Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Ibu untuk Yana

Ibu untuk Yana

Bab
Bagikan

Bab 2

Memasuki jam istirahat, aku enggak keluar mencari makan ke kantin atau restoran yang letaknya berhadapan dengan kantor. Dirinya bawa bekal untuk pertama kalinya. Makanan rumah lebih sehat, apalagi dibuat olehnya sendiri. Lihatlah, telur dadar saja sampai gosong karena apinya kebesaran setelah ditinggal sebentar membangunkan Yana. Untung teflon nya tidak meledak. Menunya simple, ada telur dadar ditambah sayur kacang panjang, tahu isi, dan kerupuk.

Enggak usah tanya lagi. Sayuran dengan tahu isi, aku cukup beli ke ibu-ibu yang biasa jualan di area komplek. Rasanya mengingatkan akan masakan Mami. Yah, setelah kejadian dimana Yana enggak mau pakai baby sister, dia lebih baik di asuh oleh Mbok Jinten--tetangga rumahku berusia tujuh puluh tahunan, tetapi kondisi tubuh beliau masih tetap bugar. Meski begitu, anak yang sekarang kelas tiga SD tersebut sering berceletuk menginginkan sosok Bunda.

Kenapa enggak dititipkan saja pada Omah dengan Opahnya?

Jawabannya sibuk. Papi Rezqi kerjanya di luar kota. Pulangnya juga dua bulan sekali. Sementara Mami Ria, beliau bekerja sebagai bidan anak. Pulangnya gak menentu alias menyesuaikan jadwal.

Dering ponsel membuatku urung menyuap nasi yang terakhir. Panggilan dari Yana rupanya.

"Assalamualaikum, Yana?" Aku cegukan. Segeralah membuka botol tumbler dan menandasnya hingga menyisakan setengahnya.

"Ayah baru saja makan??" Pertanyaan polos darinya sungguh buat aku gemas. Dengan bodohnya aku sampai mengangguk padahal Yana tak bisa melihatnya, "iya, Nak. Yana sudah makan?" Aku izin dulu karena mau cuci tangan. Cuma sebentar, enggak sampai lima jam.

"Ayah?" Hm, pasti ada sesuatu nih. Semenjak Yana meminta Bunda terus, aku memang mengusahakan pulang cepat.

"Yana kangen jalan-jalan sama Ayah," ujannya sedikit mencicit. Beruntung kotoran telingaku sudah dibersihkan. Jadi, masih bisa mendengar jelas walaupun suara Yana macam tikus kejepit.

Berpikir sebentar. Bos mengatakan hari ini gak ada lembur. So, bisa aku pastikan jam lima sore pulang, lalu mengajak Yana jalan-jalan ke mall sehabis maghrib. Yah, rencana yang disusun secara baik-baik.

"Janji??" Aku memudarkan senyuman, namun bisa dirinya usahakan. Demi anak tersayang.

"Iya, Ayah janji." Panggilan terputus dengan diakhiri kecupan manis dari Yana. Menghembuskan nafas kasar, kepalaku berdenyut sakit. Sudah membuat janji, jangan sampai ingkar. Mengingat aku jarang menghabiskan waktu bersama dengan anak tersayang.

"Bro?" Aku hampir tersedak air minum saat teman senasib mengagetkanku. Si*lan. Dia memang ingin aku mengumpat.

"Gue mati, elo yang pertama gue gentayangin," ucapku sarkas. Sadis? Memang. Biar dia kapok. Enggak mengerjaiku melulu.

Bisma bergidig ngeri di tempat duduknya. Dia duduknya sebelah kubikel ku, jadi aku bisa menangkap semua ekspresi wajahnya, "Ngeri banget omongan lu, Sen. Gue baru punya anak satu. Masih kurang sepuluh biji." Aku mengacuhkan bac*tan Bisma yang tak berfaedah itu. Sepuluh biji, dikira buah kali.

"Ntar pulang gasik, Sen," celetuknya bikin aku was-was, "jenguk kali anak gue ke rumah. Kasih kado paling mahal kalau bisa," cetusnya tidak tahu diri. Sudah untung lah aku mau datang. Ini disuruh beli kado paling mahal. Dikira seorang Sena sultan kali ya.

See, benar 'kan tebakan aku.

Melihat aku diam, Bisa mengguncang kedua bahu ku, "Diem, Bis tayo!!" Jam istirahat sudah habis. Aku hanya ingin cepat selesai tepat waktu.

"Ayolah, pulangnya mampir dulu ke rumah gue," usai berdecak sebal, aku mengangguk menyetujuinya sehingga melupakan janji sebelumnya yang harus ia tepati.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Absurd Boyfriend With Kianna
8.5
Kianna Augustephie yang pendiam diam-diam mengagumi Giorgio Fernandes, idola sekolah yang tampan. Ia bahkan menjadikan Gior inspirasi utama dalam novel romansa tulisannya. Tak disangka, sang primadona justru mendekatinya dengan serangkaian aksi konyol dan rayuan gombal yang tak terduga. Perubahan sikap Gior yang absurd ini membuat Kianna bingung sekaligus makin terpikat. Benarkah imajinasi cinta dalam bukunya akan segera menjadi kenyataan di dunia nyata?
Sampul Novel Aku Menikahi Paman dari Tunanganku
8.4
Setelah menyadari bahwa Samuel Gusmawan hanya mencintai adiknya selama dua puluh tahun pernikahan mereka di kehidupan lalu, sang protagonis mengambil langkah ekstrem saat diberi pilihan pernikahan politik. Alih-alih memilih Samuel lagi, ia menyerahkan foto Jeffrey Gusmawan, paman Samuel sekaligus pemimpin tertinggi keluarga mereka. Keputusan mengejutkan ini membalikkan keadaan. Namun, saat cincin pernikahan diserahkan kepada Jeffrey di hari sakral tersebut, Samuel justru kehilangan akal sehatnya.
Sampul Novel DILEMA SUAMI BAYARAN
9.6
Barra Farzan, seorang duda yang mendambakan kebahagiaan, akhirnya menikahi Astra, putri konglomerat cantik. Namun, saat resepsi pernikahan berlangsung penuh tawa, seorang wanita tiba-tiba muncul dan menampar Astra. Ia mengaku sebagai istri sah Barra yang ditinggalkan bersama anak mereka. Tuduhan pelakor pun seketika menghancurkan suasana. Rahasia gelap apa yang disembunyikan Barra? Sanggupkah mereka bertahan, atau Barra hanya akan menjadi suami bayaran?
Sampul Novel Ditalak Lewat Surat
8.9
Kehidupan rumah tanggaku hancur seketika saat Mas Ibram menghilang tanpa jejak. Ia pergi secara misterius dan hanya meninggalkan secarik surat yang berisi pernyataan talak. Hatiku hancur karena diceraikan secara sepihak tanpa alasan yang jelas. Namun, aku menolak menyerah begitu saja pada keadaan. Aku bertekad untuk melacak keberadaan suamiku ke mana pun ia pergi demi menuntut penjelasan jujur atas keputusan kejam yang telah ia ambil ini.
Sampul Novel Jerat Cinta Tunangan Kejam
8.7
Nayla tetap bertahan meski Elvan bersikap kasar dan lebih mementingkan Emma, sahabat perempuannya. Ketulusan hati Nayla diuji saat Emma secara mengejutkan menyatakan cinta kepada Elvan. Situasi ini memicu kecemasan mendalam bagi Nayla hingga ia mulai meragukan masa depan hubungan mereka. Kini, Nayla dihadapkan pada pilihan sulit antara mempertahankan cintanya atau mengakhiri pertunangan demi ketenangan jiwanya sendiri.
Sampul Novel Kontrak Rahasia Sang Pewaris
9.0
Demi menyelamatkan ibunya yang kritis, Elysia terpaksa menerima tawaran gila dari Damian Lancaster. Sang pewaris tunggal itu menjanjikan lima miliar rupiah asalkan Elysia bersedia menikah kontrak dan melahirkan keturunan untuk keluarganya. Meski merasa seperti menjual darah daging sendiri, Elysia tak punya pilihan lain. Namun, di balik kemewahan kontrak tersebut, Damian menyimpan rahasia besar yang membuat Elysia terjebak tanpa jalan keluar dari kesepakatan ini.