Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati

Gairah Membara: Cinta Tak Pernah Mati

Kusuma Hadi sempat menghina Dewi Nayaka tanpa menyadari identitas aslinya. Ia bahkan memerintahkan agar Dewi diusir dan dibuang ke laut. Namun, suasana berubah drastis saat sekretarisnya mengungkap bahwa wanita itu adalah istrinya sendiri. Kusuma pun menyesal dan berbalik memanjakan Dewi dengan penuh kasih sayang. Meski hubungan mereka terlihat sangat harmonis, publik dikejutkan oleh kabar perceraian yang tak terduga di antara pasangan tersebut.
Bab
Bagikan

Bab 2

Dengan ekspresi jengkel di wajahnya, Kusuma menatap wanita cantik yang tiba-tiba muncul di hadapannya. Pada awalnya, dia berpikir bahwa wanita ini adalah seorang artis atau model yang tidak terkenal, yang ingin menghabiskan malam dengannya.

Tapi entah kenapa, wajah wanita ini terlihat sangat tidak asing baginya.

Sementara dia tenggelam dalam pikirannya sendiri, Dewi mendorong tubuhnya agar bersandar di pintu dan berjinjit untuk menciumnya.

Sosok pria yang tinggi itu mengaburkan pandangan Dewi. Di mata orang lain, sepertinya pria itu yang memaksa Dewi untuk menciumnya, berlawanan dengan apa yang sebenarnya terjadi.

Kusuma sangat marah. Tidak ada yang pernah membuatnya marah seperti ini.

Tepat ketika dia hendak mendorong Dewi menjauh, wanita itu malah membuka kancing kemejanya dan dengan terang-terangan meraba dadanya.

Dewi menegang sesaat ketika tangannya bisa merasakan dada yang keras dan kencang. 'Wah. Benar-benar seorang pria yang berotot!' komentarnya dalam hati.

Para preman yang mengejar Dewi pergi begitu melihat adegan mesra itu. Mereka tidak berpikir bahwa salah satu dari pasangan mesra itu adalah target mereka.

Seolah ciuman yang dia berikan tidak cukup, Dewi menyandarkan diri ke dalam pelukan Kusuma. Begitu dia menyadari bahwa para preman yang mengejarnya itu sudah pergi, Dewi mendorongnya menjauh dan tersenyum manis padanya. "Ups. Maafkan aku. Aku sudah salah mengenalimu sebagai orang lain."

Dengan rasa jijik, Kusuma menyeka lipstik dari bibirnya. Dia bisa mencium bau anggur merah di napas wanita ini dan di mulutnya sendiri, jadi dia menduga wanita itu pasti sebelumnya sempat minum alkohol.

Pada saat ini, Dewi mengangkat kepalanya untuk melihat pria itu. Barulah pada saat itu dia benar-benar melihat wajah pria itu.

Matanya yang gelap dan dalam, alis tebal yang gagah, hidung mancung, dan bibir yang indah yang ada di wajahnya benar-benar menunjukkan keanggunan dan kebangsawanannya.

Namun, matanya sedingin es, dan ketidaksenangannya terlihat jelas di seluruh wajahnya.

Setelah menyadari bahwa pria itu tidak senang dengan apa yang terjadi, Dewi tersenyum padanya dan berkata dengan nada meminta maaf, "Sebagai kompensasi atas apa yang sudah aku lakukan, aku akan memberikan dua juta rupiah kepadamu!"

Di matanya, pria ini adalah pria paling tampan yang pernah dilihatnya. Dua juta rupiah cukup sepadan untuk membayar apa yang telah dia lakukan tadi.

Dewi segera membuka tasnya untuk mengambil uang. Yang mengejutkannya, dia hanya memiliki dua ratus ribu rupiah dan beberapa lembar uang kecil. Terpaku selama beberapa detik, dia berdeham dan menambahkan, "Uh... bisakah aku mendapatkan diskon?"

"Diskon?" Kusuma mengulangi ucapan gadis itu, merasa semakin marah. Semakin lama dia menatap wanita asing ini, semakin dia yakin sebelumnya dia pernah melihat wajahnya.

Tidak membutuhkan otak yang jenius untuk mengetahui bahwa pria yang ada di depan Dewi sedang kesal. Pria ini tampak seolah-olah berencana melemparkan Dewi ke laut untuk menjadi makanan hiu. Jika tatapan bisa membunuh, dia seharusnya sudah mati sekarang.

Tiba-tiba, wajah Dewi berubah menjadi riang. Dia mengeluarkan ponselnya dan mengusulkan, "Aku tahu! Aku bisa mengirimkan uangnya ke rekeningmu melalui ponsel."

Tangannya kemudian mengklik layar, tetapi ponselnya tidak menyala. Rasa panik mulai muncul di dalam hatinya saat dia melihat ponselnya dalam keadaan mati.

Malu, dia mengangkat kepalanya dan memberikan sebuah senyuman canggung pada pria itu. "Sepertinya ponselku tiba-tiba mati..."

Sementara itu, Kusuma sudah berada di puncak amarah. Dia merasa bahwa gadis di hadapannya ini sedang berusaha untuk mempermainkannya. Tepat di mana sedetik lagi Kusuma akan kehilangan kesabarannya, Dewi meletakkan semua uang yang dia miliki sekarang ke tangan Kusuma dan melarikan diri dari sana.

Kusuma tercengang menyaksikan ini terjadi. Dia menatap uang di tangannya dengan tatapan linglung dan kemudian melihat ke arah di mana Dewi baru saja pergi.

Edi Cataka, asisten Kusuma, baru saja pergi untuk memarkir mobil. Ketika dia berjalan menuju ke bar, dia melihat Kusuma sedang berdiri dalam diam dengan ekspresi kesal. Edi menelan ludah dan kemudian berlari ke arah bosnya berada.

Melihat Kusuma memegang beberapa ratus ribu rupiah di tangannya dan mengeluarkan aura yang menakutkan, dengan hati-hati Edi bertanya, "Tuan Hadi, apakah Anda... apakah Anda mau membeli sesuatu?"

Kusuma melirik asistennya dengan tajam dan melemparkan uang itu kepadanya. "Tangkap wanita itu!" perintahnya, dengan gigi terkatup erat.

"Ya, Tuan!" Edi dilanda kebingungan, tapi dia tetap bergerak mengikuti perintah yang diberikan oleh Kusuma.

Pada saat yang sama, Dewi mampu meninggalkan bar tanpa mendapatkan cedera sedikit pun. Tidak butuh waktu lama sebelum dia dapat bertemu kembali dengan teman-teman sekelasnya.

Wajahnya masih memerah saat dia duduk di mobil milik Jaya Handaru. Apa yang baru saja terjadi adalah suatu hal paling gila yang pernah dia lakukan di dalam hidupnya.

'Ya, Tuhan! Aku baru saja memberikan ciuman pertamaku pada seorang pria asing! Apakah yang aku lakukan tadi bisa dianggap sudah menodai pernikahanku? Apakah aku baru saja berselingkuh dari suamiku?'

Setelah berpikir lebih lanjut, Dewi merasa bahwa yang tadi dia lakukan itu bukan suatu masalah besar. Dia telah menandatangani perjanjian perceraian.

Tiba-tiba, temannya Kirani Jenar tersentak kaget dan berseru, "Ya, Tuhan!"

"Ada apa? Apakah para preman itu masih mengejar kita?" Kristina Latif bertanya dengan rasa cemas. Dia sangat ketakutan sehingga dia hampir melompat dari kursi ketika dia mendengar suara Kirani. Dalam keadaan panik, dia buru-buru melihat ke jendela belakang untuk melihat apa yang membuat temannya nampak kaget. .

Kirani mencondongkan tubuh lebih dekat ke Dewi yang masih melamun, dan mengguncang bahunya dengan penuh semangat. "Dewi, apa kamu tahu siapa pria itu?"

Saat itulah Dewi tersadar dalam lamunannya. Dia tahu betul bahwa Kirani adalah seseorang yang mudah terkejut. Namun, dia tidak merasa keberatan dengan itu, karena dia sudah terbiasa sekarang. "Siapa dia?" tanyanya balik pada Kirani dengan ekspresi datar.

"Pria itu adalah pria idaman dari para wanita. Dia adalah CEO terkenal dari grup multinasional di Kota Yoya! Itu Tuan Hadi!"

"Oh... Aku belum pernah mendengar tentang pria itu." Dewi mengambil sebotol air dan meminumnya dengan santai.

"Nama pria itu adalah Kusuma Hadi!" Kirani menekankan ucapannya lagi, berharap dia akan mendapatkan antusiasme yang sama dari temannya. Kusuma adalah sosok legendaris yang tidak bisa dia singgung.

Mendengar nama itu, Dewi menyemburkan minuman yang dia minum. Percikan air yang disemprotkan olehnya itu mengenai wajah Kirani. Dengan ekspresi tak berdaya di wajahnya, dia menatap Dewi, yang entah kenapa dilanda oleh kepanikan.

"Apa? Apakah kamu mengatakan bahwa pemabuk gemuk tadi adalah Kusuma Hadi?!" Dewi bertanya dengan mata terbuka lebar karena terkejut.

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Jadilah Milikku, Nona Sekretaris
8.9
Julian Evans, CEO tampan nan kaya, menghadapi satu penolakan besar dari sekretarisnya sendiri, Mia Sanders. Meski saling mencintai, Mia yang merupakan anak pelayan keluarga Evans memilih memendam rasa demi balas budi dan status sosial. Ia menganggap hubungan mereka mustahil. Namun, Julian tidak menyerah dan menantang keraguan Mia untuk membuktikan keseriusannya. Mampukah kegigihan Julian meluluhkan hati Mia dan meyakinkannya bahwa cinta mereka layak diperjuangkan?
Sampul Novel Jatuh Cinta dengan Paman Mantan Pacar
9.7
Brendan meninggalkan pernikahan demi wanita lain dan yakin aku akan memohon untuk kembali. Namun, keputusanku sudah bulat untuk mengakhiri hubungan kami. Saat dunia mengira aku terpuruk, Edrence, sang pangeran sekaligus paman Brendan, justru mengunggah bukti pernikahan kami. Brendan yang panik segera mendatangi kediamanku, namun ia tertegun melihat siapa yang menyambutnya. Sambil bersandar pada suamiku, aku bertanya sinis, Ada urusan apa kemari, Ponakan?
Sampul Novel Kau Layak Menderita
8.1
Hidup Selina hancur setelah dijebak Rafael Donovan dalam pernikahan paksa. Saat Rafael lumpuh akibat kecelakaan, Selina menganggapnya karma dan memilih bertahan hanya untuk membalas dendam serta menguasai hartanya. Namun, di tengah kebencian itu, ia justru menemukan sisi rapuh dan penyesalan mendalam pada suaminya. Kini Selina terjebak dalam dilema antara misi balas dendam atau perasaan asing yang mulai tumbuh di hatinya bagi pria yang seharusnya ia benci.
Sampul Novel Lovers
8.9
Pertemuan tak terduga di kelab malam saat tahun baru menjadi awal kisah Ryan Bagaskara dan Kanaya Putri Soemardi. Meski Kanaya tak sengaja mengotori bajunya, Ryan justru jatuh hati pada pandangan pertama. Namun, hubungan mereka terhalang tembok besar karena ayah Kanaya berniat menjodohkan putrinya dengan Gilang Witjaksono. Situasi kian rumit sebab Gilang, anak pejabat negara itu, ternyata masih kerabat Ryan. Ryan kini harus berjuang demi cinta di tengah restu yang sulit didapat.
Sampul Novel Dari Pion Menjadi Ratu: Pelarian Manisku dari Kekasih yang Manipulatif
8.0
Melanie akhirnya sadar bahwa dirinya hanyalah alat dalam skenario licik Greyson. Tanpa ragu, ia memutuskan pergi demi meraih kebebasan sejati. Greyson yang terbakar cemburu melihat Melanie dikejar banyak pria, berusaha keras menahannya kembali. Meski Melanie bertekad memutus belenggu manipulasi itu, Greyson justru berakhir hancur dan memohon dengan sangat agar tidak ditinggalkan. Ia bahkan rela ikut ke mana pun Melanie pergi asalkan mereka tetap bersama.
Sampul Novel Rahasia Suamiku yang Miskin
9.2
Megan terpaksa menikahi Zayden Wilgunadi demi kakaknya. Mengira suaminya miskin, ia tak sadar bahwa Zayden adalah konglomerat misterius paling berkuasa di kota. Saat Megan mengadu tentang pria berkuasa yang mengaku sebagai suaminya, Zayden berbohong demi menutupi identitas aslinya. Namun, permintaan Megan agar sang suami menghajar pria tersebut berujung lucu. Besoknya, sang CEO muncul dengan luka lebam, membuktikan kepatuhan mutlaknya pada perintah sang istri tercinta.