Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jodohku Soulmateku

Jodohku Soulmateku

Fahri dan Damar sepakat menjodohkan Dita dan Bagas sejak kecil. Namun, kondisi kesehatan Fahri yang memburuk serta krisis finansial di perusahaan Damar memaksa pernikahan dini saat Dita berusia 16 tahun. Usai akad, mereka terpisah tanpa pernah bertemu selama bertahun-tahun. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Dita hampir lulus jadi dokter spesialis dan Bagas telah menjabat CEO. Mampukah pernikahan lama yang dingin ini berubah menjadi cinta sejati?
Bab
Bagikan

Bab 2

Dua tahun kemudian, di London,

"Guys, nggak berasa ya bulan depan kita udah balik ke Indonesia, semoga aja lancar dan nggak ada halangan ya" ucap Dita.

"Nggak nyangka gue, kita tuh bener-bener udah hampir 2 dekade barengan ya" timpal Rani

"Gue juga nggak sabar nih pengen cepet-cepet balik ke Indonesia dan praktek bareng kalian" sahut Kania.

Walaupun mereka kuliah di Fakultas dan Universitas yang sama, namun mereka mengambil spesialis yang berbeda.

Dita, dan Rani yang mengambil spesialis kandungan, Kania spesialis anak, Dino spesialis penyakit dalam, dan Angga spesialis bedah syaraf.

Hari-hari mereka selalu diisi dengan belajar, bermain, bercanda, hang out bareng.

Kuliah kedokteran dengan tugas dan praktek yang padatpun mereka jalani dengan happy tanpa ada beban karena kebersamaan mereka, sehingga mereka bisa lulus lebih cepat dan mendapat nilai cum laude.

***

Pagi-pagi yang kebetulan hari minggu Dita, Kania, Rani, Angga, dan Dino rencana akan pergi ke Ashmolean Museum dan Bodleian Library.

Tiba-tiba mereka dikagetkan dengan kedatangan Darma Kakak dari Dino beserta Teman-temannya Bagas dan Tony yang baru sampai di Mansion Dino.

Darma, Bagas dan Tony rencananya malam nanti mereka akan datang ke pertemuan dengan para investor dan rekan bisnis lainnya di Le Manoir aux Quat'Saisons, A Belmond Hotel.

"Lho, bang lo ke sini nggak bilang-bilang" tanya Dino yang kaget melihat kedatangan Darma dan Teman-temannya itu,

"Gue udah info Uncle Robbin untuk siappin 3 kamar, karna malam ini sampai lusa kita mau nginep disini, nanti malam gue mau ada pertemuan di deket sini, jadi sekalian aja nginep di sini" jawab Darma, sambil menatap Teman-teman dino.

"Kalian mau pergi?" tanya Darma kemudian,

"Iya, ini kan weekend, cari hiburanlah hehe" jawab Dino, lalu Dino menyapa Bagas dan Tony

"Hai Kak Bagas, Kak Tony, apa kabar?" tanya Dino

"Baik, kita numpang disini ya Din" jawab Tony, sementara Bagas hanya tersenyum menjawab pertanyaan Dino.

Tanpa sengaja mata Bagas menatap Dita, entah kenapa sejak turun dari mobil tadi mata Bagas langsung terkesima melihat Dita yang baru keluar rumah, Bagas merasakan getaran di hatinya melihat wajah cantik dan pembawaan gadis itu. Dita seperti bunga yang bersinar di tengah Teman-temannya.

Aneh padahal selama ini Bagas tidak pernah peduli dengan wanita manapun secantik apapun wanita itu, disamping dia sadar kalau dia sudah punya Istri,

Walaupun Bagas belum pernah bertemu Istrinya dan pernikahan mereka atas dasar perjodohan tapi Bagas memegang komitmen yang sudah ia buat itu. dan tidak mau mengkhianati komitmen itu. ia juga tidak ingin mengecewakan Papi Fahri dan juga kedua Orang Tua nya.

Dita memiliki wajah yang sangat cantik dengan dagu yang lancip, hidung kecil mancung, mata yang indah, bibir tipis yang berwarna merah muda, dan kulit yang putih bersih dengan riasan tipis membuat bagas melirik Dita tanpa berkedip.

"Ok Kak, kita pergi dulu ya Kak, selamat istirahat Kak" ucap Dino pamit kepada Darma, Bagas, dan Tony, sambil berlalu dari mereka, menyadarkan Bagas yang terus terkesima melihat Dita.

Darma mengajak Teman-temannya untuk masuk, sementara Dino, Dita, Angga, Rani, dan Kania berjalan menuju ke Ashmolean Museum.

***

Pada sore hari, Darma beserta Bagas dan Tony bersiap-siap untuk datang ke pertemuan mereka.

Sementara Dita, Kania, Rani, Angga dan Dino sedang menikmati makan malam mereka di The Porterhouse,

Jam 8 malam Dino dan Teman-temannya pun akhirnya sampai di Mansion, mereka langsung masuk ke kamar mereka masing-masing membersihkan diri dan tidur.

Jam 2 malam Dita bangun dan ingin mengambil minum ke Dapur, tanpa sengaja melihat ruang tv masih menyala, ternyata ada Bagas dan Tony yang masih berkutat dengan dokumen-dokumen di meja.

Dita lalu menyapa mereka "hai Kak, belum tidur?" sapa Dita ramah

"Belum, kamu sendiri belum tidur?" jawab Tony

"Iya, mau ambil minum nih Kak" jawab Dita sambil berlalu ke Dapur.

Bagas hanya menatap Dita tanpa menjawab apapun, tapi pandangannya mengikuti Dita dengan jantung berdetak kencang, sampai Dita selesai mengambil minum dan akan kekamarnya di lantai 2.

"Aku naik ke atas duluan ya Kak" pamit Dita sambil tersenyum yang membuat Bagas makin terkesima melihat senyuman Dita.

"Ok, met tidur ya" jawab Tony.

Tony yang sudah sangat mengenal Bagas, merasa aneh melihat Bagas yang menatap Dita.

"Woy Gas, kenapa lo jadi bengong gitu liat temennya Dino?" tanya Tony, Bagas pun langsung memegang berkas dan menghiraukan pertanyaan Tony,

"Inget lo itu udah punya Istri, jangan ngelirik-lirik cewek lain lagi, apalagi sampai enggak kedip begitu" ledek Tony

"Ya walaupun gue akuin temennya Dino itu emang cantik banget sih ya, ramah banget lagi" sambung Tony lagi,

"Apa sih Ton, udah kerjain lagi aja ini, emangnya lo nggak mau istirahat juga" jawab Bagas, dan mereka pun melanjutkan pekerjaan mereka.

Pagi harinya, Dita, Kania, Rani, Angga, dan Dino sudah di meja makan untuk sarapan bersama.

Mereka sarapan sambil melakukan tanya jawab untuk persiapan ujian mereka hari ini.

Mereka akan ujian akhir di kampus, kemudian praktek di NHS Oxford University Hospital.

Di tengah diskusi mereka, Darma, Bagas, dan Tony bergabung untuk sarapan setelah mereka kembali dari golf yang dekat dengan Mansion mereka.

"Udah selesai sarapan?" tanya Darma ke mereka berlima,

Dita, Kania, Rani, Dino, dan Angga sudah bersiap berdiri dan mengambil tas mereka.

"Udah Bang, Kami jalan duluan ya, hari ini ada ujian soalnya" jawab Dino sambil berdiri dan pamit ke Kakaknya dan Teman-temannya itu.

"Ya udah, good luck ya kalian" ucap Darma.

Bagas yang dari tadi melirik ke arah Dita pun ikut menganggukkan kepalanya sambil tersenyum.

Darma yang kembali duduk di depan Bagas pun merasa aneh melihat Temannya, yang biasanya tidak pernah peduli dengan siapapun, bisa menatap Temannya Dino tanpa berkedip,

"Gas, kenapa lo jadi ngeliattin temennya Dino nggak kedip gitu" tanya Darma

"Eh, gue lagi mikir aja agenda kita nanti siang ketemu sama East Venture itu, bukan ngeliattin temen adek lo" dengan tangan memasukkan makanan ke piring Bagas menyangkal Darma,

Tony pun terkekeh melihat Bagas Teman yang sekaligus Bosnya itu menyangkal sikapnya itu,

Mengingat sikap Bagas yang menatap Dita sampai nggak berkedip tadi malam, ketika Dita turun mengambil minum ke Dapur, Tony jadi ketawa sendiri, pasalnya Bagas yang selama ini dingin terhadap wanita manapun yang mendekatinya.

Tony dan Darma sangat mengenal Bagas, selama ini belum ada wanita cantik yang berhasil membuat Bagas sampai melirik apalagi sambil menatap lama. Bagas selalu dingin dengan setiap wanita.

"Udah jangan ngeles aja Gas, tadi malem lo juga ngeliattin Dita nggak kedip gitu, sekarang lo nyesel deh pasti buru-buru terima perjodohan itu kan, udah nggak bisa lari lagi Gas, inget istri lo haha" ucap Darma, Bagas yang agak kesal, menghiraukan Temannya sambil melanjutkan makannya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Anak Angkatku Tak Tahan
7.9
Kehidupan mewah seorang istri dari keluarga miliarder mendadak berubah menegangkan. Meski memiliki segalanya, ia kini terancam oleh perubahan sikap anak angkatnya yang semula perhatian menjadi sangat posesif. Kecurigaan bermula dari tatapan aneh hingga sentuhan berani saat ia sedang yoga. Puncaknya, sang anak yang tidak bisa lagi menahan diri nekat menjebaknya dengan segelas air yang telah dicampur obat, membawa hubungan mereka ke batas yang berbahaya.
Sampul Novel Dendam Sang Pelukis: Cinta yang Ditebus
8.6
Alana Maheswari terjebak dalam pernikahan ketiga yang tragis. Damian, sang tunangan, justru menyiksanya demi menenangkan Elina. Setelah karier melukisnya dihancurkan dan tubuhnya ditinggalkan bersimbah darah di hutan, Alana menolak menyerah. Demi melindungi keluarga dan bisnisnya, ia menghubungi sosok misterius dari masa lalu. Ia sepakat menyerahkan seluruh asetnya dan melakukan pernikahan kontrak demi pelarian dan balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
8.0
Terdesak untuk menikah, Nadine memilih seorang pengusaha yang kabarnya telah bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban justru terus terjadi. Nadine memenangkan Porsche saat ingin membeli mobil murah dan mendapat vila mewah secara tiba-tiba. Keberuntungan selalu menyertainya berkat bantuan sang suami yang misterius. Nadine akhirnya menyadari kenyataan mengejutkan bahwa pria di sampingnya bukanlah orang biasa, melainkan seorang miliarder kaya raya.
Sampul Novel Mati Kutu Ketika Mereka Tahu Suamiku Ternyata Sultan
8.9
Seorang pria sering dihina sebagai siluman miskin karena wajahnya yang hitam bertompel sangat kontras dengan kulit tubuhnya. Bahkan istrinya sendiri sempat meragukan identitas aslinya. Namun, semua penampilan buruk itu hanyalah penyamaran demi menemukan cinta tulus dari seorang gadis desa. Saat identitasnya sebagai CEO kaya raya terungkap, para tetangga yang meremehkannya seketika terdiam. Mengapa sang Sultan memilih hidup penuh hinaan?
Sampul Novel Penantian Yang Tak Kunjung Kembali
9.2
Enam tahun menikah rahasia dengan seorang direktur, sang istri harus menerima kenyataan pahit saat suaminya melarang putra mereka memanggilnya ayah. Ketika sang suami kembali mengabaikan ulang tahun anak mereka demi sekretarisnya, keputusan bulat pun diambil. Surat cerai dilayangkan, dan dia pergi membawa putranya selamanya. Kepergian tiba-tiba ini meruntuhkan ketenangan sang miliarder yang seketika kehilangan kendali mencari istrinya. Namun, kali ini penantiannya akan sia-sia.
Sampul Novel Selimut Malam Tuan Muda
9.2
Masa depan Raina Paradisa yang baru berusia tujuh belas tahun hancur seketika saat cita-citanya menjadi sarjana harus pupus. Ia dijadikan jaminan oleh pamannya sendiri untuk melunasi utang sebesar satu miliar kepada Alex Modero. Alex adalah pengusaha sukses berusia tiga puluh lima tahun yang angkuh dan tidak percaya pernikahan. Kini, Raina terpaksa tunduk pada perintah Alex dan hidup sebagai pemuas keinginan pria tersebut demi menebus semua utang keluarganya.