Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Untuk Duda Tampan

Istri Untuk Duda Tampan

Trauma pengkhianatan masa lalu membuat Adskhan menutup hati, hingga pesona Caliana Noushafarina mengubah segalanya. Meski Adskhan jatuh cinta pada pandangan pertama, Caliana justru menaruh benci. Baginya, atasan berstatus duda itu bukanlah pria baik-baik. Caliana gigih menolak segala perhatian yang diberikan Adskhan karena sosok duda tidak pernah masuk dalam kriteria suami impiannya. Akankah kegigihan Adskhan mampu meluluhkan benteng pertahanan Caliana?
Bab
Bagikan

Bab 1

Aku jatuh cinta padanya, meskipun aku tak tahu kapan itu bermula.

Aku menyayangi keduanya, tanpa sadar bahwa seluruh hatiku sudah bukan milikku lagi.

Aku tak bisa, dan tak ingin memilih.

Aku tak bisa meninggalkan, apalagi ditinggalkan.

***

“Jadi, jabatan kamu di Coskun Company itu apa?” Caliana memandang malas pria yang kini tengah duduk di hadapannya. Nama pria itu Erick. Dia adalah putra dari salah satu teman arisan ibunya.

Jika dilihat sepintas, Erick ini sebenarnya cukup tampan. Dia memiliki tubuh tinggi, kulit putih dan bersih. Wajahnya juga tanpa jerawat atau bopeng yang Caliana yakini hasil dari perawatan salah satu salon kecantikan. Pakaian yang ia kenakan juga bukan pakaian murahan. Tentu saja, ibu Caliana mengatakan kalau ayah Erick ini adalah seorang pengusaha batu bara, jadi jelas saja dia adalah orang kaya. Antara satu sampai sepuluh, nilai pria itu sembilan.

Tapi itu hanya nilai penampilan luarnya saja. Sejak setengah jam yang lalu, pria itu tidak berhenti membicarakan dirinya sendiri dan keluarganya dengan bangga namun selalu saja merendahkan orang lain. Dia mengomentari setiap orang yang masuk ke penglihatannya. Memberikan penilaian yang tidak perlu dan terlalu banyak memuji dirinya sendiri. Dan kini, pria itu sepertinya sedang menilai Caliana.

Kalau saja Caliana tidak harus menjaga nama baik ibunya, ingin sekali ia menyemburkan minuman dingin yang kini ada di hadapannya pada pria itu. Kalau saja tidak harus memenuhi permintaan ibunya, ingin sekali Caliana meninggalkan tempat ini di lima menit pertama kedatangannya.

“Aku hanya staff biasa.” Jawab Caliana apa adanya.

“Staff?” Tanya pria itu dengan nada menghina yang terdengar jelas di telinga Caliana. “Bukannya mendiang ayah kamu itu pengusaha semen ya?” Tanya pria itu dengan ekspresi ingin tahu.

“Iya.” Jawab Caliana singkat.

“Trus kenapa kamu gak kerja di perusahaan bapak kamu?”

“Bukannya bapak kamu juga pengusaha batu bara?” Caliana balik bertanya. Senyum manis tersungging di wajahnya. Pria itu menjawab pertanyaan Caliana dengan anggukkan antusias dan ekspresi yang jelas tampak bangga. “Terus kenapa kamu jadi pengangguran dan gak ikut kerja keras kayak bapak kamu?” Sindir Caliana masih dengan senyum di wajahnya yang membuat pria itu membeku.

“Si-siapa bilang aku gak kerja keras?” Cicit pria itu gugup.

“Kalau begitu, semisal kita menikah nanti, kamu mau ngasih aku biaya bulanan berapa?” Tanya Caliana dengan nada menantang. Ia memundurkan tubuhnya, menyandarkan punggungnya pada sandaran kursi dan melipat kedua tangannya di depan perut. “Aku perlu biaya salon, untuk perawatan wajah dan tubuh. Untuk terlihat cantik seperti saat ini itu gak murah. Biaya facial, suntik putih, botox dan bahkan medi pedi itu juga gak murah.

“Ditambah dengan pakaian dan tas-tas. Tentu kamu tahu sendiri kan kalau harga satu set outfit branded itu gak murah. Kamu sendiri, pakai jam harga berapa tadi? Tiga ratus juta? Sepatu? Apalagi kami para perempuan. Outfit kami jelas lebih mahal dari itu.

“Dan ya, aku juga suka berganti ponsel. Setiap keluaran terbaru, aku harus selalu punya. Aku gak mau pakai ponsel dibawah harga lima belas juta. Untuk pekerjaan rumah, aku dilayani asisten rumah tangga dan tukang kebun sendiri. Aku emang cuma staff di Coskun, tapi penghasilanku sebagai investor di beberapa perusahaan dan juga saldo warisanku di bank itu gak sedikit. Jadi aku maunya dapat suami yang saldo banknya lebih banyak daripada aku.

“Gak apa kelihatan kayak pengangguran, tapi dia wajib nanggung biaya hidup aku. Karena aku gak mau keluarin sepeserpun uang aku buat nanggung kehidupan aku sama calon suami aku nantinya.

“Ya, minimal nih ya, minimal, calon suami aku punya saldo dua kali lipat lebih besar dari punya aku.

“Tapi lebih bagus lagi kalau sampai berkali-kali lipat sih ya.” Ucap Caliana yang membuat Erick terdiam dengan wajah memucat.

Caliana kembali menegakkan tubuhnya dan kini mencondongkan bahunya ke depan meja. Menopangkan kedua sikunya di atas meja dan mengulurkan tangan kanannya pada Erick.

“Coba aku lihat saldo kamu. Kamu punya M-Banking kan? Aku mau lihat saldo ATM-mu ada berapa?” Tanya Caliana dengan ekspresi tertarik. Ia mengangkat sebelah alisnya dan menuntut Erick untuk menunjukkan ponselnya tanpa suara, namun pria itu terlihat gelagapan karenanya.

“Saldoku jelas besar, kamu gak perlu ragu tentang itu.” Ucap pria itu dengan gugup.

“Iya, aku tahu saldo kamu gede. Kan kamu anak dari pengusaha batu bara. Makanya, tunjukkin sama aku.” Ucapnya dengan senyum manis terukir di wajahnya. “Kalo emang lebih besar dari punya aku, aku akan bilang sama Mama kalo aku mau jadi calon kamu.” Lanjutnya masih dengan nada merayu dan senyum manis menggoda yang membuat Erick menelan ludahnya.

“A-aku ke toilet dulu.” Ucap pria itu seraya bangkit berdiri dari duduknya. Caliana masih tersenyum dan menganggukkan kepala. Matanya terus memerhatikan pria itu yang sesekali memutar kepala untuk melihatnya. Setelah Erick hilang dari pandangan, Caliana berdecih. Ia tahu, setelah ini ia akan mendapatkan telepon teror dari ibunya.

Benar saja, dua jam kemudian, saat Caliana baru saja keluar dari kamar mandi, dia melihat layar ponselnya menyala dan nama ibunya tertera disana.

“Kamu ini apa-apaan?” Dan Caliana hanya menanggapi kemarahan ibunya dengan seadanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Tak Butuh Suami, Aku Butuh Keadilan
8.9
Lina terjebak dalam kemiskinan bersama Randi, kuli bangunan yang memberinya uang belanja minim. Di tengah kesulitan ekonomi dan sifat keras kepala suaminya, Lina mulai berpaling pada Damar, tetangga mapan yang memberikan perhatian serta materi lebih. Meski kini kebutuhan hidupnya tercukupi secara sembunyi-sembunyi, perasaan bersalah mulai menghantui Lina saat melihat pengorbanan Randi. Ia pun bimbang antara memilih keadilan hidup atau kesetiaan pada pernikahan.
Sampul Novel Brondong Bucin
8.3
Dunia Aira runtuh total setelah kepergian sang suami. Sebagai ibu tunggal, ia sempat terpuruk dalam duka hingga melalaikan ketiga buah hatinya. Sadar kesedihan tak akan memberi makan, Aira mencoba bangkit demi masa depan mereka. Di tengah perjuangan berat itu, takdir mempertemukannya dengan seorang pemuda yang mencintainya dengan sangat ugal-ugalan. Namun, mampukah cinta mereka bertahan saat rintangan baru mulai menguji keteguhan hati Aira kembali?
Sampul Novel Bukan Sekadar Figuran
7.9
CEO Narendra Hasan terancam batal menikah dengan Bella setelah kecelakaan membuatnya lumpuh. Tak sudi bersuamikan pria cacat, Bella kabur di hari pernikahan. Sebagai gantinya, Narendra menunjuk Sheilla, keponakan Bella, untuk menjadi pengantin pengganti. Sheilla yang terikat utang budi pada pamannya terpaksa setuju. Namun, pernikahan ini mengungkap misteri besar terkait kecelakaan orang tua Sheilla dan hilangnya penulis ternama. Siapa dalang sebenarnya?
Sampul Novel Dipaksa Menjadi Istri Pengganti
9.5
Liburan semester yang seharusnya tenang berubah menjadi mimpi buruk bagi seorang gadis muda. Ia dipaksa oleh orang tuanya, Sabda Ahmad dan istri, untuk menjadi pengantin pengganti bagi kakaknya, Asma, yang kabur secara misterius menjelang hari pernikahan. Meski penuh keraguan, ia terpaksa menikahi Adam Kusuma Wardana, cucu tunggal Juragan Zein. Mampukah pernikahan yang didasari keterpaksaan ini bertahan di tengah tanda tanya besar tentang alasan kepergian sang kakak?
Sampul Novel DUDA KHILAF
9.4
Malik Indra Wahyuda, duda dengan satu anak, telah gagal membina rumah tangga sebanyak lima kali. Trauma kematian istri pertama membuatnya didiagnosis impoten, hingga istri-istri berikutnya memilih pergi karena kebutuhan batin yang tak terpenuhi. Setelah perceraian kelimanya, Malik nyaris kehilangan harapan hidup. Namun, pertemuannya dengan gadis muda bernama Isna mengubah segalanya. Sebuah kekhilafan satu malam membuktikan bahwa gairah Malik telah kembali.
Sampul Novel Penipuan Bayi Miliaran Suamiku
9.2
Demi cinta, aku mengubur impianku menjadi ibu selama lima belas tahun karena kutukan maut keluarga suamiku. Namun, saat kakeknya menuntut pewaris takhta bisnis, suamiku menyewa ibu pengganti yang mirip denganku. Janjinya tentang prosedur medis murni berubah menjadi pengkhianatan menyakitkan. Dia mulai menghabiskan malam bersamanya dan mengabaikanku sepenuhnya. Pernikahan kami hancur saat dia melupakan momen penting kita demi wanita asing itu.