Ikuti
Bab
Bagikan
Sampul Novel Gairah Liar Dibalik Jilbab

Gairah Liar Dibalik Jilbab

Suasana menegang saat Arman menunjukkan hasrat terpendamnya sebelum berangkat ke Jakarta. Sang ibu terkejut ketika putranya itu mendesak dan menciumnya di atas ranjang. Meski sempat menolak dan mengingatkan tentang dosa serta hubungan darah mereka, sentuhan lembut Arman justru membangkitkan gairah yang belum pernah ia rasakan dari suaminya. Perlawanan sang ibu perlahan melemah saat ia mulai terhanyut dalam sensasi nikmat yang diberikan oleh anaknya sendiri.
Bab
Bagikan

Bab 2

''terus ibu jawab apa bu?''

''ibu bilang nanti di jakarta kamu akan kost, tapi ummimu tidak setuju , dia menyarankan kamu tinggal saja di rumah adiknya ummi yaitu tante indri.'''

''ah..bu arman engak mau , arman mau ngekost saja bu..'' protes arman.

''sudahlah sayang kamu jangan ngebantah ummimu, lagian abi sama ibu juga telah sepakat kamu akan tinggal di rumah tante indri.''

Waktu berjalan begitu cepat , esok hari yaitu hari sabtu arman sudah harus berangkat kejakarta karena hari senin arman sudah mulai kuliah, besok rencana ummi niken dan aku yang akan mengantar ke jakarta, jadi malam ini aku dan arman akan menginap di rumahnya ummi niken supaya pagi-pagi kami langsung berangkat.

''sayang ibu sudah siapin semua keperluanmu, tinggal bajumu saja yang belum ibu siapin''

''besok saja bu di siapin bajunya''.

''lho..kenapa besok, hari inikan kita mau nginap di rumahnya ummi karena pagi-pagi kita akan berangkat''

''ohh..jadi malam ini kita nginap di rumah ummi begitu bu''

''betul sayang..sudah sekarang kamu mandi dulu, ''

Arman lalu bergegas menuju kamar mandi , lantas aku kemudian menuju kamarnya arman untuk mengemasi bajunya kedalam koper.

Sesampai di kamarnya arman lalu aku membuka lemarinya dan satu persatu bajunya mulai aku masukin kedalam koper, lalu aku iseng membuka laci yang berada di dalam lemari, dan aku pun mendapati beberapa cd g-stringku.

Ternyata cd g-string yang akhir-akhir ini hilang berada di kamarnya araman , ''jadi semua ini arman yang ngambil cd g-stringku, tapi untuk apa dia mengambil cdku''pikirku.

Lalu aku mengambil satu persatu cdku , ketika aku mengambil cdku aku mencium bau khas yang sangat menyengat yaitu bau spermanya arman, dan barulah aku mengerti akan semuanya itu.

Ternyata cdku di jadikan obyek untuk arman onani, dan tiba-tiba aku di kagetkan oleh arman yang sudah berada di sampingku, arman sudah selesai mandi tubuhnya hanya di balut handuk saja ,dan dia melihat ke arahku sedang memegang cd g-string.

Tapi aku sedikit heran dengan sikap arman yang tenang dan santai seolah-olah tidak ada apa-apa.

''ar...bisa jelaskan sama ibu apa semuanua ini''?tanyaku dengan nada tinggi.

''itu cd g-string ibu , arman lupa mengembalikannya bu.''jawab arman dengan tenang.

''ARMAN....apa yang kamu lakukan''?bentakku.

''bu apa salah arman hanya meminjam cd ibu''

''iya tapi untuk apa kamu mengambil cd ibu''?

''iya bu...arman gunakan untuk sekedar onani saja , apa salah bu kalau arman onani , dari pada arman jajan di luar masih mening arman onani..''

''iya tapi mengapa kamu harus onani dengan cd dalam ibu''

''habis ibu kalau bersetubuh sama abi tidak mengenal tempat ,terkadang di ruang tengah , terkadang di dapur, jadi mamancing syahwat arman bu..., arman ini sudah dewasa dan arman ini juga norman punya syahwat seperti abi.''

Mendengar semua itu aku hanya terdiam seribu bahasa, dan memang kuakui aku sering bersetubuh sama mas burhan di sembarang tempat di rumahku semua ini salahku, aku pikir melakukan ini semua ketika arman tidak ada di rumah.

Kami berdua beberapa saat terdiam sejanak , lalu kulihat arman membuka lilitan handuk di tubuhnya, dan handuk itu terjatuh kelantai, sehingga kini arman telanjang bulat di depanku.

''bu sebenarnya arman telah bosan hanya onani saja, sebelum arman berangkat kejakarta meninggalkan ibu, arman ingin mencicipi tubuh ibu'' ucap anakku sambil mendorong tubuhku sehingga aku terjatuh di atas tempat tidur.

''bruuugs'' aku tejatuh di atas tempat tidur.

lalu arman langsung menerkam tubuhku , laksana harimau menerkam mangsanya , dan mencium bibirku. aku pun berontak , sekuat tenaga aku berusaha melepaskan pelukan arman.

''arman jangan nak.....ini ibumu sayang'' ucapku tapi arman terus mencium bibirku.

''istigfar sayang...jangan di lakukan ini ibu nak...'' ucapku lagi .

tapi arman malah semakin beringas, aku memekik ketika tangan arman meremas kedua buah payudaraku, aku pun masih terus meronta-ronta, sementara arman masih terus meremas payudaraku, bahkan sambil terus mencium bibirku,tangan kanan arman beralih ke bawah menuju salangkanganku, aku merasakan jemarinya menekan selangkanganku, sementara itu penisnya arman sudah benar-benar ngaceng tegak berdiri.

''Kayanya ibu sudah terangsang yaa''? dia menggodaku, berbisik di telinga.

Aku menggeleng lemah, ''tidaaak....,Aahkk...., lepaskan ibu nak..., aaahk.....ooughs....., cukup sayang lepaskan ibu ini dosa nak...'' aku memohon tapi tak sungguh-sungguh berusaha menghentikan perbuatan yang di lakukan anakku terhadapku.

''coba lihat bu..., kontol arman? ibu maukah melakukannya ,kontol arman pasti membuat ibu ketagihan''ucap arman dengan vulgar.

''Jangan nak...ibu mohon...., dan ibu berjanji tidak akan melaporkan perbuatanmu kepada abimu, tapi tolong jangan seperti ini lepaskan ibumu nak....''ucapku memohon kepada anakku arman.

''yakin mau di lepaskan''?

''yaaaaakiiiin.....''aku memekik ketika arman kembali meremas kasar payudaraku.

Tapi tak lama kemudian tiba-tiba arman memangut bibirku,meredam suaraku dengan memangut bibir merahku, menghisap dengan perlahan membuatku kaget sekaligus terbawa syahwatku semakin meningkat.

Oh Tuhan... dia mencium bibirku, menghisap mulutku begitu lembut, aku tidak pernah merasakan ini sebelumnya, Suamiku tak pernah melakukannya seenak ini, tapi dia... Aahkk... dia hanya anakku, tapi dia bisa membuatku merasa nyaman seperti ini, dan lagi............

"Cukup..." Aku tersadar kudorong dadanya.

Astaga... Apa yang kulakukan barusan, hampir saja aku menikmati sentuhannya di bibirku.

Aku yang panik berusaha memberontak, tapi dengan cepat arman memanggut bibirku kembali, ia menghisap bibirku dengan perlahan, memaksaku membuka mulutku dan menghisap, membelit bibir dan lidahku. Sementara tangan kanannya kembali hinggap diatas payudaraku.

Oohkk...oooohhkkk..... Tubuhku menggeliat!

Kenapa dengan diriku ini, ciuman arman terasa begitu menyentuh, penuh perasaan dan sangat bergairah. "Aahkk... aaahhk,," Tangan itu, kumohooon jangan naik lagi, aku sudah tidak tahan lagi, vaginaku... Aahkk... hentikan, cairanku sudah keluar.

Kurasakan tangan anakku kini sedang membelai paha bagian dalamku, sementara kedua payudaraku saat ini sedang di remas nikmat di balik gamis yang kukenakan, dan mulutku kini dengan suka rela tanpa perlawanan berarti membalas lumatan arman anakku.

Tidak.... Gamisku sudah di singkap keatas, arman pasti bisa melihat kedua paha mulusku, dan lagi celana dalamku g-stringku yang bermotif leophard atau loreng-loreng pasti sudah lecek karena precum ini tak mau berhenti keluar.

Mamang kesehariannya aku selalu memakai cd g-string , di karenakan perintah mas burhan suamiku dan suamiku sangat menyukainya.

Satu-persatu kancing gamisku di buka... Dengan sangat perlahan arman anakku menarik kebawah cup braku, sehingga payudarahku berukuran 36A melompat keluar.

Lalu... Oh Tuhan... lidahnya menari-nari di sekitaran payudaraku mengelilingi aurolaku, membuat aku semakin tidak tenang, nafasku memburu dan jantungku... Aahkk!

Celana dalamku g-stringku digeser kesamping... Perlahan kakiku di lebarkan, dan kurasakan jilatan di paha kananku, lalu bergantian dengan paha kiriku.

Aaahkkk... Kepalaku mendongak keatas ketika ujung lidah anakku membelai bibir vaginaku, rasanya... Ya Tuhan, Aahkk... Aku belum perna merasakan ini, Suamiku tidak pernah mau melakukan ini.

Arman begitu lihai memainkan lidahnya, dia mengecup dan menghisap clitorisku, membuatku di paksa untuk bertahan mati-matian agar tidak mendesah sanking nikmatnya, rasanya aku ingin mulutku di sumpal, atau di lakban agar aku tidak perlu mengerang ataupun mendesah nikmat seperti ini.

Lidah arman anakku menari-nari, melakukan gerakan naik turun dan terkadang melingkar.

Kemudian kurasakan lidahnya menyeruak masuk kedalam vaginaku, dan menari-nari di sana membuatku semakin tidak tahan. "Aaahkk... Nak....!" Aku mendesah... Oohk... Akhirnya aku tidak tahan lagi.

Rasanya terlalu geli nikmat di payudarahku ataupun di vaginaku. Aku merasa sedikit lagi aku mau pipis, dan perasaan ini semakin membuatku meras bersalah.

Maafkan aku Mas, aku mencintaimu tapi ini terlalu menyiksaku Mas.

"Aku... dapeeeeet!" Aku memekik ketika orgasme melandaku.

Deg... didalam hati aku terus meminta maaf keSuamiku atas apa yang telah terjadi saat ini, dan memohon ampun kepadanya.

"Ibu sudah siap?" Bodoh... anakku malah bertanya seperti itu kepadaku.

Aku mendesah berat. "Jangan araman sayang, ini dosa besar, kita tidak boleh seperti ini, kamu pasti mengerti apa maksudku ibu? jadi tolong hentikan permainan gila ini." Kataku malah terdengar seperti memohon kepadanya untuk tetap melanjutkan permainan ini.

"Aaahkk..." Wajahku mendongak keatas takala kepala penis itu mulai beraksi.

Tangan arman anakku meraih payudarahku, dia meremasnya cukup keras sambil jemarinya memencet dan memelintir puttingku, membuatku merintih nikmat, membuatku semakin tidak tahan ingin segera di setubuhi olehnya.

"Percayalah, Ibu pasti menyukai dosa ini!"

Dia berujar sambil mendorong pinggulnya, menekan penisnya yang terus masuk kedalam lorong vaginaku, menembus leher rahimku, membuat mataku terbelalak kaget, sanking panjangnya penis arman anakku.

Dia tersenyum, wajahnya menggambarkan kepuasan karena telah berhasil menancapkan senjatanya jauh di dadalam tubuhku.

Aku menggigit bibirku, menahan perih yang bercampur nikmat di dalam vaginaku yang langsung meresponnya, dengan cara menjepit erat penis milik anakku itu.

"Memek Ibu rasanya nikmat sekali, masi ngejepit erat kontolku! Padahal Ibu sudah tidak perawan dan perna melahirkan, tapi... Aahkk!" Erang arman anakku saat ia menarik perlahan penisnya, kemudian ia mendorongnya lagi hingga mentok.

Tanpa bisa berbuat apapun arman anakku melesatkan penisnya semakin lama semakin cepat, memompa dan menusuk vaginaku dengan hentakan-hentakan kecil membuat tubuhku terguncang dan rasa ngilu bercampur nikmat di sekujur tubuhku.

"Aaaahkk... arman..sayang! Aaaahh... Ah...." Aku memohon, menggeleng-gelengkan kepalaku sankin nikmatnya tusukan yang di berikan arman anakku

Bersambung

Anda Mungkin Juga Suka

Sampul Novel Aku Dikira Selingkuhan Kakakku
8.5
Akibat panggilan sayang dan transfer uang dari kakaknya, seorang gadis dituduh sebagai selingkuhan oleh calon kakak iparnya. Amarah buta membuat wanita itu membawa sekelompok orang untuk menghancurkan rumah baru korban, merobek pakaiannya, dan memotret kartu pelajarnya guna disebarkan di forum universitas. Keadaan berbalik mencekam saat sang kakak datang dengan penuh murka, siap membalas dendam kepada semua pelaku yang telah berani menindas adik kesayangannya.
Sampul Novel Amnesia Palsu, Tapi Melepaskannya Sungguh-sungguh
9.5
Pasca-kecelakaan, seorang wanita memutuskan berpura-pura hilang ingatan demi menggoda suami dan putranya. Namun, pertanyaan "Kalian siapa?" justru mengungkap kenyataan pahit. Sang putra dengan gembira menarik wanita asing ke dalam ruang rawat, lalu menyebut ibunya sendiri sebagai seorang tante yang sedang mereka jenguk bersama kedua orang tuanya. Sang suami hanya diam, membenarkan sandiwara kejam itu secara tersirat. Kisah penuh misteri dalam novel modern ini menguji arti pernikahan yang sesungguhnya.
Sampul Novel ANITA ( Pernikahan atas penukaran jaminan)
9.4
Anita Azaelia terjebak dalam pernikahan instan tanpa cinta demi menebus kerugian akibat perbuatan saudara kandungnya. Hidupnya yang penuh cobaan kian berat saat ia menyadari suaminya tak memiliki perasaan sedikit pun padanya. Setelah dikhianati masa lalu, kini Anita harus berjuang menghadapi kepedihan dan konflik nasib yang melampaui batas. Mampukah ia menemukan kebahagiaan di tengah keresahan rumah tangga yang hanya dianggap sebagai jaminan utang ini?
Sampul Novel Biar Suami dan Anakku Hidup Tanpa Penyesalan
8.8
Dian menghadapi kenyataan pahit saat suaminya, Harris, dan putra mereka berpaling demi Lisa, sahabat masa kecil Harris yang sekarat. Kalung milik Dian diberikan kepada Lisa, bahkan putranya diangkat menjadi anak angkat wanita itu. Ketika menuntut perhatian, Dian justru dituduh tidak berjiwa besar oleh anaknya sendiri. Setelah mendengar sang putra berharap Lisa adalah ibunya dan Harris menyetujuinya, Dian sadar dirinya tidak lagi dicintai. Ia pun memutuskan untuk pergi secara diam-diam.
Sampul Novel HATE BEING A RICHMAN
8.3
Tsabit adalah yatim piatu sukses di Woodela yang tetap rendah hati meski kaya raya. Namun, dunianya hancur saat rahasia kelam orang tuanya terungkap. Ia terjebak cinta terlarang dengan Shakeela yang ternyata adalah saudara sedarahnya sendiri. Kenyataan pahit ini membuat Tsabit membenci kekayaannya dan menyesali pertemuan mereka. Meski dosa masa lalu memisahkan keduanya, ikatan tulus yang telah terjalin lama membuat mereka sangat sulit untuk saling melepaskan.
Sampul Novel Is This Love?
8.7
Farrel Aditama Effendi dikenal sebagai pria kaya yang gemar bersenang-senang, berbeda jauh dari Fachmi, kembarannya yang kaku. Karena obsesi memiliki sang kakak, Farrel bertekad menggagalkan pertunangan Fachmi dengan seorang wanita lembut. Namun, rencana sabotase ini berbalik saat Farrel justru jatuh cinta pada wanita tersebut saat menyamar menjadi Fachmi. Kini, ia terjebak dalam dilema besar jika rahasia tentang identitas aslinya terbongkar.