Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hasrat Membara Bos Baruku

Hasrat Membara Bos Baruku

Chika memulai karier barunya sebagai asisten Jack Jeagerjaques, seorang penulis novel roman ternama. Namun, ia justru menyaksikan sang bos sedang memadu kasih di dapur saat pertemuan pertama mereka. Insiden mengejutkan itu membuat Chika melabeli Jack sebagai pria mesum yang berbahaya. Kini, Chika harus ekstra waspada menjaga jarak agar tidak terjerat pesona maskulin Jack, atau ia akan menjadi target nafsu sang penulis berikutnya yang penuh gairah.
Bab
Bagikan

Bab 2

Tadinya aku bermaksud untuk langsung pulang, tetapi karena di perjalanan aku melihat ada kedai kopi yang terlihat aesthetic dari luar aku memutuskan untuk mampir sejenak kesana. Aku berharap secangkir kopi dapat sedikit membantuku melewati hari yang panjang ini dan beristirahat di tempat ini juga tampaknya bukan ide yang buruk. Aku memang butuh sedikit relaks dan mengistirahatkan diriku paling tidak untuk sesaat.

Aku menggosok pelipisku sambil menunggu pesananku datang dan karena aku sendirian sekarang mau tidak mau aku jadi merenungkan segalanya lagi dari awal. Kejadian sialan tadi mungkin tidak akan berbekas dan tidak akan membuatku trauma jika saja kemarin aku tidak menerima panggilan telepon dari Bu Yona. Saat itu aku sedang bebas tugas karena mantan bosku Belladona memutuskan mengambil waktu untuk hiatus dan berlibur ke luar negeri. Oleh sebab itu aku bebas tugas untuk sementara dan menganggur di rumah. Dia menawarkan padaku sebuah pekerjaan baru selama menunggu Belladona kembali dari waktu liburannya. Aku pribadi yang pada saat itu memang tidak punya kesibukan langsung setuju tanpa pikir panjang dan menandatangani kontrak tanpa mengajukan pertanyaan satu pun mengenai calon bos baruku yang bernama Pak Jeagerjaques ini. Di telepon kedua barulah aku menerima alamat tempat tinggalnya dan Bu Yona memintaku untuk menemuinya secara langsung agar dapat langsung bertemu muka dan membahas pekerjaan secara empat mata.

Saat aku sudah berdiri di depan pintu apartmentnya, saat itu pula aku tahu kalau aku sudah berada dalam masalah besar.

Jeagerjaques atau yang lebih dikenal dengan nama Jack ini adalah seorang penulis pria yang berkecimpung dalam genre romansa erotis dan namanya cukup terkenal di kota. Pria itu telah berhasil membuat 4 judul buku terlaris dan menyabet dua penghargaan untuk karya sastra hanya dalam kurun dua tahun setelah menjajaki karirnya sebagai seorang penulis. Karena kemunculannya menarik perhatian, pria itu langsung dianggap sebagai salah satu yang terbaik. Aku pribadi belum membaca langsung karyanya, tetapi setelah aku bekerja dengannya aku akan tahu. Tetapi dari riset kecil-kecilan yang aku lakukan Jack ini punya basis penggemar wanita yang luar biasa banyak mengingat genre bukunya sendiri adalah romantis yang tentu saja digandrungi oleh kaum hawa.

Tetapi seiring dengan ketenarannya, ada juga muncul kontroversi yang buruk soal pria itu. Dia dikenal dengan sikapnya yang buruk, dan punya mulut kotor seperti bukan seorang maestro dalam bidang sastra. Meskipun karyanya sendiri indah dan romantis, tetapi kepribadiannya lebih mirip dengan iblis. Oh, dan dari yang aku dengar pria itu juga memecat asisten sebelumnya tanpa alasan jelas. Kalau tidak salah yang terakhir adalah asistennya yang ke-49 dan itu berarti aku sekarang ini menjadi calon asistennya yang ke-50.

Itulah sebabnya Bu Yona memintaku untuk bekerja dengan Jack.

Sialan.

“Terima kasih sudah menunggu, ini pesananan Anda, Nona,” ujar suara manis si pelayan yang langsung menarik seluruh atensiku kembali ke masa kini.

Aku menatapnya pula dengan senyuman termanis yang aku punya saat dia meletakan secangkir kopi dan beberapa kudapan lain diatas meja. Setelahnya dia membungkuk dan pergi dari sana. Aku mengambil cangkir tersebut dan menyeruputnya pelan-pelan. Menghela napas penuh syukur saat cairan hangat itu menyebar ke dalam diriku seperti sentuhan sinar matahari dari dalam tubuhku. Aku merasa sedikit jauh lebih baik, dan rasanya cukup optimis untuk dapat melupakan mimpi buruk yang baru saja aku rasakan dan alami hari ini.

Aku kembali ke rumah pada sore hari. Tidak ada siapa pun di sana. Hal pertama yang aku lakukan adalah pergi ke kamar tidur dan memejamkan mataku erat-erat setelah melemparkan tas selempang ke sembarang arah. Aku hendak tertidur sampai sekali lagi aku mendengar telepon rumahku yang kali ini berdering.

Aku melihat ke meja samping dan merenggut sekali lagi, dengan suara malas aku meraihnya dan menjawabnya dengan suara mengantuk. “Ya, halo?”

“Chika! Aku tahu saat ini kau sedang dirumah!” suara Bu Yona lagi-lagi menyapu gendang telingaku.

“Ah, Bu Yona,” sahutku malas.

“Kau harus menuntaskan tanggung jawabmu. Kau kan sudah menyanggupinya.”

“Aku akan matikan kalau kau masih mau membahas soal si cabul itu. Aku tidak mau kembali ke rumah si Jack apalagi bekerja untuknya. Jawabanku jelas tidak,” kataku terus terang.

Aku bisa mendengar suara decakan lidah dari balik telepon tersebut. “Bagaimana kalua begini? Aku akan melipatgandakan gajimu jika kamu mau kembali bekerja untuknya.”

Kini aku mulai mendengarkan dan terus terang aku agak tertarik dengan penawarannya. Dua kali lipat? Entah bagaimana tapi yang jelas uang itu akan cukup untuk membuatku bisa hidup layak tanpa perlu bekerja di dua tempat sekaligus atau bahkan bisa pindah rumah dari kediaman ayahku.

“Tetap tidak,” kataku seolah tidak membutuhkan uangnya. Dalam kepalaku masih saja terlihat anjing berambut hitam yang lekat sekali dengan si Jack sialan sedang bercinta dengan si perempuan berambut pirang.

“Bagaimana kalau tiga kali lipat?” tanya Bu Yona lagi dan kini aku mulai merasakan bisikan dahsyat di kepalaku yang menggoda untuk menerima tawaran itu.

Tiga kali lipat?

Apa dia sedang bercanda?

“A—apa Bu Yona serius?” tanyaku dengan sedikit bersemangat. Mau bagaimana lagi, saat ini kita sedang bicara soal uang dan ayolah, aku dijanjikan tiga kali lipat dari gajiku, siapa manusia tolol yang tidak tergoda dengan itu.

“Ya, aku selalu serius,” kata Bu Yona dari balik telepon. “Bagaimana?”

Aku menggigit bibirku sendiri dan kini merenungi segalanya. Hal-hal semacam ini tidak akan datang dua kali. Kalau pun aku bertahan 1 bulan saja dengan si brengsek itu aku sudah bisa mendapatkan 3 bulan dari gajiku. Bukankah itu tidak terlalu buruk?

“Kenapa Bu Yona sangat bersikeras untuk memaksaku bekerja dengan orang itu?” tanyaku masih mencoba bersikap jual mahal.

“Karena aku yakin hanya kau yang bisa menanganinya. Selain itu aku juga tahu kalau kau sedang butuh uang untuk pindah dan hidup sendiri,” jawab wanita itu dengan nada yang penuh keyakinan. “Kau benar-benar ingin memulai hidup mandiri secara perdana bukan Chika?”

“Kau tahu kenapa aku tidak mampu keluar dari rumah ini!” potongku kesal.

“Aku tahu, itu sebabnya aku memberimu kesempatan satu kali dalam seumur hidup untuk mengubah hal itu. Kau hanya perlu bekerja untuknya dan memaksa dia untuk memenuhi tenggat waktunya. Lagipula, dia sendiri yang memintamu untuk menjadi patner kerjanya.”

Aku berkedip agak heran mendengar pernyataan terakhirnya. “Apa maksudnya dengan itu?”

“Dia menghubungiku sepuluh menit lalu setelah kau memutus telepon dariku secara sepihak dan dia ingin kau bekerja untuknya.”

“Kenapa binatang itu mau aku bekerja untuknya?”

“Aku tidak tahu, kenapa kau tidak pastikan sendiri saja untuk tahu alasan sebenarnya?” sahut Bu Yona yang menjawab dengan sedikit nada nakal disana.

Aku hanya bisa menarik napas dalam-dalam dan memikirkan ulang segalanya.

“Baiklah jika aku akan dibayar tiga kali lipat,” balasku. “Tapi aku melakukan ini karena uang dan bukan karena aku secara sukarela mau melakukannya. Jika bajingan itu melakukan sesuatu yang membuatku kesal aku akan menghajar dia.”

“Tentu lakukan apa pun yang kau mau. Dengan ini berarti kau sudah kupastikan mau bekerja untuknya ya, Chika. Semoga kau betah menjadi asisten penulis pria kita.”

“Ya semoga saja aku tahan menghadapi bedebah itu.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel 30 Days Lover
8.0
Rayhan selalu membatasi hubungan asmaranya hanya selama tiga puluh hari akibat trauma masa lalu yang membuatnya takut akan komitmen mendalam. Namun, rutinitas tersebut goyah saat ia bertemu Alda, sosok wanita sempurna yang memenuhi segala kriterianya. Kini, Rayhan berada di persimpangan jalan yang sulit. Ia harus memilih antara tetap bersembunyi di balik aturannya atau memberanikan diri menghadapi rasa takut demi mengejar cinta sejatinya bersama Alda.
Sampul Novel Can You See Me?
8.6
Rallin Natasha dikenal sebagai siswi populer di SMA Grand Nusa yang tampak selalu ceria. Namun, di balik senyumnya, ia menyimpan luka akibat kebencian keluarga atas kesalahan yang tidak ia perbuat. Kehilangan sosok berharga dan perjuangan mengejar cinta yang tak terbalas menambah beban hidupnya. Di tengah penderitaan yang disembunyikan dari dunia, Rallin merasa lelah dan mulai mempertanyakan apakah ia bisa segera pulang ke pelukan Tuhan.
Sampul Novel Cantika : DESTINY OF LOVE
9.5
Pertemuan tak terduga dengan Jaden menyeret hidup Cantika ke dalam pusaran takdir yang mencekam. Melalui ultimatum posesif bahwa tak ada orang lain yang boleh memilikinya, Jaden mengurung Cantika dalam belenggu obsesi yang menyesakkan. Kini, Cantika dihadapkan pada pilihan sulit: melarikan diri dari dominasi pria itu atau justru terjerat perasaan cinta saat identitas asli Jaden terungkap. Sebuah kisah romansa penuh aksi tentang rahasia dan ambisi.
Sampul Novel Delayed Love
9.1
Lima tahun berlalu sejak Reina Valeria berjuang mengubur luka hati dan melupakan sosok pria dari masa lalunya. Namun, takdir berkata lain saat ia justru dipertemukan kembali dengan Rian Nataharja, yang kini menjabat sebagai manajernya di kantor. Pertemuan ini membangkitkan memori lama saat mereka masih sekolah. Apa rahasia di balik hubungan si siswa teladan dan siswi bodoh ini? Reina pun harus menghadapi kembali perasaan yang sempat tertunda.
Sampul Novel Hati yang Sedang Berperang
8.9
Di Midyat, Bahar Asian hidup terhimpit kebencian kakeknya, Nasuh, sebagai anak haram keluarga penguasa. Takdir mempertemukannya dengan Emir Demir, pemuda yang kembali demi membalas kematian orang tuanya pada keluarga Asian. Meski terjebak dendam, benih cinta justru tumbuh di tengah manipulasi dan perjodohan. Kini, mereka harus memilih antara setia pada darah atau mengikuti hati. Akankah rahasia masa lalu menghancurkan segalanya atau justru memutus rantai dendam?
Sampul Novel I Love You Om
9.4
Setelah sepuluh tahun menetap di Malaysia, Tania pulang ke Indonesia demi mencari Rian, cinta pertamanya. Namun, Rian justru bersikap asing dan tidak mengenali benda kenangan mereka. Pencarian ini membawa Tania bertemu Bian, paman Rian. Tak disangka, pertemuan itu mengungkap luka lama Bian yang kelam. Ternyata, sosok Rian yang selama ini Tania cari adalah Bian yang menyamar. Rahasia besar ini pun mengancam kestabilan hidup mereka yang penuh misteri.