Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Jerat Cinta Sang Casanova

Jerat Cinta Sang Casanova

Hidup Aileen Maharani hancur seketika saat dikhianati kekasihnya dan kehilangan kesucian oleh pria asing dalam satu malam. Berharap memulai lembaran baru di Jakarta, ia justru terjebak obsesi Kendrick Adelard. Sang miliarder arogan itu mengklaim Aileen sebagai miliknya dan menuntut pertanggungjawaban atas insiden tak sengaja mereka. Kini, Aileen dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari sang Casanova atau menerima tawaran menjadi wanita simpanannya.
Bab
Bagikan

Bab 2

"Sial, sial, sial! Apa yang telah kau lakukan, Aileen?"

Sejak tadi, wanita itu terus-terusan mengumpat. Dia terlihat begitu frustasi ketika mengingat apa yang telah terjadi semalam. Wanita itu merasa dirinya benar-benar bodoh, karena telah rela melepaskan harta berharganya dengan cuma-cuma pada orang yang sama sekali tidak dikenalnya.

Namun entah kenapa, Aileen tak bisa menangis. Seratus persen dia sadar, jika kesalahan itu murni atas tindakannya sendiri.

"Semua ini gara-gara kau, Daniel! Andai saja kau tak menyakiti hatiku, aku tak mungkin bertindak bodoh dengan datang ke Klub malam." Wanita itu malah menyalahkan Daniel, akan nasib sial yang telah dialaminya. Dia yang merasa dendam pada mantan kekasihnya itu, sampai memukul-mukul foto lelaki tersebut.

Akhirnya, setelah lama terdiam untuk berpikir, Aileen memantapkan hatinya untuk memilih pergi dari sini. Wanita itu bertekad pergi dari kota Bandung, untuk melupakan segala kesialan dan kesakitan hatinya saat ini. Dia bahkan membawa semua barang-barangnya dan tak menyisakan jejak sedikit pun, seolah kehadirannya di sini hanya angin lalu saja.

***

Angin berhembus melewati jendela yang tidak terkunci. Menerbangkan gorden putih yang menjadi media penutup kaca. Tapi sinar matahari masih bisa menembusnya, membuat seorang lelaki yang sedang tertidur itu terusik akan silaunya.

Kendrick melenguh, lalu menggerakkan tubuhnya untuk meregangkan otot yang terasa kaku. Sesaat dia hanya terdiam dengan pandangan sayup. Tubuhnya terasa sangat lelah, membuatnya ingin bermalas-malasan lagi di atas ranjang.

Tangannya meraba bagian ranjang di sampingnya. Tak menemukan apa yang dia cari, dia segera membuka matanya lebar-lebar. Kendrick segera terduduk, karena terkejut tak mendapati wanita yang semalam telah bercinta dengannya.

"Di mana dia?" gumam Kendrick segera bangun dari ranjang. Dia membiarkan tubuh polosnya begitu saja, lalu berjalan ke arah kamar mandi.

Kendrick terlihat berdecak kesal, saat tak menemukan siapapun di ruangannya. Berkali-kali dia bahkan terdengar mengumpat dengan lirih.

Lelaki itu segera membersihkan diri dengan cepat, lalu menelpon anak buahnya untuk datang ke kamarnya.

"Apa kalian tahu siapa wanita yang semalam bersamaku?" tanya Kendrick pada tiga orang di depannya. Tangan lelaki itu bertolak pinggang, menatap satu-persatu anak buahnya dengan tajam. Dia baru saja mandi dan belum berpakaian. Hanya membungkus handuk pada bagian pinggangnya.

Sedangkan para anak buah Kendrick terlihat saling pandang, mereka terlihat bingung dan mencoba memahami ucapan sang bos.

"Anda menyuruh kami untuk tidak membuka layanan kamar kemarin, Tuan," ungkap Luke. Manajer yang bertanggung jawab di Permata Klub dan Hostel.

"Benarkah? Lalu kenapa ada wanita datang di kamarku?" tanya Kendrick lagi dengan dahi yang berkerut dalam.

"Sepertinya kami kecolongan, saya akan memeriksa CCTV kalau begitu," kata Luke tampak merasa bersalah.

"Aku ikut!"

Kendrick sungguh penasaran dengan wanita yang telah mempermainkannya. Baru kali ini, dia didatangi oleh wanita yang tidak dikenal. Memberikan surga dunia padanya, lalu meninggalkannya tanpa jejak.

Lelaki itu bersiap berpakaian. Dia bahkan tak malu bertelanjang di hadapan anak buahnya. Kendrick mengambil kemeja dan celana kain yang berwarna senada lalu dengan cepat memakainya.

Setelah siap, Kendrick segera keluar diikuti Luke dan yang lainnya. Mereka kini berjalan menuju ruang CCTV. Kendrick segera menyuruh petugas yang berjaga untuk mengecek lantai kamar yang ditinggalinya.

Dari sana, Kendrick bisa melihat wanita yang berlari dengan kesusahan. Wanita itu mencoba kabur dari kejaran dua orang. Dan setelah diperhatikan, salah satu orang yang mengejar memakai seragam pelayan Permata Klub.

"Cari lelaki itu, aku ingin tahu apa yang sebenarnya terjadi!" perintah Kendrick pada Luke.

Kendrick masih duduk di sana. Dia mulai mengeluarkan rokok dari sakunya dan menyalakannya. Dia masih mengawasi tampilan layar di depannya. Menatap gerak-gerik wanita yang semalam bersamanya dari lantai bawah sampai ke kamarnya.

Beberapa saat, datanglah Luke bersama seorang lelaki di belakangnya. Bisa Kendrick lihat, jika lelaki itu adalah orang yang ada di rekaman CCTV tadi.

"Tuan memanggil saya?" Lelaki itu terlihat gugup di depan Kendrick, tangannya saling bertautan dengan erat dengan kepala yang menunduk.

"Bisa kau jelaskan ini?!" perintah Kendrick mengintimidasi, sambil menunjuk layar rekaman CCTV.

"Seseorang semalam memaksa ingin menyewa kamar. Dia menyeret wanita dalam keadaan mabuk. Saya sudah bilang jika pelayanan kamar telah ditutup, tapi lelaki itu memaksa saya. Saat kami sedang berdebat, wanita itu berhasil kabur. Akhirnya kami mengejarnya." Lelaki pelayan tersebut menjelaskan dengan sedikit terbata-bata.

"Kau tahu apa yang dia lakukan padaku?" tanya Kendrick dengan suara yang menggeram menahan marah.

Lelaki pelayan itu hanya menggeleng lemah. Dia menunduk, tidak berani menatap sang bos besar.

"Dia mempermainkanku!" teriak Kendrick sambil menggebrak meja. Lelaki itu berdiri dan menatap semua orang di depannya dengan tajam.

"Aku tidak mau tahu, cari wanita itu sekarang juga. Kalian harus menyeret wanita itu ke hadapanku!" perintah Kendrick sambil berteriak marah.

Lelaki itu tidak suka dipermainkan. Baginya, yang boleh mempermainkan hanyalah dirinya. Dia telah tersinggung dengan apa yang dilakukan wanita yang semalam. Memberikan kepuasan lalu pergi? Ah ... Kendrick merasa dirinya menjadi seperti gigolo sekarang.

Setelah merasa tenang, Kendrick membuang napas dengan kasar. Dia lalu keluar dari ruangan tersebut, berjalan tegas dengan wajah yang dingin.

Seminggu telah berlalu, tapi Kendrick tak mendapatkan laporan apapun tentang wanita itu. Dia sudah menyebar anak buahnya untuk mencari ke pelosok kota, tapi hasilnya tetap saja nihil.

Hal ini membuat Kendrick merasa sedikit frustasi. Apalagi pekerjaan di perusahaan utama sudah menumpuk dan harus segera diselesaikan. Dia terpaksa kembali ke kota asalnya, dengan seluruh rasa kecewa yang didapatnya.

Tapi Kendrick sama sekali tak putus asa, dia bahkan tak menghentikan pencarian. Lelaki itu benar-benar terobsesi pada wanita yang telah memberikan cinta satu malam padanya tersebut.

Sejak kejadian tersebut, Kendrick menjadi sering uring-uringan. Dia sering marah tanpa sebab pada sekretarisnya, menjadikan hal kecil sebagai masalah besar.

"Apa kau tidak bisa bekerja? Kenapa laporan minggu lalu ada di mejaku?" bentak Kendrick dengan kesal. Lelaki itu terlihat memejamkan mata sambil memijat pangkal hidungnya.

"Anda sendiri yang meminta laporan ini direvisi, Tuan, dan ini hasilnya." Cakra--sang sekretaris, menjawab dengan tenang. Lelaki berkacamata tersebut terlihat sabar saat menghadapi sikap menjengkelkan dari bosnya akhir-akhir ini.

"Cih, sekarang kau menyalahkanku?" desis Kendrick bertambah geram.

Lelaki itu mulai berdiri, mengambil bir di lemari pendingin yang ada di pojok ruangan. Dia menenggaknya sekali sampai tersisa setengah. Sesaat dia terdiam, kembali mengingat wanita yang telah mengusik pikiran dan hari-harinya.

"Di mana sebenarnya kau bersembunyi?" gumam Kendrick bertanya-tanya.

Ternyata ucapan Kendrick terdengar oleh Cakra. Lelaki itu menghampiri bosnya lalu bertanya, "Siapa yang Anda maksud?"

Kendrick menoleh dan menatap sinis ke arah Cakra. Dia mengabaikan sekretarisnya lalu duduk di sofa. Kendrick menyandarkan tubuhnya dengan kasar, lalu kembali memejamkan matanya.

"Keluarlah, aku tidak ingin diganggu!" perintah Kendrick terdengar lesu.

Tak berapa lama, Cakra benar-benar keluar dari ruangannya. Tempat itu kembali hening, sampai beberapa saat suara teriakan wanita membuat wajah Kendrick berkerut.

"Sayang...."

Sesosok wanita berpakaian seksi dengan rambut pirang sebahu menghampiri dirinya. Kendrick membuang napas kasar saat melihat kedatangan Nadia ke sini.

"Apa yang kau lakukan?" tanya Kendrick dengan malas.

"Kenapa tidak ada kabar? Kau bahkan menolak teleponku. Apa kau tidak tahu jika aku sangat merindukanmu?" ungkap Nadia berwajah cemberut dengan sikap yang manja.

"Aku masih sangat sibuk, banyak pekerjaan yang belum terselesaikan," tutur Kendrick.

"Oh, Sayang. Tapi aku menginginkanmu hari ini. Temani aku, ya?" Nadia menaik-turunkan alisnya menggoda Kendrick. Lalu dengan sensualnya, dia berbisik lirih di telinga lelaki itu. "Aku sudah menyiapkan kejutan untuk menservismu nanti malam."

Mendengar ini Kendrick berdecak, dia menatap Nadia dengan kesal selama beberapa saat. Tapi akhirnya lelaki itu luluh juga, dia mengecup singkat bibir Nadia dan memegang dagu wanita tersebut.

"Awas saja jika kau mengecewakanku, akan kubuat kau tidak bisa berjalan selama seminggu," ancam Kendrick.

Nadia yang mendengar hal itu hanya terkekeh, wanita itu mulai berdiri dan menarik tangan Kendrick. Kini mereka berdua mulai keluar dari ruangan kerja tersebut. Sepanjang jalan, Nadia selalu menggandeng tangan Kendrick dengan mesra.

Sudah jadi rahasia umum, jika CEO perusahaan Permata Group adalah seorang Casanova. Tak jarang para pegawai kantor wanita berpose untuk menggoda bos mereka. Mereka berharap sang bos melirik mereka untuk dijadikan wanita simpanan. Tapi sayang, penilaian Kendrick sangatlah tinggi. Sehingga hanya seorang yang benar-benar cantik yang bisa memikatnya.

Banyak orang menunduk hormat ketika berpapasan dengan mereka. Inilah hal yang sangat disukai Nadia. Menjadi penguasa, agar para manusia rendahan bisa memujanya. Hal ini juga yang membuat Nadia terlalu ambisius untuk menjadi Nyonya Adelard.

Berbeda dengan pemikiran Nadia, Kendrick hanya menganggap wanita itu sebagai mainannya. Dia tidak suka berkomitmen. Lagipula dia masih ingin menjelajahi wanita untuk memuaskan dahaganya.

Tepat saat mereka berjalan keluar menuju basement, perhatian Kendrick teralihkan pada sosok yang baru saja masuk ke dalam kantornya. Dia sampai menghentikan langkah untuk memperhatikan wanita itu dengan lekat.

Seulas senyum puas langsung terpatri ketika Kendrick mengenali wanita tersebut. Hatinya menggebu-gebu, merasakan perasaan antusias yang selama ini ditunggu-tunggu.

"Akhirnya aku menemukanmu!" gumam Kendrick lirih dengan senyum puasnya.

Kendrick lalu melepaskan tangan Nadia. Lelaki itu tiba-tiba berlari masuk, mengejar wanita yang telah membuatnya uring-uringan selama seminggu ini.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR
9.5
Mauren yang masih 19 tahun terpaksa menikahi Aron, duda kaya berusia 45 tahun, setelah dijual oleh ayahnya. Di sisi lain, putra Aron yang berumur 23 tahun, Liam, terjebak dalam pernikahan hambar bersama Bella karena ketidakpuasan ranjang. Sementara Liam merasa frustrasi dengan istrinya, Mauren harus menderita melayani nafsu pria tua tanpa pernah merasakan kepuasan. Takdir pahit ini menjerat mereka dalam kemelut rumah tangga yang penuh penderitaan batin.
Sampul Novel Cinta Gadis Bunga
8.0
Lucyana, gadis dari latar belakang sederhana, mendadak jadi pusat perhatian setelah Nyonya Silviana mengangkatnya sebagai ahli waris tunggal. Perubahan status sosial yang drastis ini memicu penolakan keras dari orang-orang di sekitarnya yang meragukan kepantasannya. Di tengah kepalsuan dan intrik keluarga kaya, Lucyana harus berjuang mempertahankan diri. Mampukah ia bertahan menghadapi tekanan tersebut sembari mencari sosok cinta sejati yang tulus?
Sampul Novel Cinta Melawan Syarat
9.4
Demi kesembuhan sang ayah, Helena terpaksa menggantikan saudara tirinya menikahi pewaris kota yang tuli. Namun, malam pertama mereka justru diawali peringatan dingin bahwa pernikahan ini hanyalah bisnis. Helena harus bertahan menghadapi sikap suaminya yang sulit ditebak. Meski banyak yang meramal kehancurannya, sang suami justru menjadi pelindung utama. Saat kontrak usai dan Helena bersiap pergi, pria itu memohon sambil menangis agar ia tetap tinggal.
Sampul Novel Dendam dan Hasrat Liar
9.5
Alyssa Hartanto bertekad membalas dendam pada Damian Valente, pengusaha yang menghancurkan keluarga dan bisnis orang tuanya. Dengan identitas samaran, ia menyusup ke kediaman Damian sebagai asisten pribadi demi menjalankan misi penghancuran. Namun, rencana Alyssa goyah saat kebencian mendalam tersebut perlahan berubah menjadi gairah yang tak terduga. Kini, ia terjebak dalam dilema antara menuntaskan dendam masa lalu atau menyerah pada cinta yang mulai tumbuh.
Sampul Novel Fake Marriage
9.3
Dikhianati calon suaminya tepat sebelum hari bahagia, Lunar melarikan diri hingga sebuah insiden menyeretnya ke dalam pernikahan kontrak dengan Arkan, pebisnis kaya raya. Di sisi lain, Arkan terpaksa membatalkan rencana lamaran bagi kekasihnya demi kesepakatan ini. Saat sandiwara mereka perlahan berubah menjadi perasaan tulus, keduanya terjebak dalam dilema emosi yang rumit. Akankah ikatan palsu ini berakhir menjadi kebahagiaan sejati bagi mereka?
Sampul Novel Hakikat cinta yang kau nodai
9.1
Hana lelah menghadapi perselingkuhan Devan yang terus berulang meski telah berkali-kali dimaafkan. Setelah delapan tahun bersabar, ia akhirnya memilih bercerai. Di tengah luka, hadir Rama, pewaris Abimana Group yang saleh, sebagai oase ketenangan. Namun, cinta mereka terhalang status Hana sebagai janda dua anak dan hierarki bisnis keluarga Rama. Akankah Rama diterima oleh anak-anak Hana, atau justru Devan kembali mengejar mantan istrinya yang dulu ia khianati?