Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi

Hati Beku yang Tak Dapat Dicairkan Lagi

Malam hari di kediaman Keluarga Andara, Natasha bersiap mengakhiri pernikahan kontraknya bersama Varo yang telah berjalan sepuluh tahun. Melalui pesan singkat, ia mengabarkan rencana kematian palsunya kepada sang ibu mertua demi bisa pergi selamanya. Meski ibu mertuanya sangat berterima kasih atas pengabdian Natasha dan memohon agar ia membatalkan kesepakatan tersebut untuk tetap menjadi menantu mereka, keputusan Natasha sudah bulat. Ia dengan tegas menolak dan memilih pergi sesuai kontrak.
Bab
Bagikan

Bab 5

Waktu berlalu dengan cepat. Selama periode ini, ayah dan anak itu sibuk menemani Luna sehingga jarang pulang.

Hari ini, Natasha menerima telepon dari pusat layanan kematian palsu yang memintanya untuk pergi menandatangani beberapa dokumen. Dia pun bersiap-siap untuk keluar rumah.

Pada saat ini, Enzo yang sudah lama tidak pulang tiba-tiba kembali dan menghentikannya. "Mama mau ke mana?"

"Mama mau pergi tangani sesuatu dan akan pulang nanti."

Natasha berjalan mengitarinya dan hendak membuka pintu, tetapi Enzo memeluk pahanya erat-erat. "Mama, jangan pergi. Zozo pengen pergi ke mal untuk beli mainan. Mama temani aku, ya?"

Natasha sudah diseret ke dalam mobil sebelum sempat bereaksi. Mobil mereka melaju kencang dan segera tiba di pintu masuk sebuah mal. Begitu mobil berhenti, melalui jendela mobil, dia melihat dua baris karyawan berdiri di pintu masuk mal, seolah-olah sedang menunggu seseorang.

Begitu Natasha keluar dari mobil, dia langsung dikelilingi oleh berbuket-buket bunga wisteria dan para karyawan yang antusias.

"Nyonya Natasha, selamat ulang tahun!"

Suara ucapan selamat langsung menggema, sedangkan pita warna-warni mulai berjatuhan. Di layar lebar mal, muncul tulisan "Selamat ulang tahun ke-30, Natasha!". Natasha yang masih terkejut dibawa masuk ke mal oleh kerumunan orang.

Orang-orang yang lewat berkumpul di luar mal dan berujar dengan sangat iri, "Wah, Pak Alvaro cinta banget sama Nyonya Natasha!"

"Dengar-dengar, Pak Alvaro menghentikan operasional mal setengah bulan sebelumnya untuk persiapkan kejutan bagi Nyonya Natasha!"

"Iya! Aku juga dengar kali ini, Pak Alvaro sepertinya sudah siapkan hadiah yang sangat mahal buat Nyonya Natasha. Aku benar-benar ingin masuk untuk menyaksikannya dan berbagi kegembiraan dengan mereka. Selain itu, putra mereka juga sudah berusaha keras untuk persiapkan kejutan kali ini."

"Hubungan mereka sekeluarga benar-benar buat iri!"

Bisikan orang yang lewat terdengar oleh Natasha. Dia tidak menunjukkan ekspresi apa pun. Hanya pihak-pihak yang terlibat saja yang tahu rasa sakitnya.

Di lobi mal, seberkas cahaya lembut menyinari panggung. Alvaro yang terlihat berwibawa dan berkelas berdiri di bawah cahaya itu. Dia berdiri diam di salah satu ujung karpet merah sambil menatap Natasha.

Ketika melihat sosok wanita itu, ekspresi Alvaro tiba-tiba melembut. Dia turun dari panggung dan menggenggam tangan Natasha dengan lembut. Kemudian, dia berlutut dengan satu kaki dan berujar, "Sasha, selamat ulang tahun. Aku mencintaimu."

Kalimat ini membuat seluruh penonton tidak berhenti bersorak.

"Sasha, aku dan Enzo pernah berbuat salah sebelumnya dan membuatmu sedih. Kami minta maaf. Hari ini ulang tahunmu. Jangan marah, oke?"

Enzo yang berdiri di samping juga menarik-narik baju Natasha dengan malu-malu. "Mama, jangan marah lagi, ya? Papa dan Zozo sudah siapkan kejutan untuk Mama setengah bulan sebelumnya. Selamat ulang tahun, Mama. Maafkan kami, ya?"

Natasha berdiri diam dan merasa hampa di hatinya. Mereka tidak tahu bahwa beberapa hal tidak bisa dimaafkan setelah terjadi.

Melihat Natasha yang tidak menanggapi mereka, Alvaro mengeluarkan sebuah kotak hadiah dari tangannya dan membukanya secara perlahan.

Di bawah cahaya lampu, sebuah tusuk konde emas terpampang di hadapan semua orang. Warna hijau zamrud dan merah cerah memperindah kilau emasnya, juga memantulkan cahaya yang berkilauan dan memesona.

Orang-orang lainnya pun berseru terkejut.

"Tusuk konde kuno bermodel sepasang burung suci itu pantas disebut barang antik! Cakep banget!"

"Dengar-dengar, tusuk konde itu cuma ada satu di dunia! Pak Alvaro secara khusus membelinya dari Museum Asutria dan menghabiskan ratusan triliun. Katanya, pasangan yang dapatkan tusuk konde ini bisa hidup harmonis seumur hidup!"

"Wah, aku benar-benar iri pada Nyonya Natasha! Pak Alvaro benar-benar perhatian!"

Penonton merasa iri, tetapi Natasha yang menjadi pusat perhatian publik tidak bereaksi. Pada titik ini, semahal apa pun hadiah itu, itu tetap tidak akan bisa membuatnya berubah pikiran. Begitu hati seseorang dingin, sekeras apa pun orang lain mencoba, mereka tidak akan bisa menghangatkannya lagi.

Para penonton merasa agak terkejut ketika melihat Natasha tidak bereaksi. Mereka pun mulai berbisik. Tepat ketika semua orang sedang berbicara, tiba-tiba terdengar suara seorang wanita yang dingin. "Varo."

Seorang wanita berperawakan tinggi muncul di pintu.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Ahli Warisnya yang Tersembunyi, Pelariannya
9.6
Malam pameran seni perdanaku hancur saat suamiku justru muncul di berita demi melindungi wanita lain. Pesan singkatnya yang dingin menegaskan bahwa aku bukan prioritasnya. Selama ini, dia meremehkan bakatku, padahal karyaku adalah fondasi kekayaannya. Lelah diabaikan, aku menyusun strategi cerai yang cerdik. Aku akan menyamarkan dokumen perceraian sebagai berkas hak cipta biasa, memanfaatkan kesombongannya agar dia segera menandatanganinya tanpa curiga.
Sampul Novel Dendam Sang Pelukis: Cinta yang Ditebus
8.6
Alana Maheswari terjebak dalam pernikahan ketiga yang tragis. Damian, sang tunangan, justru menyiksanya demi menenangkan Elina. Setelah karier melukisnya dihancurkan dan tubuhnya ditinggalkan bersimbah darah di hutan, Alana menolak menyerah. Demi melindungi keluarga dan bisnisnya, ia menghubungi sosok misterius dari masa lalu. Ia sepakat menyerahkan seluruh asetnya dan melakukan pernikahan kontrak demi pelarian dan balas dendam yang setimpal.
Sampul Novel Gadis Perawan Untuk CEO
8.6
Devanka hampir kehilangan kesuciannya akibat ulah tetangganya, sebuah tragedi yang bisa mendatangkan kutukan karma bagi keluarganya. Di tengah kemelut itu, ia bertemu CEO arogan yang sedang mencari istri perawan. Pria kaya tersebut harus memenuhi wasiat sang kakek di ulang tahun ke-80. Bagi keluarga besar Hamzah yang berkuasa, menikahi gadis yang masih suci adalah kehormatan mutlak. Kini, nasib Devanka terikat pada ambisi keluarga konglomerat tersebut.
Sampul Novel Get Pregnant Please!
8.3
Hidup Caca selalu dirundung nasib buruk hingga seorang peramal menyarankan agar ia segera memiliki anak demi mengubah takdirnya. Sayangnya, suami misterius yang menikahinya setahun lalu tak pernah menampakkan diri, meski ia hidup mewah di rumah elit. Menduga suaminya adalah pria tua yang buruk rupa, Caca nekat mencari pria idaman di klub malam untuk dihamili. Tak disangka, pria tampan yang menjadi targetnya justru adalah suaminya sendiri yang selama ini ia hindari.
Sampul Novel Identitas Ganda Suamiku
9.1
Nadine terburu-buru menikah dengan pengusaha yang dikabarkan bangkrut. Ia siap menjadi tulang punggung keluarga, namun keajaiban mulai terjadi. Nadine memenangkan Porsche dan vila mewah secara tak terduga. Segala masalahnya tuntas berkat bantuan sang suami yang misterius. Semula ia tak curiga, hingga orang-orang memujinya karena bersuamikan pria kaya raya. Nadine akhirnya menyadari bahwa suaminya bukan orang biasa, melainkan seorang konglomerat ternama.
Sampul Novel Istri Kedua Tuan Gio
8.5
Demi menyelamatkan ibu dan anaknya yang sakit, Liana terpaksa memohon bantuan finansial kepada Rafael. Namun, pria berkuasa itu memberikan penawaran yang mengejutkan. Rafael bersedia menanggung seluruh biaya pengobatan dengan syarat Liana harus bersedia menjadi istri keduanya. Terjepit dalam situasi sulit, Liana harus menghadapi kenyataan pahit dalam ikatan pernikahan yang tak terduga. Akankah ini menjadi awal kebahagiaan atau justru luka yang lebih dalam?