Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Istri kecilku

Istri kecilku

Membangun keluarga harmonis adalah impian setiap pasangan, namun jalan menuju kebahagiaan selalu penuh rintangan. Bella dan Aris kini berada di titik persimpangan saat kesetiaan dan kondisi ekonomi menguji keteguhan cinta mereka. Banyak pernikahan hancur karena tekanan serupa, dan kini nasib rumah tangga mereka menjadi taruhan. Mampukah keduanya bertahan menghadapi badai ujian ini, ataukah mereka akan menyerah pada keadaan yang kian menghimpit?
Bab
Bagikan

Bab 2

"andaikan saja kedua orang tuaku masih hidup ya Allah, mungkin jalan hidupku tak akan seperti ini, "keluh ana

Ana benar-benar ketakutan saat ini, ketika membayangkan apa yang akan terjadi padanya nanti, apalagi saat mengingat perjalanan hidupnya sampai sekarang sedihnya justru semakin bertambah-tambah dari sebelumnya.

Saat itu ana benar-benar merasa bersedih, karena harus kehilangan kedua orang tua yang sangat dia cintai itu secara bersamaan. Kedua orang tuanya meninggal dalam sebuah kecelakaan mobil, saat mereka akan pulang menuju kampung halamannya.

Sesungguhnya dulunya ana juga berasal dari keluarga yang cukup mampu saat di desanya, namun oleh karena kedua orang tuanya sudah meninggal semua harta benda peninggalan kedua orang tuanya itupun langsung ditarik oleh para rentenir, karena ayahnya sempat meminjam uang kepada mereka untuk modal usahanya.

Bahkan mereka belum sempat melunasi semua hutang piutangnya itu karena sudah meninggal duluan, sampai-sampai Anna harus ikut pamannya tinggal di kota, di saat pamannya mengajak tempo dulu. Karena pamannya adalah satu-satunya keluarga yang ia punya saat ini.

Malangnya setelah beberapa tahun tinggal dengan pamannya, tempo hari pamannya langsung mengusulkan kepadanya, agar dia sebaiknya sekolah sambil bekerja saja untuk memenuhi kebutuhan hidupnya itu. Karena alasan, pamannya yang sudah tak lagi mampu untuk membiayai hidupnya. Dikarenakan anak-anaknya masih memerlukan uang yang cukup banyak, demi melanjutkan pendidikan mereka ke jenjang yang lebih tinggi.

"Ana, kau menangis karena apa? "Tanya Aldo.

Wajahnya tampak begitu khawatir lalu membawa tubuh gadis itu kedekatannya, entah mengapa Aldo menjadi begitu Tak tega saat melihat gadis itu menangis, baru kali ini dia menaruh simpati kepada seorang perempuan, karena selama ini dia terlalu acuh kepada semua perempuan cantik yang terus-menerus mengejar cintanya, sehingga langsung membuatnya sesuka hati untuk mempermainkan mereka.

" Ah kak Aldo, sejak kapan kakak ada di sini? "Tanya ana sambil mengusap air matanya setelah menjauhkan tubuhnya dari pria itu.

"Ana kalau kamu ingin menangis, menangislah! Bahuku selalu bersiap untuk kamu melupakan segala keluh kesahmu," ujar Aldo sambil menggerakkan jamur di tangannya untuk mengusap air mata gadis itu yang masih mengalir dengan derasnya.

"Hiks...hiks...hiks...kak Aldo," Isak ana.

Ana sudah menyandarkan tubuhnya pada pria itu, Aldo langsung memeluk tubuhnya dengan erat demi menenangkannya, entah mengapa ana langsung merasa damai saat ada seseorang yang begitu memperhatikannya.

Karena ini pertama kalinya dia merasa diperhatikan oleh orang lain dari semenjak kedua orang tuanya sudah tiada, selama ini dia hanya bisa menanggung bebannya sendirian, tanpa berbagi kepada siapapun.

Dia hanya bisa menutupinya dengan tingkah yang selalu ceria ketika di hadapan orang lain, ana merasa dirinya harus benar-benar kuat untuk menjalani hidup ini sendirian, tampak kehadiran orang tuanya.

"Ana, apa kamu mau menceritakan masalahmu itu kepadaku? "Tanya Aldo lembut.

Sementara ana, tak lagi menyahuti pertanyaan pria itu, dia hanya bisa menangis sejadi-jadinya. Untuk menumpahkan seluruh bebannya diperlukan pria itu, dia benar-benar merasa terharu karena pria itu begitu perhatian kepadanya, sehingga ana langsung mengingatkannya kepada mendiang kedua orang tuanya yang sama persis seperti Aldo.

"Baiklah, kalau kamu tak ingin bercerita kepadaku, Aku tidak akan memaksamu," ujar Aldo sambil mengusap-usap pucuk kepala gadis itu.

Hatinya terasa tersayat sayat karena pilu, saat mendengar tangis gadis itu yang terdengar begitu memilukan, seakan-akan menyimpan luka yang begitu dalam.

Setelah merasa puas menumpahkan tangisnya di dekapan pria itu ana pun langsung melepaskan pelukannya kembali untuk segera mencuci wajahnya di westafel terlebih dahulu,demi menghilangkan mata sembabnya.

" Bisakah kakak mengantarkan Ana pulang sekarang? Ana sudah mengantuk," ujar ana.

Wajahnya masih menampakkan raut wajah sedih.

" Tentu saja aku akan mengantarkan mu pulang, tapi bisakah kamu membayarku dengan sebuah senyuman, sebagai upahku mengantarkanmu kembali pulang ke rumah?! Ujar Aldo lembut sembari menatap wajah gadis itu.

Sedetikpun pandangannya tak bisa lepas dari wanita itu, berharap Ana kembali ceria dan tersenyum seperti biasanya.

"Apakah kakak yakin hanya meminta bayaran dengan sebuah senyuman saja? "Sahut Ana sembari membalas tatapan Aldo dengan menunjukkan wajah yang sedikit demi sedikit, mulai tersenyum kembali.

"Tentu saja tidak, kau harus membayarnya dengan sebuah ciuman "sambil mendekatkan wajahnya ke arah ana.

Saat melihat tingkah Aldo, Ana pun langsung menjewer telinganya karena permintaan konyolnya itu.

"Aaaaaaa hentikan! Aku tidak bersungguh-sungguh, aku hanya bercanda, "ringis Aldo saat merasakan kupingnya dijewer oleh gadis itu.

"Hei, kakak terlalu lebay, padahal Ana tidak menjawab kuping Kakak sekuat itu, mengapa sampai harus ditarik seperti itu, seakan-akan Ana sudah menyiksa kakak saja," ujar anak kesal sambil memutar bola matanya karena jengah.

" Ana jeweranmu, seperti listrik yang mampu menyetrum seluruh tubuhku, tapi bedanya kalau disengat oleh listrik, akan langsung membuatku celaka, Tetapi kalau sengatan listrik darimu justru membuatku ketagihan, "ujar Aldo sambil mengeringkan matanya sebelah.

" Aaah.. sudahlah! Kakak bicara apa? "Ana kesel sekali, namun wajahnya tampak memerah karena malu, dia sudah berlarian keluar demi meninggalkan pria itu.

Sementara Aldo pun langsung berinisiatif untuk mengejarnya, saat langkahnya sudah sejajar, Aldo pun langsung mengamit lengan Gadis itu agar tak terpisah di dalam keramaian.

Sementara Ana lagi-lagi hanya bisa diam, dan membiarkan pria itu menganggap tangannya. Sambil terus melangkahkan kaki mereka secara bersama ke arah parkiran.

***

Blamm...

Aris langsung menutup pintu mobilnya dengan keras. Entah mengapa saat ini seluruh amarah dan juga emosinya, semakin meluap-luap tak tertahankan, gara-gara pertengkarannya dengan Aldo tadinya. Ditambah lagi saat tak jauh dari mobilnya itu dia juga turut menyaksikan adegan seorang anak dan juga Aldo yang terlihat mesra, tampak seperti sepasang kekasih itu.

"Sial! Berani sekal Berani sekali dia keluar rumah tanpa seizinku! "Maki Aris dalam hati, seraya mengacak-ngacak rambutnya frustasi.

Sementara itu, Nisa adik sepupunya Aris yang sedari tadi terus memperhatikan ulah kakaknya itu pun menjadi terheran-heran sendiri, karena ini adalah pertama kalinya dia melihat  kakaknya sampai segila itu.

Dugh...

Aris kembali menendangkan kakinya ke mobil.

"Kakak, kakak kenapa sih.?

Nisa pun berusaha untuk memberanikan dirinya untuk bertanya, walaupun sesungguhnya saat ini dia sedang ketakutan, tapi dia sudah tak dapat membendung rasa penasarannya lagi.

"Diam! "Bentak Aris kasar.

"Kamu itu hanya anak kecil yang tak bakal mengerti apa-apa, Dan asal kamu tahu, ini semua bisa terjadi karena dirimu! "Ujar Aris lagi. Seraya menatap tajam ke arah gadis kecil itu.

Saat ini hari sudah tak dapat menahan rasa amarahnya lagi, sampai-sampai anak kecil yang tak tahu menahu itu pun menjadi sasarannya.

"Hiks... Hiks... Nisa ingin turun, Nisa nggak mau pulang sama Kak Aris, Kak Aris jahat! "

Tangis Nisa langsung pecah saat itu juga, karena syok dengan ulah Kakak sepupunya itu. Secepat kilat gadis kecil itu sudah keluar dari dalam mobil, dengan langkah yang tergesa-gesa berjalan menuju ke arah trotoar.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Dimanjakan oleh Taipan yang Menyendiri
8.4
Andres adalah pria kejam tak berperasaan hingga aksi heroik Corinna meluluhkan hatinya. Akibat kelicikan ayah dan ibu tirinya, Corinna nyaris tewas sebelum takdir mempertemukannya dengan pewaris terkuat di Kota Driyver tersebut. Setelah Corinna menyelamatkan nyawanya, hubungan kerja sama mereka berubah menjadi romansa yang menggemparkan seluruh kota. Publik pun terheran melihat bagaimana sang taipan penyendiri kini bisa berubah menjadi pria yang sangat dimabuk cinta.
Sampul Novel Gigolo Kampungan
8.9
Alex adalah pemuda tampan yang bertahan hidup sebagai gigolo di kota besar. Meski dikelilingi kemewahan dan wanita yang mencari kehangatan, ia merasa hampa karena profesi ini hanya bersifat sementara. Terdorong kebutuhan ekonomi sejak muda, Alex mahir memikat hati klien demi nafkah. Namun, di balik pesonanya, ia memendam kesepian mendalam dan krisis identitas. Setiap malam usai bekerja, ia merenungi nasibnya dan mendambakan kehidupan yang lebih bermakna.
Sampul Novel Jodoh Dari Ayah
9.2
Genta Mackenzie dikenal sebagai playboy dengan banyak kekasih sebelum dipaksa menerima perjodohan ayahnya. Namun, segalanya berubah saat ia bertemu calon istrinya. Genta langsung jatuh hati pada pandangan pertama dan menyatakan cintanya dengan tulus. Kini, pertanyaan besar menghantui hubungan mereka: mampukah gadis itu membuka hati untuk pria bule pilihan orang tuanya? Akankah ia menerima perasaan Genta meski awalnya terpaksa dijodohkan?
Sampul Novel Cinta di Atas Es: Jangan Tinggalkan Aku, Pembohongku yang Menawan
9.0
Nyla merasa diabaikan oleh Ethan yang dingin dan menganggapnya pembohong. Saat menyadari dirinya tak berharga di hati pria itu, Nyla memilih menjauh. Namun, sikap Ethan justru berubah drastis saat Nyla mulai mengambil jarak. Nyla pun menantang alasan Ethan mempertahankannya meski tak ada rasa percaya. Ethan yang dulu angkuh kini justru memohon dengan rendah hati agar Nyla tidak pergi, mengakui kesalahan besar yang telah ia perbuat demi memperbaiki hubungan mereka.
Sampul Novel Menikah Kilat: Suamiku Ternyata Seorang Miliarder
7.8
Scarlett terkejut saat Dixon, suami yang dinikahinya secara kilat, ingin menjalani hubungan pernikahan sungguhan. Padahal, awalnya dia mengira ini hanya kontrak formal. Meski mencoba menjaga jarak, Scarlett justru kian terpikat pada sosok suaminya. Siapa sangka, pria yang tampak biasa itu ternyata seorang miliarder. Di sisi lain, Scarlett juga kesulitan menutupi identitasnya sebagai murid desainer ternama. Kini, hidupnya berubah penuh kejutan manis.
Sampul Novel PELACUR DI RANJANG SUAMIKU
9.7
Gava adalah pengusaha sukses yang cantik dan kaya raya. Meski terlihat sempurna, sifat pemalunya membuat hubungan ranjang dengan sang suami, Rasyid, terasa hambar. Rasyid akhirnya berpaling pada Putri, pemilik hotel agresif yang memikat hatinya. Berdalih menghindari dosa, Rasyid berniat memadu Gava. Perselingkuhan ini terbongkar berkat bantuan Viko, pengacara yang lama mencintai Gava. Di depan Gava, Putri tanpa malu membeberkan detail hubungan intimnya dengan Rasyid.