Sampul Novel Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

8.4 / 10.0
Dalam novel romantis misteri Godaan Di Balik Jebakan Untuknya, Wade, seorang fotografer foto pribadi, menghadapi situasi ganjil saat sahabat kuliahnya meminta bantuan tidak biasa demi sang istri. Baca novel online ini untuk mengungkap motif tersembunyi di balik sesi foto yang penuh rahasia.
Ringkasan Godaan Di Balik Jebakan Untuknya
Wade menjalani profesinya sebagai fotografer khusus foto pribadi dengan profesional. Namun, kedatangan sahabat lamanya sejak masa kuliah mengubah segalanya. Setelah meminta sesi pemotretan intim bersama sang istri, sang sahabat justru mengajukan permohonan yang tidak masuk akal agar Wade menuruti keinginan istrinya. Di tengah kebingungan antara profesionalisme kerja dan kesungguhan sang teman, Wade terseret dalam situasi misterius yang penuh motif tersembunyi dan godaan tak terduga.
Baca Selengkapnya

Godaan Di Balik Jebakan Untuknya Bab 1

Aku adalah seorang fotografer khusus foto pribadi. Malam itu, sahabatku sejak masa kuliah memintaku untuk memotret dia dan istrinya dalam sebuah sesi foto pribadi. Awalnya, semuanya terasa normal, sampai dia mengajukan permintaan yang benar-benar aneh.

"Wade, bisa nggak kamu penuhi permintaan istriku sekali ini saja?"

Kalimat itu membuatku tertegun. Aku tidak tahu apakah dia serius atau hanya bercanda. Namun, sorot matanya menunjukkan bahwa dia bersungguh-sungguh.

Cerita ini pun menjadi awal dari sesuatu yang tak terduga. Apakah permintaannya benar-benar sebatas profesionalisme fotografi atau ada maksud lain di baliknya?

Namaku Wade. Sejak kuliah, aku sudah mendalami seni fotografi, terutama fotografi tubuh manusia. Aku sering hadir di berbagai acara cosplay dan para cosplayer sering kali berinisiatif menghubungiku untuk sesi foto.

Tanpa kuduga, aku menjadi terkenal di dunia maya. Setelah itu, semakin banyak wanita cantik yang ingin menjadwalkan sesi foto denganku.

Kemudian, seorang model bertanya apakah aku bisa melakukan "barter". Saat itulah aku baru tahu apa arti "barter". Ternyata, dalam sesi foto pribadi, istilah ini mengacu pada model yang tidur dengan fotografer sebagai gantinya untuk membebaskan biaya pemotretan.

Setelah itu, segalanya menjadi tidak terkendali. Hampir semua cosplayer terkenal di kota ini pernah melakukan "barter" denganku.

Suatu hari, sahabatku, Fredy, menelepon dan mengundangku makan malam. Dia bahkan secara khusus memintaku membawa peralatan fotografiku.

Ketika aku tiba di restoran dan duduk, tiba-tiba tercium aroma yang sangat wangi. Seorang wanita yang sangat menawan berjalan mendekat dari belakang. Dada lembutnya menyentuh lenganku sebelum dia duduk di seberangku.

Wanita itu adalah Yudith, tunangan Fredy, dan dia adalah wanita tercantik yang pernah aku lihat.

Yudith mengenakan gaun panjang berwarna kuning muda. Tubuhnya proporsional dengan lekuk tubuh yang menggoda, pinggangnya ramping, dan memiliki daya tarik yang sulit dijelaskan. Dia memiliki pesona yang memadukan kepolosan seorang gadis muda dengan sedikit kematangan wanita dewasa. Benar-benar luar biasa.

Berdasarkan pengalamanku, wanita seperti ini biasanya sangat menggairahkan di tempat tidur dan bersedia mencoba berbagai hal. Benar-benar wanita idaman.

Namun, ketika aku melihat Fredy menatapku dengan pandangan penuh makna, aku sadar telah kehilangan kendali dan segera menundukkan kepala, lalu minum air untuk menyembunyikan rasa canggung.

Setelah semua hidangan tersaji, Fredy memesan sebotol anggur. "Aku lagi nyetir, jadi nggak minum," tolakku sambil melambaikan tangan.

"Nggak apa-apa, nanti Yudith yang akan mengantarmu pulang," katanya. Karena Fredy berkata begitu, aku pun tidak menolak lagi.

"Wade, menurutmu Yudith gimana?" tanyanya sambil bersulang. Setengah botol anggur sudah kami habiskan.

Yudith bangkit untuk menuangkan anggur ke gelasku. Saat dia sedikit membungkuk, kerah gaunnya turun dan memperlihatkan pemandangan kulit putih yang memikat. Bra berwarna ungu muda itu bahkan tidak bisa menutupi dada besarnya.

Meskipun aku sudah agak mabuk, bagaimanapun dia adalah tunangan sahabatku. Aku hanya melirik sekilas sebelum segera mengalihkan pandangan.

"Seperti bidadari turun dari surga, kamu benar-benar beruntung bisa mendapatkan wanita sehebat ini," candaku sambil tersenyum.

"Wade, gimana kalau kamu fotoin Yudith?" Fredy berkata dengan nada serius setelah bercanda sejenak.

"Ah, aku kira mau ngomong apa. Aku bisa langsung kontak studio foto, kita pakai lampu terbaik, sesuai standar tertinggi untuk adik ipar ini," jawabku sambil menenggak segelas anggur.

Namun, Fredy menghentikan tanganku yang sudah hendak mengambil ponsel. Dengan nada agak canggung, dia berkata, "Jangan, cuma kita bertiga saja."

Aku sedikit bingung melihatnya, "Maksudmu foto pribadi?"

Di samping, wajah Yudith tampak memerah, tetapi dia tidak mengatakan apa pun. Namun, tatapan matanya padaku begitu menggoda. Lidah kecil yang perlahan menjilat bibir merah mudanya, membuatnya tampak sangat memikat.

"Nanti kamu akan tahu. Aku sudah sewa vila di pinggiran kota. Peralatanmu sudah dibawa, 'kan?" Fredy mengedipkan mata ke arahku. Aku mengangguk, memberi isyarat bahwa semua peralatan ada di mobil. Meskipun penasaran dengan tingkahnya, aku memilih untuk tidak banyak bertanya.

Setelah selesai makan, Fredy memesan pengemudi pengganti untuk dirinya sendiri. Namun, dia meminta Yudith untuk menyetir mobilku dan membawaku ke lokasi pemotretan. Ada perasaan aneh yang menggelitik pikiranku, tetapi aku tidak bisa menjelaskan apa itu.

Di dalam mobil, hanya ada aku dan Yudith. Dari sudut pandangku, sabuk pengaman yang dikenakannya menonjolkan lekuk tubuhnya dengan sangat sempurna. Gaun tipis yang membalut tubuhnya membuatnya terlihat seperti bungkusan yang ingin segera dibuka dan dirasakan sepenuhnya.

Yudith menyadari tatapanku. Alih-alih merasa malu, dia malah sengaja membusungkan tubuhnya, memberi kepuasan untuk mataku.

Pertama kali aku bertemu Yudith adalah saat di universitas. Dia mengadakan pesta ulang tahun untuk Fredy. Waktu itu, dia mengenakan tank top dan hot pants, memperlihatkan kaki jenjangnya yang penuh percaya diri. Aura segar, seksi, dan cerianya membuatku terpesona.

Sampai sekarang, aku masih ingat bagaimana aku terpukau melihatnya untuk pertama kali. Ungkapan "keindahan duniawi" benar-benar tidak berlebihan untuk mendeskripsikannya. Aku tidak pernah menyangka, bahkan dalam mimpi sekalipun, bahwa suatu hari aku akan memiliki kesempatan untuk memotret Yudith dalam sesi foto pribadi.

"Kita sudah sampai, Kak Wade." Suara Yudith membawaku kembali ke kenyataan. Aku melihat sekeliling dan menyadari bahwa kami sudah berada di depan sebuah rumah bertingkat tiga.

Kami berdua turun dari mobil, melihat Fredy turun dari mobil pengemudi pengganti, dan berjalan menghampirinya.

Fredy mengajakku ke sebuah gazebo di dekat rumah. Dia menyodorkan sebatang rokok sambil bergumam, "Makanan seenak apa pun kalau dimakan terus-menerus akan terasa membosankan. Begitu juga dengan wanita, secantik apa pun, kalau terlalu sering dilihat, akhirnya akan terasa biasa saja."

Lanjutkan Membaca

Daftar Isi Godaan Di Balik Jebakan Untuknya

Ch. 1 Ch. 2
Ch. 3
Ch. 4
Ch. 5
Ch. 6
Ch. 7
Ch. 8
Ch. 9
Ch. 10
Ch. 11
all

Anda Mungkin Juga Suka

Novel Rilisan Terbaru

Sampul Novel Asisten Terkekang Oleh Majikan
8.3
Dian telah mengabdi sebagai asisten di keluarga Firdaus sejak remaja. Namun, ketenangannya terusik saat Niko, sang putra sulung, pulang untuk memimpin bisnis keluarga. Meski sudah beristri, Niko justru terobsesi mengejar Dian dan menjadikannya tawanan asmara yang tersembunyi. Tinggal satu atap membuat tekanan Niko semakin menggila hingga Dian sulit menghindar. Di tengah jeratan obsesi sang majikan, mampukah Dian melepaskan diri dari kungkungan pria itu?
Sampul Novel CINTA YANG RETAK
9.7
Bertahun-tahun membina rumah tangga, seorang istri akhirnya mengungkap perselingkuhan suaminya yang tersembunyi. Di saat ia mempersiapkan diri untuk pergi dan mengakhiri segalanya, sebuah kenyataan mengejutkan muncul ke permukaan. Ternyata, pengkhianatan menyakitkan tersebut menyimpan alasan yang jauh lebih rumit dan gelap dari sekadar cinta terlarang. Kini, ia terjebak dalam misteri besar yang menguji batas antara kebencian dan kebenaran yang sesungguhnya.
Sampul Novel Jejak Cinta di Atas Abu
8.1
Tiga hari pascakematianku, Sandi Subowo menerima panggilan telepon untuk mengidentifikasi jasadku. Alih-alih peduli, dia justru asyik merangkul wanita lain di pelukannya dan dengan dingin memerintahkan agar tubuhku langsung dikremasi sebelum dia dihubungi kembali. Setelah jasadku hangus terbakar menjadi abu di dalam tungku, petugas medis kembali menghubungi Sandi. Dengan nada tidak sabar dan enggan, pria itu akhirnya setuju untuk datang ke lokasi kremasi.
Sampul Novel Living with Mr. Arrogant
9.2
Zinnia Shafira tidak pernah menyangka hidupnya akan berubah drastis setelah insiden tabrakan di tangga. Secara misterius, jiwanya tertukar dengan Reyner Eka Sukmajaya, bosnya yang sangat angkuh dan dingin. Meski sempat kembali normal, fenomena aneh ini terus berulang hingga mengganggu aktivitas mereka. Demi menjaga reputasi, Reyner memaksa Zinnia tinggal bersama dan terlibat dalam pernikahan kontrak. Di tengah konflik, benih cinta mulai muncul, namun luka pun menyertai perjalanan mereka.
Sampul Novel Pelakor Kesayangan CEO
8.2
Alisya kini kembali sebagai Aleena dengan identitas baru. Status pelakor melekat padanya saat Arfa, pewaris Arhadita Company, tunduk dalam pesonanya. Aleena bertekad menghancurkan hidup Laura, istri Arfa, hingga berkeping-keping. Namun, kehamilan Laura dan munculnya sosok masa lalu mulai mengguncang keteguhan hatinya. Saat rahasia kelam perlahan terkuak, mampukah Arfa meraih kembali cinta Aleena yang penuh dendam di tengah kemelut rumah tangga mereka?
Sampul Novel Penyesalan Mantan Suami di Depan Makamku
8.6
Kepulangan Rina Januar menandai akhir pernikahan tokoh utama dengan miliarder Galih Gunawan. Setelah mengabaikan istrinya semalaman dan kedapatan bermesraan dengan Rina di media sosial, Galih tanpa ragu menyodorkan surat cerai demi mengembalikan posisi Nyonya Gunawan kepada cinta sejatinya. Tanpa penolakan, sang istri yang diam-diam sedang sekarat memilih merelakan segalanya. Namun, setelah kematian menjemputnya, penyesalan hebat justru menghantam Galih yang kini hanya bisa menangis pilu di depan makamnya.
Bab
Baca Sekarang
Bagikan