Sampul Novel Istri Sang CEO (After Married)

Istri Sang CEO (After Married)

8.7 / 10.0
Sella mengalami nasib tak terduga saat niat melamar kerja justru berujung pada pernikahan kontrak. Ia terpaksa menjadi pengantin pengganti bagi Rishan, CEO yang menikahinya hanya demi memenuhi janji kepada sang ibu. Tanpa landasan cinta, keduanya terjebak dalam rumah tangga yang penuh ego dan aturan sepihak dari Rishan. Sella harus menghadapi sikap dominan suaminya yang sering menuntut hal aneh, sembari berjuang menata hatinya yang terus goyah dalam ikatan paksaan ini.

Istri Sang CEO (After Married) Bab 1

“Segera ke ruangan saya sekarang juga!”

‘Pip’

Belum sempat menyapa sang bos wanita itu sudah mendapat semburan darinya. Wanita itu memberengut menatap horor ruangan di depannya yang tertutup rapat.

“Nggak nyangka gue bakal terus berhubungan sama orang kayak dia,” gerutu wanita itu yang sedang beberes. Membuat beberapa pasang mata menatapnya dengan pandangan geli dan juga ... gemas?

Yang orang kantor ketahui kalau wanita itu salah satu karyawan yang berani beradu argumen dengan atasan mereka disaat karyawan yang lainnya terdiam dan menunduk hormat.

“Siapin hati sebelum berperang, Sell,” pesan wanita yang duduk di sebelah kubikelnya dengan kekehan tak tertahan diikuti oleh beberapa karyawan lainnya.

Sella menatap mereka satu per satu dengan pandangan penuh permohonan. “Ada yang mau gantiin posisi gue, nggak?” tanyanya dengan pandangan sayu, namun sudut bibirnya tersenyum sinis.

Beberapa orang tergelak dengan perkataan wanita itu, padahal Sella berkata begitu karena sebenarnya kali ini dia sangat ingin bebas dari atasan mereka yang terkenal bossy.

‘Tok ... tok ....’

“Masuk!” sahut suara lantang dari dalam sana.

Seketika itu juga Sella merinding hanya sekedar mendengarnya saja. Sangat berbanding terbalik dengan kepribadian sang atasan.

Membuka pintu lalu tak lupa pula menutupnya kembali Sella memilih duduk di sofa yang tersedia di ruangan itu.

Tanpa bertanya mengenai kedatangannya saat ini Sella justru asik menidurkan tubuhnya bersandar di sofa kecil.

Pria itu menatap sang wanita dengan dengusan malas. “Kalau mau tidur ke kamar saja,” ujar pria itu tanpa menatap Sella.

Tanpa menunggu dua kali perintah sang atasan Sella memilih melangkahkan kakinya menuju kamar yang tersedia di dalam ruangan ini.

Mengistirahatkan tubuhnya yang terasa lelah karena semalam dia kurang tidur demi mengurus kerjaan yang belum tuntas. Itulah sebabnya sang atasan memintanya datang ke ruangannya untuk beristirahat. Tapi ... Sella mana tahu, sih?

Betapa pengertian sekali atasannya ini, ‘kan?

Apakah Sella merasa beruntung memiliki atasan sepertinya? Jawabannya ada di Sella sendiri.

Pria itu yang bernama Rishan memasuki kamar yang ditempati oleh Sella. Memilih bergabung dalam satu ranjang yang sama. Memeluknya dengan erat sembari memberi kehangatan kepada wanitanya yang tidak terganggu sama sekali.

***

Matahari sudah hilang di ufuk barat ketika kelopak mata itu terbuka. Objek pertama kali yang dilihatnya setiap bangun tidur adalah wajah pria di depannya yang sangat memikat hatinya.

Jarinya dia larikan menapaki pahatan sempurna milik atasannya yang terkenal bossy. Rahangnya yang tegas, hidungnya yang mancung, matanya yang tajam saat menatap dirinya serta alis dan bibirnya yang tebal memiliki daya tarik tersendiri bagi siapa pun.

Itulah yang membuat Sella menerima kehadiran sang atasan di hidupnya, tapi alasan lain adalah keluarga yang—

“Kamu sudah bangun tapi tidak membangunkan saya, Sella?”

Sella meringis mendengar nada datar yang keluar dari bibir seksi milik atasannya.

“Bisa santai tidak, sih, Pak? Saya juga baru bangun, kok,” kilah Sella tidak mau disalahkan.

Tatapan tajam bak elang milik Rishan nyatanya tidak membuat nyali Sella menciut.

“Ini kantor, lho.” Rishan memberitahu keberadaan mereka saat ini.

Merasa kesal dengan wanitanya Rishan memilih beranjak dari ranjang menuju kamar mandi. Melihat pria itu masuk ke kamar mandi bergegas Sella ikut bangkit menyiapkan pakaian untuk atasannya.

“Tidak salah pilih,” ujar Rishan menghampiri Sella yang sedang duduk di depan meja rias.

Tanpa perlu repot-repot menengok Sella sudah tahu kalau Rishan sedang berpakaian. Kebiasaan buruk pria itu yang tidak pernah mau bersiap-siap di dalam kamar mandi.

“Udah berapa kali Bapak berbicara seperti itu?” tanya Sella merasa jengah.

“Nggak mau mandi dulu?” Pertanyaan Rishan tidak dihiraukan oleh Sella. Dia memilih kembali merapikan riasannya.

Berjalan bersisihan dengan sang atasan membuat Sella harus memasang muka tebal di koridor kantor yang masih terlihat ramai.

Menyadari langkah seseorang terlihat sangat jauh membuat Rishan menghentikan langkahnya menunggu wanita itu berjalan lebih dekat dengannya.

“Kenapa berjalan di belakang saya?” tanya Rishan terdengar sinis di telinga Sella.

Sella menunduk menahan malu, bukan karena teguran sang atasan, akan tetapi dirinya menjadi pusat perhatian orang kantor saat ini.

Meski sudah waktunya jam pulang kantor, tetapi masih banyak yang bekerja saat jam mereka sudah selesai. Dan hal itu membuat Sella tidak nyaman saat berada di kantor seperti ini.

"Pelankan suaranya, Pak," desis Sella. Wanita itu menolak saat Rishan menyejajarkan diri berjalan beriringan. Bahkan saat secara terang-terangan Rishan hendak meraih jari kelingkingnya.

Dihempaskan keras oleh Sella tanpa peduli dengan muka masam pria itu. "Jaga sikap." Sekali lagi Sella mendesis. Dia kesal, jengkel dengan sikap atasannya hari ini. Entahlah, atau memang dia saja yang banyak menolak.

Dia hanya sedang menjaga nama baik di depan karyawan yang belum mengetahui seluk-beluk dirinya di perusahaan ini. Sebisa mungkin Sella ingin namanya bersih tanpa ada pemberitaan sebagai 'penjilat'. Ini semua juga atas perjanjian keduanya.

"Masuk!" tegas pria itu membuka pintu penumpang, tatapan matanya enggan mengarah kepada Sella. Hal itu dimanfaatkan oleh Sella supaya tidak diperpanjang.

'Brak!'

Wanita itu tersentak sampai menekan dadanya saking kaget dan tidak menduga kalau Rishan sampai seperti itu. Dia memegang kaki sebelah pintu takut-takut lecet, padahal tanpa dia sadari Rishan tidak akan ceroboh dengan melukainya.

Sepersekian detik saat pria itu masuk juga menutup pintu tak kalah kencang, mungkin jika bukan terbuat dari besi sudah rontok pintunya.

"Pak—"

'Cup'

Bukan hanya sebuah kecupan saja, melainkan lumayan sedikit kasar yang didapati oleh Sella karena serangan pria itu. Beberapa kali dia berusaha mendorong dada bidangnya. Akan tetapi, tenaganya kalah jauh.

Setelah puas bermain bibir pria itu menyatukan kening keduanya dengan napas yang saling bersahutan. Dia membelai pipi mulus Sella dengan jari-jemari yang besar. "Saya tidak suka kamu menghindar."

Sella meneguk salivanya dengan susah payah. Dia menunduk, berusaha menutupi pipinya yang merona. Namun, pergerakannya kalah cepat karena Rishan sudah lebih dulu membimbing pandangannya, sehingga dua daging kenyal itu kembali bertemu.

Kali ini hanya saling mengecup kecil yang dilakukan berulang kali. Sella tidak bisa menolaknya karena pesona Rishan begitu kuat dia rasakan. Apalagi tatapan tajam bak elang milik pria itu 'tak bisa dielakan.

"S-stop, Pak," tahan Sella saat tangan Rishan mulai berani merayap masuk ke dalam rok spannya. Wanita itu menggeleng, menetap sekeliling yang diikuti juga oleh pria itu. "Tempat umum," cicitnya. Menunduk karena kilat emosi dari mata pria itu.

"Sialan!"

"Saya hajar kamu di rumah, Sella." Sella bergidik ngeri dengan ancaman pria itu.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Istri Sang CEO (After Married)

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Akulah Cintamu
9.3
Hidup Kayra hancur setelah suaminya menghilang tanpa jejak pasca panggilan video terakhir mereka. Kini, ia berjuang sendirian membesarkan dua anaknya. Di tengah kesulitan, ia bertemu Damar, ipar yang membencinya karena skandal masa lalu terkait rahasia saudari kembarnya. Meski awalnya Damar menolak mengakui anak hasil hubungan tersebut, kemiripan sang bayi meluluhkan hatinya. Akankah pertemuan ini membawa Kayra menuju kebahagiaan yang selama ini hilang?
Sampul Novel Istri yang Dihancurkan Mereka
8.1
Bramantyo dan Bima terobsesi menyiksaku dengan kehadiran Sandra demi menguji cintaku. Puncaknya, saat kecelakaan terjadi, mereka membiarkan tanganku hancur demi menyelamatkan Sandra. Karier musikku pun sirna. Mereka menantikan amarahku, namun aku hanya diam membisu, bahkan saat liontin ibuku dihancurkan Sandra. Di ranjang rumah sakit, pengabdianku mati. Ini bukan cinta, melainkan sangkar kejam. Kini aku bersiap melarikan diri dan membalas kehancuran ini.
Sampul Novel Jadi Wanita
9.1
Sota adalah pemuda dua puluh tahun yang sangat malas dan pengangguran. Meski cerdas dalam kelicikan, ia hanya menghabiskan waktu dengan gawainya. Hal ini memicu kekhawatiran mendalam bagi ibunya, Artisa. Sebagai wanita pekerja keras yang juga memiliki sisi licik, Artisa bertekad mengubah tabiat buruk putranya secara total. Ia menempuh metode ekstrem dengan mentransformasi fisik Sota. Berhasilkah rencana Artisa mengubah jati diri Sota melalui perubahan tubuh tersebut?
Sampul Novel Jebakan Cinta SANG MANTAN
9.0
Nada menyadari bahwa menjerat Ivander ke dalam pernikahan paksa adalah langkah yang keliru. Namun, baginya ini satu-satunya jalan untuk tetap berada di sisi pria yang hidupnya pernah ia hancurkan. Didorong rasa bersalah yang mendalam, Nada bertekad menebus dosa masa lalunya melalui pengabdian ini. Akankah segala pengorbanan Nada mampu mencairkan kebencian di hati Ivander, ataukah usahanya untuk mendapatkan maaf justru akan berakhir sia-sia?
Sampul Novel Kurang dari tiga
9.2
Hubungan asmara Raka kini berada di ambang kehancuran akibat kehadiran Nadia. Sebagai kekasih, Raka merasa diabaikan karena Cherry selalu memprioritaskan sahabatnya yang berkacamata tebal itu. Amarahnya meledak saat ia menyadari posisinya hanya menjadi yang kedua bagi Cherry. Namun, kecemburuan buta ini justru membawa Raka menuju sebuah titik balik yang tak terduga dalam hidupnya. Akankah perasaan mereka bertahan saat prioritas Cherry terbagi?
Sampul Novel P. S. I LOVE YOU
8.5
Cyra Alesha, mahasiswi cantik berusia dua puluh tahun, harus berjuang di kota besar dengan bekerja paruh waktu. Namun, hidupnya berubah menjadi mimpi buruk saat ia terjebak kesalahpahaman dengan Felix Domil. CEO muda yang kejam itu tega menginjak harga diri Cyra dan menyeretnya ke dalam penderitaan. Meski disiksa oleh kekejaman sang pewaris tunggal, Cyra justru terjebak dalam pesonanya. Mampukah ia bertahan atau justru memilih berontak demi membebaskan diri?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan