Sampul Novel Hilang Selamanya Dari Hatiku

Hilang Selamanya Dari Hatiku

8.0 / 10.0
Sepuluh tahun pernikahan dengan Dennis hanya menyisakan luka. Sebagai istri, aku selalu dijadikan alasan bagi Dennis untuk memutuskan hubungan dengan kekasih-kekasih barunya saat dia mulai bosan. Di hari ulang tahun pernikahan kami, aku justru harus menenangkan mahasiswi yang baru dicampakkannya, sementara dia asyik berkencan dengan wanita lain. Menyadari diriku terjebak dalam siklus toxic ini, aku memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai. Meski Dennis memohon agar aku menunggu perubahannya, keputusanku sudah bulat. Aku memilih pergi jauh ke negeri seberang dan meninggalkan dirinya selamanya.

Hilang Selamanya Dari Hatiku Bab 1

Aku sudah menikah dengan Dennis selama sepuluh tahun.

Aku bahkan pernah bertemu dengan mantan pacarnya setelah kami menikah.

Setiap kali dia bosan dan ingin ganti pasangan, aku selalu jadi alasan terbaik untuk putus dengan setiap pacarnya.

“Kamu akan jadi seperti dia kalau menikah denganku. Pada akhirnya, akan bosan karena terlalu akrab dan terbiasa, jadi nggak ada perasaan baru lagi.”

Di hari peringatan pernikahan kami, aku malah sibuk menghibur mahasiswi yang baru saja dia putuskan, sementara dia asik menonton bioskop bersama pacar barunya.

Saat tisu di tanganku habis, aku seakan melihat bayangan diriku di masa lalu.

Jadi, aku pun mengajukan cerai pada Dennis.

Dia jarang sekali tampak bingung begitu dan berkata, “Nggak mau tunggu sebentar lagi? Siapa tahu aku bakal sadar dan berubah.

Aku hanya tersenyum tipis tanpa menjawab, lalu memesan tiket menuju negeri seberang.

Jika aku tak bisa menunggu kepulanganmu, biarlah aku yang melangkah pergi lebih dulu.

Melihat tisu di tanganku semakin menipis, tiba-tiba terlintas kata-kata ini di kepalaku, menikah dengan buaya darat, memang butuh kesabaran luar biasa.

Gadis yang duduk didepanku bernama Rani, mahasiswi semester akhir.

Sejak masuk, dia sudah menangis selama dua jam penuh.

Padahal kalau dihitung, hubungan mesranya dengan Dennis baru sebulan.

Sebenarnya tidak seharusnya menangis hingga makeupnya luntur.

Aku baru hendak bicara menenangkannya, tapi tiba-tiba dia menatapku dengan matanya yang merah dan bengkak.

“Dia pernah bilang aku agak mirip denganmu. Dilihat-lihat memang mirip.”

Aku terdiam, karena mantan-mantan sebelumnya tidak pernah mengatakan hal itu.

Rani mengisap hidungnya, lalu menghapus air mata di sudut matanya.

Dengan nada sinis, dia berkata,

“Aku nggak butuh kamu menghiburku, justru kamu yang lebih menyedihkan daripada aku.”

Bukankah begitu?

Seluruh Kota Sekar tahu kalau Dennis menikahi istri yang sempurna.

Sangking sempurnanya, bisa diselingkuhi berulang kali, bahkan harus membujuk mantan-mantannya.

Setiap perempuan yang berhubungan dengannya setelah kami menikah, kusebut mereka mantan.

Harga diri sebagai istri sah sudah tidak ada lagi.

Ponselku bergetar, pesan dari Dennis.

Dennis, [Masih belum selesai? Filmnya sudah mau mulai.]

Aku meletakkan ponsel terbalik di atas meja, lalu menatap mata Rani yang kembali memerah.

“Kamu mau kompensasi apa? Bilang saja, aku bakal bantu kamu mendapatkannya.”

Kalimat ini sudah tak terhitung kali kuucapkan, seperti seorang HR yang sedang memecat karyawan.

Dia mendengus dingin, lalu tiba-tiba berdiri.

“Aku nggak mau apa-apa.”

Aku menghela napas, “Tetap ambillah sedikit.”

Uang, mobil atau rumah, setidaknya sesuatu yang bisa digenggam di tangan.

Tatapannya semakin dingin.

Lalu, dia mengangkat tangan dan perlahan menuangkan kopi dingin di atas kepalaku.

“Aku hamil.”

“Aku mau melahirkan anak ini.”

Aku terdiam, menatapnya dan lupa cara untuk membujuknya.

Aku hanya bisa memaksakan diri untuk tersenyum getir.

Dennis, dari semua janji yang pernah kamu ucapkan, tak ada satupun yang ditepati.

Aku duduk di kursi penumpang depan dengan basah kuyup, sementara Dennis sedang sibuk menelepon.

Tanpa berusaha ditutupi, aku bisa langsung tahu dia sedang berbicara dengan pacar barunya.

Tanganku tanpa sadar menggenggam erat sabuk pengaman, ujung jariku sampai terasa sakit.

Entah apa yang dikatakan orang dibalik telepon, membuat Dennis tertawa dan garis halus di sudut matanya terlihat jelas.

“Iya iya, aku bakal pergi menemanimu malam ini.”

Begitu menutup telepon dan menyalakan mobil, Dennis menoleh sedikit ke arahku.

Tangan yang menggenggam setir tiba-tiba mengencang, seketika wajahnya memuram.

“Dia yang siram?”

Aku sudah mengambil tisu dan mulai menyeka rambutku pelahan.

Mungkin karena aku tidak menjawab, dia pun mendekat dan meraih tisu dari tanganku.

“Jangan gerak.”

Aku spontan menghindar ke sisi kanan, tapi dia malah menarikku dengan dingin ke dalam pelukannya.

Dia menyekanya dengan penuh perhatian, tapi keningnya berkerut dan wajahnya terlihat kesal.

“Kamu hanya duduk diam, membiarkan dia menyirammu?”

“Rina, ke mana hilangnya sisi galakmu yang dulu selalu membentakku?”

Dulu…

Sejak menemui Rani, perasaan hampa yang menyelimuti hati perlahan menyebar.

Aku melepaskan diri dari pelukannya dengan wajah dingin dan berkata dengan datar,

“Aku nggak mungkin marah-marah dengan wanita hamil, ‘kan? Bagaimana menurutmu?”

Dia tampak sedikit canggung, tapi tetap saja bersikeras menyeka rambutku.

Sepanjang perjalanan, kami tak berbicara. Dia mengemudi, sementara aku menatap keluar jendela.

Dari sudut mata, aku masih bisa menangkap tatapannya yang sesekali melirik ke arahku.

Gelombang kecewa dalam hatiku berulang kali menyebar.

Rasa kecewa sudah mencapai di titik putus asa, hingga akhirnya yang tersisa hanya mati rasa.

Aku menonton bioskop dengan setengah hati, sementara Dennis terus-menerus menunduk sibuk membalas pesan.

Perayaan peringatan hari pernikahan ini pun sudah runtuh menjadi puing-puing seiring layar film ditutup.

Lucunya, selesai menonton, aku masih harus duduk di sampingnya, pura-pura menyaksikan dia berakting.

Dia mengundang kerabat dan teman terdekat. Undangan dari keluarga Dennis di Kota Sekar sudah dikirim setengah bulan sebelumnya.

Di tengah suasana penuh tawa, Dennis menyibukkan diri melayani tamu sambil mengupaskan udang untukku.

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Hilang Selamanya Dari Hatiku

Ch. 1 Ch. 2 Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel ASI untuk Pak Guru
8.5
Jenara Atmisly adalah siswi berprestasi yang mengidap galaktorea, sebuah kondisi hormon yang membuatnya memproduksi ASI meski belum pernah hamil. Suatu hari, rasa sakit akibat penumpukan cairan itu tak tertahankan hingga ia terpaksa meminta bantuan gurunya di sekolah. Kejadian tak terduga di ruang guru tersebut lantas mengubah segalanya. Berawal dari rahasia medis yang memalukan, hubungan mereka berkembang menjadi jalinan asmara yang rumit dan penuh risiko.
Sampul Novel Dicampakkan Setelah Menjadi Korban Rudapaksa
9.4
Nalula Diandra mengalami tragedi memilukan saat kesuciannya dirampas di hadapan kekasihnya sendiri akibat rencana keji kakek sang pria. Alih-alih membela, kekasihnya justru memilih menikahi wanita lain. Di tengah kehancuran, Lula ditemukan oleh orang tua kandungnya yang merupakan konglomerat kuat. Bersama mereka, ia merancang pembalasan dendam untuk menghancurkan pria itu beserta keluarganya. Namun, akankah kepuasan batin ia temukan setelah semua hancur?
Sampul Novel Gairah Berbahaya Si Gadis Lugu
9.2
Rheina, gadis lugu yang terjebak dalam lingkungan beracun, awalnya berniat membebaskan sahabatnya dari cengkeraman tuan tanah. Namun, situasi memburuk saat ayahnya justru menikahi sahabatnya itu sebagai istri keempat. Konflik keluarga yang kelam ini akhirnya menyeret Rheina ke dalam lembah kenistaan. Ikuti liku perjalanan hidup Rheina saat ia terjerat dalam cinta segitiga rumit bersama dua pria di tengah tekanan hidup yang penuh kata kasar dan adegan dewasa.
Sampul Novel Godaan Cinta: Biarkan Aku Menjadi Budakmu
8.1
Angela mengambil risiko besar dengan mengandung anak Jeremy secara rahasia, meski ia tahu dirinya hanya dimanfaatkan. Sadar akan kekejaman Jeremy, Angela sengaja memancing amarah pria itu agar ia dilepaskan. Namun, pelariannya berakhir saat Jeremy berhasil melacak posisinya. Di ambang keputusasaan, Angela memohon kebebasan. Tak disangka, kehadiran sang buah hati justru mengubah segalanya. Jeremy yang dulu dingin kini menawarkan diri untuk melayani Angela dan bayi mereka.
Sampul Novel IPARKU, CANDU SUAMIKU
9.8
Dua tahun menikah, Nadia Antika bertahan menghadapi hinaan ibu mertuanya karena cinta tulus Askara Brahma. Namun, kebahagiaan itu sirna saat suaminya berubah menjadi tertutup dan dingin. Nadia mulai mencium rahasia besar yang disembunyikan sang suami di balik perubahan sikapnya. Mampukah ia mengungkap kebenaran yang menyakitkan? Bagaimana reaksi Nadia saat mengetahui Askara ternyata menjalin hubungan terlarang dengan adik iparnya sendiri di rumah mereka?
Sampul Novel Istri Rahasianya, Aib Publiknya
8.1
Duniaku runtuh saat menangani pasien VIP bernama Evelyn Santoso. Tunangan yang ia tangisi adalah suamiku, Bima. Namun di foto itu, dia adalah Brama Wijaya, taipan kejam, bukan pria konstruksi yang kurawat saat amnesia. Brama masuk tanpa mengenaliku, lalu memeluk Evelyn dan membisikkan janji setia yang sering ia ucapkan padaku. Melalui tatapan dinginnya, ia menegaskan bahwa pernikahan kami adalah aib rahasia yang harus segera ia lenyapkan selamanya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan