Sampul Novel Istri Yang Di Jual Suami

Istri Yang Di Jual Suami

8.2 / 10.0
Dalam novel modern Istri Yang Di Jual Suami, Audrey terjebak utang dan pengobatan anak hingga suaminya tega menjualnya demi uang. Audrey harus bertahan di tengah pengkhianatan dalam romance novel yang penuh tantangan ini. Baca kisah selengkapnya di platform web novel kami.
Ringkasan Istri Yang Di Jual Suami
Kehidupan Audrey Giana Maheswari, ibu muda berusia 25 tahun, berubah menjadi mimpi buruk akibat salah memilih pasangan. Di tengah perjuangan mencari biaya pengobatan bagi anaknya yang sakit parah, ia harus menghadapi kenyataan pahit memiliki suami pemabuk yang tidak setia. Puncaknya, sang suami tega menjual Audrey kepada pria asing demi mendapatkan uang instan dalam semalam. Akankah Audrey mampu bertahan menghadapi pengkhianatan keji ini?
Baca Selengkapnya

Istri Yang Di Jual Suami Bab 1

Denting jam dinding yang tertempel di tembok ruangan itu telah menunjukkan pukul 07:30 wib. Semburat jingga mulai memasuki celah tirai yang tersibak angin.

Ceceran busana tergeletak begitu saja di lantai ruangan Hotel mewah berbintang lima dengan desain yang modern, dengan tirai berwarna krem yang menjulang tinggi, di tambah dengan lampu remang - remang yang menambah aesthetic suasana. Ditambah dengan melodi syahdu alunan lagu romantis yang sedang di putar di piringan hitam.

Namun, berbanding terbalik sang wanita yang malah sedang terisak pilu seakan penuh rasa sakit dan juga penyesalan yang begitu menyeruak di sekujur tubuhnya. Sementara itu, suara guyuran air shower di kamar mandi masih terdengar gemericiknya. Sang pria tampan nan gagah berhias tato naga di bahu kiri nya itu tengah membersihkan diri setelah aktifitas panas yang telah ia lakukan dengan seorang wanita yang bahkan sama sekali tak ia kenali sebelumnya itu. Bukan hal aneh untuk pria seperti dirinya itu, yang kerap kali menikmati kegiatan panas tersebut dengan bermodalkan uang dan juga ketampanan yang ia miliki. Tak jarang justru para gadis itu lah yang terlebih dahulu merangkak naik ke atas ranjangnya. Merindukan sentuhan dan gelora cinta dari sang Casanova. Dengan sejuta pesona dan harta yang ia miliki seolah dunia pun mampu ia beli dengan uang, atau ia bisa mendapatkan apapun yang ia inginkan hanya dengan menjentikkan ujung jarinya. Seolah dunia berada di dalam genggamannya.

Hanya berselang 30 menit si lelaki gagah dengan postur tubuh yang tinggi sekitar 185cm rambut cepak berwarna hitam pekat dan hidung mancung serta berahang tegas, otot-otot di tubuhnya yang terlihat sangat menonjol itu, terlihat begitu kuat dan juga kokoh.

Belum lagi, bulu - bulu halus yang menghiasi bagian dada bidangnya.

Sebelum ia kembali untuk berpakaian di kamarnya, ia pun langsung meraih sebuah alat yang tertempel di tembok. Dan tersenyum lebar setelah berbicara dengan seseorang.

Ia dapat dengan jelas mendengar suara isak tangis sendu si wanita yang tadi malam telah ia jelajahi. Namun, ia cuek saja dan seakan tak peduli. Dengan masih membelakangi nya. Ia pun mulai mengeluarkan kata-kata dari suara seraknya yang terdengar sangat seksi.

"Pergilah. Tugasmu telah selesai. Ambil ini semua untuk tip malam tadi! Karena bayaranmu telah diambil oleh orang itu. Tak usah menangis, karena ku lihat kau bukan lagi seorang gadis yang polos!" hardiknya kesal, pria berotot kekar itu pun berjalan melewatinya dengan handuk putih yang melilit di pinggangnya. Meraih satu gepokan uang yang lemparkan tepat di wajah si wanita yang tak lain adalah Audrey. Hingga terbang berhamburan jatuh di lantai.

"Apakah harga diriku semurah ini?" Audrey membatin seraya dengan terpaksa harus memunguti semuanya.

"Cepat lah pergi dari sini, karena aku hanya menggunakan barang sekali pakai saja!" bentaknya tanpa menoleh lagi pada Audrey yang masih terisak sambil memeluk selimutnya untuk menutupi bagian depan tubuhnya.

"Iya, Tuan! Saya pun memang tak betah berada disini." pungkas Audrey masih terisak.

"Heh, aku tak mengerti kenapa wanita jalang sepertimu. Kenapa masih menangis hah? Kamu bukan gadis yang masih tersegel rapi, masih untung aku memberikan bayaran yang lumayan. Jadi, cukup! Tak usah sok polos, hm karena aku tak tau dengan berapa puluh pria dirimu melakukannya hanya sekedar untuk mendapatkan uang" cecarnya dengan senyum miring tersungging di sudut bibirnya.

"T-tidak Tuan, semua itu tak benar! Saya melakukan semua ini karena terpaksa!" teriak Audrey dengan suara yang terdengar kian parau. Masih berusaha untuk membela diri.

"Mana bisa aku percaya, karena terlalu banyak wanita di luaran yang sama sepertimu. Menjual tubuhnya hanya demi uang, untuk memenuhi gaya hidup di luar kemampuan." ucapnya ketus. Lagi-lagi dengan nada yang merendahkan.

"Terserah apapun yang Tuan katakan. Pada intinya, saya bukan lah wanita seperti itu." Jawab Audrey dengan mata yang menyala-nyala hatinya berontak tak terima dengan penuturan pria di hadapannya itu. Yang telah seenak jidat menjudge dirinya.

"Halah, menjadi seorang wanita murahan saja masih berpikir untuk mengaku masih memiliki harga diri. Sungguh luar biasa, sangat di luar nalar!" Ia pun hanya mencebikan bibirnya seraya kembali melirik Audrey dan memandangnya sebelah mata, melihat wanita itu tak ubahnya seperti wanita lainnya yang rela menghabiskan malam bersama dirinya untuk mendapatkan kesenangan dan juga uang yang banyak.

Mendengar hal itu, Audrey hanya bisa menyeka air matanya karena percuma ia berbicara dengan pria yang tak memiliki perasaan seperti itu. Dengan dada yang naik turun, nafasnya masih tersengal-sengal menahan emosi. Marah pada pria itu, pada dirinya sendiri, juga marah pada keadaan yang menjebak dirinya sendiri dalam keadaan yang sangat menjijikkan seperti itu.

"Sudahlah, tak usah banyak omong lagi. Karena aku tak memiliki banyak waktu untuk berdebat dengan seorang wanita seperti dirimu. Aku sudah cukup puas dan itu sudah cukup. Aku telah mendapatkan mu malam tadi, dan kamu pun telah mendapatkan uang yang banyak dariku. Jadi, sekarang pergilah, jangan sisakan apapun di sini. Dan, ingat mulai detik ini kita memang tidak pernah saling mengenal dan ingat kita tak pernah saling bertemu. Camkan itu baik-baik!" Tegasnya sambil berbalik badan dengan tatapan super tajamnya menatap Audrey yang masih memeluki lututnya.

"B-baik, Tuan. Saya akan ingat apa yang Tuan katakan," ucap Audrey kepada pria yang ia sendiri pun tak mengetahui siapa namanya.

Dan tanpa menunggu lama, pria itu pun kembali ke ruangan ganti pakaiannya, karena akan segera berangkat untuk urusan bisnis ke Amerika. Ya, ia adalah Albyan Razel Winata pemilik perusahaan besar yang bergerak di bidang bisnis food and fashion. Yaitu Nata corp. Pria single berusia 32 tahun itu adalah seorang Casanova yang suka berpetualang dengan banyak wanita. Hal itu terjadi di akibatkan rasa kecewanya pada sang mantan kekasih yang tega meninggalkan dirinya.

Melihat itu, Audrey pun segera turun dari tempat tidur untuk segera memunguti ceceran busananya yang akan segera ia kenakan kembali. Sebelum Alby muncul kembali di hadapannya, karena ia tak ingin melihat wajah pria yang telah menyentuh dirinya tadi malam itu, membuat dirinya geli dan jijik di waktu yang bersamaan.

Setelah mengancingkan kemejanya, ia pun berdiri di depan cermin besar itu. Merasa alangkah kotornya dirinya saat itu. Namun, Audrey hanya bisa untuk memejamkan sejenak matanya dan menerima bahwa memang hal itu lah yang telah terjadi, dan ini pertama kali dalam sejarah hidupnya.

Dengan wajah yang sembab juga maskara yang telah luntur membuat bagian bawah matanya menghitam. Namun, ia tak peduli lagi. Dengan kedua tangannya yang berlomba untuk kembali menyeka air mata di kedua belah pipinya itu. Ia pun segera meraih tas miliknya di atas sofa untuk memasukkan ponselnya yang tergeletak di atas meja. Juga uang haram yang ia terima barusan untuk kegiatan kotor yang telah ia lakukan.

Ia pun segera keluar dari kamar Hotel itu, berjalan gontai menyusuri koridor dengan perasaan yang sangat pilu. Rasa di dalam dadanya sangat sesak perasaannya terasa kian tercabik-cabik mengingat kejadian tadi malam yang tak akan pernah ia lupakan seumur hidupnya.

Rasa pilu menyelimuti pikirannya, isak tangis pun kembali pecah, dan tak bisa hentikan lagi. Hingga ia tiba di ujung halaman Hotel untuk menyetop taksi dan akan segera pulang ke rumah.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Istri Yang Di Jual Suami

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Cemburu yang Tak Pernah Reda
9.7
Alisha Mariska menyerah pada tekanan keluarga dan menerima perjodohan di usia 31 tahun. Namun, ia justru terjebak skandal saat mengetahui suaminya telah beristri. Alisha memilih kabur dan bekerja sebagai pengasuh anak di rumah seorang duda dingin yang masih berduka atas kematian istrinya. Di tengah misteri masa lalu sang pria, Alisha harus berjuang menyembuhkan luka hatinya sendiri sambil belajar tentang arti pengorbanan dan keberanian dalam mencintai kembali.
Sampul Novel KECELAKAAN SEMPURNA
8.9
Demi biaya pengobatan kanker ibunya, Qarletta Averly yang berusia 21 tahun mencoba peruntungan di Heston Corporation. Ia berharap posisi fotografer di perusahaan raksasa itu menjadi solusi finansialnya. Namun, impian indahnya hancur saat bertemu sang CEO, Carl Heston. Alih-alih karier cemerlang, sebuah kesalahan fatal justru menjerat Arlett dalam skandal besar yang dirancang Carl. Kini, Arlett terjebak dalam situasi rumit dengan pria berkuasa yang mengubah hidupnya.
Sampul Novel Keperkasaan Sang Mertua
8.8
Sebuah ketegangan tak biasa terjadi dalam novel modern Keperkasaan Sang Mertua. Sang menantu merasa sangat malu saat ayah mertuanya menahannya di dekat jendela besar yang transparan. Meski ia memohon untuk dilepaskan, sang mertua justru semakin gencar menyentuh tubuhnya dengan intim. Pria itu menolak berhenti dan malah memintanya menyaksikan kerumunan orang di bawah sana, mengubah situasi menegangkan tersebut menjadi sebuah kepuasan rahasia yang mengasyikkan bagi mereka.
Sampul Novel Mr. Right
8.8
Pertemuan Angelina Bale dengan Dean Carter membawa dilema besar yang mengancam hubungan baiknya bersama Raquel Scott. Meski menyadari risiko kehancuran persahabatan mereka, Angie tidak mampu mengendalikan ke mana hatinya berlabuh. Kini ia terjebak dalam pilihan sulit antara kesetiaan pada sahabat atau mengejar cinta sejatinya. Keputusan apa pun yang diambil Angie dipastikan akan menyisakan luka mendalam bagi semua pihak, termasuk dirinya sendiri.
Sampul Novel PESUGIHAN BERUJUNG PETAKA
8.6
Farah adalah seorang ibu rumah tangga muda yang kini terjepit dalam situasi finansial yang mengerikan. Akibat jeratan utang rentenir yang semakin menumpuk dan mengancam nyawanya, ia menemui jalan buntu yang sangat kelam. Dalam keputusasaan yang luar biasa, Farah akhirnya memilih jalur pesugihan yang sangat terkutuk. Ia terpaksa menumbalkan putri kandungnya sendiri demi melunasi semua beban hutang tersebut, namun keputusan itu justru memicu petaka besar.
Sampul Novel SAUDADE
9.0
Fahri dan Albani bergegas ke rumah sakit demi istri mereka yang hendak bersalin. Namun, kecelakaan maut merenggut nyawa Albani di tempat. Sebelum tewas, ia menitipkan Rindu pada Fahri. Di sisi lain, Fahri harus menghadapi kenyataan pahit saat istrinya meninggal usai melahirkan di rumah sakit yang sama. Di tengah duka mendalam dan rasa tanggung jawab atas janji terakhirnya, takdir mulai merajut ikatan tak terduga antara Fahri dan Rindu dalam perjalanan hidup yang baru.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan