Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi

Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi

Malam hari di kediaman Keluarga Andara, Natasha bersiap mengakhiri pernikahan kontraknya bersama Varo yang telah berjalan sepuluh tahun. Melalui pesan singkat, ia mengabarkan rencana kematian palsunya kepada sang ibu mertua demi bisa pergi selamanya. Meski ibu mertuanya sangat berterima kasih atas pengabdian Natasha dan memohon agar ia membatalkan kesepakatan tersebut untuk tetap menjadi menantu mereka, keputusan Natasha sudah bulat. Ia dengan tegas menolak dan memilih pergi sesuai kontrak.
Bab
Bagikan

Bab 4

Natasha pulang dengan linglung. Begitu sampai di rumah, ponselnya berbunyi lagi. Luna mengirimkan video dengan adegan-adegan yang tak senonoh.

"Berlututlah. Aku suka dari belakang."

Suara gesekan kain dan benturan tubuh mencapai telinga Natasha. Dia mencengkeram erat ujung ponselnya dengan wajah pucat pasi. Beberapa detik kemudian, sebuah pesan datang lagi.

[ Yang nggak dicintai barulah orang ketiga. Aku sarankan kamu bersikap bijaksana dan segera pergi dari sini. ]

Saat melihat adegan-adegan ini lagi, rasa mual dan sakit hati langsung melanda Natasha. Dia bersandar di dinding dan hampir muntah. Air mata penuh kebencian juga bercucuran.

Setelah beberapa saat, Natasha mengangkat kepalanya, lalu menyeka air matanya dan melirik pesan yang tidak berhenti masuk dengan tatapan dingin. Kemudian, dia melempar ponselnya ke samping.

Tidak ada yang perlu dirindukannya lagi. Mulai sekarang, hubungannya dengan ayah dan anak Keluarga Andara akan berakhir di sini. Kelak, mereka akan menjadi orang asing di dunia yang luas ini.

Natasha tidur nyenyak semalaman. Begitu bangun, dia langsung mengemas semua hadiah yang pernah diberikan ayah dan anak itu selama sepuluh tahun terakhir, lalu membuangnya di depan pintu. Dia telah membuat janji dengan penjual barang bekas yang akan datang mengambilnya nanti, lalu menjualnya dan menyumbangkan hasil penjualan itu untuk amal.

Namun, ayah dan anak yang semalaman tidak pulang tiba-tiba pulang pada saat ini. Begitu turun dari mobil, mereka melihat beberapa kotak berisi pakaian dan perhiasan. Mereka langsung menyadari bahwa itu adalah hadiah yang pernah mereka berikan kepada Natasha.

Enzo merasa agak bingung dan memegang tangan ibunya dengan agak takut. "Mama, ada apa? Kenapa Mama buang semua ini?"

Natasha melirik Enzo tanpa ekspresi dan menjawab, "Aku mau menyumbangkannya kepada yang membutuhkan."

Di sampingnya, Alvaro menyadari bahwa suasana hati Natasha sedang tidak bagus. Dia pun menduga bahwa itu karena dirinya dan putranya tidak pulang semalaman, makanya dia merajuk.

Alvaro memeluk Natasha dan bertingkah seperti anak manja. "Maaf, Sayang. Enzo pengen nonton film tengah malam kemarin. Jadi, aku membawanya pergi. Kamu nggak marah karena aku nggak kasih tahu kamu, 'kan?"

Dulu, selama Alvaro bertingkah seperti anak manja, hati Natasha akan langsung luluh. Sekarang, hati Natasha malah berubah menjadi sekeras batu dan tak tergoyahkan. Dia mendorong pria itu dengan tatapan dingin.

Akan tetapi, pada detik berikutnya, pergelangan tangannya dicengkeram oleh Alvaro. Alvaro mengeluarkan sebuah gelang dengan ekspresi menyanjung dan mengenakannya di tangan Natasha. Itu adalah gelang berlian yang berkilau.

"Ini untukmu sebagai bentuk permintaan maaf. Jangan marah, ya?" ujar Alvaro dengan suara lembut sambil menatap Natasha dengan penuh kasih sayang.

Jika itu dulu, Natasha pasti akan terharu sampai meneteskan air mata. Namun, hal semacam ini tidak lagi menarik baginya sekarang. Dia masih memasang tampang dingin dan tidak berkomentar.

Di sampingnya, suara hati Enzo terdengar lagi.

'Untung saja waktu belikan hadiah untuk Mama Nana sebelumnya, petugas kasir kasih hadiah ini dan Papa nggak membuangnya.'

Ternyata gelang itu adalah hadiah gratis. Natasha tersenyum sinis dan menarik tangannya. Kemudian, gelang berlian itu pun jatuh ke lantai.

Natasha mengangkat wajahnya dengan acuh tak acuh, lalu menatap kedua orang yang sedang menunggu reaksinya. Dia berkata dengan suara dingin, "Aku nggak suka. Bawa pergi."

Seusai berbicara, dia berbalik dan berjalan kembali ke kamar. Ayah dan anak itu masih berdiri dengan bingung di sana.

Enzo bertanya dengan agak takut, "Papa, ada apa dengan Mama? Apa dia marah? Apa Mama tahu tentang Bibi Nana?"

Tatapan Alvaro terlihat sulit ditebak. Dia menatap punggung wanita yang menjauh itu dan menghibur Enzo dengan lembut, juga seperti sedang membohongi dirinya sendiri, "Nggak, dia nggak mungkin tahu. Ulang tahun Natasha akan tiba sebentar lagi. Kita siapkan kejutan untuk Mama supaya Mama senang, ya?"

Putranya mengangguk setuju.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel Dendam Sang Pelukis: Cinta yang Ditebus
8.6
Alana Maheswari terjebak dalam pernikahan ketiga yang tragis. Damian, sang tunangan, justru menyiksanya demi menenangkan Elina. Setelah karier melukisnya dihancurkan dan tubuhnya ditinggalkan bersimbah darah di hutan, Alana menolak menyerah. Demi melindungi keluarga dan bisnisnya, ia menghubungi sosok misterius dari masa lalu. Ia sepakat menyerahkan seluruh asetnya dan melakukan pernikahan kontrak demi pelarian dan balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka hampir kehilangan kesuciannya akibat ulah tetangganya, sebuah tragedi yang bisa mendatangkan kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah kemelut itu, ia bertemu CEO arogan yang sedang mencari istri perawan. Pria kaya tersebut harus memenuhi wasiat sang kakek di ulang tahun ke-80. Bagi keluarga besar Hamzah yang berkuasa, menikahi gadis yang masih suci adalah kehormatan mutlak. Kini, nasib Devanka terikat pada ambisi keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Hidup Caca selalu dirundung nasib buruk hingga seorang peramal menyarankan agar ia segera memiliki anak demi mengubah takdirnya. Sayangnya, suami misterius yang menikahinya setahun lalu tak pernah menampakkan diri, meski ia hidup mewah di rumah elit. Menduga suaminya adalah pria tua yang buruk rupa, Caca nekat mencari pria idaman di klub malam untuk dihamili. Tak disangka, pria tampan yang menjadi targetnya justru adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
9.1
Nadine terburu-buru menikah dengan pengusaha yang dikabarkan bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban mulai terjadi. Nadine memenangkan Porsche dan vila mewah secara tak terduga. Segala masalahnya tuntas berkat bantuan sang suami yang misterius. Semula ia tak curiga, hingga orang-orang memujinya karena bersuamikan pria kaya raya. Nadine akhirnya menyadari bahwa suaminya bukan orang biasa, melainkan seorang konglomerat ternama.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?