Sampul Novel Jodoh Raja Alpha yang Terhapus

Jodoh Raja Alpha yang Terhapus

9.1 / 10.0
Alpha Bima menyebut cinta kami sebagai anugerah Dewi Bulan, namun semua itu dusta. Ia mengkhianatiku dengan wanita hamil yang kini disebutnya ratu. Bahkan, selingkuhannya memamerkan Kalung Ikatan Suci milikku saat kawanan berencana menyingkirkanku demi pewaris baru. Di hari jadi kami, aku memberikan kejutan terakhir berupa surat cerai dan penolakan resmi. Aku memilih pergi dan menghilang selamanya, meninggalkan ikatan yang telah ia hancurkan.

Jodoh Raja Alpha yang Terhapus Bab 1

Pasangan takdirku, Alpha Bima, menyebut cinta kami dongeng yang direstui Dewi Bulan.

Tapi dongeng hanyalah kebohongan. Aku menemukan kebohongannya adalah seorang selingkuhan yang sedang hamil, yang di depan umum dia sebut "ratuku".

Dia mengirimiku selfie memakai Kalung Ikatan Suci keramat yang Bima berikan padaku, sementara kawanan kami berbisik bahwa aku hanyalah "masalah garis keturunan" yang akan disingkirkan begitu pewaris sejatinya lahir.

Jadi di hari jadi kami, aku memberinya sebuah hadiah.

Di dalamnya ada surat cerai dan penolakan resmiku.

Lalu, aku menghilang.

Bab 1

Sudut Pandang Maya:

Kalung itu terasa dingin menusuk kulitku.

Bima menyebutnya "Air Mata Dewi Bulan," sebuah safir berbentuk tetesan air mata yang begitu dalam dan biru seolah menyimpan langit malam di dalamnya.

Dia mengalungkannya di leherku pada Upacara Ikatan Suci kami, suaranya sarat emosi saat dia menyatakanku sebagai miliknya, serigala betina yatim piatu yang semua orang yakini hanyalah manusia biasa, keajaiban terbesar yang pernah Dewi Bulan anugerahkan padanya.

Kenangan pertemuan pertama kami menyerangku, seperti luka lama yang tak kunjung sembuh. Saat aku melihatnya, duniaku seakan jungkir balik.

Sebuah aroma, seperti badai salju yang menerjang hutan pinus purba, membanjiri inderaku, membuat lututku lemas.

Jantungku berdebar liar dan purba di dalam dada, dan jauh di dalam diriku, sebuah suara yang belum pernah kudengar sebelumnya—suara serigalaku sendiri yang tertidur—mengaumkan satu kata penuh kepemilikan: Milikku!

Bagi dunia, kami adalah dongeng.

Tapi dongeng hanyalah kebohongan.

Aku mengusap permata itu dengan ibu jariku, mataku beralih ke ponsel kedua yang tersembunyi di bawah papan lantai yang longgar di dalam lemariku. Ponsel cadangan murahan, perangkat manusia yang tidak bisa dia akses. Perangkat yang tidak dia ketahui keberadaannya.

Ikatan Batin, jembatan suci tanpa penjagaan yang seharusnya menghubungkan jiwa sepasang Pasangan Takdir, seharusnya menjadi saluran kepercayaan mutlak. Itu adalah aliran pikiran dan perasaan yang konstan, cara bagi seorang Luna untuk selalu mengetahui hati Alpha-nya.

Tapi dengan Bima, ada sebuah dinding. Penghalang yang halus dan sopan yang tidak pernah bisa kutembus. Dia bilang itu untuk melindungi "pikiranku yang rapuh karena dibesarkan sebagai manusia" dari kebrutalan urusan Alpha.

Sekarang aku tahu itu untuk menyembunyikan aroma serigala betina lain yang melekat padanya seperti noda. Samar, selalu dibersihkan, tapi serigalaku—bagian dari diriku yang bangkit secara eksplosif di ulang tahunku yang kedelapan belas—bisa menciumnya. Baunya seperti bunga sakura sintetis dan keputusasaan.

Baunya seperti Vania Suryakencana.

Buktinya tidak datang dari sebuah penglihatan atau selip lidahnya, tetapi dari layar aplikasi media sosial yang mencolok. Vania, seorang influencer serigala betina populer dari Kawanan Darah Emas kami sendiri, sedang siaran langsung, mengedipkan bulu matanya ke ponsel dan berterima kasih kepada para pengikutnya atas hadiah mereka.

Dan kemudian sebuah nama pengguna muncul di layar, memberinya "mahkota" virtual senilai puluhan juta rupiah. SerigalaKaisar.

"Oh, Alpha-ku," desahnya, senyum kemenangan tersungging di wajahnya. "Terima kasih. Kau selalu tahu cara memperlakukan ratumu."

Darahku seakan membeku. Ratuku.

Lalu, beberapa minggu kemudian, aku berada di klinik kawanan untuk pemeriksaan rutin—salah satu ritual kecil Bima untuk memantau "kerapuhan garis keturunanku yang tidak biasa." Saat aku menunggu, Vania keluar dari bangsal kesuburan, satu tangan bertengger posesif di perutnya yang sedikit membuncit.

Tapi bukan benjolan bayi itu yang membuat napasku tercekat. Melainkan gelang di pergelangan tangannya. Rantai perak dan batu bulan yang halus, pusaka keluarga Adiwangsa kuno yang diwariskan dari Luna ke Luna. Gelang yang Bima katakan padaku sedang "dipugar" untuk hari jadi resmi kami.

Konfirmasi terakhir datang saat makan malam kawanan. Beta Bima, Marco Chen, mengangkat gelas, kata-katanya sedikit cadel seolah berpura-pura mabuk.

"Untuk sang Alpha," kata Marco, dengan ekspresi sombong di wajahnya. "Seorang pria yang tahu cara mengurus... aset-asetnya. Seorang Alpha sejati bisa menyeimbangkan tugas dan kesenangan."

Beberapa prajurit lain terkekeh, mata mereka melirik antara aku dan kursi kosong tempat Vania seharusnya duduk. Mereka semua tahu. Mereka semua terlibat dalam lelucon ini, dan aku adalah bahan tertawaannya.

Aku teringat kembali pada saat-saat yang membuatku jatuh cinta padanya. Malam Perubahan pertamaku, tulang-tulangku patah dan terbentuk kembali dalam penderitaan, dia memelukku, kehadiran Alpha-nya yang kuat menjadi balsam yang menenangkan jiwaku yang retak, berbisik bahwa dia akan menjagaku tetap aman.

Ketika belati berlapis perak milik serigala liar membuatku kehabisan darah, logam terkutuk itu membakar pembuluh darahku dan mencegah serigalaku menyembuhkan diri, dia menentang para Tetua kawanan, menyayat telapak tangannya sendiri dan memaksa darah jantungnya yang memberi kehidupan melewati bibirku untuk menyelamatkanku.

Dia tidak sedang menyelamatkanku. Dia sedang menjinakkanku.

Aku memejamkan mata, kata-kata sumpahku di upacara kami bergema di benakku, sebuah janji yang dibuat di hadapan Dewi Bulan sendiri. "Jika kau membohongiku, Bima Adiwangsa," bisikku, tanganku di tangannya. "Sebuah kebohongan sejati, kebohongan yang menghancurkan jantung ikatan ini, aku akan meminta Dewi Bulan untuk memutuskan hubungan kita. Aku akan menghilang dari hidupmu seolah-olah aku tidak pernah ada."

Mataku terbuka. Keputusan telah dibuat.

Aku mengambil ponsel cadangan dan menekan nomor yang telah kuhafal. Suara di ujung sana terdistorsi secara elektronik. "Phoenix."

"Ini Nightingale," kataku, suaraku mantap. "Aku mengaktifkan rencananya. Aku ingin kau menghapus Maya Adiwangsa. Calon Luna dari Kawanan Darah Emas."

Satu jam kemudian, Bima pulang. Dia berbau pinus, musim dingin, dan jejak samar wanita lain yang tertinggal.

"Pertikaian di perbatasan dengan beberapa serigala liar," katanya, suaranya rendah dan lelah. Dia tidak menatap mataku. Dia membuka sebuah kotak beludru, identik dengan yang ada di meja riasku. Di dalamnya ada Air Mata Dewi Bulan. "Aku meminta para Tetua menyihirnya kembali untuk hari jadi kita. Untuk perlindungan."

Sebuah kebohongan. Kebohongan yang sempurna dan indah.

Aku tersenyum, senyum yang rapuh. Malam itu, saat dia tidur, aku mengambil kotak kosong yang identik. Di dalamnya, aku meletakkan dua dokumen: surat gugatan cerai untuk pengadilan manusia, dan permohonan Penolakan resmi, yang ditulis dengan tinta kuno kaum kami.

Kertas itu hanyalah simbol baginya.

Aku tahu pemutusan yang sebenarnya mengharuskanku mengucapkan kata-kata kuno itu di hadapannya, sebuah ritual terakhir yang menyakitkan yang aku tidak yakin punya kekuatan untuk melakukannya. Tapi ini... ini akan menjadi pukulan pertama.

Keesokan paginya, aku menyerahkannya padanya. "Selamat ulang tahun, cintaku," kataku dengan manis. "Jangan buka selama dua minggu. Aku ingin ini menjadi kejutan."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Jodoh Raja Alpha yang Terhapus

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cinta Dalam Hati
8.4
Tania adalah pengacara berani yang rela bertaruh nyawa demi keadilan. Ia kerap berselisih dengan Yudi, pria dingin yang telah menjadi rivalnya sejak kecil. Meski selalu menolak dijodohkan, takdir memaksa keduanya bersatu dalam ikatan pertunangan rahasia dari orang tua mereka. Di tengah gejolak benci dan cinta, Tania harus menghadapi bahaya besar saat melawan Wijaya, konglomerat kejam di balik kasus perdagangan manusia. Akankah benih cinta tumbuh di antara mereka?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Godaan Liar Sang Ustazah
8.5
Kisah romansa dewasa khusus pembaca 21 tahun ke atas ini mengeksplorasi sisi tersembunyi kehidupan yang jarang terungkap. Di balik topeng kesucian, tersimpan luka, dilema, dan kerinduan yang kompleks. Melalui narasi yang realistis dan eksplisit, pembaca diajak merefleksikan jati diri di tengah kegelapan demi menemukan titik cahaya. Sebuah hiburan penuh makna tentang pencarian makna hidup dan cinta yang tidak selamanya berjalan lurus, memberikan perspektif baru bagi pembacanya.
Sampul Novel My Bad Boss
8.6
Xavier Narendra Maximilian pernah bersumpah takkan menikah karena menganggap wanita hanya teman tidur. Namun, prinsip itu goyah sejak ia bertemu sekretarisnya, Adeeva Adelia Albert, yang sama sekali tidak tertarik menggodanya. Xavier merasa pertemuan ini adalah anugerah terindah, sementara Adeeva sempat menganggap Xavier sebagai hal terburuk dalam hidupnya. Kini, kebencian itu berubah menjadi hari-hari penuh keindahan bagi mereka berdua.
Sampul Novel Penguasa Abadi Sepuluh Ribu Binatang
8.3
Di Pulau Sepuluh Ribu Binatang yang megah, puluhan ribu anak di bawah sepuluh tahun berkumpul di Puncak Lundao dengan penuh keseriusan. Sebagai murid baru yang baru saja menemukan akar spiritual mereka, mereka mendengarkan wejangan dari seorang tetua berjubah hijau. Ia mulai mengisahkan sejarah sekte, bermula dari sang pendiri legendaris, Wan Beast Immortal Li. Dahulu, Li hanyalah seorang kultivator biasa dari Kerajaan Qin di Alam Qianyang sebelum akhirnya mencapai keabadian.
Sampul Novel Rahasia Kafe Suamiku
9.5
Dara Jelita, remaja 18 tahun, terpaksa menikah dengan Raka Barawijaya karena tuntutan ayahnya. Ia bertekad membongkar rahasia kelam di balik Kafe Nirwana milik suaminya demi mendapatkan kebebasan. Namun, penyelidikan itu justru menjeratnya dalam misteri yang lebih dalam bersama sosok Raka yang buas. Kini, Dara terjebak dalam dilema besar antara menghancurkan bisnis suaminya atau menyelamatkan pria tersebut dari ancaman yang ada.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan