Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri Rahasia Sang CEO

Istri Rahasia Sang CEO

Danendra Danu Atmaja, pengusaha sukses, tiba-tiba menawarkan untuk melunasi biaya pengobatan ibu Arana Salingga. Namun, bantuan tersebut datang dengan syarat yang mengejutkan: Arana harus menikahinya. Meski Arana sudah memiliki kekasih dan merasa asing dengan Danendra, pria itu tetap bersikeras. Arana terjebak dalam dilema besar karena perbedaan status sosial mereka yang sangat jauh. Mengapa sosok CEO ternama tersebut memilih gadis biasa sepertinya?
Bab
Bagikan

Bab 2

“Dane, bagaimana?” Arana kembali bertanya setelah melihat pria itu hanya diam tak menjawab permintaannya.

“Untuk pemindahan ke rumah sakit lain perlu banyak waktu Arana sementara ibumu harus segera ditangani. Jadi, sebaiknya ibumu dirawat di sini saja.”

“Tapi soal biaya ….” Arana tampak sedih. Membayangkan betapa besar biaya yang dia butuhkan.

“Sudah jangan pikirkan itu dulu yang penting ibumu bisa segera ditangani.”

Arana pun akhirnya menuruti perintah Dane meski hatinya masih tidak tenang memikirkan bagaimana bisa mendapatkan biaya rumah sakit untuk ibunya.

***

Keesokan paginya, Arana tampak terkejut saat bangun dan tidak melihat ibunya berada di atas tempat tidur. "Apa terjadi hal buruk pada ibuku?"

Arana segera berlari keluar, dia bingung mencari di mana ibunya berada karena rumah sakit itu sangat besar. Tanpa sengaja Arana menabrak seseorang dan dia hampir jatuh, tetapi dengan cepat tangan orang yang dia tabrak menangkapnya.

"Kamu tidak apa-apa?" Pria yang tak lain adalah Dane heran melihat Arana.

"Dane kamu ada di sini? Oh ya, ibuku di mana?" tanya Arana dengan wajah cemasnya. "Ibuku tidak apa-apa kan, Dane?"

"Ibu kamu sedang menjalani pemeriksaan, kamu tenang saja."

"Dia ada di mana? Aku mau ke sana."

"Kata Elena nanti kalau pemeriksaan semua sudah selesai sekitar jam sebelas kamu bisa bertemu dengannya."

"Aku minta maaf karena aku tidur sampai tidak tau ibuku dibawa pergi. Beberapa hari ini aku terlalu sibuk bekerja sampai tidur pun cuma 3-4 jam sehari." Arana menundukkan mukanya, dia benar-benar merasa bersalah.

"Sudahlah." Tangan Dane mengangkat dagu Arana supaya gadis itu melihat wajah Dane. Dane menatapnya dengan lekat. "Sekarang kamu ikut denganku."

Arana tampak bingung dengan ajakan Dane, tetapi dia akhirnya mengikuti pria yang sudah banyak membantunya di rumah sakit. Dane ternyata membawa Arana kembali ke kamar ibunya dan memberikan paper bag berwarna coklat pada Arana.

"Ini apa, Dane?" Arana tampak keheranan.

"Kamu mandi dan ganti baju dulu. Di dalam paper bag itu aku sudah membelikanmu pakaian supaya kamu bisa mengganti pakaianmu, lalu kita sarapan di kantin. Aku tunggu di depan!" ucapnya tegas.

"Ta-tapi, Dane ….” Arana belum menyelesaikan kata-katanya, Dane sudah melangkah pergi keluar kamar.

Tak butuh waktu lama, Arana pun sudah bersiap. Dia terlihat memakai baju pemberian Dane. "Kenapa bisa pas begini ya bajunya?" Arana heran sendiri melihat pakain yang diberikan Dane padanya sesuai dengan ukuran tubuhnya.

Arana keluar dan dia melihat ada Dane serta asisten pribadinya yang dia tau bernama Ken.

"Apa kamu menyukai bajunya, Arana?"

"Oh ... i-ya, terima kasih, Dane, tapi sebaiknya kamu tidak perlu sampai membelikan aku baju ini. Aku tidak mau merepotkan kamu terus."

"Aku tidak merasa repot. Ken, kamu ke kantor dulu saja karena aku mau makan pagi dengan Arana!”

Kedua mata Ken langsung mendelik. Dia sangat terkejut karena biasanya, bosnya itu tidak pernah mau sarapan pagi, tetapi kenapa hari ini dia bilang mau sarapan pagi? Apa karena Arana? Ken pun seketika melihat Arana.

"Dane, kamu sebaiknya pergi ke kantormu saja, lagi pula aku tidak mau sarapan. Aku mau nunggu ibuku aja.”

"Jangan mengabaikan kesehatanmu, apa lagi kamu dari kemarin belum makan. Kalau kamu sakit yang menjaga ibumu siapa?"

Mendengar perkataan Dane, Arana tampak terdiam sejenak.

Ken yang ada di sana lagi-lagi dibuat terkejut melihat bosnya yang terkenal dingin dan tidak pernah terlihat dekat dengan seorang wanita, tetapi kenapa dengan Arana sangat perhatian?

"Tapi–" Arana bingung sendiri.

"Ada yang harus aku sampaikan pada kamu, Arana." Tiba-tiba suara Elena terdengar di sana. Seketika mereka bertiga melihat pada dokter wanita itu.

"Ada apa, Dok?" Arana segera mendekat.

"Hasil tes pertama yang aku lakukan sudah keluar dan apa yang aku khawatirkan saat kemarin memeriksa keadaan ibumu terbukti benar."

"Maksud Dokter Elena bagaimana? Ibuku kenapa, Dok?" tanya Arana seketika cemas.

"Waktu itu aku menduga ibumu terkena autoimun, tapi aku belum bisa memastikan dengan pasti sebelum melakukan tes dan ternyata hasil tes yang aku lakukan mengarah pada penyakit itu."

"Autoimun itu apa, Dok?"

"Itu sejenis kondisi kekebalan tubuh seseorang menyerang tubuhnya sendiri. Ada banyak sekali jenisnya dan aku belum tau ibumu mengidap penyakit autoimun yang mana. Penyakit ini tidak bisa diabaikan karena belum ada obat yang bisa benar-benar menyembuhkannya, kita hanya bisa mencegah gejala lain yang timbul dan meringankannya agar tidak terjadi kondisi yang lebih parah. Arana, apa ibumu tidak pernah mengeluh akan sakitnya? Misalnya merasakan gejala seperti rasa capek, berat badan semakin menurun?"

Arana menggeleng pelan."Ibuku pasti merasakannya, tapi ibuku pasti tidak mau memberitahuku." Arana tampak mengusap air matanya yang jatuh perlahan pada pipinya.

"Lalu, apa yang harus kita lakukan, Elena?" tanya Dane.

"Dane, kita harus melakukan serangkai tes yang banyak untuk memastikan ini autoimun jenis yang mana dan yang aku takutkan jika ini termasuk autoimun yang terjadi pada kelenjar tiroidnya. Kalau sampai ada benjolan di dalam lehernya, harus segera kita lakukan tindak operasi."

"Lakukan semua yang menurut kamu baik untuk kesembuhannya, Elena. Aku ingin ibu Arana mendapatkan perawatan yang terbaik di sini."

Arana terkejut mendengar hal itu. Perhatian dari Dane yang menurutnya sangat berlebihan.

"Kalau begitu akan segera kulakukan."

Arana pun terduduk lemah di kursi pasien. Dane yang melihat Arana seperti itu tampak kasihan. Dia duduk di sebelah gadis yang sedang shock mendengar tentang keadaan ibunya.

"Ibu kamu akan baik-baik saja, Arana, Elena akan melakukan semua yang terbaik untuk kesembuhan ibumu."

"Dane, aku ingin ibuku sembuh, tapi aku tidak punya cukup biaya untuk membayar semua ini." Arana benar-benar bingung saat ini.

"Aku yang akan membiayai semua perawatan ibumu selama di sini, Arana."

"Lalu, aku harus membayarmu dengan apa, Dane?”

Dane terdiam sejenak. Menatap lekat wajah Arana dan itu membuat Arana jadi sedikit canggung.

"Menikahlah denganku.” Tanpa ada keraguan, Dane mengatakannya.

"Apa?" Kedua mata Arana seketika membulat sempurna mendengar apa yang baru saja Dane katakan. Sama halnya dengan Ken yang masih ada di sana juga tampak sangat terkejut mendengar perkataan bosnya.

"Iya, menikah denganku dan semua biaya rumah sakit ibumu aku yang akan melunasinya.”

"Tapi Dane, apa kamu sadar dengan apa yang kamu katakan?" tanya Arana dengan wajah terkejut.

"Aku sangat sadar, Arana. Jadilah istriku dan semua kehidupanmu akan menjadi tanggung jawabku."

"Tapi aku sudah punya pacar … lagi pula kita tidak saling mengenal."

"Akhiri saja hubungan kalian! Dan, setelah menikah kita bisa saling mengenal." Sekali lagi tidak ada keraguan yang terdengar dari ucapan Dane.

“Ya Tuhan, apa aku harus menikah dengan Dane demi ibuku?” batin Arana yang benar-benar tidak bisa berpikir saat ini. Tak hanya bingung memikirkan kondisi sang ibu, tawaran Dane baginya sangat mengejutkan. Bagaimana mungkin dirinya menerima tawaran itu? Bagaimana dengan kekasihnya? Arana hanya bisa menghela napas panjang. Meminta pada Dane untuk membiarkannya sendiri dan memikirkan tawaran itu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku dan Pacar Menikah Di Hari Yang Sama
7.9
Willy, seorang CEO, viral setelah melamar sekretarisnya. Saat Sarah mencari penjelasan, ia mendengar Willy meremehkan hubungan 7 tahun mereka. Willy yakin Sarah takkan pergi meski ia menikahi sang sekretaris demi melindunginya dari paksaan keluarga. Kecewa, Sarah memutuskan menikah dengan orang lain di hari yang sama. Saat mobil pengantin mereka berpapasan di jalan dan kedua mempelai bertukar bunga, Willy sangat terpukul melihat Sarah berada di mobil pengantin lain dengan gaun pernikahan.
Sampul Novel Dendam yang Terpendam: Cinta Sang CEO Terhalang Takdir
7.9
Pasca koma panjang, Zeesya Aleena Lawrence tersadar bahwa kekasihnya hanyalah seorang pengkhianat. Di tengah keterpurukan, ia menemukan cinta baru pada sosok pria misterius yang sangat memujanya. Namun, kebahagiaan itu hancur saat rahasia kelam terungkap. Pria tersebut ternyata dalang di balik tragedi berdarah keluarganya di masa lalu. Kini, Zeesya terjebak dalam dilema besar antara mempertahankan perasaan atau membalas dendam atas takdir yang tertukar.
Sampul Novel DICERAI SUAMI, DIPINANG CEO
9.0
Felicia Hera, dokter kesuburan yang dituduh mandul, dikhianati suaminya hingga bercerai. Saat mulai meniti karier kembali, ia terlibat satu malam dengan pasiennya demi membuktikan kesuburan dirinya. Felicia menghilang dan kembali lima tahun kemudian membawa seorang putri. Namun, ia terkejut saat mengetahui direktur rumah sakit barunya adalah ayah sang anak. Kini ia harus bersembunyi dari pria dingin yang telah memburunya selama bertahun-tahun.
Sampul Novel I’m Always Be Yours
8.8
Freya Angelicia, supermodel menawan berusia 23 tahun, terjebak cinta tak terbalas pada kakak angkatnya, Max Xavierano Miller. Meski dikagumi dunia, Freya justru menghadapi kebencian dari pria yang ia puja. Max, miliarder sukses yang trauma akibat dikhianati tunangannya, mendapati hidupnya penuh kejutan saat bertemu kembali dengan Freya. Namun, tepat ketika Max mulai menyadari perasaannya, muncul saingan berat yang siap merebut hati Freya darinya.
Sampul Novel Lelaki Asing Yang Menodaiku
9.1
Alana melarikan diri dari rencana pernikahan karena merasa ternoda oleh pria misterius yang tidak ia kenali. Tragedi masa lalu sebagai TKW itu meninggalkan trauma mendalam hingga ia menutup diri. Sementara itu, Lars adalah CEO sukses yang merasa hidupnya hampa setelah kehilangan sebagian ingatan akibat kecelakaan. Saat takdir mempertemukan mereka, Lars merasa terobsesi pada Alana. Rasa rindu dan perih yang muncul mulai mengusik rahasia masa lalu mereka yang kelam.
Sampul Novel MENGGODA MANTAN ISTRI
9.1
Alan adalah sosok suami idaman, namun sikapnya yang terlalu ramah kepada semua orang menghancurkan hati Valeria hingga ia memilih bercerai dan pindah ke London. Saat kembali ke Indonesia demi menyelamatkan bisnis ayahnya yang terancam bangkrut, Valeria justru terjebak situasi pelik. Alan muncul menawarkan bantuan finansial, tetapi dengan syarat yang merendahkan: Valeria harus menjadi kekasih gelapnya. Akankah Valeria menerima tawaran sang mantan?