Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gurauan yang Berakhir Tragis

Gurauan yang Berakhir Tragis

Pernikahan dalam novel Gurauan yang Berakhir Tragis retak setelah sang suami tega membeberkan trauma masa sekolah istrinya sebagai lelucon di depan teman-temannya. Merasa dihina dan diremehkan saat meminta cerai, sang istri akhirnya kehilangan kesabaran. Jika sang suami menganggap penderitaan masa lalu hanyalah candaan untuk bersenang-senang, kini giliran sang istri yang akan membalasnya dengan membongkar skandal gelap milik teman masa kecil suaminya.
Bab
Bagikan

Bab 1

Begitu mulai makan, suamiku langsung tidak dapat mengendalikan mulutnya. Pengalaman tragisku saat masih sekolah pun menjadi “obrolan” dia dan teman-temannya.

“Dulu, dia ditelanjangi di kamar mandi. Habis itu, dia dipukul sampai merangkak di lantai, tapi tetap nggak berani bersuara. Kalau bukan karena aku baik hati ....”

Kesabaranku akhirnya sudah habis. Aku pun mengajukan cerai.

Namun, dia tidak peduli. “Ini cuma candaan kok. Lagian, kejadian itu sudah berlalu begitu lama. Kok kamu kecil hati banget! Kami cuma mau senang-senang kok!”

Mau senang-senang? Memangnya hanya aku sendiri yang punya masa lalu? Kenapa dia tidak mengungkit tentang skandal teman semasa kecilnya?

Baiklah. Hanya “mau senang-senang”, ‘kan? Aku harap teman semasa kecilnya itu juga berpikiran sama!

Jordan, suamiku itu sangat suka dan sering menyuruh teman-temannya datang berkumpul di rumah kami. Setiap kali melihat tatapan mereka terhadapku, aku selalu merasa tidak nyaman.

Kali ini, aku sudah terlebih dahulu berpesan pada suamiku, “Kalian keluar saja malam ini. Mau habiskan berapa banyak juga nggak masalah. Yang penting ....”

Namun, sebelum aku sempat menyelesaikan kata-kataku, ekspresi Jordan sudah langsung berubah. “Kenapa? Kami kan cuma kumpul untuk ngobrol-ngobrol. Setiap kali, kamu selalu berdebat denganku tanpa peduli sama harga diriku. Kalau makan di luar, mereka akan kira aku nggak senang sama mereka ....”

Aku menatapnya dengan ekspresi lucu. “Memangnya yang kamu bilang itu cuma obrolan biasa? Kamu selalu ngomong soal aku yang ditindas dulu pakai nada merendahkan untuk menyenangkan mereka. Apa kamu pernah pikirkan perasaanku?”

Ibu mertuaku yang sedang mempersiapkan makanan langsung menimpali karena takut putranya sedih, “Duh, hatimu rapuh banget! Memangnya bercanda saja nggak boleh? Kami saja nggak keberatan kamu begitu pengecut ....”

Aku sontak murka dan dikejutkan oleh keluarga suamiku yang sangat suka bercanda. Melihat aku yang terpaku di tempat, Jordan membujukku kembali ke dapur, “Cepat masak sana. Teman-temanku sudah mau sampai. Kita bicarakan saja lagi sisanya nanti malam.”

Saat ini, aku merasa sangat tegang dan tidak berhenti mengawasi Jordan yang sedang bersenang-senang di luar. Berhubung tidak fokus, aku tidak sengaja mengiris jariku. “Aduh!”

Melihat darah yang menetes ke pisau dapur, aku pun mengerutkan kening karena kesakitan. Pada saat ini, aku baru menyadari bahwa orang-orang yang duduk di meja makan sedang memperhatikan aku.

Tiba-tiba, ada seorang pria bersuara nyaring mencibir, “Jordan, istrimu itu rapuh banget! Baru terluka dikit saja, dia sudah teriak. Selama ini, kamu pasti sering mengkhawatirkannya, ‘kan?”

Tak disangka, Jordan malah secara alami mengubah alur pembicaraan ke topik yang paling disukainya. “Haih! Kalian nggak tahu, dia memang sudah rapuh dari kecil. Kalau bukan begitu, mana mungkin ada orang yang anggap dia jadi kayak karung tinju. Tiap kali dipukul, dia akan rengek sama aku. Repotin banget pokoknya ....”

Orang lainnya juga segera menambahkan, “Benar. Istrimu memang terlalu penakut.”

Setelah mendapat respons dari orang lainnya, Jordan makin bersemangat. Dia makan sesuap, lalu lanjut berkata, “Entah karena dia terlalu jelek atau lemah, dia selalu dipukul tanpa bisa melawan. Berhubung kami tumbuh besar bersama, aku baru tahu semuanya tentang dia. Kalau nggak, aku ....”

Jordan tiba-tiba berhenti berbicara. Saat mendongak, dia baru menyadari bahwa aku sudah berdiri di sampingnya dengan memegang pisau dapur. Dia sempat menegang sesaat, lalu baru tersenyum dan berkata, “Ngapain kamu? Aku cuma bercanda kok, kamu nggak usah begitu berlebihan.”

Berlebihan? Dia sudah menganggap trauma masa kecilku sebagai lelucon, tetapi masih mengatakan aku berlebihan? Aku baru memahami bahwa orang terdekatmu adalah orang yang tahu cara terampuh untuk menyakitimu.

Aku menggenggam pisau dapur dengan erat hingga buku-buku jariku memutih. Tubuhku juga gemetar tak terkendali. Di bawah tatapan tegang semua orang, aku menenangkan diri sesaat, lalu berkata, “Mau cerai atau pisau ini? Pilih salah satu.”

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Bidadari Pembawa Luka
8.3
Kehadiranku di hidup Zayn hanya demi memberikan keturunan. Sebagai istri kedua, eksistensiku tak pernah diakui, terjebak di antara pernikahan Zayn dan Alysa yang mapan. Aku justru dituding sebagai sosok pembawa luka dalam rumah tangga mereka, padahal aku yang paling tersakiti. Di tengah pengabaian dan status yang tak dianggap, aku dihadapkan pada pilihan sulit. Haruskah aku terus bertahan dalam ikatan yang hampa ini, atau menyerah demi mengakhiri penderitaan?
Sampul Novel BUKAN PERNIKAHAN KONTRAK
9.7
Selena terjepit di antara kesetiaan cinta dan tuntutan keluarga. Kematian sang ayah dan biaya medis ibunya yang membengkak memaksa Selena mencari jalan keluar cepat. Saat kekasihnya menghilang tanpa kabar, Daniel hadir menawarkan kesepakatan pernikahan kontrak. Selena terpaksa setuju demi bertahan hidup. Namun, situasi menjadi rumit saat kekasihnya kembali untuk melamar, dan terungkap bahwa Daniel memiliki ikatan keluarga dengan pria tersebut.
Sampul Novel Dinodai keluarga suami
9.6
Anisa Rahma memulai hidup baru sebagai istri Seno Bagaskara, pria kaya raya yang membawanya tinggal di kediaman besar keluarga. Namun, situasi menjadi rumit karena mereka harus berbagi atap dengan saudara ipar lainnya. Di balik kemewahan tersebut, Anisa tidak menyadari bahwa adik laki-laki Seno dan suami dari iparnya menyimpan hasrat terlarang kepadanya. Kini, Anisa terjebak dalam ancaman nafsu mereka di rumah itu. Sanggupkah ia bertahan?
Sampul Novel Finding A True Love
9.3
Bagi Kanaya Amelitta, cinta hanyalah luka yang harus dihindari. Ia menutup hati rapat-rapat hingga Gavin Januartha hadir membawa kehangatan. Meski merasa nyaman, Kanaya justru kabur saat Gavin menyatakan perasaan. Delapan tahun berselang, takdir mempertemukan mereka kembali dalam situasi rumit yang mengikat keduanya, padahal Gavin sudah memiliki komitmen lain. Di tengah rasa benci dan takut, mampukah Kanaya mengabaikan Gavin yang kini bersikap sangat keras kepala?
Sampul Novel Istri Kedua Sang Billionaire
8.7
Hana terbangun dalam kondisi sangat terkejut saat menyadari ada sosok asing yang tidur di sisinya. Meskipun kesadarannya telah pulih sepenuhnya, ia merasa sangat bingung karena yakin dirinya belum pernah terikat dalam sebuah pernikahan. Kejadian tak terduga ini membuatnya mempertanyakan bagaimana orang asing tersebut bisa berada di ranjang yang sama dengannya. Sebuah misteri besar kini menghantui hidup Hana yang semula tenang dan sederhana.
Sampul Novel Istri Yang Tak Dirindukan
9.5
Lima tahun lamanya seorang istri setia menanti kepulangan suaminya yang merantau. Selama itu, ia hanya menerima nafkah ala kadarnya yang dititipkan melalui tetangga tanpa kabar pasti. Namun, penantian panjang itu berakhir tragis saat sang suami pulang membawa kejutan pahit. Bukannya melepas rindu, ia justru menjatuhkan talak demi wanita lain yang telah dinikahinya secara diam-diam hingga memiliki anak. Sebuah pengkhianatan yang menghancurkan hati.