Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Hamil Saat Bercerai

Hamil Saat Bercerai

Lima tahun membina rumah tangga, Tiara harus menelan pil pahit saat Bayu menceraikannya demi wanita lain. Alasan utamanya adalah keinginan Bayu untuk segera mendapatkan keturunan. Namun, sebuah fakta mengejutkan terungkap saat Tiara kembali ke rumah orang tuanya; ia ternyata sedang mengandung anak Bayu. Kini Tiara terjebak dalam dilema besar: akankah ia memberi tahu mantan suaminya, atau tetap bungkam setelah dikhianati begitu saja?
Bab
Bagikan

Bab 2

🏵️🏵️🏵️

“Mas Bayu telah menceraikan Tia, Yah.” Tiara tidak kuasa lagi menahan air matanya.

“Maksud kamu apa, Nak? Jangan bercanda.” Pak Arif—ayahanda Tiara, tidak percaya mendengar pengakuan anak bungsunya.

“Tia nggak bercanda, Yah. Mas Bayu sudah mengeluarkan kata cerai di depan Tia.” Tiara berusaha meyakinkan ayah dan ibunya.

“Ayah tidak bisa terima semua ini. Waktu dia meminangmu lima tahun yang lalu, dia datang ke sini baik-baik. Sekarang dia tega memperlakukan kamu seperti ini. Ayah akan membuat perhitungan dengannya.” Pak Arif pun berdiri, tetapi sebelum melangkah, Tiara menghentikan laki-laki paruh baya itu.

“Jangan, Yah, Tia mohon. Sekarang sudah tidak ada gunanya lagi. Untuk apa Tia tetap mendampinginya, sedangkan hatinya bukan milik Tia lagi.” Tangisan Tiara makin pilu.

“Apa maksud kamu, Sayang?” Sang ibu menggenggam jemari putrinya.

“Mas Bayu sudah memiliki wanita lain yang kini mengandung anaknya. Dia selalu bilang kalau Tia tidak mampu memberikan keturunan untuknya.”

Uek!

Tiba-tiba Tiara merasa mual. Ia pun langsung berlari ke dalam rumah menuju kamar mandi. Bu Laras segera menyusulnya. Wanita paruh baya itu mengernyitkan dahi sambil menebak apa yang terjadi terhadap Tiara.

“Kamu kenapa, Sayang?” tanya Bu Laras.

“Nggak tahu, Bun. Akhir-akhir ini Tia sering mual, mudah lelah, dan selera makan menurun.” Tiara memberikan penjelasan kepada ibunya sambil mengusap air mata yang belum berhenti menetes.

“Bayu nggak lihat perubahan kamu?”

“Nggak, Bun. Dia sering nggak di rumah dan selalu kasih alasan lembur. Tia berusaha untuk tetap percaya walaupun ada rasa curiga. Ternyata dugaan itu benar, Mas Bayu sudah berkhianat di belakang Tia.”

“Dasar laki-laki nggak tahu diri!” Bu Laras kesal dan marah. “Udah berapa lama kamu nggak datang bulan?” tanya wanita paruh baya itu.

Tiara sangat ingat kalau dirinya sudah tiga bulan tidak kedatangan tamu rutin tersebut. Oleh karena itu, ia ingin menyampaikan hal itu kepada Bayu. Namun, sebelum harapan itu terucap, laki-laki yang pernah menikahinya tersebut telah mengucapkan kata cerai.

“Kamu hamil, Sayang. Bunda yakin. Kenapa kamu tidak memberitahukan kepada Bayu kalau kamu sering mual?” Bu Laras kembali membuka suara.

“Saat itu Tia masih ragu, Bun. Belum yakin sepenuhnya.”

“Kasihan kamu, Sayang.” Wanita itu meraih tubuh Tiara, lalu memeluknya.

Bu Laras sangat yakin kalau putri bungsunya sedang hamil. Untuk lebih memastikan keyakinannya, ia pun meminta asisten rumah tangga mereka membeli alat tes kehamilan di apotek terdekat. Ternyata setelah Tiara menggunakan benda itu, menunjukkan dua garis merah.

🏵️🏵️🏵️

Tiara dihadapkan pada perasaan tidak menentu. Di satu sisi, ia sangat bahagia karena akhirnya mendapat anugerah terindah setelah lima tahun menikah. Namun, di sisi lain, ia juga bingung harus bagaimana menghadapi kenyataan kalau calon ayah dari bayi yang ia kandung sudah tidak mengharapkan dirinya lagi.

Bu Laras sangat iba melihat air mata putrinya. Ia pun mengusap bening kristal yang sulit untuk dibendung itu. Ia tidak pernah menyangka kalau anak bungsu yang dulu sangat dimanja, harus menanggung penderitaan sesulit ini.

Pernikahan yang baru berjalan lima tahun, akhirnya harus kandas karena adanya orang ketiga dan ketidaksabaran Bayu untuk menunggu kehadiran buah hati dalam rumah tangganya. Kini, Tiara harus menghadapi sendiri kenyataan yang ada di depan mata.

Pak Arif dan Bu Laras berpikir keras agar dapat menemukan jalan keluar untuk situasi yang Tiara hadapi saat ini. Kedua orang tua itu sudah memutuskan agar putri tercinta mereka tidak kembali lagi kepada Bayu yang sudah tega memberikan penderitaan.

Saat ini, Pak Arif dan Bu Laras sedang menenangkan Tiara di ruang keluarga. Sudah beberapa jam tiba di rumah orang tuanya, tetapi air mata Tiara masih sulit untuk dihentikan. Ia terus jatuh membasahi pipi hingga matanya terlihat sembab.

“Bayu benar-benar keterlaluan. Semoga dia mendapatkan balasan atas apa yang dia perbuat pada Tiara.” Bu Laras sangat marah mengingat perbuatan Bayu kepada putrinya. Sementara Pak Arif hanya terdiam untuk memikirkan jalan keluar yang harus ditempuh.

“Apa yang harus Tia lakukan, Bun?” Tiara bertanya kepada ibunya.

“Sabar, ya, Sayang. Ayah dan Bunda sedang memimirkan solusinya. Tapi yang pasti, kamu jangan pernah kembali pada laki-laki itu. Dia juga nggak perlu tahu tentang anaknya. Ayah dan Bunda masih sanggup untuk membiayai hidupmu dan calon cucu kami.” Bu Laras berusaha memberikan semangat kepada putrinya.

Tiara sangat terharu mendengar ungkapan yang disampaikan ibunya. Ia merasa bersyukur memiliki ayah dan ibu yang selalu ada untuknya saat sedang mengalami masa sulit seperti saat ini.

“Terima kasih, Yah, Bun. Tia nggak tahu harus gimana kalau Ayah dan Bunda tidak menguatkan Tia. Tia janji akan berusaha kuat dan tegar demi anak ini.” Tiara mengusap perutnya.

Bu Laras tidak kuasa melihat kesedihan di wajah putrinya. Ia memilih menjauh dan mencari alasan. Ia mengaku akan menyiapkan makan malam. Setelah di ruang makan, Bu laras pun menitikkan air mata yang sejak tadi ia tahan.

“Ibu kenapa nangis?” Bu Laras terkejut mendengar suara asisten rumah tangganya.

================

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel akan ku tuju sampai ke ujung
9.6
Siera adalah wanita menawan yang merasa cukup hidup sendiri tanpa kekasih. Ia memiliki Roma, sahabat masa kecil setia yang selalu siap melakukan apa pun demi dirinya. Namun, prinsip Siera diuji saat bos besarnya yang bernama Xavier muncul di kantor. Meski dikenal sebagai pria angkuh, dingin, dan egois, Xavier perlahan luluh menghadapi kesabaran Siera. Di antara kesetiaan sahabat dan pesona sang atasan, dinamika hidup Siera mulai berubah drastis.
Sampul Novel Dinikahkan Karena Hutang
9.8
Iren terjebak dalam situasi pelik saat dipaksa menikah dengan pria asing pilihan orang tuanya. Pernikahan ini bukan didasari cinta, melainkan sebagai alat penebus hutang keluarga yang menumpuk. Ibu dan saudara tirinya sengaja bersekongkol menekan sang ayah agar mengorbankan Iren demi melunasi beban finansial mereka. Di balik paksaan itu, Iren menyimpan trauma mendalam terhadap laki-laki. Mampukah ia menjalani kehidupan barunya di tengah ketakutan masa lalu?
Sampul Novel GAIRAH TERLARANG
9.1
Lie terjebak dalam pernikahan hampa yang membuatnya merasa hanya sebagai alat pemuas suaminya. Di tengah rasa kesepian itu, ia bertemu dokter Danil, pria lembut yang sanggup membangkitkan kembali gairah yang telah lama padam. Sentuhan dr. Danil yang memanjakan hasrat membuat Lie tak berdaya saat menghadapi sensasi kenikmatan yang tak pernah diberikan sang suami. Kini, kehidupan Lie berubah drastis setelah menemukan sesuatu yang selama ini hilang dari rumah tangganya.
Sampul Novel Ibu Sambung Anak Mafia
9.2
Natalia Smith tak pernah menyangka tabrakan tidak sengaja di mall akan mengubah hidupnya. Jenifer Audey, gadis remaja berusia 17 tahun, tiba-tiba memintanya menjadi ibu sambung sebagai bentuk permohonan maaf. Natalia yang baru 23 tahun kini terjebak dalam misi Jenifer untuk menjodohkannya dengan sang ayah, Aaron Audey. Aaron adalah bos mafia asal Inggris berusia 30 tahun yang sangat ditakuti. Akankah rencana Jenifer menyatukan mereka berhasil?
Sampul Novel Mantan Jadi Bos
9.4
Alula kehilangan pekerjaan tanpa pesangon karena menolak jadi istri keempat bosnya. Padahal, ia tulang punggung keluarga demi ibu dan adiknya. Lewat bantuan teman, Alula kembali bekerja, namun CEO barunya adalah mantan kekasih yang dulu ia tinggalkan tanpa alasan. Sang mantan pun memanfaatkan posisi ini untuk membalas dendam. Meski terus disakiti, Alula justru merasakan kembali benih cinta. Sanggupkah ia bertahan menghadapi dendam sang bos?
Sampul Novel Meninggalkan Pengkhianatan Maut, Merangkul Kehidupan Baru
7.9
Sepuluh tahun pengabdian pupus saat Bramanta memilih menikahi Hana di altar yang kurancang. Demi selingkuhannya, ia tega memaksaku donor darah, membiarkan kucingku mati, hingga nyaris menenggelamkanku. Puncaknya, ia membiarkanku sekarat akibat syok anafilaksis demi menolong drama Hana. Sadar nyawaku terancam oleh pengkhianatannya, aku menerima tawaran ayah untuk menjalani pernikahan kontrak dengan CEO Arga Hadinata. Di titik nadir ini, aku memilih bangkit bersama pria baru.