta atau memenuhi tanggung jawabnya sebagai ayah?