Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Yang Di Jual Suami

Istri Yang Di Jual Suami

Kehidupan Audrey Giana Maheswari, ibu muda berusia 25 tahun, berubah menjadi mimpi buruk akibat salah memilih pasangan. Di tengah perjuangan mencari biaya pengobatan bagi anaknya yang sakit parah, ia harus menghadapi kenyataan pahit memiliki suami pemabuk yang tidak setia. Puncaknya, sang suami tega menjual Audrey kepada pria asing demi mendapatkan uang instan dalam semalam. Akankah Audrey mampu bertahan menghadapi pengkhianatan keji ini?
Bab
Bagikan

Bab 3

"Bu, Audrey itu Jo kenapa lagi?" tanya Ricko tetangganya yang baru saja pulang kantor, ia menepikan mobilnya tepat di hadapan Audrey yang sedang menggendong Jonathan.

"Jo, kambuh lagi, Mas! Saya mau ke Rumah Sakit sekarang." jawab Audrey dengan wajah yang amat gelisah.

"Waduh, kasihan sekali. Ayo, masuk saja. Biar sekalian saya antar!" seru Ricko yang membuka pintu mobilnya.

"Terimakasih banyak ya, Mas." ucap Audrey yang memeluk erat sang buah hati. Ia masik ke mobil Ricko.

"Tak apa, itu lah tugas tetangga. Harus saling menolong" pungkas Ricko seraya menutup kembali pintu mobilnya perlahan.

Ia berlari memutar badan untuk kembali ke ruang kemudi.

"Jo sakit lagi ya?" tanya Ricko ikut iba memandang Jonathan yang terkulai lemas seperti itu.

"Iya, Mas. Seperti biasanya dia suka kambuh." Jawab Audrey dengan senyum tipisnya menoleh pada Ricko yang sedang fokus mengemudikan mobilnya.

"Kasihan sekali kamu, Jo. Hm, mudah-mudahan kamu cepet sembuh dan baik-baik saja" ucap Ricko merasa tak tega harus melihat anak sekecil itu yang sudah menderita akibat penyakitnya.

"Iya, makasih Mas," ucap Audrey yang merasa tak enak.

"Memangnya ayah Jo, kemana?" tanya Ricko lagi.

"Ada kok Mas, di rumah hanya diam saja dan malah cuek, walaupun melihat keadaan anaknya seperti ini. Dia malah santai seperti tak memiliki beban" pungkas Audrey sambil menunduk, seraya mengusap usap terus punggung Jonathan.

"Astaga kok bisa seperti itu," Ricko hanya menggelengkan kepalanya mendengar penuturan dari Audrey.

"Iya gpp Mas, memang sudah biasa." pungkas Audrey tersenyum kelu.

"Hmmm," Ricko hanya bisa menghela nafas panjangnya sungguh tak tega melihat ibu satu anak itu.

Akhirnya setelah menempuh perjalanan yang lumayan jauh, mereka pun tiba di halaman Rumah Sakit Medika Sentosa, Rumah Sakit langganan Jonathan sedari bayi.

"Makasih banget ya, Mas!" ucap Audrey seraya menoleh.

"Sama-sama, Bu. Tapi maaf, karena saya ga bisa ikut untuk mengantarkan Jo masuk ke dalam, karena saya tadi ga bilang dulu pada istri saya di rumah." ucap Ricko.

"Oh, gpp. Ga masalah. Hati-hati di jalan ya, Mas" Audrey pun langsung keluar dari mobilnya untuk segera menuju ke dalam.

Mobil Ricko pun segera berlalu meninggalkan halaman Rumah Sakit besar tersebut.

Dengan sigap paramedis pun langsung menangani Jonathan.

Hari pun berganti.

"Ma," lirih Jonathan mengusap rambut sang ibu yang tertidur dengan posisi terduduk di kursi samping ranjangnya.

"Hm," Audrey pun mengucek kedua matanya seraya tersenyum melihat Jonathan yang terbaring lemah itu.

"Ma, Mama ngantuk ya?" tanya bocah itu dengan suara yang pelan.

"Iya sayang, Mama ngantuk banget. Hm, dari tadi Jo lihatin Mama bobo ya?" tanya Audrey lembut seraya mengusap wajah Jonathan.

"Iya, Jo kan suka lihatin Mama kalau lagi bobo," jawabnya sambil tersenyum.

"Hmm, masa? Emang kenapa, kok bisa gitu?" tanya Audrey menyimak apa yang akan di katakan oleh sang putera.

"Abisnya Mama Jo kan cantik sekali." jawabnya datar sambil menangkupkan kedua tangan kecilnya di pipi Audrey.

"Maniss sekali, sayang." ucap Audrey yang sangat lah terharu mendengar ucapan tulus si buah hati. Ia pun mendaratkan kecupannya di kening Jonathan.

Tak berselang lama suster Alina pun memasuki ruangan, dengan membawakan satu nampan menu makanan sehat untuk sarapan Jonathan dan juga obat yang harus ia minum di pagi itu.

"Makasih ya, Sus" ucap Audrey yang langsung menerima nampan itu.

"Iya, sama-sama, Bu. Dihabiskan ya Jo, supaya cepat sembuh!" seru Suster Alina yang telah akrab dengan Jonathan. Dengan lembut ia mengunyel pipi Jonathan gemas.

"Iya, makasih Sus cantik!" celoteh Jonathan dengan mengacungkan finger heart membuat Audrey dan Suster Alina tertawa melihat tingkah laku lucu bocah tampan yang menggemaskan itu. Yang masih bisa berkelakar di tengah kondisi tubuhnya yang lemah.

"Permisi, bu Audrey. Saya harus melanjutkan tugas saya kembali" ucap Alina.

"Iya, silahkan Sus." pungkas Audrey yang lanjut menyuapi Jonathan.

Suster Alina pun segera kembali meninggalkan ibu dan anak itu, yang telah lama menjadi pasien langganan di Rumah Sakit tersebut.

Setelah selesai menyuapi dan memberikan obat untuk Jonathan, anak itu pun kembali tertidur. Audrey dengan perlahan menyelimutinya membuat perasaannya sedikit lega.

Dan ia pun kembali ke ruangan Dokter Shania. Untuk mengetahui tentang kondisi terkini Jonathan.

Tok

Tok

"Silahkan masuk, " ucap Dokter Shania.

"Permisi, Dok. Lagi sibuk kah?" tanya Audrey.

"Tidak kok, Bu. Silahkan duduk" ucapnya.

"Gimana keadaan Jo, Dok? Apakah ada perkembangan yang bagus?" tanya Audrey sangat gugup. Seraya menarik kursi dan kemudian duduk.

"Maaf ya Bu Audrey, saya akan katakan ini sebelumnya, Bu. Dengan sangat berat hati, karena keadaan Jonathan memang sangat parah dan sesegera mungkin dia harus dioperasi." jawab Dokter Shania sambil menahan nafasnya, ia kembali menunjukkan beberapa lembar berkas hasil pemeriksaan kondisi jantung Jonathan.

"Separah ini kah, Dok? Apa tak ada jalan keluar lain selain tindakan operasi?" tanya Audrey lagi dan lagi air matanya harus lolos membanjiri pipinya.

"Ya, memang ini sulit dengan resiko yang cukup besar pula, tapi memang tak ada solusi lain, Bu." jelas Dokter Shania, ia pun merasa iba pada ibu satu anak di hadapannya itu. Bagaimana hancurnya hati dan perasaan seseorang ibu melihat kondisi anak semata wayangnya yang hari demi hari semakin bertambah memburuk.

"Lalu bagaimana dengan biayanya, kira-kira berapa ya, Dok?" tanya Audrey dengan jantung yang berdebar kencang, karena ia tahu pasti bahwa biayanya akan sangat besar. Padahal, selama ini sudah cukup banyak uang yang ia habiskan untuk biaya perawatan Jonathan. Hingga banyak aset-aset miliknya yang telah habis terjual.

"Ini," Dokter Shania pun memberikan rincian untuk biaya operasi, perawatan dan lain sebagainya. Hal itu untuk membuat mata Audrey membulat sempurna. Karena ia tak mungkin mendapatkan uang dengan nominal sebanyak itu hanya dalam satu hari.

Dan memang hal yang percuma juga jika ia mengatakan semua itu kepada sang suami yang jelas-jelas tak peduli dengan keadaan anaknya itu

*****

Di kediaman Audrey.

"Cepat pakai pakaian itu, karena kamu harus tampil seksi dan cantik malam ini!" teriak Jordan yang melemparkan sebuah gaun slim fit berwarna hitam tepat di wajah Audrey yang sedang duduk di atas kasurnya.

"Apa maksudnya ini, perasaan baru saja aku bilang bahwa Jonathan membutuhkan uang yang sangat banyak untuk biaya operasinya? Lalu, apa ini? Apa maksud kamu aku tak mengerti" tanya Audrey semakin heran dengan tingkah sang suami.

"Jangan banyak omong!"

"Apa sih maksudnya?" cecar Audrey masih tak mengerti ia mengacungkan gaun seksi itu di tangannya.

"Segera pakai itu dan berdandan lah yang rapi dan cantik. Karena kamu harus memuaskan seseorang malam ini!" titah Jordan sambil berkacak pinggang.

"Hah, kamu sudah gila?" Audrey terperanjat dan berdiri menatap nyalang wajah Jordan.

"Jangan banyak tanya, lakukan saja, dan kita bisa mendapatkan uang yang banyak untuk biaya operasi Jonathan." pungkasnya datar.

"Apa? Jadi, kamu mau menjual istri kamu sendiri pada pria lain, Pa?" tanya Audrey dengan mata yang membola. Ia sontak terkejut setelah mendengar penuturan yang keluar dari mulut sang suami.

"Ya, lakukan demi anak kita,"

Audrey kembali menjatuhkan diri di atas kasur, sontak tubuhnya pun lunglai tak berdaya.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AYO, Kawin Kontrak!
8.2
Chilla adalah wanita karier sukses yang mapan, namun nasib asmaranya tak seindah pekerjaannya. Trauma melihat kegagalan pernikahan sang kakak membuatnya pesimis akan cinta. Meski begitu, keinginan kuat memiliki anak mendorongnya mencari pria berkualitas untuk menjalani pernikahan kontrak. Rencana yang semula murni demi keturunan ini berubah rumit saat nafsu dan perasaan cinta mulai tumbuh, membawa Chilla ke dalam pusaran emosi yang tak terduga dalam hidupnya.
Sampul Novel Dosa-dosa Suamiku, Balas Dendam Hatiku
9.5
Hidupku hancur saat Bramantyo, suamiku, berselingkuh dengan Karin, bawahanku sendiri. Bram tega menyiksaku dan membiarkan anak kami menderita kerusakan otak demi menyelamatkan Karin dalam kecelakaan rekayasa. Di ambang kematian, cintaku berubah menjadi dendam membara. Aku segera menghubungi pengacara untuk memiskinkannya lewat perjanjian pranikah, lalu meminta bantuan Yudha Perkasa guna menghancurkan monster yang telah menghianatiku itu tanpa sisa.
Sampul Novel Fajar Baru
9.1
Sophie Wilson mendedikasikan hidupnya demi Daniel Carter. Namun di ranjang kematiannya, kejutan pahit menanti. Alih-alih cinta, Daniel justru mengungkap penyesalan mendalam selama menjadi suaminya. Ia merindukan kehidupan sederhana bersama Lily Harvey, wanita yang dulu menyembunyikannya di desa nelayan. Meski Daniel sempat memilih kembali ke kemewahan bersama Sophie, di detik terakhir ia mengakui bahwa janji setianya hanyalah beban yang sangat melelahkan.
Sampul Novel Gadis Pemuas Tuan Grey
8.9
Demi membiayai pengobatan sang ayah yang sakit keras, Laura berusaha mencari pekerjaan tambahan sebagai pengasuh. Namun, niat tulus itu justru berujung petaka saat ia bertemu Greyson. Pria itu merampas kesuciannya dan memaksanya masuk ke dalam ikatan gelap sebagai pemuas hasrat. Kini, Laura terjebak dalam dilema moral yang menyiksa: apakah ia sanggup bertahan menjadi budak nafsu Grey demi mendapatkan uang yang sangat ia butuhkan untuk ayahnya?
Sampul Novel Istri pengganti Tuan Bramasta
9.6
Pelita Abadisyara terjebak dalam situasi pelik saat dirinya dipaksa menikahi Bramasta Prayoga, pria yang seharusnya menjadi kakak iparnya. Tragedi kecelakaan yang menimpa Anggun, sang kakak tiri, mengubah segalanya dalam sekejap. Tanpa pilihan lain, Pelita harus menggantikan posisi Anggun di pelaminan demi memenuhi tuntutan keluarga. Kehidupan pernikahan yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya kini dimulai bersama sosok pria yang asing baginya.
Sampul Novel My Lovely Fiance
8.0
Nola Utami adalah mahasiswi semester tiga yang memikat namun sangat lugu. Meski banyak pria mengejarnya, sifat tidak pekanya membuat ia tetap melajang. Segalanya berubah total saat ia bertemu Nathan, pria yang langsung melamar dan menjadikannya tunangan. Nathan mulai mendominasi serta mengendalikan kehidupan Nola sepenuhnya. Dengan kepribadian yang sangat bertolak belakang, akankah hubungan mereka bertahan atau justru berakhir dengan perpisahan yang pahit?