Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel I'am Sorry, I love You

I'am Sorry, I love You

Liu mencari Jia, cinta monyetnya yang hilang selama delapan tahun, hingga bertemu Mianhua di Universitas Tsinghua. Mianhua, yang amnesia dan menjadi kekasih Lay, ternyata adalah Jia yang menyamar. Saat ingatan Mianhua pulih lewat hipnotis, konflik batin muncul karena Liu telah bertunangan. Meski Lay berusaha mengikatnya, Mianhua memilih pergi demi kebahagiaan semua orang. Takdir mempertemukan mereka kembali di makam Chen, hingga restu ayah membawa mereka ke pelaminan.
Bab
Bagikan

Bab 3

1 tahun Kemudian

Jia kini duduk di bangku sekolah menengah awal, menjadi siswa yang cantik dan cerdas. Chen juga menjaga Jia dengan sangat baik. Ketika Jia hendak pulang, Dia melihat kakaknya di seberang jalan, Jia hendak menghampiri kakaknya, namun langkahnya terhentikan.

“Jia ini untukmu, apa kamu mau jadi pacarku” ucap seorang teman sekelas Jia. Jia menatap teman sekalasnya itu, dan kemudian tersenyum.

“Aku akan menerima ini sebagai hadiah, tapi maaf aku tidak bisa menjadi pacarmu,” ucap Jia santai.

“Kenapa?” tanya teman sekelasnya dengan penasaran.

“Karena aku sudah memiliki tunangan,” jawab Jia dengan santai. Jia kemudian meninggalkan teman sekelasnya itu dan menghampiri kakaknya Chen.

“Kakak, tumben kakak jemput Jia?” tanya Jia sambil memakan hadiah yang diberikan temannya tadi.

“Kebetulan kakak tadi ijin pulang duluan,” jawab Chen.

“Kenapa? Apa kakak sakit?” tanya Jia cemas dan memegang dahi Chen. “Kakak demam,” ucap Jia setelah memeriksa dahi Chen.

“Tidak apa-apa, hanya kelelahan. Apa dia tadi menembakmu?” tanya Chen mencoba mengalihkan pembicaraan.

“Emm,” jawab Jia santai.

“Wahh adik kakak banyak penggemar ternyata,” ucap Chen sambil mengacak-acak rambut Jia.

“Ihhh kakak, berantakan tau rambut Jia,” gerutu Jia.

“Iya iya maaf,” ucap Chen dengan mengacak-acak rambut Jia kembali. Jia menggerutu tanpa berhenti karena ulah Chen.

Chen memandangi Jia yang berjalan di depannya. Kini Jia sudah beranjak menjadi gadis remaja yang cantik dan cerdas, ada sedikit rasa takut dan juga rasa bersalah, karena Chen belum memberi tahu Jia tentang identitas dia sebenarnya.

“Jia,” panggil Chen saat Jia dengan santainya berjalan di depan Chen.

“Iyaa,” jawab Jia berhenti dari langkahnya.

“Kamu sudah tumbuh menjadi gadis yang cantik, akankah kamu meninggalkan kakak suatu saat nanti?” tanya Chen dengan ekspresi yang tidak biasa.

“Kenapa Jia harus meninggalkan kakak? Bahkan jika Jia menikah dengan Kak Liu nanti, Jia akan tetap tinggal dengan kakak seperti dulu. Dan keluarga kita akan lengkap seperti dulu,” ucap Jia penuh dengan keyakinan. Jia menghampiri Chen yang terdiam mendengar ucapannya.

“Ayuks, Jia sudah lapar,” ucap Jia dengan senyuman manisnya.

“Bagaimana jika kenyataannya kita bukan keluarga?” ucap Chen dengan tatapan kesedihan yang tidak bisa di artikan oleh Jia.

“Apa yang kakak bicarakan? Bagaimana kita bukan keluarga, bahkan kita sudah hidup bersama selama 13 tahun. Kakak juga yang selama ini merawatku, kalau bukan keluarga, apa namanya?” ucap Jia mencoba untuk mengelak.

“Emmm kamu benar, kamu adalah adikku,” ucap Chen sambil membelai rambut Jia.

Ada sejuta pertanyaan yang ada di benak Jia, namun Jia sama sekali tidak berani menanyakan itu kepada Chen. Jia hanya merasa ada sesuatu yang disembunyikan oleh kakaknya selama ini.

“Kenapa kakak semakin kurus dan pucat, apa pekerjaan kakak berat akhir akhir ini? Jia akan buatkan sup sampai di rumah nanti,” ucap Jia mencoba mencairkan situasi.

“Kakak hanya lelah,”jawab Chen.

Sesampainya di rumah, Jia masuk ke kamar dan berganti pakaian, Chen meletakkan tas dan jaketnya di kursi dan tertidur di kursi setelah beberapa saat. Jia bersiap membuat sup untuk Chen, namun melihat Chen tertidur, dia mengambil selimut dan melepas sepatu Chen. Sepatu yang sudah kusam, bahkan sudah tidak layak pakai. Jia memandangi wajah Chen yang semakin pucat dari hari ke hari, namun dia belum menemukan penyebab wajah Chen yang pucat.

Jia mengambil tas dan jaket Chen untuk di taruh di kamar Chen, namun tanpa sengaja, selembar kertas jatuh dari dalam tas Chen.

Hasil pemeriksaan rumah sakit, yang mengatakan bahwa Chen mengalami pembengkakan limpa yang cukup parah. Membaca hasil pemeriksaan itu, Jia meneteskan air mata.

“Jia,” panggil Chen yang mendapati Jia berdiri dengan memegang lembaran hasil pemeriksaannya. Dengan segera Jia menghapus air matanya.

“Aku akan membuatkan kakak sup dulu, kakak istirahatlah,” ucap Jia dengan menahan kesedihannya. Chen menghampiri Jia dan memeluknya.

“Tidak apa-apa, kakak akan baik-baik saja,” ucap Chen.

“Hiks..hikss…hikss…apa yang kita lakukan sekarang kak?” ucap Jia dengan terisak di pelukan Chen.

“Tidak apa-apa, jangan khawatirkan kakak,” ucap Chen menenangkan Jia.

Jia masih belum bisa menghentikan tangisannya.

***

Shanghai

“Tuan, ini hasil penyelidikan kami mengenai informasi yang saya dapatkan tentang Nona. Berdasarkan keterangan penduduk desa, lelaki yang merawat Nona bernama Chen, seorang yatim piatu. Selama ini, penduduk desa, mengira Nona adalah adik Chen, karena Chen merawat Jia sejak kecil,” ucap Anming yang merupakan Asisten kepercayaan Huanran.

“Apa kamu sudah mendapatkan hasil DNA nya?” tanya Huanran.

“Ini tuan,” ucap Anming sambil menyerahkan hasil DNA Jia.

“Hasil DNA menunjukkan 99% Jia adalah Nona Mianhua yang hilang 13 tahun yang lalu,” jalas Anming.

“Siapkan penerbangan ke Xianjiang, aku ingin pergi mala mini juga,” perintah Huanran.

“Baik Tuan, akan saya siapkan,” jawab Anming.

Huanran sudah menunggu lama untuk moment ini, setelah informasi dari salah satu paman Huanran tentang seorang gadis yang mirip dengan Feng ying, membuat Huanran tidak bisa tenang. Setelah kecelakaan yang terjadi pada istri dan anaknya 13 tahun yang lalu, Huanran seperti kehilangan kehidupannya.

“Feng Ying, akhirnya aku bisa menemukan putri kita,” ucap Huanran sambil memandang foto Feng Ying istrinya.

9 jam kemudaian

“Tuan, malam ini kita menginap di hotel terlebih dahulu, sebelum berangkat ke daerah pegunungan Tianshan,” ucap Anming.

“Kita lanjutkan perjalanan,” perintah Huanran. Anming pun tidak bisa menolak perintah tuan nya.

“Baik Tuan,” ucap Anming.

Beberapa jam perjalanan darat melintasi jalanan yang gelap. Huanran kembali ke kampong halaman Feng Ying. Dia melihat bayangan-bayangan masa lalu nya bersama Fen Ying di daerah pegunungan ini. Hingga fajar menyingsing, mobil Huanran sudah terparkir di seberang rumah Chen. Huanran mengamati rumah tua yang bahkan tidak layak huni. Hati Huanran merasakan sakit melihat keadaan yang dihadapi putri tercintanya selama ini.

“Mianhua, seperti apa kamu sekarang,” batin Huanran dalam hati.

Jia keluar dari rumah dengan mengenakan seragam sekolahnya, dengan rambut yang di kuncit, jaket berwarna hitam dan sepatu hitam, Jia siap berangkat ke sekolah. Jia melambaikan tangan kepada Chen yang saat itu hanya mengenakan kaos dan jaket lusuh. Dari penampilan yang di lihat Huanran, Huanran mengambil kesimpulan bahwa Chen merawat Jia dengan baik. Biarpun penampilan Chen lusuh, penampilan Jia berbeda dari Chen. Seolah semua yang dimiliki Chen diberikan kepada Jia.

Ketika Jia sudah meninggalkan rumah, Huanran menghampiri Chen.

“Selamat pagi, perkenalkan saya Huanran, ayah dari Mianhua, gadis yang bersamamu tadi,” ucap Huanran dengan tegas.

Chen memandang Huanran dengan khawatir, namun ada tatapan yang tidak bisa di ucapkan.

“Mungkin kamu salah orang,” ucap Chen mengelak.

Anming mengeluarkan hasil tes DNA yang membuktikan Jia adalah Mianhua. Melihat hasil DNA itu, Chen terdiam lemas.

“Masuklah,” ucap Chen mempersilahkan Huanran masuk kedalam rumah.

Huanran memperhatikan setiap sudut rumah Chen, bahkan bangunan ini hampir roboh. Chen mengambilkan minum untuk Huanran. Huanran melihat berbagai prestasi dan piala milik Jia. Huanran tersenyum dalam hatinya. Biarpun putrinya hidup dalam kemiskinan, namun kepintarannya benar-benar tidak diragukan. Dia melihat foto Jia, Chen dan seorang pemuda seusia Chen.

“Itu Liu, dia juga yang selalu membantu merawat Jia selama ini,” ucap Chen menjelaskan.

“Dimana dia sekarang?” tanya Huanran.

“Dia di shanghai untuk melanjutkan kuliahnya,” jawab Chen.

“Apa yang akan kamu lakukan sekarang? Apa kamu akan membawa Jia pergi?” tanya Chen kepada Huanran dengan tatapan khawatir.

“Apa Mianhua mau meninggalkanmu?” tanya Huanran.

“Jia tidak tahu, aku bukan kakak kandungnya,” jelas Chen.

“Apa kamu akan memberitahunya?” tanya Huanran.

“Beri aku waktu satu bulan, tepat tanggal 1 nanti, kamu bisa membawa Jia pergi,” ucap Chen.

“Baiklah, aku akan kembali satu bulan lagi,” ucap Huanran.

Huanran keluar dari rumah Chen dan mengajak Anming untuk kembali ke Shanghai.

“Tetap awasi Chen dan Mianhua dari kejauhan, aku tidak mau Mianhua hilang lagi,” perintah Huanran.

“Baik tuan,” jawab Anming.

Lanjut Nonton!
Cerita makin seru! Buka Aplikasi untuk melanjutkan membaca
Buka Semua Episode
Cari "95KYA" di moboreader para membaca buku selengkapnya.
Salin kode dan cari di aplikasi Moboreader untuk melanjutkan membaca.
95KYA
Salin
Buka Situs Web Resmi

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Atasanku Menggodaku
7.8
Menghadapi atasan genit adalah tantangan besar, namun situasi menjadi kacau dalam novel Atasanku Menggodaku. Saat rapat berlangsung, sang bos miliarder tidak sengaja menguasai sebuah remote yang dapat mengontrol hasrat sang karyawan. Bukannya berhati-hati, ia justru menyetel alat tersebut ke tingkat maksimum. Tindakan fatal ini seketika memicu sensasi luar biasa yang membuat sang karyawan benar-benar tidak bisa menahan diri lagi di hadapan atasannya.
Sampul Novel CEO Tampan dan Gadis Desa
9.2
Alaric Athafariz adalah duda yang mengabdikan hidupnya demi kebahagiaan Angel, putri kecilnya. Sejak kepergian istrinya, ia menutup hati hingga pertemuannya dengan Ashila, seorang gadis desa, mengubah segalanya. Kehadiran Ashila membawa warna baru dalam hidup sang CEO yang dingin. Namun, rahasia besar perlahan terungkap bahwa Ashila memiliki kaitan erat dengan masa lalu Alaric. Bagaimana kelanjutan takdir yang menghubungkan mereka berdua dalam cinta yang tak terduga?
Sampul Novel Keputusasaan Di Balik Pernikahan
7.9
Jerald Lucas dikenal sebagai CEO dingin yang sangat memuja istrinya, Clara Rernald. Namun, citra itu hancur saat Jerald terjebak skandal perselingkuhan akibat pengaruh racun di hari ulang tahun pernikahan ketujuh mereka. Meski Jerald bersujud memohon ampun dan berjanji setia, hati Clara telah hancur melihat bukti pengkhianatan di kamar mereka. Usaha penebusan dosa Jerald sia-sia karena sebuah foto misterius akhirnya memicu Clara untuk pergi selamanya.
Sampul Novel Menantuku Dari Keluarga Kaya
8.3
Niat baik seorang ibu untuk merayakan hari ulang bulan cucunya justru berbuah penghinaan kejam. Menantu perempuannya menuduh pakaian barunya sebagai barang palsu, sementara besannya dengan angkuh melemparkan uang dua juta rupiah sebagai bayaran karena telah 'menjual' putranya. Meski sang suami berusaha membela, mereka justru menerima cacian yang lebih menyakitkan. Namun, roda nasib berputar ekstrem saat keluarga kaya tersebut akhirnya berlutut di hadapan suaminya demi bertahan hidup.
Sampul Novel My Special CEO
9.7
Cleo Alineava Lynn, gadis bermata biru yang akrab disapa Cheva, lebih memilih bekerja di perusahaan luar daripada memimpin bisnisnya sendiri. Tak disangka, ia justru jatuh hati pada atasannya, Devan Eduardo Hutresky. Devan yang awalnya skeptis terhadap cinta pun terpikat sejak pertemuan pertama. Namun, asmara mereka tak berjalan mulus. Berbagai rintangan terus menguji ketahanan hubungan keduanya. Sanggupkah cinta menjadi alasan mereka bertahan, atau justru memicu perpisahan?
Sampul Novel Nirmala Cinta
9.2
Setelah dua tahun menikah tanpa buah hati, Aulia memilih bercerai saat suaminya memutuskan berpoligami. Meski ditentang sang ibu yang gila harta, ia berhasil hidup mandiri. Namun, ketenangan Aulia terusik saat Candra datang menawarkan pekerjaan bergaji besar. Pesona Candra mulai menggoyahkan hati Aulia yang lama tertutup. Kini ia terjepit di antara tawaran pernikahan pria kharismatik itu atau gangguan sang mantan suami yang ingin rujuk kembali.