Sampul Novel Mencintai Adik Angkatku

Mencintai Adik Angkatku

9.2 / 10.0
Dalam Mencintai Adik Angkatku, Sebastian menyimpan rasa pada Elvina. Rahasia status mereka terungkap melalui buku harian, memicu konflik identitas dalam genre romance modern ini. Temukan kelanjutan kisah mereka di web novel ini, sebuah romance stories tentang pilihan antara cinta atau keluarga.
Ringkasan Mencintai Adik Angkatku
Sebastian Sachdev Rendra memendam rasa cinta terlarang kepada adiknya, Elvina. Tanpa diketahui siapapun, mereka sebenarnya tidak memiliki ikatan darah. Rahasia besar ini terungkap saat Luna, sang mama, membaca buku harian Bastian. Meski Bastian merasa lega mengetahui Elvina hanyalah adik angkat, konflik batin muncul karena Elvina hanya menganggapnya sebagai pelindung. Kini, kebenaran itu harus disembunyikan hingga saat yang tepat bagi Elvina untuk memilih.
Baca Selengkapnya

Mencintai Adik Angkatku Bab 1

Di pagi hari yang cerah membuat Elvina merasa semangat berangkat kuliah hari itu. Dengan tergesa-gesa melangkahkan kakinya di atas anak tangga membuat kakinya tersandung namun masih beruntung. Ada Sebastian sang kakak yang menopangnya.

“Makanya hati-hati kalau jalan tuh, Dek!” omel Bastian kemudian.

Pria itu menarik tangan Elvina menuruni anak tangga kemudian mendudukkannya di kursi ruang makan. “Sarapan dulu, habis itu berangkat bareng.”

“Iyaaa. Emang dari orok juga kayak gitu.”

Bastian kemudian mengacak rambut adiknya sambil mengulas senyumnya. “Pinter!”

Perempuan itu menyunggingkan bibirnya kemudian menyapa orang tuanya yang baru saja keluar dari kamarnya.

“Tadi Mama dengar El teriak. Kenapa, Nak? Digendong tiba-tiba lagi, sama Kakak?” tanya Luna, sang mama.

“Nggak, Ma. Tadi El jalannya buru-buru terus kesandung sama kakinya sendiri. Hampir aja jatoh kalau nggak ada Bastian,” ujar Bastian menceritakan kenapa Elvina berteriak tadi.

“Ooh. Hati-hati, Sayang. Bisa cedera lho kalau jatoh dari tangga. Gak bisa kuliah dan ketinggalan banyak pelajaran. Gak bisa ketemu sama pacar juga.”

Mendengar kata ‘pacar’ membuat Bastian merasa canggung. Entah kenapa dia tidak suka jika Elvina memiliki pacar. Rasa cemburunya sangat kuat jika Elvina dekat dengan pria lain.

Padahal, Bastian ingin membebaskan adiknya untuk memilih siapa yang menurutnya paling cocok untuk dijadikan pendamping hidupnya.

“El gak akan pernah punya pacar sampai kapan pun kalau Kak Bastian masih ikut campur.”

“Kok Kakak sih? Emang Kakak ngapain cowok kamu?”

Elvina mengangkat bahunya kemudian menghela napas kasar. “Pokoknya, kalau El punya pacar, nggak akan awet. Biang keroknya ada di Kak Bastian. Selalu ikut campur urusan percintaan El. Semuanya diajak gelud kalau nggak adu kecerdasan. Mana ada yang berani coba.”

Lantas kedua orang tua itu tertawa mendengar ucapan anak bungsunya itu.

“Itu artinya Kakak ingin kamu punya pacar yang lebih pintar dari kamu. Dan nggak ada yang bisa nandingi kepintaran kamu kecuali Kakak sendiri," ujar Luna berasumsi.

Uhuk! Uhukk!!

Tiba-tiba Bastian terbatuk saat mendengar Luna bicara seperti itu. Elvina segera memberi segelas air putih pada sang kakak yang tersedak makanan itu.

“Hati-hati napa makannya, Kak.” Elvina menepuk-nepuk punggung kakaknya itu.

Bastian menatap orang tuanya dengan tatapan mencurigakan. Seolah tahu dengan perasaannya yang tidak biasa itu. Ada rasa mengganjal dalam diri Bastian pada Elvina. Dia mencintai adiknya itu. Adik kesayangan satu-satunya perempuan yang sangat dia sayangi setelah mamanya.

Namun, rasa sayang itu bukan sayang pada adik. Melainkan menyayanginya sebagai wanita. Itulah kenapa Bastian ingin sekali membuang perasaan itu karena tak ingin orang tuanya tahu dan kecewa padanya.

“Yuk Dek, Berangkat. Udah jam setengah delapan. Kakak ada kelas di jam sembilan nanti,” ajak Bastian pada sang adik.

Yang kemudian kedua orang itu pamit pada orang tuanya berangkat ke kampus. Bastian melanjutkan S-2 nya di kampus yang sama dengan Elvina. Ia ingin terus memantau sang adik agar tidak terjadi hal-hal yang membuatnya murka.

Setelah keduanya keluar dari rumah itu. Luna memegang paha suaminya sambil menatapnya dengan tatapan pasrah.

“Ada apa lagi, Ma? Karena Bastian melihat Elvina seperti wanita, bukan adiknya?” tanya Edwin. Seolah tahu apa yang tengah dipikirkan istrinya.

Luna menghela napasnya dengan kasar. “Mama menemukan secarik kertas di tong sampah Bastian, Pa. Dan isinya adalah, ‘aku mencintai adikku sendiri. Tolong hapus perasaan itu untuk dia, Tuhan. Aku tidak mau Mama dan Papa kecewa padaku.’ Kita harus gimana, Pa?”

“Kasih tahu Bastian, tapi Elvina jangan dulu. Kasihan juga anak kita terjerat oleh perasaannya yang seharusnya tidak pernah terjadi dalam diri Bastian.”

Luna mengangguk. “Mama mengkhawatirkan kondisi Elvina jika tahu yang sebenarnya, Pa. Gimana kalau nanti dia kecewa dan marah pada kita dan juga Bastian? Mama nggak mau kehilangan anak bungsu Mama. Mama sangat menyayangi Elvina.”

Edwin mengusapi bahu istrinya itu. “Oleh karena itu, kita harus memberi tahu Bastian. Pastikan lagi perasaannya, apakah benar mencintai Elvina atau hanya perasaan biasa saja. Jika benar Bastian mencintai Elvina, mau gak mau kita harus mengikuti maunya anak kita, Ma.

"Biarkan Bastian menyimpan perasaan itu hingga tiba waktunya El tahu jika dia adalah anak angkat kita.”

Luna sudah hilang arah. Sudah bertahun-tahun Luna mencurigai gelagat aneh Bastian akhirnya tahu jika anaknya benar-benar mencintai Elvina, adiknya sendiri. Walaupun hanya sebagai anak angkat, namun Elvina sudah diasuh oleh Luna dan Edwin sejak usianya baru delapan bulan. Masih belum tahu apa-apa, juga orang tuanya yang sudah meninggal akibat kecelakaan maut.

Di kampus, Bastian menggenggam tangan Elvina agar masuk ke dalam kelasnya karena tak ingin adiknya itu keluyuran tidak jelas. Elvina yang sudah tahu betapa possessive-nya Bastian padanya, hanya bisa menuruti apa maunya kakaknya itu.

“Belajar yang bener, sebentar lagi mau KKN habis itu kejar skripsi. Kejar cita-cita kamu. Banggakan Mama, Papa dan Kakak. Okay?”

“Iyaa Kakak Bastian yang paling ganteng, bawel, cerewet … tapi ngangenin, hehehe.” Elvina menerbitkan senyum manisnya hingga membuat wajah pria itu memerah.

Namun segera ia bangun dari alam bawah sadarnya. “Ya udah, jangan melamun. Kalau dosen lagi nerangin, perhatiin. Okay?”

Elvina mengangguk. Ia melambaikan tangannya pada Bastian yang akhirnya keluar dari dalam kelas itu. Elvina mengembungkan pipinya, menatap punggung sang kakak yang semakin mengecil kemudian hilang dari pandangan.

“Napa, El?” tanya Tamara. Teman sekaligus partner curhat Elvina. “Katanya putus lagi ya, gara-gara Chiko nggak bisa jawab rumus logaritma yang dikasih Babas ke dia?”

“Hooh. Punya abang satu gilanya minta ampun. Syaratnya aneh-aneh. Ada yang bisa jawab pertanyaan Kak Bastian, gak bisa taekwondo. Dahlah. Nasib jomblo emang udah mandarah daging dalam tubuh gue!”

Tamara lantas terkekeh mendengarnya. “Sesayang itu yaa dia sama elo. Udah bukan ke adik, tapi lebih ke pacar. Possessive dan sangat membatasi elo buat berbuat macam-macam.”

“Macam-macam apaan, Tamara? Pulang di atas jam sepuluh aja udah diteleponin nanya masih di mana.”

“Yaa itu, El. Dia nggak mau elo kenapa-kenapa dan berbuat macam-macam. Padahal, ke bar aja gak pernah kita yaa. Paling mentok bioskop. Itu juga masih dibuntuti Bastian and the gang.”

Elvina mengangguk. “Gimana sama Kak Riko? Lancar, pendekatannya?”

Tamara mengangguk antusias. “Kakak lo yang comblangin gue mati-matian sama Riko. Dan, berhasil. Hebat bener emang kakak lo itu. Dia punya pacar nggak sih, El?”

Elvina menggeleng pelan. “Dia ada bilang, dia suka sama seseorang yang mungkin tidak akan pernah dia miliki selamanya. Hanya bisa memendamnya dan semoga rasa itu segera terhapus dalam dirinya. Dia nggak mau terjebak dalam cinta tepuk sebelah tangan itu.”

Tamara mengangguk paham. “Siapa pun itu, semoga orangnya segera peka dan bisa membalas cintanya kakak lo yang ganteng dan baik hati itu. Idola kaum hawa, tapi dia cintanya cuma orang itu. Definisi cowok yang akan setia sama pasangannya tuh.”

“Udah pasti. Sama adeknya aja sayang pake banget. Selalu menjadi prioritas utamanya. Selalu ada saat dibutuhkan. I love him full and forever pokoknya.”

“Cinta? Lo cinta sama kakak lo? Gilak! Dunia kiamat kalau elo cinta sama kakak elo sendiri, Elvina!”

Perempuan itu lantas memutar bola matanya dengan malas. “Gak paham definisi cinta dan sayang sama kakak sendiri lo, Ra.”

“Iyaa, iyaaa.”

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Mencintai Adik Angkatku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Ayah Si Preman Sekolah
9.2
Seorang gadis mendapati dirinya terduduk di atas meja akibat ulah ayah dari preman sekolahnya. Pria berpenampilan terpelajar namun berjiwa berandal itu mengulum rokok di bibir sambil memerintahkannya dengan dingin. Ketegangan memuncak saat sang putra mendadak masuk ke ruangan. Demi menyembunyikan keberadaan gadis itu, sang ayah segera menekan kepalanya ke bawah meja. Di tengah situasi yang mendebarkan dan penuh rahasia tersebut, sang pria justru mulai melepaskan ikat pinggangnya.
Sampul Novel Investigar Contigo : Bos Besar Mafia Russia yang Terbunuh
9.6
Detektif Olivia Lyora Kim bertugas memecahkan berbagai kasus kriminal di kawasan industri Seoul. Dalam menjalankan misinya, ia didampingi oleh rekan kerjanya, Aiden Junior Lee. Namun, setelah setahun bekerja sebagai mitra profesional, Olivia menyadari perubahan sikap Aiden yang tiba-tiba menjadi sangat manis. Perilaku tidak biasa ini memicu tanda tanya besar di hati Olivia, apakah sang partner mulai menyimpan perasaan cinta padanya di tengah penyelidikan?
Sampul Novel Selingkuh Sebelum Akad
8.2
Impian Feya untuk membangun mahligai rumah tangga yang indah seketika hancur berkeping-keping. Pengkhianatan menyakitkan sang tunangan tepat sebelum hari pernikahan memaksa hubungan mereka berakhir tragis. Kini, Feya berdiri di persimpangan hidup yang sulit. Mampukah ia merelakan masa lalu dan melangkah maju mencari kebahagiaan baru? Ataukah rasa sakit hati yang mendalam akan mendorongnya untuk melakukan aksi balas dendam yang setimpal?
Sampul Novel Suamiku Selingkuh Di Kala Aku Mengandung
8.4
Memasuki usia kandungan sembilan bulan, kehidupan rumah tangga sang protagonis diguncang oleh kehadiran Stella, wanita idaman suaminya yang mendadak menumpang tinggal bersama mereka. Setiap kali berpapasan, Stella selalu berlagak tersiksa oleh kenangan masa lalu yang menyakitkan. Alih-alih melindungi sang istri yang sedang hamil tua, sang suami justru menuduhnya sengaja memamerkan kandungan untuk menyakiti perasaan Stella. Konflik modern yang penuh misteri ini menguji batas kesabaran di tengah pengkhianatan.
Sampul Novel The Villain's Captive
9.1
Ayuma terjebak dalam situasi pelik saat suaminya, Bastian, menjadikannya jaminan utang kepada Rollan, mantan kekasihnya yang merupakan bos mafia. Meski memegang teguh kesetiaan pernikahan, Ayuma tak mampu menepis kerinduan mendalam pada pria masa lalunya itu. Rollan bertekad tidak akan melepaskan Ayuma untuk kedua kalinya. Di bawah kendali sang villain, Ayuma mulai melanggar prinsipnya sendiri demi percikan cinta lama yang berbahaya, meski kehancuran kini mengintai di depan mata.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan