Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek

Hati Terjerat: Jatuh Cinta pada Istriku yang Jelek

Demi membatalkan pertunangan dengan pria yang tidak setia, Viona menyamar menjadi wanita buruk rupa dan nekat tidur dengan Daniel, paman dari tunangannya sendiri. Setelah malam panas itu berlalu, Daniel yang sangat dihormati di kota justru enggan melepaskannya. Meski rumor tentang kehidupan asmaranya beredar luas, Daniel membuktikan pengabdiannya. Ia bahkan tertangkap kamera bersedia berlutut memasangkan sepatu Viona hanya demi mendapatkan satu kecupan manis.
Bab
Bagikan

Bab 1

Kamar diselimuti kegelapan.

Di atas ranjang hotel, di tengah-tengah hasrat yang membara, sang pria menuruti gairah yang ditawarkan wanita di bawah tubuhnya. Dia menerjangnya tanpa henti, tidak memedulikan apakah ini yang pertama atau tidak bagi wanita itu.

Viona Firmansyah, yang kewalahan oleh intensitas keintiman itu, akhirnya pingsan.

Dia terbangun karena jengkel mendengar dering ponsel yang terus berbunyi. Buru-buru mematikannya, Viona melihat sekilas ke jam yang tertera di layar dan menyadari sekarang sudah pukul sepuluh pagi!

Dia akan bertunangan hari ini!

Tunangannya telah berselingkuh dengan sahabatnya sendiri dan berulang kali mengkhianati kepercayaannya. Pria itu bahkan berani meneleponnya semalam, dan memperlihatkan padanya tontonan langsung perselingkuhan mereka.

Diliputi amarah besar, Viona pun pergi ke sebuah bar, mencari hiburan cinta satu malam dengan seorang pria tampan yang tak dikenalnya di sana.

Saat dia mencoba bangkit, gelombang rasa sakit langsung menerpa dirinya. Aktivitas semalam membuatnya merasa pergerakan sekecil apa pun seolah-olah bisa membuat tulang-tulangnya remuk.

Dia harus bergegas ke tempat pertunangannya akan berlangsung, kalau tidak, dia akan menghadapi amukan Keluarga Firmansyah!

Begitu dia berhasil berpakaian dengan terburu-buru, ketika Viona sudah akan pergi, pergelangan tangannya tiba-tiba dicengkeram. Berbalik, dia menatap tajam ke arah pria di ranjang, yang kini sudah bangun.

"Kamu mau pergi begitu saja?" Suaranya rendah dan serak, bergema dalam ruangan yang remang-remang.

Tatapannya tajam bagaikan elang, sangat mirip dengan tunangannya!

Viona menyeringai, mengabaikan pertanyaannya saat dia mengambil dompet. Dia mengambil segenggam uang kertas dan meninggalkannya di nakas.

"Pelayananmu semalam hebat, Tampan. Tapi sayang sekali, aku sedang terburu-buru untuk hadir ke pertunanganku. Jangan khawatir, aku akan memesanmu lagi lain kali!"

Merasa tersinggung, Daniel Baskara menyeringai dengan dingin.

Dengan satu panggilan telepon, sekretarisnya, Hendri Harisman, segera muncul membawakan pakaiannya.

Setelah mandi cepat, Daniel mengenakan jas, yang langsung memancarkan aura bermartabat dan angkuh. Tatapannya tetap dingin tanpa kehangatan sedikit pun.

Sebelum keluar, dia mengambil tumpukan uang kertas itu dan memasukkannya ke dalam dompet.

"Tuan, pesta pertunangan keponakan Anda akan segera dimulai. Apakah Anda ingin pergi ke sana?" tanya Hendri.

"Ya."

"Tuan Muda Govin menyatakan ketidaksenangannya atas ketidakhadiran Anda tadi malam."

Daniel tetap diam, tenggelam dalam pikirannya.

Baru saja tiba di Fedo, Daniel sudah dipaksa untuk berpesta sepanjang malam oleh kenalan-kenalan lamanya. Karena pesta itulah, dia tidak sengaja terlibat dengan seorang wanita mabuk hingga mereka memiliki kegiatan yang liar semalam.

Meskipun biasanya menahan diri, Daniel entah kenapa mendapati dirinya tertarik pada wanita itu. Dia merasa ada semacam sensasi yang tak bisa diabaikannya begitu saja walaupun faktanya sang wanita memiliki paras yang biasa saja.

Ada daya tarik yang tidak dapat dijelaskan pada dirinya, aroma yang menenangkan jiwanya yang gelisah. Bahkan hingga kini, semua sensasi wanita itu masih melekat di benaknya.

Bagi Daniel yang menderita insomnia, ini adalah kejadian yang langka.

Sementara itu, Viona menghentikan sebuah taksi yang lewat dan memberikan alamat hotel pada sopir.

Ketika tiba di tempat acara sekitar pukul sebelas, aula perjamuan sudah ramai dengan aktivitas.

Saat memasuki ruang rias, Viona dicegat oleh ayahnya, Ridwan Firmansyah yang sudah mengangkat satu tangan untuk menamparnya.

Dengan cepat, Viona menangkap tangan ayahnya dan menatap tajam ke arahnya dengan tekad baja. "Pertunanganku sudah di depan mata. Apa wajah yang bengkak akan terlihat bagus dengan riasan?"

Ridwan, yang usahanya digagalkan, meledak dalam omelan. "Kenapa kamu tidak menjawab teleponku? Berani sekali kamu! Jika pertunangan tidak berjalan dengan lancar hari ini, aku tidak akan mengampunimu!"

Kekuasaan paling tangguh di Fedo adalah Keluarga Baskara, terutama Daniel yang merupakan sosok berpengaruh besar di Tala.

Kalau bukan karena hubungan baik antara kedua keluarga, Viona tidak akan punya kesempatan untuk bertunangan dengan seseorang dari Keluarga Baskara!

Pesta pertunangan ini dianggap begitu penting karena ada rumor yang beredar bahwa Daniel akan hadir. Kedua keluarga telah membuat persiapan yang begitu sempurna, tetapi saat waktunya tiba, tak satu pun calon pengantin muncul.

Sambil menatap Ridwan dengan dingin, Viona bertanya, "Apa Erik sudah datang?"

Erik Baskara adalah tunangannya.

Ridwan ragu sejenak. Erik tidak ditemukan di mana pun, dan Keluarga Baskara telah menjelajahi seluruh kota untuk mencarinya. Ponselnya yang dimatikan juga makin menekankan bahwa dia sedang berusaha untuk melarikan diri dari pertunangan ini.

Bibir Viona melengkung membentuk seringai. "Erik tidak datang. Jadi aku diharapkan untuk bertunangan seorang diri?"

Wajah Ridwan menjadi suram. "Keluarga Baskara sedang mencarinya. Cepat ganti pakaianmu dan rias wajahmu!"

Kemudian, penata rias mencoba mendekati Viona, sudah siap untuk memulai pekerjaannya. Akan tetapi, Viona yang tidak ingin rahasianya terungkap, melambaikan tangan menolak. "Aku akan merias wajahku sendiri."

Ibunya selalu memperingatkannya bahwa kecantikan yang terlalu berlebihan justru akan membawa nasib buruk pada pemiliknya. Itu sebabnya, Viona menjadi mahir menyembunyikan daya tarik sebenarnya di balik lapisan riasan.

Jika penata rias menyentuh wajahnya, rahasianya pasti akan terungkap.

Tiba-tiba, suara ribut terdengar di pintu. "Daniel di sini!"

Mendengar nama itu, Ridwan buru-buru mendorong Viona untuk keluar. "Daniel Baskara sudah datang. Jangan sampai kamu membuat malu!"

Tentu saja, Viona sangat mengenal nama itu. Daniel Baskara adalah anak di luar nikah yang pernah diasingkan oleh Keluarga Baskara.

Namun sekarang, dia bangkit dari abu dan menjadi sosok tangguh, yang bahkan tidak mampu diabaikan oleh Keluarga Baskara di Fedo!

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Menguncimu di Hatiku
8.0
Pertemuan takdir menyatukan Lyla dan Yosua dalam pernikahan singkat yang berakhir dingin. Tiga tahun berlalu, Lyla kembali sebagai sosok mandiri dari keluarga terpandang bersama anak kembarnya. Saat Yosua mencoba mengejarnya kembali, ia justru mendapati mantan istrinya tak lagi mudah ditaklukkan. Dalam sebuah pertemuan tak terduga, Yosua yang angkuh mencoba memaksakan kehendak, namun Lyla dengan tegas mengingatkannya bahwa hubungan mereka telah lama berakhir.
Sampul Novel Obsesi CEO Kejam
9.6
Pasca pengkhianatan tunangan dan sahabatnya, Amelia Riversun terjebak dalam obsesi Damian Earl Lucas. Pria berkuasa ini menggunakan berbagai taktik manipulatif untuk memaksa Amelia bekerja di bawah kendalinya. Meski Amelia berusaha melarikan diri setelah menyadari sifat asli Damian yang mengerikan, segalanya sudah terlambat. Hubungan mereka pun terjalin dalam jerat kebohongan dan perbedaan dunia yang berbahaya, membawa ancaman bagi keselamatan Amelia.
Sampul Novel Pengasuh tuan muda lumpuh dan buta
8.3
Elang Rahardian kehilangan penglihatan dan kemampuan berjalan akibat kecelakaan tragis yang direncanakan musuhnya. Di sisi lain, Hafsa Aulia dipaksa bekerja oleh ayahnya yang pemabuk dan keluarga tiri yang kejam. Hafsa akhirnya menerima tawaran menjadi pengasuh tanpa menyadari bahwa majikannya adalah Elang, pria kaya yang kini bersikap dingin dan kasar. Mampukah gadis muda ini bertahan menghadapi amarah Elang, atau dia akan memilih menyerah pada keadaan?
Sampul Novel Pengorbanannya, Kebencian Butanya
8.0
Baskara memaksaku mendonorkan sumsum tulang demi tunangannya, Rania. Meski tumbuh bersama, dia kini membenciku. Rania menjebakku hingga Baskara menyiksaku dengan kejam, bahkan menculik orang tuaku akibat fitnah video asusila. Aku dipaksa menonton mereka jatuh dari gedung tinggi hingga tewas. Di tengah sakit parah yang kurahasiakan, Baskara justru menyuruhku mengakhiri hidup. Tanpa ragu, aku menyanggupi permintaannya dan melompat menuju kehampaan.
Sampul Novel Penuh Luka Penderitaan
7.8
Valeria terpaksa bekerja lembur demi menghindari perundungan rekan kerjanya. Saat sedang membersihkan meja di ruang CEO baru, seorang pria asing yang perkasa tiba-tiba menariknya ke sebuah kamar rahasia yang mewah. Valeria terhempas ke atas tempat tidur besar di bawah kungkungan tubuh kekar pria tersebut. Tanpa daya, ia kini terjebak dalam cengkeraman sosok misterius dari dunia yang berbeda, yang secara paksa menuntutnya untuk menjadi bagian dari hidupnya.
Sampul Novel Penyesalan yang Terlambat
9.1
Pasca kecelakaan yang membuatnya buta, hanya Elara yang bersedia menikahi Kurnia. Namun, saat penglihatannya pulih tiga tahun kemudian, Kurnia justru menceraikannya demi kebebasan. Elara pergi dalam diam meski dihina, hingga identitas aslinya sebagai maestro perhiasan, dokter ajaib, dan putri Presiden terungkap. Saat Kurnia memohon kesempatan kedua, seorang miliarder kejam menghadangnya dan menegaskan bahwa Elara kini adalah istrinya yang tak tersentuh.