
Jodohku Soulmateku
Bab 3
Bagas yang biasanya selalu sibuk dan totalitas dengan pekerjaannya, semenjak pulang dari London, jadi seperti orang yang sedang linglung dan tidak fokus pada apapun yang ia kerjakan.
Selain itu Bagas juga sering ngelamun di waktu-waktu yang seharusnya digunakan untuk mereview dokumen - dokumen kontrak dan laporan-laporan.
Seperti saat ini, di Ruangannya yang terletak di lantai 58 Aryaatmadja Tower.
Bagas berdiri menghadap jendela besar memikirkan Dita, sambil membayangkan senyumnya yang cantik dengan gigi yang putih dan rapih, matanya yang indah dan teduh dengan bulu mata yang lentik alami.
Sayangnya dia lupa menanyakan nama lengkap Temannya Dino itu untuk mencari tahu latar belakangnya, namun dia juga tidak mungkin menanyakan tentang Gadis itu ke Darma, bisa habis dibully dia sama Darma dan Tony nanti.
Sementara di London, Dita yang sedang video call dengan Papinya pun sedang merayu Papinya
"Pi, Tita kan udah mau lulus dan udah jadi Dokter juga, boleh ya kalo Tita bercerai aja sama Mas Bagas" Dita berpikir kalau dia sudah dewasa dan sudah mandiri, sehingga dia sudah tidak memerlukan orang untuk menjaganya lagi.
Bukannya Dita bermaksud melupakan kebaikan hati Papa Damar dan Mama Rosa yang sudah merawat, menjaga, dan melimpahkan Dita kasih sayang seperti anaknya sendiri.
Dita berpikir akan tetap berterima kasih dengan menyayangi dan berbakti kepada Papa Damar dan Mama Rosa.
Dita sudah berpikir bahwa setelah lulus nanti dia akan mulai membuka hati dan merasakan jatuh cinta, berkenalan dengan laki-laki yang bisa membuatnya jatuh cinta, lalu pacaran normal, bukan pernikahan yang didasarkan perjodohan. untuk bisa seperti itu otomatis Dita harus bercerai dulukan dengan suami yang belum pernah ia temui itu.
"Sayang, kamu harus tau kalo Papi melakukan ini untuk kebaikkan kamu, kamu pasti bisa merasakan kasih sayang Papa Damar dan Mama Rosa yang tulus menyayangi kamu seperti Anaknya sendiri" ucap Papi Fahri
"Lagipula kamu juga belum pernah ketemu sama Suami kamu itu kan? Bagas itu Anak yang baik, pintar, tampan, dan sangat berbakat, banyak perempuan yang menyukai Bagas, tapi dia tidak pernah menggubris perempuan-perempuan itu, sangat jarang pemuda seperti Bagas itu sayang" tambah Papi Fahri
"Papi yakin kamu tidak akan menyesal punya Suami seperti Bagas, nanti setelah kamu kembali ke Indonesia dan menjalani kehidupan berdua dengan Bagas, kamu akan bisa merasakannya" ucap Papi Fahri
"Setelah kamu nanti menjalani kehidupan bersama dengan Bagas, paling tidak 1 tahun. kamu memang merasa tidak bahagia dan tidak bisa mencintai Bagas, Papi tidak akan memaksa kamu lagi untuk melanjutkan pernikahan kamu dengan Bagas" lanjut Papi Fahri
Setelah percakapannya dengan Papinya itu, Dita jadi memikirkan nasibnya nanti setelah kembali ke Indonesia, apakah dia benar-benar akan mulai hidup berdampingan dengan suaminya itu, menjadi istri, harus melayani suami.
Huaaa Dita betul-betul belum bisa membayangkannya. disatu sisi Dita juga masih ingin berkarir dan beraktualisasi dengan ilmu yang di miliki nya.
Mendengar cerita Papinya, Dita jadi terpikir untuk mencari tahu seperti apa sosok suaminya itu.
Kemudian jari-jari lentik Dita bergerak menekan tuts di ponsel pintarnya untuk mencari nama Bagas Aryaatmadja di Mbah google, ada banyak artikel yang memuat mengenai pencapaian - pencapaian serta biodata dari Bagas Aryaatmadja, namun Bagas selama ini tidak suka diphoto.
Sehingga Dita tidak bisa menemukan photo-photo Bagas di Social Media dan di artikel-artikel bisnis yang menampilkan nama Bagas Aryaatmadja, "Hmm, apa jangan-jangan mukanya jelek ya" batin Dita
Bahkan di beberapa artikel hanya ada photo Bagas beserta dengan Teman-temannya, namun photo itu menampilkan beberapa orang dengan wajah yang tidak terlihat jelas, dan juga tanpa keterangan nama-nama dari orang yang ada di photo itu.
"Heran deh kenapa dia tidak mau menampilkan mukanya ya, photo Bagas yang ada dikamarnya pun hanya photo Bagas waktu masih kecil" batin Dita.
***
Di jakarta, Bagas baru saja sampai di Penthousenya, masih dengan rasa penasarannya, akhirnya Bagas mulai mencari Social Media Dino.
Bagas berpikir pasti dia bisa menemukan siapa wanita itu dari Social Media milik Dino,
Dalam hati kecilnya Bagas sebenarnya merasa bersalah, Bagas menyadari kalau ia sudah beristri, dan harus memegang komitmen pernikahannya, tapi sudah hampir tiga minggu semenjak pulang dari London, Bagas benar-benar sudah seperti orang gila, tidak bisa fokus kerja dan selalu terbayang senyum wanita itu.
Rasanya benar-benar sudah diluar kontrolnya. dia sangat merindukan wanita yang bahkan tidak tahu siapa dan kapan akan bisa bertemu lagi.
Setelah scroll-scroll akun media sosialnya Dino, Bagas akhirnya menemukan akun gadis itu, dengan nama @TitaAT.
Lalu Bagas menstalking akun Dita, pada saat menscroll photo lama Dita, Bagas dikagetkan melihat photo Dita bersama Papinya sebelum Papi Fahri berangkat ke Boston,
"Whatt kenapa ini di captionnya tertulis, will gonna miss you dad, wah besok dia akan menanyakan photo ini ke Mama nya kalo gitu" pikir Bagas.
***
Keesokkan harinya, pagi-pagi Bagas langsung menuju ke Kediaman Aryaatmadja, kebetulan hari Sabtu jadi pasti Papa dan Mamanya masih di Rumah pikirnya.
Sesampainya di Kediaman Aryaatmadja, Bagas langsung masuk menuju ke Ruang Makan, dimana Papa dan Mamanya sedang sarapan.
"Sayang, tumben kamu pagi-pagi udah kesini" tanya Mama Rosa
"Kangen Mama hehe"jawab Bagas sambil mencium pipi Mama Rosa,
"Aneh, biasanya mulut Mama sampai berbusa nyuruh kamu pulang, alasannya sibuk terus, bahkan di weekend begini biasanya kamu udah punya urusan sendiri, ya golf lah, gymlah, atau bussiness trip lah" ucap Mama Rosa sambil mengulurkan piring ke Bagas.
Setelah selesai makan, Mama Rosa yang duduk di sofa ruang tv, Bagas menyusul duduk disamping Mama Rosa
"Ma, liat deh. Mama kenal sama Wanita di photo ini?" ucap Bagas sambil menunjukkan handphonenya.
"Lho, kamu itu gimana sih. ini kan Dita istri kamu, cantik ya" jawab Mama Rosa,
Bagaspun langsung menatap ponselnya lagi, menscroll-scroll ulang semua photo di Instagram Istrinya itu, benar-benar bodoh, kenapa selama ini Bagas tidak pernah menanyakan ke Mamanya Photo dari Istrinya itu
Setelah tau kalo Dita itu adalah istrinya, Bagas jadi sangat lega, dia tidak mengkhianati siapapun, kemudian memfollow wanita itu.
Bagas benar-benar merasa sangat bahagia, apalagi setelah tau ternyata wanita yang beberapa minggu ini menyita perhatiannya itu ternyata istrinya, satu-satunya wanita yang bisa membuatnya tidak bisa fokus melakukan apapun.
Dengan membayangkan wajah Dita saja, Bagas merasa hatinya sangat hangat dan sangat bahagia, membuat jantungnya berdegup kencang dan darahnya berdesir.
Bagas sudah sangat merindukan istrinya itu. mau tanya nomor telpon istrinya itu ke Mamanya gengsi, akhirnya Bagas hanya bisa menstalker aktivitas Dita melalui Media Sosialnya. Dia benar-benar sudah jatuh cinta sama Istrinya itu.
Anda Mungkin Juga Suka





