Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Investigar Contigo : Bos Besar Mafia Russia yang Terbunuh

Investigar Contigo : Bos Besar Mafia Russia yang Terbunuh

Detektif Olivia Lyora Kim bertugas memecahkan berbagai kasus kriminal di kawasan industri Seoul. Dalam menjalankan misinya, ia didampingi oleh rekan kerjanya, Aiden Junior Lee. Namun, setelah setahun bekerja sebagai mitra profesional, Olivia menyadari perubahan sikap Aiden yang tiba-tiba menjadi sangat manis. Perilaku tidak biasa ini memicu tanda tanya besar di hati Olivia, apakah sang partner mulai menyimpan perasaan cinta padanya di tengah penyelidikan?
Bab
Bagikan

Bab 3

Tiba-tiba si pelayan kantin yang tadi datang menghampiri sambil membawa nampan berisi makanan dan minuman yang kami berdua pesan belum lama tadi.

"Dua Milkshake Oreo, dan dua kwetiau goreng sudah siap. Silahkan dinikmati Tuan, Nyonya." Ucap si pelayan sambil menata makanan tersebut di meja kami berdua.

"Wah benar-benar cepat sesuai yang aku minta! Oh iya, bagaimana dengan pesananmu? Sudah dibuatkan?" Tanyaku pada si pelayan.

"Sudah Nyonya, terima kasih banyak atas kebaikan kalian. Akan aku nikmati minuman tersebut sambil istirahat kerja sepuluh menit lagi." Ucap si pelayan sambil tersenyum dan membungkukkan badannya sebagai ucapan terima kasih.

"Nah, baguslah. Beristirahatlah sebentar! Biar rekanmu yang lain yang melayani para pembeli. Jangan terlalu kelelahan saat bekerja oke?" Ucap opsir Junior sambil menyantap hidangan yang ia pesan.

"Baik Tuan, Nyonya. Saya izin permisi dulu. Sekali lagi saya ucapkan terima kasih. Semoga kalian bahagia selalu dan menjadi pasangan yang tidak akan terpisahkan." Ucap si pelayan sambil membungkukkan badannya lalu pergi meninggalkan meja kami.

"Eh tapi, ta-tapi kita bu-bukan seperti yang kamu maksud. Hey, pelayan!!!" Ucapku berusaha memanggil si pelayan.

"Sudahlah, sudah Detektif. Lagipula dia tidak tahu kalau kita hanyalah rekan kerja. Tidak apa-apa, doa yang baik akan menjadi suatu kebaikan pula." Ucap opsir Junior sambil tersenyum seperti kegirangan.

"Lalu kenapa kau senyum-senyum begitu opsir Jun? Kau menertawakan aku atau menertawakan apa hah?" Tanyaku pada opsir Junior yang mulai menyebalkan.

"Pffftt... Hahahaha, maafkan aku Detektif. Tapi kau sangat lucu dengan butiran salju di bibirmu itu!" Ucap opsir Junior sembari menertawaiku karena aku minum dengan terburu-buru dan menempelkan sisa minuman di bibirku.

"Mana? Tidak ada apapun tuh!" Ucapku sambil berusaha membersihkan bibirku.

"Ih, diam. Bukan disitu. Tapi di sebelah sini Detektif." Ucap opsir Junior sambil membersihkan ujung bibir sebelah kananku dengan tisu yang ia pegang.

Aneh! Opsir Junior hari ini benar-benar aneh! Dia bilang, dia menyukai seorang wanita tetapi mengapa dia lakukan ini padaku? Dan saat inipun dia menatapku dengan tatapan yang aku tidak tahu apa maksudnya.

"Ehem." Tiba-tiba muncul suara yang membuat aku dan opsir Junior tersadar dari pandangan masing-masing.

"Kalau mau pacaran, lebih baik jangan disini." Ucap Alex menggoda kami berdua.

"Kau mengagetkan ku saja! Aku hanya membantu membersihkan wajah Detektif Olivia. Itu saja!" Ucap opsir Junior.

"Iya benar hanya itu Alex, tidak lebih!" Ucapku meyakinkan.

"Lalu jika hanya itu mengapa wajah kalian memerah seperti kepiting rebus?" Ini adalah salah satu pertanyaan Alex yang memojokkan kami berdua.

"INI KARENA UDARA DISINI CUKUP PANAS!" Teriak kami berdua bersamaan yang berhasil membuat pembeli lain terfokus kearah kami berdua.

"Oh, ma-maafkan aku. Alex, silahkan duduk dan pesan sesuatu. Jika tidak ingin pesan apapun, tunggulah sampai kami berdua selesai makan. Mengerti?" Ucapku pada lelaki bernama Park Alexa Ryuza itu.

"Wohoo... Tenang Detektifku. Aku sudah memesan Combo Ice Cream di depan. Terlalu sering berhadapan dengan sesuatu yang berbau digital membuat otakku panas. Huffftt... Berbincang dengan kalian berdua membuatku merasa lebih manusiawi." Jawab Alex.

"Ya, benar. Ku rasa itu cocok untukmu. Terkadang aku curiga bahwa kau sebenarnya adalah robot yang melakukan cangkok kulit premium. Karena bagaimana bisa seorang manusia biasa memecahkan berbagai permasalahan digital tanpa ada kesalahan sedikitpun, hm?" Ucap opsir Junior menggoda Alex.

"Hahahaha setiap manusia telah diciptakan dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Hanya saja untuk opsir Jun, porsi kekurangannya lebih banyak dari manusia lainnya." Ucap Alex usil.

"Lihat saja nanti akan ku balas kau nanti Alexa Ryuza!" Jawab opsir Junior.

Kami bertigapun berbincang sambil menyantap makanan yang sudah kami pesan masing-masing. Setelah selesai, kami langsung kembali ke ruangan Alex bekerja.

"Nah, selamat datang kembali para tamu favoritku. Detektif Olivia Lyora Kim, opsir Aiden Junior Lee. Rekan kerja sekaligus sahabat karibku. Kalau boleh tau, apa yang bisa aku lakukan untuk membantu kalian? Katakanlah." Ucap Alex.

"Begini bapak Alex yang terhormat. Aku dan Detektif Olivia sedang menyelidiki kasus kematian dari Anton 'White Bear' Levin alias Bos besar dari komplotan Mafia Russia. Saat di TKP, kami menemukan ponsel retak ini. Kode sandinya sudah dipecahkan oleh Detektif tadi saat sebelum kau datang. G02 - HYE - E58 itulah kodenya!" Tutur opsir Junior kepada Alex.

"Silahkan duduk dulu sambil menungguku. Ada cemilan di lemari. Silahkan dimakan." Ucap Alex sambil tersenyum dan menaikkan sebelah alisnya.

"Tidak usah repot-repot Alex. Toh kami baru saja makan siang." Jawabku.

"Baiklah. Setelah aku mendapatkan informasi dari ponsel ini, kita akan menikmati cemilan tersebut sambil membahas tentang ponsel ini. Bagaimana? Setuju?" Tanya Alex pada kami berdua.

"SETUJU!" Ucap ku dan opsir Junior bersamaan.

"Kau sangat pandai dalam memberi kenikmatan pada perutku Park Alexa sahabatku tersayang." Ucap opsir Junior sambil memeluk Alex dari belakang dengan kencang.

"Aa-aghhh. Lep-paskannn! Uhukkk uhukkk! Sial, a-aku hampir tidak bisa bernafas karenamu Aiden Junior! Menunggulah disana dengan Detektif, jangan ganggu aku atau kau tidak akan dapat jatah cemilan. Mengerti!" Ucap Alex mengancam opsir Junior.

"Aaahh menyebalkan sekali. Baiklah, baiklah Dewa Digital kami yang terhormat. Selamat bekerja." Ucap opsir Junior mengalah.

Akhirnya aku dan opsir Junior menunggu Alex dengan tenang karena tidak mau konsentrasi Alex menjadi terganggu. Aku mengambil headset dari dalam tasku, lalu memutar musik dari ponselku dan bersandar kepada tembok di sebelahku sambil melihat pemandangan keluar dari balik kaca. Haahhh... Begini saja sangat menenangkan.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95LNB" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95LNB
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidadari Untuk Tuan Mafia
9.3
Don Vincent Corleane, pemimpin mafia yang dikenal bengis dan tak berperasaan, terpaksa menjalani perjodohan dengan cucu bangsawan bernama Silvana Aramazd. Silvana adalah gadis lembut bercadar yang hidup dalam ketenangan. Pernikahan ini menjadi jalan bagi Vincent untuk keluar dari kegelapan dunia hitam, sekaligus upaya mengungkap misteri kematian orang tua Silvana. Bisakah Silvana bertahan mendampingi Vincent di tengah perbedaan dunia mereka yang sangat kontras?
Sampul Novel Cinta di Tengah Bahaya
8.5
Saat hamil, sang istri terharu menyerahkan seluruh tabungannya pada Arif yang berjanji berubah. Namun, ia justru menyaksikan para penagih utang bersikap hormat pada suaminya yang ternyata bos mafia kaya. Di dalam mobil mewah, Arif dan sahabat kecilnya, Lina, sepakat melanjutkan sandiwara kemiskinan ini untuk menguji kesetiaannya melahirkan anak mereka. Menyadari cintanya selama ini hanya dipermainkan lewat ujian kejam, ia pun menangis dan bertekad menolak cinta penuh kebohongan tersebut.
Sampul Novel Dekapan Gairah Mafia Kejam
9.7
Isabella Moretti kehilangan segalanya saat Lorenzo Ricciardi, mafia sadis, menghabisi orang tuanya. Bukannya dibunuh, Isabella justru dijadikan tawanan pribadi sang penguasa dunia bawah tanah. Meski Lorenzo dikenal kejam, sisi lembutnya mulai meluluhkan hati Isabella hingga tumbuh gairah di tengah dendam. Namun, situasi rumit saat Isabella hamil anak Lorenzo. Kini ia terjebak antara misi balas mati keluarga atau menyerah pada cinta sang iblis yang telah mencuri hatinya.
Sampul Novel DENDAM DAN CINTA KING MAFIA
9.6
Albern Barnard, sang King of Mafia di Italia, menyamar sebagai pengusaha di Indonesia demi memburu Reno. Dendam atas pengkhianatan yang menewaskan kakaknya tuntas setelah ia menghabisi Reno di depan Harnum, istri Reno yang hamil besar. Tragedi itu memicu pendarahan hebat hingga Harnum kehilangan bayinya. Bukannya melepaskan wanita yang menderita itu, Albern justru menyekap Harnum di rumah hutan tua dan menyiksanya setiap hari di tengah kebencian yang mendalam.
Sampul Novel ISABELLA
7.9
Isabella, perempuan asal Turki dengan hidup sederhana, memutuskan merantau ke London demi meraih cita-citanya. Namun, takdir membawanya ke arah tak terduga saat ia terjebak dalam pusaran gelap dunia mafia. Bersama kekasihnya, Alech, Isabella harus berjuang melewati berbagai rintangan berbahaya yang mengancam hubungan mereka. Akankah cinta mereka tetap bertahan di tengah konflik kekerasan ini? Simak perjalanan penuh risiko Isabella dan Alech demi kebersamaan abadi.
Sampul Novel Kelahiran yang Menghancurkan
8.2
Menjelang persalinan, Alana justru disekap di ruang medis bawah tanah oleh suaminya sendiri, Alexander Santoso. Sang wakil kepala mafia tega menyuntikkan penahan kontraksi agar Alana tidak melahirkan sebelum Elisa, janda kakaknya. Terikat sumpah darah masa lalu, Alexander bertekad mengamankan warisan wilayah Teluk Barat Jaya untuk anak Elisa. Meski Alana memohon demi keselamatan bayinya dan menyatakan cintanya, Alexander yang buta konspirasi menuduhnya serakah. Penantian kejam semalam suntuk itu berakhir dengan kepedihan mutlak saat Alexander menyadari bahwa keputusannya telah merenggut nyawa istri dan anaknya sendiri.