Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hidupku yang Kaya Mendadak

Hidupku yang Kaya Mendadak

Terlahir miskin, aku banting tulang demi membiayai kuliah dan membelikan iPhone untuk kekasih impianku. Namun, pengorbananku dibalas pengkhianatan saat aku memergokinya bermesraan dengan pria lain. Tak hanya dihina karena kemiskinanku, aku pun dipukuli hingga terpuruk dalam keputusasaan. Di titik terendah itu, sebuah telepon dari ayah mengubah segalanya. Rahasia besar terungkap bahwa aku sebenarnya adalah putra seorang miliarder yang sangat kaya raya.
Bab
Bagikan

Bab 2

Di ruang ganti.

Trevor melihat kekasihnya, Sylvia, sedang bersandar pada Dennis dan mencium pria itu dengan penuh gairah. Wajah Sylvia memerah karena bersemangat dan nafsu yang membara. Sementara itu, Dennis membelai payudara Sylvia dengan penuh nafsu.

"Kalian!" Trevor berteriak marah kepada mereka dalam kondisi terkejut.

Napas Trevor pendek dan keras, dan rasa sakit serta penghinaan yang kuat mulai memenuhi hatinya.

Sylvia dan Dennis, yang masih tenggelam dalam keintiman mereka tiba-tiba tersadar setelah mendengar suara Trevor. Perlahan, mereka berbalik menghadap ke arah suara secara bersamaan.

Sylvia terkejut ketika melihat Trevor yang sedang berdiri di dekat pintu. "Trevor, apa yang sedang kamu lakukan di sini?" Sylvia bertanya dengan bingung.

"Aku yang seharusnya menanyakan itu kepadamu. Bukankah kamu bilang padaku bahwa kamu akan pergi berbelanja dengan sahabatmu sore ini? Mengapa kamu malah berada di sini? Apa yang sebenarnya sedang terjadi?!"

Trevor meraung, matanya merah dipenuhi amarah.

Darahnya mendidih dalam kebencian yang mulai meluap. Trevor telah bekerja seperti anjing sampai tengah malam hanya untuk membelikan Sylvia hadiah ulang tahunnya. Sial bagi Trevor, kekasih tercintanya pada akhirnya malah berselingkuh. Itu adalah kesalahan yang tidak dapat diterima!

Sylvia segera mendapatkan kembali ketenangannya. Alih-alih merasa malu dan menyesal, Sylvia malah mendengus dan mengejek, "Sekarang kamu sudah tahu yang sebenarnya, jadi tidak ada gunanya menyembunyikannya lagi. Lihatlah dirimu. Apa kamu benar-benar berpikir bahwa aku ingin bersama pecundang miskin sepertimu? Sedih untuk dikatakan memang, tetapi hubungan kita hanyalah sebatas taruhan yang telah kulakukan dengan temanku. Aku tidak menyangka kamu akan menganggapnya dengan serius seperti ini."

"Tapi aku benar-benar mencintaimu," balas Trevor.

"Cintamu tidak berarti apa-apa bagiku. Aku menginginkan sebuah ponsel terbaru, tetapi kamu mengatakan kepadaku bahwa aku harus menunggu selama sebulan untuk bisa mendapatkannya. Itu sangat menyedihkan! Sedangkan Dennis tidak hanya membelikanku sebuah iPhone 13, dia juga memberiku sebuah tas Louis Vuitton yang mewah."

Semakin banyak Sylvia berbicara, dia terlihat semakin menghina Trevor dengan sombongnya.

Tiba-tiba, Dennis melemparkan selembar uang 100 ribu ke hadapan Trevor dan mengejek, "Trevor yang malang. Apa kamu benar-benar berpikir bahwa kamu bisa tidur dengan Sylvia? Aku akan memberitahumu sesuatu, hal itu tidak akan pernah terjadi. Ini 100 ribu untukmu, pergi dan carilah seorang pelacur tua untuk kamu tiduri, dasar orang desa yang menyedihkan."

"Dennis, aku akan membunuhmu!"

Tidak tahan lagi dengan ejekan yang dilontarkan oleh kedua orang itu, Trevor bergegas menerjang Dennis seperti seekor banteng gila.

"Beraninya kamu melawan balik? Apa kamu lupa siapa dirimu?" Dennis mendengus dan meninju Trevor, menjatuhkannya hingga tersungkur di lantai.

Dennis memiliki tinggi 190 cm, sebagai pemimpin tim basket, Dennis sangat lincah dan berotot. Meski Trevor beberapa inci lebih pendek dari Dennis, tapi dia memiliki postur tubuh yang kurus. Dalam satu kata, Trevor bukan tandingan seimbang Dennis.

Trevor jatuh ke lantai dengan bunyi gedebuk kencang, dan dia merasakan sakit yang tajam di pipinya dari tempat di mana Dennis meninjunya. Meskipun dalam keadaan linglung dan mata yang sedikit berkunang-kunang, Trevor mengerahkan seluruh kekuatannya untuk dapat bangkit kembali.

Namun, sebelum Trevor bisa melakukannya, Dennis telah mengangkat kakinya terlebih dahulu dan mengarahkannya ke Trevor untuk menginjak wajahnya, menjepitnya ke lantai, "Kamu adalah seorang pecundang. Ini yang pantas kamu dapatkan karena telah berani melawan. Rasakan ini! Aku akan menginjakmu sampai kamu mati."

Dennis kemudian menginjak wajah Trevor beberapa kali dan Trevor tidak bisa membalas.

Wajah Trevor ditutupi dengan jejak kaki. Meski setiap gerakan membuatnya mengerang kesakitan, tapi Trevor masih mencoba yang terbaik untuk bangun.

Tentu saja, Dennis tidak membiarkannya lepas begitu saja. Dennis duduk di punggung Trevor dan mengeluarkan sebuah pulpen hitam dari ranselnya.

Kemudian, dengan senyum licik di sudut mulutnya, Dennis menulis "Pecundang yang Miskin" di pakaian Trevor.

Seolah itu belum cukup memberikan rasa kepuasan, Dennis meludahi Trevor dan memperingatkan, "Jika kamu berani memprovokasiku lagi, aku akan memukulmu setiap kali aku melihat wajahmu. Ingat kata-kataku."

Selesai berbicara, Dennis menggandeng tangan Sylvia dan pergi.

Trevor sangat kesakitan. Trevor bahkan tidak bisa berdiri tegak, jadi dia harus menyeret dirinya kembali ke asramanya. Siswa lain tidak bisa tidak menunjuk ke arah Trevor ketika mereka melihat wajahnya yang memar dan kotor.

Sylvia, gadis yang paling dia cintai, telah mengkhianatinya dan menghancurkan hatinya menjadi berkeping-keping. Pada saat itu, Trevor tidak lagi peduli jika orang-orang menertawakannya. Lagi pula, Trevor sudah mati di dalam, jiwanya telah hampa.

Sekarang, Trevor sendirian di kamarnya. Trevor melepas kemejanya yang bernoda dan compang-camping, lalu membersihkan kata-kata penghinaan yang telah ditulis Dennis beberapa waktu lalu.

Apa yang telah terjadi terus berkelebat di benak Trevor. Kata-kata jahat Bernard, penghinaan Dennis, dan kekejaman Sylvia telah memenuhi hatinya dengan kebencian.

"Tidak heran jika kamu tidak pernah membiarkanku memegang tanganmu dan memelukmu seperti yang dilakukan oleh pasangan normal lainnya. Itu karena kamu memang tidak pernah mencintaiku, kamu membenciku karena aku adalah pria miskin."

Trevor dipenuhi oleh kesedihan dan kemarahan. Trevor tidak bisa menahan diri untuk tidak mengepalkan tangannya saat mengingat apa yang telah dikatakan Sylvia kepadanya.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel AFFAIR
9.5
Mauren yang masih 19 tahun terpaksa menikahi Aron, duda kaya berusia 45 tahun, setelah dijual oleh ayahnya. Di sisi lain, putra Aron yang berumur 23 tahun, Liam, terjebak dalam pernikahan hambar bersama Bella karena ketidakpuasan ranjang. Sementara Liam merasa frustrasi dengan istrinya, Mauren harus menderita melayani nafsu pria tua tanpa pernah merasakan kepuasan. Takdir pahit ini menjerat mereka dalam kemelut rumah tangga yang penuh penderitaan batin.
Sampul Novel Aku Bercerai dengan Suami Miskin
8.0
Tiga tahun membina rumah tangga, sang istri rela menanggung seluruh biaya hidup karena mengira suaminya terlilit utang. Pria itu bahkan melarangnya membeli tas murah seharga ratusan ribu. Namun, kebohongan besar terungkap saat sang istri mengetahui suaminya memberikan hadiah kalung berlian senilai delapan miliar rupiah untuk ulang tahun cinta pertamanya. Lelaki yang dianggapnya miskin tersebut rupanya adalah pewaris tunggal dinasti konglomerat yang memiliki kekayaan triliunan rupiah.
Sampul Novel Benihku Bukan Cintamu
9.4
Aluna Callysta, pengusaha sukses yang tampak sempurna, menyimpan luka batin akibat pengkhianatan Elian Dharma. Mantan kekasihnya itu justru menikahi kakak tirinya sendiri, menghancurkan kepercayaan Aluna pada cinta. Kini ia hanya menginginkan seorang anak tanpa keterikatan emosional dengan pria. Mengandalkan kekayaan melimpah, Aluna menggelar sayembara mencari donor bibit unggul demi melahirkan pewaris. Ia pun berhasil menjadi ibu dari tiga anak tanpa harus jatuh cinta lagi.
Sampul Novel Bucinnya Cowok Temprament
9.2
Bastian Theo Raymond dan Liliana Mahendra terpisah selama lima tahun akibat kecelakaan yang memicu amnesia. Takdir mempertemukan mereka kembali saat Theo jatuh hati pada Lili yang kini menjadi dokter. Demi meminang Lili, Theo rela menyerahkan sepuluh miliar kepada ayah Lili. Meski temperamen, Theo berubah menjadi sangat bucin. Di sisi lain, Lili mulai merangkai kepingan ingatan masa lalunya melalui sentuhan Theo guna mempertahankan pernikahan rumit mereka.
Sampul Novel Jodoh Wasiat Nenek
9.4
Persahabatan masa kecil Jingga dan Davin berujung pada pernikahan karena wasiat nenek mereka. Sayangnya, Davin tak punya rasa cinta dan memilih mengejar karier di luar negeri. Saat kembali, ia membawa wanita lain dan menuntut cerai. Jingga yang terluka akhirnya setuju untuk berpisah. Bertahun-tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka lagi. Namun, Jingga kini membawa seorang anak kecil yang wajahnya sangat mirip Davin. Siapakah sebenarnya identitas bocah itu?
Sampul Novel MENIKAHI BILLIONAIRE
8.8
Zyan Liu terancam gagal menjadi ahli waris utama keluarga Liu jika ia tidak segera menikahi wanita yang sesuai dengan standar ketat keluarganya. Di luar dugaan, Mu Tian Rui yang hanyalah gadis desa sederhana justru dianggap memenuhi kriteria tersebut. Kini, dua insan dengan latar belakang kehidupan yang sangat kontras ini terjebak dalam sebuah pernikahan yang diatur. Mampukah Zyan dan Rui mempertahankan hubungan mereka di tengah jurang perbedaan yang begitu lebar?