Sampul Novel Istri Dadakan CEO Tampan!

Istri Dadakan CEO Tampan!

8.9 / 10.0
Dalam novel modern Istri Dadakan CEO Tampan!, Aska Pradipta terpaksa meminta sekretarisnya, Naura, untuk menikah kontrak demi menutupi keberadaan bayi rahasianya. Ikuti kesepakatan rumit ini dalam billionaire romance novels yang penuh intrik dan pilihan sulit untuk melindungi reputasi.
Ringkasan Istri Dadakan CEO Tampan!
Aska Pradipta adalah CEO tampan yang menjadi incaran banyak wanita. Kehidupannya berubah drastis saat ia menemukan bayi hasil hubungan masa lalunya ditinggalkan di depan rumah. Di tengah kepanikan, ia meminta Naura, sekretarisnya, untuk membantu merawat sang anak. Namun, kesalahpahaman muncul saat ibu Aska memergoki mereka. Terpaksa demi menutupi situasi, Aska menawarkan pernikahan kontrak kepada Naura dengan imbalan fantastis. Akankah kesepakatan ini berakhir cinta?
Baca Selengkapnya

Istri Dadakan CEO Tampan! Bab 1

Tring

Seorang wanita tampak menggeliatkan tubuhnya ketika ia merasa terganggu dengan deringan ponselnya, karena seseorang yang terus menelpon sampai akhirnya Naura pun menjawab panggilan tersebut dengan mata yang sayu.

“Hallo, ini siapa ya?” Lirih Naura pada lawan bicaranya.

“Buka mata kamu dan lihat nama siapa yang tertera di layar ponselmu.”

Naura menurut dan bergumam, “Burung Beo.”

Aska mengusap wajahnya dengan kasar, “JADI KAMU MENAMAKAN KONTAK SAYA BURUNG BEO!!”

Mata Naura membulat ketika ia mulai mengenali siapa pemilik suara ini, “Eh Pak Aska…”

“KE RUMAH SAYA SEKARANG JUGA!!”

Karena suara Aska yang begitu menggelegar, tanpa sengaja membuat bayinya kembali menangis.

“Astaga pak… diluar lagi hujan deras.”

“Saya gak peduli!”

Samar-samar Naura pun mendengar suara tangisan bayi yang semakin kencang, “Itu suara bayi siapa?”

“Bayi say-“

“APA!?” seru Naura yang begitu shock.

Lain halnya dengan Aska yang kini menjauhkan ponselnya dari telinga, akibat suara Naura yang begitu kencang.

"Pelankan suaramu Naura."

"Em maaf Pak... Tapi Bapak kan belum menikah, kok Bapak bisa punya anak sih?"

"Susah buat dijelasin, anak saya sekarang lagi nangis dan kamu tolong kesini sekarang."

"Kenapa harus saya Pak? Kenapa gak mamanya aja?" Heran Naura.

"Kalau dia ada disini sudah pasti saya akan menyuruhnya dan tidak akan menelpon kamu. Kamu kesini sekarang dan bantu saya untuk menjaga bayi ini, jangan lupa untuk membelikan popok dan susu karena sepertinya saya tidak memiliki itu semua. Pastikan bahwa semua barang-barang itu yang termahal dan bermerk," pesan Aska yang tidak ingin anaknya mengenakan barang-barang yang biasa.

"Tapi saya gak punya uang sebanyak itu pak."

"Saya akan transfer, bersiaplah kemari dengan membawa barang-barang yang sudah saya pesan tadi."

"Nggak nunggu reda dulu-"

Tiba-tiba saja sambungan teleponnya ditutup secara sepihak, dan hal itu membuat Naura geram.

"DASAR BOS NYEBELIN!! BISA-BISANYA DIA MENGGANGGU WAKTU ISTIRAHATKU," seru Naura yang dengan terpaksa keluar rumah dengan tubuh yang mengenakan sebuah jas hujan.

Perlahan rasa dingin mulai melingkupinya, apalagi dia mengendarai sebuah motor sehingga angin pun dengan bebas menerpanya. Sedangkan di sisi lain Aska tengah mencoba untuk menenangkan bayinya yang terus menangis.

"Bisa gawat kalo Mami sampai tau kalo aku udah punya anak," gumam Aska yang begitu berat untuk menerima bayi ini.

Setelah hampir 1 lebih jam Aska menunggu, akhirnya Naura pun tiba di depan rumahnya dengan kondisi yang begitu mengenaskan karena jas hujan yang dikenakan olehnya telah sobek sehingga membuat pakaiannya basah, belum lagi kedua tangannya yang sudah penuh membawa barang-barang pesanan Aska.

"Lama banget kamu nyampenya!? Saya nunggu kamu hampir satu jam lebih lho," omel Aska yang membuat Naura darah tinggi.

"DI LUAR HUJAN PAK! BAPAK GAK LIAT SAYA SUDAH BASAH KUYUP, BELUM LAGI PESANAN BAPAK YANG GAK SEDIKIT. BAPAK SUDAH MEREPOTKAN SAYA DAN SEKARANG BAPAK MALAH MENYALAHKAN SAYA! TAU GINI SAYA GAK MAU BANTU BAPAK LAGI," bersamaan dengan itu Naura menyerahkan barang belanjaannya pada Aska.

Aska segera meletakkannya di lantai dan berlari mengejar Naura untuk meminta maaf.

"Maafkan saya Ra, tapi saya mohon kamu jangan pergi dulu ya? Anak saya masih menangis dan mungkin dia sudah tidak nyaman lagi dengan popoknya," tahan Aska pada lengan Naura.

"Saya gak peduli! Saya mau pulang saja."

"Saya mohon Ra, memangnya kamu tidak kasihan sama bayinya? Dia sudah ditinggalkan oleh ibunya sedangkan saya belum pernah merawat seorang bayi," tatap Aska dengan mata yang menyedihkan.

Karena merasa iba akhirnya Naura pun mau untuk membantunya, dan dengan senang hati Aska membawa Naura ke kamarnya.

"Pakaian kamu basah, lebih baik kamu gunakan ini..." bersamaan dengan itu Aska menyodorkan sebuah hoodie dan celana panjangnya.

Naura tak menolak dan berjalan menuju kamar mandi untuk mengenakan pakaian tersebut karena ia juga merasa kedinginan, sedangkan pakaian yang ia kenakan sebelumnya tengah dikeringkan.

"Ya ampun popoknya penuh," lirih Naura yang kemudian membersihkan bayi tersebut dan menyodorkan popok bekas tersebut pada Aska.

Aska tampak mual dan menolaknya, "Kenapa kamu kasih popoknya ke saya? Kamu gak tau apa kalo popoknya bau banget?"

"Kalau begitu bapak yang mengganti popoknya dan saya yang membuang ini, masa semuanya saya yang ngerjain."

Dengan terpaksa Aska pun menerima popok bekas tersebut dan membuangnya ke tempat sampah yang berada di dekatnya, sedangkan Naura tampak tersenyum senang karena untuk pertama kalinya ia bisa menyuruh bosnya yang super bossy.

Bayi itu mulai merasa tenang ketika popoknya sudah di ganti dan kini ia tengah menikmati susunya.

"Ingat ya Pak, bayi itu harus di kasih susu minimal 2 jam sekali. Bayi itu mudah lapar apalagi bayi cuma minum susu doank," ujar Naura yang mengingatkan bosnya.

Karena kebetulan ia pernah merawat keponakannya sehingga ia pun tau sedikit cara mengurus bayi.

"Iya Ra, kalau kamu mau kamu bisa bermalam disini untuk menjaga bayi saya."

Seketika itu juga Naura menoleh ke arahnya dengan tatapan tajam, "Maksud bapak apa ngomong seperti itu!?"

"Jangan salah paham dulu Ra! Saya hanya ingin kamu menemani bayi saya untuk satu malam ini saja, karena saya takut jika kamu pulang nanti bayi saya akan kembali menangis."

Dengan penuh pertimbangan akhirnya Naura pun setuju, "Oke! Tapi hanya untuk satu malam saja."

"Iya Naura."

"Tapi bagaimana bisa bayi ini sampai disini?"

Kemudian Aska menjawab, "Jadi ceritanya..."

Flashback on

Malam ini hujan turun dengan begitu derasnya, Aska yang kebetulan terbangun dari tidurnya lantas keluar dari kamarnya untuk mengisi tekonya. Sampai akhirnya Aska terdiam ketika samar-samar ia mendengar suara tangisan bayi.

“Suaranya terdengar begitu dekat, apa mungkin tangisan bayi tetangga terdengar sampai sini?” Pikir Aska yang rasanya tidak mungkin, karena jarak dari rumahnya ke sebelah sangatlah jauh.

Karena penasaran akhirnya Aska melangkahkan kakinya menuju teras rumah, dan betapa terkejutnya ia ketika mendapati seorang bayi tengah menangis disana, lengkap dengan sebuah tas yang berisi pakaian sang bayi.

“Bayi siapa ini!?” Seru Aska yang kemudian membawanya masuk, karena tak mungkin ia meninggalkan bayi ini di luar dengan keadaan hujan yang begitu lebat.

Aska menoleh ke sekitarnya untuk mengecek situasi dan ketika ia merasa aman, ia pun membawa bayi itu ke dalam kamarnya.

Menempatkan bayi itu di tempat tidurnya, yang perlahan tangisannya mulai mereda karena merasa aman dan hangat.

“Orang tua macam apa mereka!? Meninggalkan anaknya dalam keadaan hujan seperti ini. Setidaknya kalau tidak menginginkan bayi, seharusnya mereka tak pernah membuatnya.”

Di saat dirinya tengah menggerutu tiba-tiba saja mata Aska menangkap sepucuk surat, dengan segera ia pun mengambilnya dan kemudian membaca surat tersebut.

“Mungkin kamu akan merasa terkejut mendapati seorang bayi di depan rumahmu, tapi percayalah bahwa dia adalah putrimu. Jangan pernah mencariku dan urus saja dia karena dia adalah tanggung jawabmu dari Saskia,” Aska merasa terkejut sampai akhirnya surat itu jatuh dari tangannya.

“Bagaimana mungkin?”

Aska Dirgantara, merupakan seorang CEO muda yang cukup terkenal di kotanya. Selain itu ia pun memiliki paras yang tampan sehingga tak heran jika banyak wanita yang mengantri untuk menjadi kekasih atau bahkan teman tidurnya, kehidupannya yang begitu royal membuat Aska bertingkah semaunya sampai akhirnya ia menghamili mantan kekasihnya.

Aska menoleh ke arah bayi itu, dan kemudian menyambar ponsel yang berada di dekatnya untuk menghubungi Saskia. Sayangnya sambungan telepon itu tidak tersambung, besar kemungkinan bahwa Saskia memang benar-benar lepas tanggung jawab.

Aska merasa frustasi dan namanya pasti akan buruk jika ia memiliki seorang anak, sedangkan ia belum pernah menikah.

“Naura…” tiba-tiba saja nama itu terlintas dalam pikirannya, dan dengan segera ia pun menelpon sang sekretaris.

Flashback off

"Jadi begitu ceritanya," jelas Aska dengan mata yang sayu karena ia sudah mengantuk.

Sedangkan Naura hanya menganggukkan kepalanya, "Oh begitu..."

"Em sekali lagi saya ucapkan terimakasih karena kamu mau membantu saya Naura, Saya berjanji kalau saya akan membalas semua kebaikan kamu. Kebetulan ini sudah malam dan lebih baik kamu tidur sekarang, saya pamit..." Ucap Aska yang kemudian berlalu pergi dari kamarnya menuju kamar yang ada di sebelahnya.

***

Keesokan harinya,

Naura terbangun dari tidurnya dan langsung membuatkan susu untuk sang bayi, sampai akhirnya ia dikejutkan dengan sosok wanita paruh baya yang membuka pintu kamar tersebut.

Bu Mega tampak shock ketika melihat seorang wanita yang tengah bersama dengan seorang bayi di kamar putranya, belum lagi Naura mengenakan pakain Aska sehingga membuat Bu Mega mengira bahwa Naura itu adalah kekasih sekaligus ibu dari bayinya.

"ASKA...!!!!" Teriak Bu Mega yang membuat Aska panik dan berlari ke arah kamarnya.

"Mami..."

Bersambung,

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Istri Dadakan CEO Tampan!

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Aku Menikah, Tapi Bukan Untuk Dicintai
9.6
Terdesak utang, Lana menerima tawaran Valerie untuk menggoda ayahnya, Cedric Vellani, demi membatalkan pernikahan pria kaya itu dengan wanita pemburu harta. Namun, Cedric yang dingin tak mudah ditaklukkan. Lana justru terjebak dalam pesona sang target hingga hubungan transaksional mereka berubah jadi perasaan terlarang. Saat Valerie merasa dikhianati, Lana harus memilih antara uang atau cinta yang berawal dari kebohongan. Akankah ini berakhir bahagia?
Sampul Novel Gairah Ranjang CEO Kejam
9.2
Alice Morrigan terpaksa menggantikan posisi kakak kembarnya, Berenice, yang menghilang saat pernikahan dengan Nicholas Chevalier. Sebagai istri pengganti, Alice diperlakukan layaknya pelayan oleh Nicholas yang kejam. Ia kerap menerima kekerasan fisik dan cambukan menyakitkan saat berhubungan intim. Nicholas yang posesif terus mengekang tubuh serta kebebasan Alice tanpa ampun. Di tengah penderitaan ini, mampukah Alice bertahan atau justru berhasil melarikan diri?
Sampul Novel Gairah yang Berapi-api: Istri CEO yang Bersalah
7.9
Di malam pengantin, Rogelio bersumpah menyiksa Marian karena menganggapnya penyebab kematian sang kakak. Meski dibenci dan tak disentuh, sebuah insiden memaksa mereka tidur bersama hingga Marian hamil. Di tengah penghinaan Rogelio, pria itu justru diam-diam melindungi aset dan keselamatan istrinya dari gangguan orang lain. Saat Marian berniat kabur membawa rahasia kandungannya, Rogelio justru memeluknya erat dan menolak melepaskan ibu dari calon anaknya tersebut.
Sampul Novel Pria yang Menguntitku
9.1
Seorang wanita menyadari bahwa rumahnya telah disusupi. Seorang pria misterius kerap berbaring di ranjangnya dan meninggalkan jejak di pakaiannya. Melalui kamera tersembunyi di mata boneka, pria itu terus mengawasinya. Namun, alih-alih melarikan diri, ia justru sengaja beraksi intim di depan boneka tersebut. Saat sang pengamat mengira korbannya gemetar ketakutan di sudut ruangan, ia tidak menyadari bahwa semua ini adalah jebakan. Wanita itu telah lama menantikan kehadirannya.
Sampul Novel Somebody That You Loved
8.3
Bonita atau Boo mendambakan pernikahan setelah empat tahun memadu kasih dengan Benjamin alias Bee. Namun, impian itu hancur saat Bee ketahuan selingkuh dengan seorang model seksi. Meski dikhianati, Boo sulit melepaskan Bee karena trauma masa lalu. Di sisi lain, Bee terjebak antara komitmen suci dengan Boo atau mengejar kembali cinta pertamanya sejak kecil. Akankah hubungan ini bertahan menuju pelaminan, atau pengkhianatan Bee menjadi akhir bagi kisah mereka?
Sampul Novel Tumbal Rumah Bersalin
9.6
Warni dikenal sebagai bidan ramah di Desa Tlogo Ungu, namun ia menyimpan rahasia kelam. Dahulu dihina karena miskin dan dikucilkan warga, ia nekat melakukan pesugihan siluman ular putih, Nyai Sukma, demi kekayaan dan kelancaran bisnisnya. Melalui bantuan Romlah, perjanjian mistis pun dibuat. Namun, Nyai Sukma meminta syarat berat: wanita yang bersalin di malam Jumat Kliwon serta nyawa bayi kandung Warni sendiri sebagai tumbal perdana. Akankah Warni tega mengorbankan anaknya?
Bab
Baca Sekarang
Bagikan