Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jodoh Raja Alpha yang Terhapus

Jodoh Raja Alpha yang Terhapus

Alpha Bima menyebut cinta kami sebagai anugerah Dewi Bulan, namun semua itu dusta. Ia mengkhianatiku dengan wanita hamil yang kini disebutnya ratu. Bahkan, selingkuhannya memamerkan Kalung Ikatan Suci milikku saat kawanan berencana menyingkirkanku demi pewaris baru. Di hari jadi kami, aku memberikan kejutan terakhir berupa surat cerai dan penolakan resmi. Aku memilih pergi dan menghilang selamanya, meninggalkan ikatan yang telah ia hancurkan.
Bab
Bagikan

Bab 1

Pasangan takdirku, Alpha Bima, menyebut cinta kami dongeng yang direstui Dewi Bulan.

Tapi dongeng hanyalah kebohongan. Aku menemukan kebohongannya adalah seorang selingkuhan yang sedang hamil, yang di depan umum dia sebut "ratuku".

Dia mengirimiku selfie memakai Kalung Ikatan Suci keramat yang Bima berikan padaku, sementara kawanan kami berbisik bahwa aku hanyalah "masalah garis keturunan" yang akan disingkirkan begitu pewaris sejatinya lahir.

Jadi di hari jadi kami, aku memberinya sebuah hadiah.

Di dalamnya ada surat cerai dan penolakan resmiku.

Lalu, aku menghilang.

Bab 1

Sudut Pandang Maya:

Kalung itu terasa dingin menusuk kulitku.

Bima menyebutnya "Air Mata Dewi Bulan," sebuah safir berbentuk tetesan air mata yang begitu dalam dan biru seolah menyimpan langit malam di dalamnya.

Dia mengalungkannya di leherku pada Upacara Ikatan Suci kami, suaranya sarat emosi saat dia menyatakanku sebagai miliknya, serigala betina yatim piatu yang semua orang yakini hanyalah manusia biasa, keajaiban terbesar yang pernah Dewi Bulan anugerahkan padanya.

Kenangan pertemuan pertama kami menyerangku, seperti luka lama yang tak kunjung sembuh. Saat aku melihatnya, duniaku seakan jungkir balik.

Sebuah aroma, seperti badai salju yang menerjang hutan pinus purba, membanjiri inderaku, membuat lututku lemas.

Jantungku berdebar liar dan purba di dalam dada, dan jauh di dalam diriku, sebuah suara yang belum pernah kudengar sebelumnya—suara serigalaku sendiri yang tertidur—mengaumkan satu kata penuh kepemilikan: Milikku!

Bagi dunia, kami adalah dongeng.

Tapi dongeng hanyalah kebohongan.

Aku mengusap permata itu dengan ibu jariku, mataku beralih ke ponsel kedua yang tersembunyi di bawah papan lantai yang longgar di dalam lemariku. Ponsel cadangan murahan, perangkat manusia yang tidak bisa dia akses. Perangkat yang tidak dia ketahui keberadaannya.

Ikatan Batin, jembatan suci tanpa penjagaan yang seharusnya menghubungkan jiwa sepasang Pasangan Takdir, seharusnya menjadi saluran kepercayaan mutlak. Itu adalah aliran pikiran dan perasaan yang konstan, cara bagi seorang Luna untuk selalu mengetahui hati Alpha-nya.

Tapi dengan Bima, ada sebuah dinding. Penghalang yang halus dan sopan yang tidak pernah bisa kutembus. Dia bilang itu untuk melindungi "pikiranku yang rapuh karena dibesarkan sebagai manusia" dari kebrutalan urusan Alpha.

Sekarang aku tahu itu untuk menyembunyikan aroma serigala betina lain yang melekat padanya seperti noda. Samar, selalu dibersihkan, tapi serigalaku—bagian dari diriku yang bangkit secara eksplosif di ulang tahunku yang kedelapan belas—bisa menciumnya. Baunya seperti bunga sakura sintetis dan keputusasaan.

Baunya seperti Vania Suryakencana.

Buktinya tidak datang dari sebuah penglihatan atau selip lidahnya, tetapi dari layar aplikasi media sosial yang mencolok. Vania, seorang influencer serigala betina populer dari Kawanan Darah Emas kami sendiri, sedang siaran langsung, mengedipkan bulu matanya ke ponsel dan berterima kasih kepada para pengikutnya atas hadiah mereka.

Dan kemudian sebuah nama pengguna muncul di layar, memberinya "mahkota" virtual senilai puluhan juta rupiah. SerigalaKaisar.

"Oh, Alpha-ku," desahnya, senyum kemenangan tersungging di wajahnya. "Terima kasih. Kau selalu tahu cara memperlakukan ratumu."

Darahku seakan membeku. Ratuku.

Lalu, beberapa minggu kemudian, aku berada di klinik kawanan untuk pemeriksaan rutin—salah satu ritual kecil Bima untuk memantau "kerapuhan garis keturunanku yang tidak biasa." Saat aku menunggu, Vania keluar dari bangsal kesuburan, satu tangan bertengger posesif di perutnya yang sedikit membuncit.

Tapi bukan benjolan bayi itu yang membuat napasku tercekat. Melainkan gelang di pergelangan tangannya. Rantai perak dan batu bulan yang halus, pusaka keluarga Adiwangsa kuno yang diwariskan dari Luna ke Luna. Gelang yang Bima katakan padaku sedang "dipugar" untuk hari jadi resmi kami.

Konfirmasi terakhir datang saat makan malam kawanan. Beta Bima, Marco Chen, mengangkat gelas, kata-katanya sedikit cadel seolah berpura-pura mabuk.

"Untuk sang Alpha," kata Marco, dengan ekspresi sombong di wajahnya. "Seorang pria yang tahu cara mengurus... aset-asetnya. Seorang Alpha sejati bisa menyeimbangkan tugas dan kesenangan."

Beberapa prajurit lain terkekeh, mata mereka melirik antara aku dan kursi kosong tempat Vania seharusnya duduk. Mereka semua tahu. Mereka semua terlibat dalam lelucon ini, dan aku adalah bahan tertawaannya.

Aku teringat kembali pada saat-saat yang membuatku jatuh cinta padanya. Malam Perubahan pertamaku, tulang-tulangku patah dan terbentuk kembali dalam penderitaan, dia memelukku, kehadiran Alpha-nya yang kuat menjadi balsam yang menenangkan jiwaku yang retak, berbisik bahwa dia akan menjagaku tetap aman.

Ketika belati berlapis perak milik serigala liar membuatku kehabisan darah, logam terkutuk itu membakar pembuluh darahku dan mencegah serigalaku menyembuhkan diri, dia menentang para Tetua kawanan, menyayat telapak tangannya sendiri dan memaksa darah jantungnya yang memberi kehidupan melewati bibirku untuk menyelamatkanku.

Dia tidak sedang menyelamatkanku. Dia sedang menjinakkanku.

Aku memejamkan mata, kata-kata sumpahku di upacara kami bergema di benakku, sebuah janji yang dibuat di hadapan Dewi Bulan sendiri. "Jika kau membohongiku, Bima Adiwangsa," bisikku, tanganku di tangannya. "Sebuah kebohongan sejati, kebohongan yang menghancurkan jantung ikatan ini, aku akan meminta Dewi Bulan untuk memutuskan hubungan kita. Aku akan menghilang dari hidupmu seolah-olah aku tidak pernah ada."

Mataku terbuka. Keputusan telah dibuat.

Aku mengambil ponsel cadangan dan menekan nomor yang telah kuhafal. Suara di ujung sana terdistorsi secara elektronik. "Phoenix."

"Ini Nightingale," kataku, suaraku mantap. "Aku mengaktifkan rencananya. Aku ingin kau menghapus Maya Adiwangsa. Calon Luna dari Kawanan Darah Emas."

Satu jam kemudian, Bima pulang. Dia berbau pinus, musim dingin, dan jejak samar wanita lain yang tertinggal.

"Pertikaian di perbatasan dengan beberapa serigala liar," katanya, suaranya rendah dan lelah. Dia tidak menatap mataku. Dia membuka sebuah kotak beludru, identik dengan yang ada di meja riasku. Di dalamnya ada Air Mata Dewi Bulan. "Aku meminta para Tetua menyihirnya kembali untuk hari jadi kita. Untuk perlindungan."

Sebuah kebohongan. Kebohongan yang sempurna dan indah.

Aku tersenyum, senyum yang rapuh. Malam itu, saat dia tidur, aku mengambil kotak kosong yang identik. Di dalamnya, aku meletakkan dua dokumen: surat gugatan cerai untuk pengadilan manusia, dan permohonan Penolakan resmi, yang ditulis dengan tinta kuno kaum kami.

Kertas itu hanyalah simbol baginya.

Aku tahu pemutusan yang sebenarnya mengharuskanku mengucapkan kata-kata kuno itu di hadapannya, sebuah ritual terakhir yang menyakitkan yang aku tidak yakin punya kekuatan untuk melakukannya. Tapi ini... ini akan menjadi pukulan pertama.

Keesokan paginya, aku menyerahkannya padanya. "Selamat ulang tahun, cintaku," kataku dengan manis. "Jangan buka selama dua minggu. Aku ingin ini menjadi kejutan."

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Alpha Eden
8.9
Megan terjebak dalam misi mengungkap misteri kematian kakaknya, Helena, sepuluh tahun silam. Berbekal sebuah buku catatan, ia menuju Jazmore namun justru terlempar ke masa lalu, tepatnya tahun 1945. Di tengah hutan belantara, Megan bertemu Alpha Eden, penguasa werewolf yang kuat. Kini, ia harus menghadapi sihir dan kutukan sembari menerima takdir sebagai pasangan sang Alpha. Berhasilkah Megan membongkar rahasia Helena dan kembali ke tahun 2010 dengan selamat?
Sampul Novel Dendam Seorang Pelacur
8.3
Felisha membuktikan bahwa wanita yang tersakiti mampu menjadi sosok yang sangat tangguh. Demi menuntaskan dendam atas kematian orang tuanya, ia bergabung dengan Agency The Angel sebagai wanita panggilan kelas atas. Bersama sang adik, Shasya, Felisha rela terjun ke dunia prostitusi elite demi melacak sang pembunuh. Mereka mempertaruhkan segalanya dalam misi berbahaya ini demi mengungkap kebenaran dan membalas rasa sakit hati yang selama ini terpendam.
Sampul Novel Legenda Tombak Halilintar
9.7
Riki awalnya hanyalah pemain pemburu terlemah, namun takdirnya berubah drastis setelah meraih Dragon Spear, senjata legendaris tingkat tertinggi. Kini, ia bertekad melindungi keluarganya dari hinaan sambil mengejar ambisi menjadi legenda di realitas Sky Legend. Namun, tanggung jawab besar menantinya saat bumi terancam bahaya yang tersembunyi di balik sistem gim. Riki pun berjuang demi kehormatan keluarga, Indonesia, dan dunia untuk mencapai puncak kejayaan.
Sampul Novel Luna Tak Terikat
8.0
Lima tahun memimpin suku, Kaitlin masih menjaga kesuciannya. Saat kakaknya, Rosalyn, kembali tanpa anak, Phillip Elliott tiba-tiba meminta pewaris. Namun, Kaitlin hancur saat mendengar rencana rahasia Phillip: dia hanya dianggap sebagai rahim pengganti demi posisi Rosalyn. Merasa dikhianati, Kaitlin memutuskan hubungan dan kembali ke orang tua angkatnya. Anehnya, Phillip yang dingin justru berbalik memohon padanya untuk kembali dengan penuh keputusasaan.
Sampul Novel My Angel Baby Is Werewolf
9.2
Fiona Megan Olaf hanyalah mahasiswi biasa yang kerap menjadi korban perundungan. Namun, hidupnya berubah total di usia dua puluh tahun setelah pertemuannya dengan seekor serigala misterius. Kejadian tersebut mengungkap identitas aslinya sebagai keturunan werewolf. Sambil belajar menguasai kekuatan barunya, mampukah Fiona membalas dendam atas segala penindasan masa lalu dan memenangkan hati pria idamannya? Sebuah perjalanan takdir dan cinta dimulai.
Sampul Novel Omega yang Ditolak: Kesempatan Kedua Bersama Sang Raja
9.2
Tujuh tahun lamanya aku bertahan sebagai pasangan yang ditolak Alpha Kaelan Adhitama demi cintanya pada Livia. Saat aku difitnah mencuri, Kaelan justru menghinaku dan menjebloskanku ke sel perak tanpa ragu. Pengkhianatan itu memutus ikatan kami dan mematikan harapanku. Kini, setelah bebas, seorang Alpha rival menawariku posisi strategis untuk membalas dendam. Aku pun bersiap menghancurkan kerajaan Kaelan demi menebus luka masa laluku.